NovelToon NovelToon
Pangeran Untuk Mae

Pangeran Untuk Mae

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Enemy to Lovers
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jindael

Maemunah, gadis lajang berumur 25 thn yang belum bisa dewasa sedikit pun. Sifatnya sangat bebas dan suka bergaul dengan remaja yang bukan seumurannya. Gadis ini tidak suka bekerja dan hanya senang bermain, padahal teman" seumurannya banyak yang sudah sukses berkerja dan menikah. Putri babe Rojali dan Nyak Markoneng ini kerap kali menjadi biang kerok dan terkenal dengan kenakalannya. Sifat ini sudah ia miliki sedari kecil senang membuat onar dan membuat pusing kedua orang tuanya. Tak tahu entah cara apa lagi agar Mae beranjak dewasa, kedua orang tuanya memutuskan mencari seorang lelaki untuknya. Mae jelas menolak keras hal ini. Ia tak mau menikah dan berpacaran karena tak mau ribet. Itu melelahkan baginya, menjalani kehidupan seperti yang diinginkan barulah menyenangkan menurutnya. Akankah ada lelaki yang bisa merubah sikap buruknya itu? Berhasilkah orang tuanya mencari lelaki yang cocok dengannya? Temukan jawabannya lewat cerita novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jindael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

Prince yang sudah mulai lelah berlari akhirnya berhenti di tempat yang cukup sepi. Sambil mengatur nafasnya kembali, ia menoleh pada sang gadis yang terlihat bingung dan juga terengah-engah. Ia tersenyum padanya kerena senang melihat gadis tersebut bersamanya.

"Kenapa lu Prince?" tanya Mae setelah selesai mengatur nafasnya.

"Tak, aku hanya senang kamu ikut bersamaku," jawabnya tersenyum.

"Oh, kalo gitu lepasin tangan gue!" Mae mengangkat tangannya yang di pegang olehnya agar di lepas.

"Oke sorry! Prince langsung melepaskan genggaman tangannya sambil meminta maaf.

Mae lalu celingukan mencari yang lainnya. "Eh kemana King ma si Ketel, kita ke pisah kah?" tanyanya.

"Ku tak tahu, tadi ku langsung tarik tangan kamu saja," jawab Prince.

"Haish, kalo gitu ayo kita cari mereka!" ajaknya berbalik untuk masuk ke dalam lagi.

"Tunggu!" Tarik Prince kembali. Mae pun berhenti dan menoleh. Ada apa?

"Ada yang ingin aku tanyakan padamu?"

Mae menghela nafasnya pelan. "Huh baiklah, apa?"

"Kamu..., tak cemburu kah pada Catalina yang dekat denganku?" tanya Prince ragu.

"Mmm, gak tuh!" Mae terlihat tak peduli.

"Sungguh kamu tak cemburu?" Prince masih tak percaya.

"Iya," jawab Mae malas sambil celingukan.

"Padahal aku cemburu liat kamu bersama King," ucap Prince membuat Mae tersentak.

"Ha? Kamu cemburu?"

"Ya lah kamu kan tunanganku dan aku menyukaimu," jawab Prince yang kini berhasil membuat Mae terpaku.

Deg !

Jantung Mae seketika berhenti berdetak saat Prince mengatakan hal itu. Ia tanpa sadar tersipu malu sambil tersenyum.

"Apa kamu menyukaiku juga E?" tebak Prince yang senang ketika melihat ekspresi gadis tersebut.

Mae segera tersadar dan mengembalikan wajahnya ke posisi awal. "Tidak," jawabnya sambil menggeleng. Namun, justru Prince tersenyum senang karena tau jika gadis di depannya sedang salah tingkah.

"Oi berhenti tersenyum!" suruhnya, "lebih baik kita keluar, panas rasanya!" Mae mengibas-ngibaskan topinya agar suhu tubuhnya mendingin.

"Aw tak jadi mencari King dan Catalina kah?" Prince bertanya menggodanya.

