Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak dan saling menyayang bila ada ruang? Jangan menjadi pelangi dimata orang yang buta warna.
Kisah ini menceritakan tentang kehidupan Keluarga Setelah menikah.
Qisandra dan Qiara adalah dua orang kakak beradik yang memiliki masalah
pernikahan yang berbeda,
Qiara harus menahan pahitnya perselingkuhan suaminya setelah dia keguguran dan tidak kunjung mengandung lagi, ditambah sikap Mertuanya yang galak menbuat dia sangat terpuruk.
Sedangkan Qisandra merupakan adik bungsunya yang menikah pada saat adiknya masih duduk dibangku sekolah kelas 3 SMA karena hamil diluar nikah.
Keduanya menikah dengan pilihan hidup mereka, tapi kenapa bisa tidak bahagi? Dan bagaimana kebahagiaan mereka akan tiba?
Terkadang kebahagian tidak bisa diukur dengan dia pilihan kita atau bukan, terkadang justru yang kita pilihlah yang membuat kita hancur.
Baca Kisahnya, dan Follow aku, jgn lupa Like dan komentanya yah, makasih 🌺🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartinA Felicia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Liku Liku Kehidupan Pernikahan
**Pernikahan yang didasari Cinta gak selamanya membuahkan kebahagian sampai tua ajal menjemput. **
Setelah Qiara menikahi pria yang dicintainya yang awalnya manis dan bahagia kini seperti sayuran tanpa garam, dimakan berasa hambar dibuang sayang.
🌸🌸🌸🌸 Kediaman Trian
Pagi itu Qiara sedang mempersiapkan Sarapan Pagi untuk Mertua dan suaminya, Hari itu dia berniat ingin merebut kembali perhatian suami dan mertuanya. Setelah menonton Drama Korea tadi malam, ada ide yang muncul di pikirannya yaitu mengembalikan sesuatu yang sudah hilang.
“Aku tahu semuanya sudah hilang, perasaan cinta suamiku sudah hilang tapi semuanya belum terlambat , aku pasti bisa merebutnya kembali.. aku janji aku akan membuat mas Trian sayang lagi sama aku” Janji Qiara dalam hatinya, Dia menuliskan di lembaran diarinya.
Qiara mengiris tomat menjadi potongan dadu, mengiris bawang, kemudian bumbu lainnya. Qiara mengulek sambel dengan tangannya sendiri.
“Nyonya.... tidak menggunakan blender? ini saya sudah siapkan blendrnya?” Tanya Asisten rumah tangga
“Gak mbok... saya sengaja mengulek dengan ulekan batu ini, karna masakan yang diulek tangan sendiri rasanya lebih enak dari pada dengan mesin penggiling , mbok bersihin ruang makan aja yah biar saya aja yang masak” Ucap Wanita yang menguncir rambutnya dengan jeday maroon.
Satu persatu masakan disiapkan, Mulai dari Sayuran kesukaan Suaminya Sayur Lodeh, Sayur kesukaan ibu mertuanya Sawi Pahit Rebus, ditambah Sambel Terasi dan Ikan Goreng Kesukaan Mertuanya dan tidak Lupa ayam goreng dan tempe goreng. Menu yang biasa saja namun dimasak dengan penuh cinta oleh seorang wanita.
“Akhirnya siap juga masak makanan kesukaan mereka. aku tinggal mencuci buah buahan dan menatanya diatas meja”
Qiara menyiapkan buah buahan dan menatanya di atas meja, Qiara berharap kelak masakannya akan dipuji dan suaminya mulai membuka kembali pintu hati yang hanpir tertutup.
Pagi itu sekitar pukul 7 Trian sudah berkemas, dia sudah selesai mandi dan sudah mengenakan Kemeja Navy yang sudah disiapkan istrinya diatas tempat tidur. Ada sebuah celana berwarna hitam, kaus kaki bersih yang juga sudah disiapkan disisi celana. Trian suka mengenakan kemeja, saat keluar rumah kerap sekali dia mengenakan kemeja tanpa dasi. Karna memang kemeja untuk cowok berperawakan tampan seperti trian sangat cocok.
