NovelToon NovelToon
Racun Kesesatan

Racun Kesesatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Konflik etika / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dayu Mang

Sinopsis:

Kemalangan dan nasib buruk selalu datang di kehidupan Genya, seorang gadis 18 tahun yang tidak memiliki apapun. Selain telah kehilangan kedua orang tuanya, dia juga diwariskan sebuah hutang yang sangat besar oleh ayah nya dan diusir oleh bibinya di hari kelulusan nya.

Tapi kehidupannya berubah 180 derajat setelah ia bertemu dengan seorang laki-laki misterius yang bernama Raphael Gin. Seorang lelaki yang datang ke hidupnya Genya, guna menagih hutang yang di miliki ayahnya Genya kepadanya.


Genre: Romantis, Drama, Psychological, Dewasa, Kekerasan

Jangan lupa like jika suka, beri juga kritik dan saran jika ada kekurangan dalam karya pemula ini! Terimakasih...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dayu Mang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Produk baru

Di suatu tempat, lebih tepatnya di sebuah laboratorium bawah tanah. Terlihat seorang dokter dengan telaten memelihara banyak anak tikus yang di bagi dalam beberapa buah kandang.

Dokter yang bernama dokter Edgar itu, kemudian mengambil sebuah serbuk putih yang di bungkus menggunakan kertas kecil. Dia memasukkan serbuk ke sebuah roti, dan memberikannya kepada si tikus di salah satu kandang.

Tidak lupa, dia juga memasang kamera di dekat kandang tersebut, agar bisa merekam pergerakan si tikus setelah memakan roti yang berisi serbuk putih itu.

Laki-laki yang kini berusia 38 tahun itu, sibuk dengan kegiatannya sendiri di tempat itu. Tidak ada orang lain yang menemaninya disana, dokter Edgar bersenandung kecil demi menghilangkan kebosanan nya dalam menunggu reaksi dari si tikus.

TIT..TIT...TIT...

Terdengar seseorang menekan tombol sandi di depan pintu laboratorium nya. Dokter Edgar menoleh ke arah pintu, pintu itu pun terbuka secara otomatis setelah dimasukkan sandi yang benar.

Seseorang yang masuk ke sana ternyata adalah Dariana. Dokter Edgar terlihat kecewa karena yang masuk bukanlah orang yang dia harapkan.

"Ada apa?" Tanya dokter Edgar ketus, dia membalikkan badannya sambil melanjutkan penelitiannya.

"Aku tau kalau kau bosan melihat wajahku, tapi ada yang ingin ku laporkan kepada mu." Kata Dariana sambil memberikan dokter Edgar sebuah bekas spait yang dia gunakan untuk menyuntik istrinya, Citta.

"Kenapa dengan ini?" Tanya dokter Edgar yang menerima pemberian bekas spait itu.

"Setelah aku memberikan ini kepada istriku, dia tetap sadar bahkan setelah melakukan apa yang tidak ada di pikirannya. Kenapa hanya badannya saja yang bergerak, sedangkan pikirannya tetap sadar? Itu membuatnya semakin stress." Tanya Dariana berdecak kecewa dengan hasil yang diberikan oleh obat buatannya dokter Edgar.

"Kau mencobanya ke istrimu? Apa aku mengijinkan nya? Dasar iblis! Kenapa tidak kau coba saja sendiri?" Tanya dokter Edgar.

"Kau juga iblis! Jangan hanya bisa mengatai orang lain, dasar munafik!" Balas Dariana tidak terima.

"Jangan samakan dirimu denganku, setidaknya aku masih memiliki sisi kemanusiaan. Aku tidak pernah menggunakan manusia sebagai tikus percobaan. Aku menggunakan tikus yang sebenarnya." Kata dokter Edgar, yang kemudian terkejut melihat tikus percobaannya nya yang berubah perilaku.

Dokter Edgar dan Dariana mengamati tingkah para tikus yang tiba-tiba bersemangat setelah memakan roti pemberian dokter Edgar.