"Tak, mereka juga pasti sudah keluar," jawabnya.

Mae berjalan keluar sambil menahan senyumannya. Prince menggeleng sambil tertawa kecil sebelum dirinya pergi mengikuti sang gadis.

Di sisi lain, Catalina masih menyalahkan King yang menarik tangannya. Begitu juga dengan King yang menyalahkan dirinya karena salah menarik orang.

"Kamu ngapain narik aku, seharusnya kamu narik tuh si Mae," omel Catalina padanya.

"Sorry Cat, ku tak tau kalo itu kamu. Gelap juga di dalam sana," jawabnya.

"Kamu juga bikin malu, kenapa tuh suara teriakan bisa keluar?" Catalina memarahi King mengenai teriakannya tadi.

"Aku terkejut Cat. Ah pasti Mae ilfil ma aku," jawab King menyesal.

"Sudahlah ayo cari mereka!" Usul Catalina yang masih kesal.

"Masuk ke dalam sana lagi? Ih." King menggeleng merinding.

"Kita cari di luar, mereka juga pasti dah keluar lah!" jawabnya sebal.

Catalina berjalan duluan untuk keluar mencari Prince meninggalkan King di belakang. Tak lama King mengejarnya karena ia juga harus mencari Mae.

Saat ini Mae telah beristirahat di sebuah tempat makan. Ia duduk sendiri sambil mengibaskan topinya kembali untuk mengipasi dirinya. Cuaca sangat panas karena sudah tengah hari. Tiba-tiba seorang datang menempelkan cup minuman dingin ke pipinya dan membuatnya terkejut hingga langsung menoleh.

"Prince?"

"Nih untukmu!" Prince memberikan cup minuman tersebut padanya.

"Thanks," ucap Mae. "Hmm." Prince mengangguk.

"Tapi... bukannya kamu pergi cari Catalina ya?" tanya Mae bingung.

"Eh siapa yang bilang, aku pergi membeli minuman untukmu," tukasnya.

"Oooo!" Mae membulatkan mulutnya lalu dengan malu meminum minumannya.

Hati Prince kembali senang ketika melihat Mae tersipu malu di depannya.

"Princess, gue kok baru tau kalo lu itu pemberani. Gue kira lu bakal takut tadi." Mae tiba-tiba membuyarkan pandangannya.

"Takut?" Prince sedikit tertawa. "Mereka kan bukan asli, ngapain takut?" lanjutnya.

"Yee gue juga tau tapi tetep aja sukses buat gue jantungan tuh para cosplayer," jawab Mae sambil minum kembali.

Prince sedikit tertawa sambil ikut menyedot minumannya.

"Eh Prince, jujur lu keren kagak takut. Malah gue kaget tadi pas si King teriak, dia penakut ternyata," tutur Mae sedikit menyindir King.

"Jadi, aku dengan King kerenan siapa sekarang?" Prince sambil memajukan wajahnya. Mae sedikit tersedak karena terkejut. Belum sempat menjawab, seseorang tiba-tiba berlari ke arahnya dan langsung memisahkan mereka berdua.

Catalina yang baru saja menemukan Prince dengan segera menarik tangan Mae agar bangkit. Mae hanya mengerutkan keningnya lalu menurut berpindah tempat duduk.

"Kamu, ngapain dekat-dekat dengan Prince-ku!" tunjuknya pada Mae.

"Prince-Ku? Dih!" desis Mae pelan sambil menghabiskan minumannya.

"Mae, syukurlah kamu sudah keluar dari tempat seram itu," ucap lega King padanya.

"Hmm." Mae yang masih mengigit sedotan minumannya mengangguk.

"Prince, kamu kenapa pisah dariku dan harus menemukanmu dengan gadis aneh ini?" rengek Catalina manja sambil sedikit melirik sebal ke Mae.

"Oh maaf Cat, di sana gelap ku tak melihat siapa yang ku tarik tadi," jawab Prince beralasan.