Widya ibu mertua Qiara juga sudah bersiap akan pergi ke toko, walaupun hanya bisnis toko namun keseharian Widya sangat melelahkan karna setiap hari dia harus memgecek semua laporan toko dan cabang , dia juga harus mengontrol semua tayangan cctv yang ada dikantornya untuk memperhatikan semua aktfitas di toko pusat dan cabang toko.
Widya memakai Baju Blose kuning kesukaaanya dan beberapa perhiasan yang selalu dia kenakan, dia Turun ke bawah ke arah meja makan . Suaminya sudah berada di kursi meja makan.
“Ayah....kamu mau ke cabang toko mana hari ini?” Tanya widya pada suaminya.
“Hari ini ayah ke cabang timur aja bu, soalnya kemarin ada yang bocor di atap toko dan ayah mau panggil tukang untuk memperbaikinya” Jawab suami Widya sambil menyeruput susu hangat
Widya melihat beberapa macam makanan diatas meja, tampaknya sangat menggoda selera
“Tumben makanan banyk sekali dipagi hari, biasanya kan hanya ada roti dan buah” Ujar Widya
“Iya ini semua dimasak oleh menantu kita bu.... kita srapan dulu ya sebelum pergi beraktifitas. Trian mana?” Jawab ayah mertua Qiara.
Qiara menuangkan susu coklat hangat ke dalam gelas dan menyajikan ke ibu mertuanya
“Ibu... silahkan diminum bu susunya. ibu mau sarapan nasi atau roti biar saya siapkan?” Tanya Qiara.
Widya heran kenapa menantunya tiba tiba berubah, bagaimana pun selama ini menantunya emang menantu yang baik namun tak biasanya pagi hari makanan sudah tersaji dengan aneka macam seperti pagi itu.
“Qiara. ini semua kamu yang masak? kamu mau meracuni kami? kok bisa bisanya kamu masak sebanyak itu? kamu ada niat apa sebenarnya?” Tanya widya seperti mencurigai menantunya.
“Bu.. ibu gak seharusnya mencurigai menantu sendiri, kan dia juga makan bersama kita” Bela Ayah mertua
“Trian dimana?” Tanya ayah mertua lagi
Trian turun dari atas , Trian menuju ruang makan . Sesampai diruang tamu Trian melihat ada makanan kesukaanya.
“Bu... kok ada sayur lodeh pagi hari
gini? biasanya kan kalau bibi masak sayur lodeh itu gak pernah pagi hari?” Tanya Trian duduk di samping ayahnya.
Trian tanpa basa basi tanpa memperhatikan istrinya yang berdiri didekat lemari es, Trian langsung meraih piring dan menyendok secentong nasi dan sayur lodeh dan ikan goreng kesukaanya, Tanpa menunggu lama trian langsung menyantap makanan yang didepannya
“Enak banget makanan ini. sudah lama banget aku gak makan makanan rumah seperti ini, kalau diluar atau diresto aku makan makanan modern pokoknya ini enak banget, bibi harus masukkan bekal aku bu” Ujar Trian sambil menikmati makanan yang dimasak istrinya.
“Ini semua masakan istri kamu. kamu sudah jarang makan malam dirumah , itu sebabnya istri kamu masak dipagi hari agar kita semua bisa merasakan makanan masakan istri kamu” ujar ayah mertua.
“Apa?” uhuk uhuk uhuk
Trian tersendat dan dia meneguk air putih .
Qiara mengambilkan Tisu dan membersihkan pakaian trian yang terkena sendatan makanan, “Mas ... mas mau aku ambilkan baju lain? sepertinya ini sedikit basah?” Tanya Qiara
“Aku harus pergi keresto sekarang” Trian meninggalkan sarapannya dan tanpa pamit pergi menuju pintu dan masuk kemobil.
Widya tersenyum sinis “Bagaimanapun usahamu tidak akan membuat anak saya kembali lagi ke kamu, sekarang dia hanya mencintai cecilia” Ucap Widya sinis sambil beranjak dari tempat duduknya dan pergi mengambil tas dari kamar dan pergi dengan supir menaiki mobil berwarna merah.