Tikus lainnya yang berada di kandang lain masih tetap anteng karena belum memakan roti bercampur serbuk putih pemberian si dokter.

Si dokter menyeringai dan kemudian tertawa begitu melihat percobaannya berhasil. Dia bersiul-siul gembira, Dariana yang melihat tingkah dokter Edgar menjadi keheranan.

"Apa itu produk baru lagi?" Tanya nya.

"Tentu saja, kemarin aku telah membuat produk yang bertujuan untuk menenangkan. Tapi sekarang aku telah membuat orang yang diam menjadi bersemangat!" Sahut Dokter Edgar yang masih tersenyum lebar.

"Kau berhasil?" Tanya Dariana yang ingin melihat produk baru yang dimaksud oleh dokter Edgar.

Dokter Edgar kemudian memperlihatkan hasil uji cobanya, sebuah serbuk putih yang seperti tepung itu terbuat dari daun koka.

Saat Dariana fokus memperhatikan serbuk yang berada di tangannya itu, tiba-tiba dokter Edgar meniup serbuk itu hingga berterbangan ke mukanya Dariana.

Dariana menjadi tidak sengaja menghirup serbuk yang bercampur dengan oksigen itu, hingga masuk ke dalam paru-parunya.

"Uhuk! Uhuk! Sialan! Kenapa kau melakukan nya?" Dariana terbatuk-batuk saat menghirup udara yang sudah tercampur dengan zat kokain yang terkandung dalam obat serbuk itu.

Dokter Edgar kemudian menjelaskan apa saja yang terkandung dalam tanaman bunga koka kepada Dariana.

Tanaman bunga koka, di bagian daunnya mengandung zat kokain yaitu obat stimulan yang sangat membuat ketagihan. Orang di zaman dulu memakan daun koka dengan cara mengunyahnya.

Kokain yang terkandung dalam daun bunga koka berfungsi meningkatkan kinerja, membuat orang bersemangat, menenangkan diri, serta dapat menghilangkan rasa sakit dan lelah.

Obat stimulan banyak digunakan oleh para pekerja terutama para mafia, karena obat itu sangat efektif mempercepat perjalanan pesan antara otak dan tubuh.

Obat tersebut dalam membuat seseorang merasa lebih terjaga, waspada, dan percaya diri. Maka dari itu, tidak sedikit para artis juga banyak menggunakan obat sejenis itu untuk menambah rasa percaya diri mereka saat berada di panggung.

Namun jika sering menggunakan obat tersebut, kokain bisa membuat pengguna nya mulai mengalami paranoia, halusinasi, panik, mudah marah, suka melakukan kekerasan, cemas dan aneh.

Ketika kokain berhenti digunakan, maka akan muncul efek putus obat. Efek ini dapat menimbulkan gangguan mental seperti, depresi, perubahan mood, psikosis, perubahan perilaku yang mengarah pada kekerasan, sulit tidur dan gelisah.

Tapi banyak orang menepikan dampak negatifnya, mereka hanya membutuhkan dampak positifnya. Jadi obat yang seperti itu tidak dijual belikan di pasaran secara bebas, karena sudah termasuk narkoba jika digunakan secara berlebihan.

"Aku mencium bau uang yang sangat wangi dari benda berbentuk serbuk putih ini! Hahahaha! Apa sebaiknya aku meminta kenaikkan gaji dari Tuan ya?" Kata dokter Edgar tertawa setelah menceritakan tentang obat itu kepada Dariana.

Dariana merasa bergidik ngeri saat mengetahui sifat asli dokter Edgar yang mengaku sebagai si paling kemanusiaan. Padahal aslinya dia lebih iblis dari siapapun.

Setelah lama mendengarkan penjelasan dari dokter Edgar, kini obat yang dihirup oleh Dariana mulai berefek padanya.