"Ya, malah justru King yang menarik ku. Sungguh menyebalkan!" Catalina menekuk wajahnya dan melipat tangannya karena kesal.

King yang mendengar dirinya di salahkan lagi hanya bisa nyengir kuda sambil meminum minuman yang di belinya tadi. Catalina mulai manja kembali dengan Prince dan membuat Mae tak nyaman dan langsung mengajak King untuk pergi.

"Ayo King kita pergi!"

"Mae, kamu mau kemana?" tanya Prince padanya.

"Gue kagak mau ganggu kemesraan kalian," jawab Mae lalu pergi.

"Tunggu E!" Prince ingin mengejar Mae, namun Catalina menghentikannya.

"Sudah Prince, biarkan saja mereka pergi. Kamu temani aku disini!" pintanya sambil memelas agar Prince luluh dan tak jadi pergi menyusul.

Kini akhirnya mereka kembali ke posisi awal yakni Mae dengan King, Prince dengan Catalina. Walau sebenarnya Mae dan Prince masih ingin menghabiskan waktu bersama.

.....................

Malam kini telah tiba. Sudah waktunya King mengajak Mae untuk menaiki wahana paling romantis baginya. Di tengah cahaya rembulan bianglala berputar. Momen yang sangat pas untuk lelaki berdarah Jepang ini menyatakan perasaannya pada sang gadis.

"Mae, ayo kita naik itu!" ajak King dengan semangat.

"Ha? Wahana itu?" Tunjuk Mae ke atas.

King mengangguk. "Mhm. Tadi kan aku sudah menurutimu untuk pergi ke rumah hantu sekarang giliran kamu menuruti keinginanku," bujuknya.

"Oke lah, keliatannya seru juga."

Mae setuju dan King segara menariknya dengan senang. Mae jadi tertawa karena King bertingkah seperti anak kecil yang menarik ibunya untuk ikut bermain.

Mereka berdua kini sudah mengantri untuk menunggu giliran. Saat menunggu, tiba-tiba ponsel King berdering dan mengharuskan dirinya untuk menerima panggilan tersebut. King memberikan isyarat pada Mae untuk menunggunya sebentar dan Mae mengangguk mengerti.

Tak jauh dari situ. Prince tampak berdiri sendiri menunggu Catalina yang pergi membeli cemilan untuknya. Saat memandang sekitar, matanya berhasil melihat ke sosok gadis yang sedang berdiri mengantri depan wahana bianglala. Mae sudah di suruh masuk oleh petugas taman hiburan, namun King belum juga nampak untuk bergabung lagi dengannya. Ia terus celingukan ke sekitar lokasi mencari keberadaannya.

"Mau masuk atau tidak Mba?" tanya petugas taman hiburan pada Mae.

"Tunggu Pak! Temen gue lum dateng," balas Mae sambil sedikit celingukan kembali dan panik.

"Ayo masuk!" Tiba-tiba tangan Mae di tarik oleh Prince untuk masuk ke dalam keranjang bianglala.

"Prince, kenapa lu?" Kaget Mae menunjuk.

"Ya ini aku," jawab Prince yang sudah duduk.

Pintu keranjang bianglala di tutup oleh petugas dan Mae terkejut. "Eh Pak?"

Bianglala pun siap berputar dengan perlahan-lahan. "Yah, sorry King!" Mae bergumam pelan dan pasrah.

"Kenapa kamu disini?" tanya Mae sambil duduk di kursi depannya.

"Ku melihatmu sedang kesulitan tadi jadi ku bantu," jawab Prince.

"Terus si Ketel lu tinggal?" tanya Mae lagi.

"Ia sedang membeli cemilan tadi tapi sangat lama jadi lebih baik aku bersamamu," jawab Prince membuat Mae tersipu kembali.

Mae memalingkan wajahnya yang malu ke belakang. Ia mendadak tersadar dan langsung takjub dengan indahnya pemandangan malam dari atas sana.

"Gila, keren banget!" celetuk Mae dengan matanya yang berbinar.