Sementara itu ayah mertua Qiara melihat semua itu dan merasa kasihan pada Qiara
“Kamu sabar nak.... Jodoh gak akan kemana, Jika memang Trian jodohmu dan Tuhan merestui pasti kamu akan segera memenangkan hatinya. Ayah tahu hubungan kalian sedang tidak baik, ayah bisa melihat kalian sangat canggung dan dingin tapi ayah harap tidak ada yang memisahkan kalian selain maut”
Kata kata itu membuat Qiara bersemangat seperti mendapatkan dukungan walapun ayah Trian tidak mengetahui bagaimana perbuatan anak dan istrinya selama dia pergi ke surabaya.
Qiara diam seribu bahasa mengingat suaminya meninggalkan meja makan begitu saja sejak tahu itu adalah masakan tangannya. Bukan Pujian yang didapatkan bahkan ucapan terimahkasihpun tidak ada bahkan suaminya pergi begitu saja. Tanpa pamit dan tanpa kecupan kening.
Trian mengendarai mobilnya sendiri tanpa supir, Trian mengingat istrinya.
“Ahhhh kenapa aku bisa mengingat tentang Qiara?” gumam Trian dalam Hati.
“Aku gak bisa membuka hatiku lagi pada dia, aku mencintai cecilia bukan Qiara” Sambungnya lagi sambil meraih earphone dan menekan hp untuk menelpon Cecilia
“Halo sayang bagaimana keadaanmu? sudah fit kah?” Tanya Trian pada kekasih hatinya yang baru sembuh dari kecelakaan yang beberapa kali mengeluh masih sakit.
“Aku sudah fit mas dan aku harus kerja sekarang, aku takut dipecat dan uang tabungan juga sudah mau habis” Ucap cecilia
“Kamu ini bagaimana sih? kan saya da bilang kamu gak perlu kerja lagi, saya gak suka kamu kerja. Saya gak suka kamu berinteraksi dengan pria pria lain diluar sana, Saya pengen kamu hanya berinteraksi dengan saya saja, kamu gak usah khawatir saya akan transfer duit ke rekening kamu sekarang ya yang penting kamu jangan kerja lagi atau cari kerja diluar rumah” Ucap Trian jelas
Kata kata Pria itu membuat wanita yang mendengarnya semakin bahagia, Cecilia tidak perlu capek capek mencari duit sekarang umpannya sudah ada dihadapannya. Dia tersenyum dibalik air mata seorang istri yang tersakiti.
Setelah telepon berakhir, Cecilia memanggil Tukang Spa ke rumahnya untuk melakukan perawatan tubuh . Tapi kali ini dia memakai jasa home service.
“Sudah lama aku tidak pijit, pasti rasanya enakan setelah pijit dan lulur... biar mas trian makin betah” seru wanita itu
Qiara yang sedang meratapi kesedihannya tiba tiba ingin menemui wanita yang menjadi orang ketiga dalam hubungannya. Qiara ingin bertemu dengan Cecilia yang sekarang membuat suaminya lupa pada Qiara.
Qiara naik taxi dan menuju rumah cecilia, dia mengetahui rumah cecilia dari kartu nama cecilia yang pernah dia lihat didompet suaminya saat suaminya tertidur.
“Ini dia rumahnya, saya turun disini saja pak. ini duitnya pak” Ucap Qiara memberikan dua lembar duit pada supir Taxi.
“Ini bu kembalinya?” Ucap Sang Driver Taxi
“Ambil saja pak” Seru Qiara
“Terimahkasih Bu semoga hari harinya lancar“ Ucap supir taxi.
Qiara masuk ke rumah yang tidak menggunakan gerbang atupun pagar sehingga memudahkan Qiara masuk mengetuk pintu Cecilia.
“Pasti itu Dari Salon langganan aku yang mau spa in aku dirumah” Gumam Cecilia melangkah ke depan pintu, dia membuka pintu dan dia terkejut melihat seorang wanita yang dia kenal berada didepan pintu yaitu istri pacarnya Qiara
“Kamu? ngapain kamu kesini?” Tanya Cecilia
“Saya kesini bermaksud baik, saya boleh masuk?” Tanya Qiara dengan suara lembut
“Kamu langsung aja bicara karna saya akan kedatangan tamu sebentar lagi, ada apa!” Tanya Cecilia.