Dia merasa menjadi lebih sehat, rasa sakit kepalanya tiba-tiba hilang begitu saja, dan tubuhnya menjadi sangat ringan. Dariana tidak percaya dengan efek mujarab dari obat itu.

Dia memuji kecerdasan dokter Edgar yang tidak pernah belajar membuat obat terlarang itu dari siapapun sebelumnya. Dengan bangga dokter Edgar membanggakan dirinya.

Perkebunan bunga koka yang menjadi tanggung jawab nya Dariana sebelumnya hanya menjadi bahan sampingan dari pembuatan obat.

Namun sekarang, di obat itu memerlukan tanaman bunga koka sebagai bahan utamanya. Dariana merasa jika produk baru ini diluncurkan, maka tisu toilet akan tidak dibutuhkan lagi.

"Berikan aku sampelnya, aku akan melaporkan nya kepada Tuan. Bersiaplah dokter Edgar, kau dan aku akan menjadi sangat sibuk setelah ini." Kata Dariana dengan percaya diri dia menggenggam erat sampel obat yang diberikan oleh si dokter Edgar.

"Bergegaslah!, aku akan merayakannya dengan para tikus kecilku." Kata dokter Edgar mengedipkan matanya.

"Kau tidak keluar?" Tanya Dariana yang tidak pernah melihat dokter Edgar keluar dari dalam laboratorium nya, bahkan dia memiliki kamar disana.

"Matahari akan membakar kulit putih ku, aku tidak mau itu terjadi." Jawab dokter Edgar tidak serius.

"Kau memang layaknya iblis yang takut akan cahaya matahari. Untuk apa memiliki banyak uang jika hidup seperti sekarang ini?" Ledek Dariana yang kemudian pergi meninggalkan dokter Edgar sendirian di laboratorium nya.

1
Bening
semangat niken, ku tungu kelanjutan nya
buat genya 2 bungga meluncur
maat cuma bisa kasih ini
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: makasih atas dukungannya selalu kak bening
total 1 replies
Bening
semangat niken
2 bunga meluncur
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: makasih dukungan nya kak/Applaud/
total 1 replies
✿Sweet Candy✿💫
Raphael cemburu dengan benda/NosePick/
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: Kalah dia /Facepalm/
total 1 replies
Nori^
/Sweat/
Nori^: /Facepalm/
total 2 replies
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
/Coffee//Rose//Rose/buat Niken
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
ngeri amat.../Scare/
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: eh kak luka mampir...
total 1 replies
Bening
teruskan berkarya
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: makasih kak
total 1 replies
Sky Long
semngat💪💪💪
Sky Long: okedeh😁
total 2 replies
niken semangat nulisnya, ku kasih 1 bunga di akun baru ku dr kak bening
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: makasih kak beningg, kenapa ganti akun kak?
total 1 replies
Bening
lanjut,...
1 bunga untuk niken
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: makasih kak
total 1 replies
Sky Long
semngat terus💪💪
Sky Long: oke, sma2😁😁😁🙏
total 2 replies
Sky Long
lanjut, smngat thor💪💪💪
Bening
1 bunga untuk mu
Bening
wow fakta yg begitu mengejutkan, ada unsur BL di sini
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: awkwkwk tapi ga parah kok BL nya, hanya sekedar doang, aslinya mah genre romantis vanila
total 1 replies
Bening
jaga kesehatan, jangan pe telat makan..
3 bunga untuk, niken /Rose//Rose//Rose/
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: Makasih kak
total 1 replies
Bening
wow, kasihan
Bening
yg jahat, siapa sih di sini
Dragon
ngk bisa komen apapun/Sleep/
🎀
Gin kecil kasihan juga yaa
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: Semua memiliki masa lalu yang kasihan wkwk
total 1 replies
🎀
jadi yg jahat sebenarnya bapaknya gin apa gin nya sih 🤔
🍾⃝ Nͩɪᷞᴋͧᴇᷡɴͣ🤎: Raphael dah Villains nya disini, tapi ga kejam kejam amat kok
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!