Antie Nicole adalah jomblo sedari lahir yang berusia 27 tahun. Kesehariannya adalah berlatih karena dia adalah seorang atlet wingchun.
Ketika dia sedang melakukan hobinya yakni panjat tebing, Antie terjatuh dan dia bangun sebagai Estrella De Agler. Seorang wanita berusia 20 tahun yang sudah menikah.
" Waah, aku sudah bersuami, tapi dimana ini?"
Bagaimana Antie menjalani hidupnya sebagai seorang Estrella De Agler yang merupakan istri dari seorang tyrant kejam?
Apakah di bisa tetap hidup dengan baik di dunia yang sama sekali tidak ia kenal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
VWTH 31: Dexter Bisa Tidur Nyenyak
Tok! Tok! Tok!
Malam mulai merangkak naik, cahaya bulan yang belum sempurna menyinari kastel sehingga tidak terlalu gelap. Dengan sebuah lilin ditangannya, Ella mengetuk pintu kamar Dexter. Yang ia tahu sepulang dari kediaman Marcioness Roduro tadi, Dexter langsung masuk ke kamar. Biasanya pria itu akan berada di ruang kerja sepanjang hari, bahkan malam pun juga. Ella cukup tahu bahwa sang Duke memanglah penggila kerja.
" Siapa?" tanya Dexter di dalam sana. Suaranya terdengar serak.
" Ini saya Tuan Duke, Estrella," sahut Ella cepat. Dia masih menunggu di depan pintu. Tidak mungkin ia akan langsung masuk sebelum di empunya memberikannya izin.
Tap tap tap
Malam yang sunyi membuat suara langkah kaki Dexter yang mendekat ke pintu terdengar begitu sangat jelas. Ella tersenyum kecil, hal itu berarti bahwa Dexter mau menemuinya meskipun sudah malam.
Cekleeek
" Ada apa Ella? Aah masuklah dulu."
Dexter meminta Ella untuk masuk, mereka berdua duduk di sofa. Cahaya temaram yang berasal dari lilin tidak menghalangi Ella melihat wajah Dexter. Pria dewasa dan memang tampan itu terlihat sedikit berbeda malam ini. Ella bisa melihat dari sorot matanya yang sayu dan wajahnya pucat.
" Apa Anda sakit Tuan Duke, wajah Anda sangat pucat?" tanya Ella mencari tahu.
" Apakah sangat terlihat? Ha ha ha, tidak aku tidak sakit. Hanya sedikit lelah dan kurang tidur karena aku memiliki insomnia yang cukup parah. Biasanya aku akan bekerja tapi kali ini aku ingin tidur saja."
Ella bangkit dari duduknya lalu menarik tangan Dexter dan membawa pria itu ke ranjang. Di sana Ella langsung merebahkan tubuh besar Dexter dengan cara mendorongnya. Dexter tentu saja sangat terkejut. Lagi-lagi Ella melakukan sesuatu secara tiba-tiba yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
" Ma-mau apa ini?" tanya Dexter dengan tergagap.
" Saya hanya ingin membuat Anda santai dan rileks Tuan Duke. Saya akan memberi Anda pijatan agar bisa tidur dengan nyenyak."
Mata Dexter membulat sempurna. Selama ini belum pernah ada yang menyentuh tubuhnya seperti apa yang Ella lakukan seperti saat sekarang. Ella yang awalnya masih berada di sisi ranjang, kini sudah ikut naik ke atas ranjang dan berada di atas atas kepala Dexter. Ya, Ella memberikan pijatan pada kepala Dexter. Dan Dexter lumayan menikmati pijatan Ella yang lembut tapi tepat menekan pada sisi yang memang dirasanya tidak nyaman.
" Apakah ini terasa enak Tuan Duke?"
" Ya, terimakasih. Apa sebelumnya kamu memang sering melakukan hal begini?"
" Tidak sih, hanya saja jika saya merasa lelah dan penat, maka saya akan pergi ke tempat pijat refleksi dan itu cukup membantu membuat saya bisa tidur kembali dengan nyaman."
Dexter hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. Dia benar-benar menikmati sentuhan tangan Ella, sampai tidak ia sadari bahwa dirinya benar-benar bisa terlelap. Ini adalah pertama kalinya dalam belasan tahun terakhir dirinya tidur dengan begitu nyaman tanpa menggunakan dupa tidur ataupun obat tidur.
" Uughh, apakah aku benar-benar tidur? Ini adalah tidur yang sangat menyenangkan dan nyaman serta tenang selama hidupku," ucap Dexter. Meskipun hanya sebentar, tapi dia merasa tidurnya sangat berkualitas. Saat hendak turun dari tempat tidur Dexter melihat ke arah tangannya sendiri. Ternyata tangan miliknya digenggam erat oleh Ella. Dexter sedikit tercengang, rupanya Ella tertidur di ranjangnya. Secara perlahan, Dexter pun melepaskan tangan Ella ia juga membenarkan selimut untuk menutupi tubuh Ella. Baju tidur yang lumayan tipis itu sedikit mengganggu isi kepala Dexter.
" Haaah, mengapa kamu tidur di sini Ella. Dan pemandangan ini, haaah ... sudahlah. Tapi aku sungguh berterimakasih, berkatmu aku bisa tidur dengan sangat baik."
Dexter melenggang pergi meninggalkan Ella yang tertidur lelap. Ia menuju ruang kerjanya, di sana ia kembali melihat ke luar melalui jendela. Tatapan matanya melihat ke arah langit, sebuah bulan bersinar terang. Memang belum bulat sempurna karena bulan purnama akan terjadi besok malam, namun cahaya tetaplah terang dan bisa menembus hingga ke dalam kastel.
" Lagi, rasa sakit itu harus aku rasakan lagi setiap bulannya. Entah sampai kapan aku bisa lepas dari rasa sakit itu. Uuughhh!"
Dexter mencengkeram erat dadanya, rasanya seperti di tusuk dengan pedang yang sangat tajam. Tapi sayangnya rasa sakit itu tidak lah berdarah sehingga ia tidak bisa menaruh obat untuk bisa menyembuhkan luka itu.
Sreeet
Sreeeet
" Lakukanlah Dexter. Lakukanlah nak!"
" Tidak ayah, tidak ibu. Bagaimana aku bisa melakukan ini pada kalian. Tidak! Aku tidak bisa, hiks hiks hiks."
" Nak, hanya ini yang bisa kita lakukan untuk menghentikannya. Lakukan Dexter, jika tidak, seluruh kekaisaran akan mendapat bencana."
" Ayah ... Ibu ... Maafkan aku, huaaaaaaa!!!"
TBC
Terima kasih utk karyanya 🙏🏻🎉
Sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya 💪🏼😎
kejamnya NT..
NOVEL sebagus ini gk dapt reward apa2..
❤😍😍💪💪💪💪💪
the best Thor.
penganut ilmu hitam terlihat sangat tua.
krna pengaruh Energie negativ!
krna untuk lawan sihir hanya ilmu putih yg bisa melawan 🤭🤭
tk pura pura.
gadis tangguh emng hrs begitu