“Sebenarnya aku kesini ingin meminta tolong sama kamu tolong tinggalin suami aku , aku tau kalau kamu ini mencintai suami aku tapi kamu tau kan kalau dia ini suami aku sah dan sebelum kamu hadir dalam kehidupan suamiku , rumah tangga kami baik baik saja. aku mohon ya” Ucap Qiara dan dia menuduk dan memeluk kaki Cecilia.
Cecilia melihat Qiara menunduk dan mengemis
“Aku tidak bisa” Ucap Cecilia
Cecilia masuk kedalam pintu dan menutup pintunya dengan kencang, dia meninggalkan wanita itu sendirian diluar rumah.
Perasaan cecilia tercampur aduk, antara merasa bersalah sedih dan keegoisan. Tiba Tiba Notif pemberitahuan di layar smartphone berbunyi, itu pemberitahuan transfer berhasil masuk ke rekeningnya.
Bahagia Rasanya mendapatkan Transferan dari suami orang
“Baru menjadi pacar saja sudah dimanja seperti ini apalagi nanti setelah Trian menikahi aku” Gumamnya dalam hati.
Qiara meninggalkan Rumah cecilia, Perasaanya berasa hancur. Cecilia memesan Taxi Online menuju Restoran tempat suaminya bekerja.
“Aku akan menemani suamiku agar tidak ada ruang dan waktu buat cecilia menggoda suamiku” Ucap Cecilia dalam hati.
Taxi melaju kearah Restoran Trian, Qiara meretouch make up wajahnya , Riasannya yang tidak norak namun tetap cantik.
Riasan berthema nude adalah ciri khas wanita berbaju Pink itu. Qiara mencoba berdandan agar suaminya tertarik lagi dengannya.
“Mungkin slaama ini aku terlalu cuek dengan penampilan makanya suami aku tidak tertarik lagi dengan aku” Gumamnya dalam hati
Qiara telah sampai di restoran milik suaminya, Qiara melihat Suaminya sedang duduk dimeja dekat kasir. Suaminya sedang menatap layar Laptop.
“Selamat Pagi Mas....” Sapa Qiara mengejutkan suaminya
Suaminya tiba tiba merasa canggung karna tak biasanya istrinya datang menghampirinya ke restoran
“Kamu ngapain kesini? dan kenapa kamu dandan seperti ini? rambut kamu “ Trian menanyakan perubahan istrinya .
Qiara memang sudah lama tidak dandan, dia tidak pernah kemana mana dan Qiara dirumah biasanya hanya mengenakan Piyama atau daster dimalam hari saat suaminya pulang. Karna Trian Pulang saat larut malam, tidak ada make up tidak ada olesan lisptik lagi yang menempel saat suaminya pulang.
Baru kali ini Trian melihat istrinya dandan.
Lumayan Cantik dan menarik namun Cecilia lebih menarik , itulah yang ada didalam hati laki laki yang berselingkuh dengan wanita lain.
“Kamu ngapain kesini? kamu mau ganggu aku kerja?” Tanya Trian dengan suara tinggi pada istrinya.
“Aku pengen menemani kamu disini mas, aku kesepian dirumah ... boleh kan mas?” Tanya Qiara
“Aku sibuk. aku tidak punya waktu ngobrol dengan kamu” Ujar Trian Dingin
“Iya aku tahu... aku akan duduk diam disini , kalau mas ada waktu sebentar saja... mas ajak aku ngeteh ya” Qiara memilih meja paling pojok dan duduk sendirian.
Seorang pelayan menanyakan Qiara ingin memesan menu apa namun Qiara tidak memesan apapun, karna merasa segan dan sungkan Pelayan memberikan Greentea hangat pada istri pemilik Restoran itu.
“Ibu silahkan diminum ya” Ucap pelayan toko
“Tapi kan saya tidak memesan minuman ini” Ujar Qiara pada pelayan perempuan itu.
“Ya bu saya antarkan ini supaya ibu tidak merasa bosan saja menunggu bapak , silahkan ya bu” Ucap Pelayan itu .