Prince beranjak untuk pergi mendekat ke arah Mae untuk ikut melihat.

Mhm sangat indah, ucapnya sambil melihat ke arah Mae. Mae menoleh dan terkejut karena wajah Prince sangat dekat dengannya. Gadis ini bahkan hampir tak bisa menjaga keseimbangan karenanya.

Di bawah sana. Catalina akhirnya kembali dan terkejut karena tak mendapati Prince di tempatnya. Ia yang bingung celingukan mencari. Seseorang tiba-tiba menunjuk ke arah bianglala dan mengatakan jika malam ini adalah malam yang romantis.

Catalina yang penasaran, mencoba mendongak ke arah bianglala untuk melihat. Ia terkejut ketika tahu jika orang yang di carinya tengah berada di atas sana bersama sekretarisnya.

King yang baru selesai dengan urusannya berjalan kembali ke tempat di mana Mae menunggunya. Namun langkahnya harus berhenti karena ia melihat sahabat perempuannya sedang menatap kesal ke sesuatu di atas sana.

"Cat?"

Catalina menoleh.

"Kamu sendirian? Dimana Prince?" tanyanya.

"Tuh!" tunjuk Catalina kesal ke atas sana.

King yang penasaran mendongak ke atas dan terkejut. "Mae, Prince?"

"Ya mereka di atas sana! Terus kenapa kamu disini?" tanya Catalina menatap tajam ke arah King.

King tersentak. "Aw aku barusan menerima teleponku dulu sebentar lalu ke kamar mandi," jelasnya.

Kini mereka berdua hanya bisa menatap kesal melihat Prince dan Mae duduk berdua di atas sana. Apalagi saat ini Prince sedang menahan Mae karena tubuhnya akan jatuh ketika keranjang bianglala bergerak. Mae yang terkejut terdiam sambil menatap wajah tampan Prince yang tersorot oleh cahaya rembulan.

BERSAMBUNG

1
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ❤️⃟Wfѕ⍣⃝✰
waduh... ketahuan nyak lu Mae... gimana dong...🤣🤣🤣
☠ ᵏᵋᶜᶟ𝐀𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡zc❖
kasihantuh babe yaaa sama emak😄
💫Tasya💫Alfarisi: follback ya kakak
total 3 replies
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ❤️⃟Wfѕ⍣⃝✰
Mae ini timbiy banget ya..🤣🤣🤣 kelakuannya juga..🤣🤣🤣
🏡⃟ªʸUma kalem,, ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ 🔔
next mampir
Ida Kitty
seneng banget liat teman" Mae pada mendukung hubungan Mae ma prince, kompak lagi kasih surprise ke Mae. 👍👍
Ida Kitty
ishh.. kak jinda usil y, bisa"nya ngeprenk reader, kirain bener dilamar. awas y.. 😠🤭
Ida Kitty
akhirnya kamu dilamar pangeranmu e, duh gak kebayang senengnya si Mae.
Soraya
ini juga blm up🤕
Ida Kitty
wah, sebulan j bisa gemoy kmu Jum pacaran ma Raka. gmn loh, tiap hari dikasih cemilan ma Raka. 😂
Ida Kitty
yaelah prince.. lebay banget c lu gak bisa banget pisah bentar ma Mae. 🤦
Soraya
aku yang senyum-senyum😂
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
huumm fokus - fokus tralala..../Facepalm/
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
waauwww..... King ngelamar dgn cara lain drpd yg lain.....pake drama segala..... tp kejutannya kerennnn...👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kisah komedi romantis dari zaman Bocil sampai dewasa 👍👍👍
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
punya dong 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
kotak cincin tunangan ya 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
masa lalu yang menjadi kenangan indah 🤭
Soraya
up lagi thor, mawar mendarat. 🫠
ngakak terus sama kelakuan Mae😂
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
bernostalgila an Mae sama si Prince di TK 😂
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
heboh ya Mae bercerita sampe semua anggota badan gerak.. lucu kayaknya 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!