Pelayan perempuan itu sempat mendengar Trian marah pada istrinya karna istrinya datang menemui dia di resto. Pelayan tau kalau Trian ada perselingkuhan dengan Cecilia. Pelayan merasa sedih karna mengetahui Wanita yang sedang dimarahin Owner restoran adalah korban perselingkuhan.
🌺🌺🌺
Kediaman Qisandra Xavender di Jogjakarta.
Qisandra sedang menikmati sinetron kesukaaanya di Televisi, Hari itu dia sedang menunggu Suaminya memberi kabar bahagia.
Suaminya akan mendapatkan bonus dari Bosnya .
Fadly mengabarin istrinya kalau bonusnya sudah diterima , membuat Sandra semakin senang.
“Rejeki calon anak kita” Begitulah kata kata yang diucapkannya pada suaminya.
Setelah menikah sandra memang hidup pas pasan namun tidak pernah kekurangan, sejauh ini fadly sangat bertanggung jawab pada istrinya namun sikap buruk suaminya mencari wanita lain masih ada.
Diam diam Anggun sering mengabarin Fadly tentang kegiataannya sehari hari,
“Gimana ? kamu uda baikan dengan istri kamu?” Tanya anggun di chat smartphone
“Begitulah ... kami gak ribut tapi kami hanya selisih paham yang biasa terjadi , maklum saja kami menikah dadakan” balas fadly
“kamu sih macarin anak ingusan” ledek anggun
Fadly memang sudah sedikit merasa jenuh dan bosan dengan istrinya namun pernikahan bukanlah ajang main main atau game yang ada kalah atau menang. Bagaimanapun mereka akan hidup bersama sampai kakek dan nenek.
Sandra memesan barang barang online dari aplikasi belanja online, sandra senang sekali karna bonus suaminya sudah masuk. Sandra membeli perlengkapan bayi dan pakaian pakaian hamil .
“Pasti aku cantik memakai dress hamil ini” Gumam sandra dalam hati.
Sandra Jalan menuju atm yang tidak jauh dari kediaman mereka, dia membayar semua pembelanjaan yang dia lakukan barusan. Bonus suaminya masuk ke rekening yang atmnya dipegang sama sandra.
Saat pembayaran dilakukan oleh sandra tentu saja muncul notifikasi dilayar handphone Fadly.
“Biaya keluar pembayaran?” Fadly terkejut melihat pemberitahuan yang di hp nya
ada 3 pemberitahuan yang muncul dan semuanya adalah biaya keluar, tentu saja Fadly merasa emosi karna ketiga pengeluaran itu sudah menghabiskan bonus yang barusan dia terima.
Fadly segera menghubungi istrinya yang sedang hamil
“Halo sayang!” Seru Sandra
“Sandra.... apa yang kamu lakukan? kamu berbelanja online? kamu sudah memakai semua bonus yang aku barusan dapatkan? kamu tau kan aku mendapatkan bonus itu dengan susah payah? itu semua kamu gunakan dengan sekejap?” Fadly terus menyerocos emosinya memuncak.
“Mas kok marah gitu sih? aku kan belanja untuk keperluan aku hamil dan baju baby, lagi pula itu kan bonus kamu hak aku juga” Ucap Sandra
Pertengkaran terus menerus terjadi, Fadly merasa tidak dihargai karna sandra tidak meminta izin untuk memakai duit itu. Meskipun itu adalah hak istri namun sepantasnya istri meminta izin namun sandra masih merasa tidak bersalah dan tidak mau mengalah.
“Dasar kamu emang anak ingusan, kamu belum pantas jadi ibu. masih kanak kanak, Aku memang muak dengamu.... aku menyesal menikahimu” Seru suaminya mencaci maki istrinya yang tengah hamil
Kata kata itu membuat sandra sangat terluka dan sakit hati, sandra mematikan telepon genggamnya dan menangis, Perasaanya tercampur aduk dan sedih. Bagaimana mungkin suaminya bisa berkata seperti itu sementara ini adalah pertama kalinya sandra memakai uang yang nominalnya gede.
Sandra menelpon ibunya dan menceritakan semuanya kepada ibunya, ibunya sangat netral dan ibunya tidak langsung membela anaknya mentah mentah karna ibunya tahu anaknya sedang emosi dan sedih.
“Nak ... kamu jangan sedih lagi yah, pasti suami kamu gak bermaksud menghina kamu. kamu sabar ya nak” Ucap Ibunya.
“Mah... Sandra boleh gak minjam duit mama?” Tanya Sandra
“Sayang..... tentu saja tidak boleh. mama tidak akan biarkan anak mama meminjam duit pada mama, tapi mama yang akan memberikan ke kamu. mama akan transfer ya sayang?” Tanya mama
“Mah... ini pinjaman ... sandra gak mau minta karna sekarang sandra kan sudah menikah, pokoknya sandra akan membayarnya. Sandra akan mengganti uang suami sandra. nanti setelah sandra melahirkan .. sandra akan bekerja ap aja untuk membayar” Ucap Sandra lagi
“Sayang....” Terputus karena Sanggahan Putri Claudya
“Mahh... mama pokoknya gak usa kirim kalau mama gak mau pinjemin, sandra bukan meminta tapi sandra meminjam” Ucap Sandra lagi
“Ya sudah sayang terserah kamu aja yah... kamu butuh berapa sayang? mama transfer ya” Tanya mama
“3 juta mah” Jawab sandra
“Oke sayang... Yauda jaga dirimu baik baik ya” Ucap mama.
Duit 3 juta memang tidak seberapa buat mama sandra, namun buat sandra sendiri duit itu sudah besar sekali, ditambah penghasilan suaminya yang gak seberapa dan kehidupan sandra yang semakin banyak kebutuhannya.
Fadly melihat pemberitahuan lagi di layar smartphonenya, ada duit masuk ke rekeningnya dan ada nama pengirim adalah nama ibu mertuanya Claudya.
Fadly tau kalau uang yang masuk itu dari ibu mertuanya. Fadly semakin emosi karna dia mengira istrinyalah yang mengadu pada ibunya dan meminta uang sebagai ganti dari duit yang sudah dihabiskan sandra. Fadly semakin gak kuasa menahan emosinya , dia meraih kunci sepeda motornya dan pulang kerumah tanpa izin dari atasanya.
Sampai dirumah terjadilah pertengkaran yang luar biasa, Fadly marah dan melampiaskan amarahnya, Fadly melemparkan beberapa barang dan piring kearah sandra.
Sandra baru sadar ternyata suaminya suka melempar barang barang saat marah, dan sewaktu pacaran dia sama sekali tidak menduga kalau suaminya kasar speerti itu .
Lambat laun bangkai yang disimpan akan tercium juga baunya begitupun dengan sifat buruk kita , lama kelamaan juga akan diketahui oleh pasangan. Satu persatu kelakuan buruk Fadly muncul. Sandra sangat terluka karena menyaksikan suaminya seburuk itu.
Fadly melemparkan sebuah piring kaca kelantai
“Prak...” Suara Pecahan Piring
“Bling prak...” Pecahan Gelas yang dilempar setelah melempar piring.
Fadly sangat marah melihat istrinya yang mengadukan permasalahan keluarganya kepada orangtuanya.
“Mas... kamu ini sudah gila ya? kamu melempar barang barang hingga pecah seperti ini? kamu tau sendiri kan kalau peralatan rumah kita hanya sedikit? kalau kamu gak bisa menambah kenapa kamu memecahkan semua ini?” Tanya Qisandra kepada suaminya.
Fadly melemparkan peralatan lainnya ke lantai tanpa berbicara.
Sandra semakin emosi, Sandra semakin meninggikan nada suaranya
“Kamu pikir kamu aja yang bisa menghancurkan semua ini? aku juga bisa” Sandra mengambil peralatan tersisa dan melemparkannya ke lantai seperti yang dilakukan suaminya.
Fadly membuka suaranya “ Kamu tau kan aku gak suka kalau setiap ada masalah dengan kita kamu langsung mengadu ke orangtua kamu? kamu tau kan orangtua kamu yang kaya itu pasti sudah menghinaku dengan memberikan bantuan 3 juta rupiah? aku gak tahu apa saja yang sudah kamu adukan pada orangtuamu tapi yang jelas aku sudah muak dengan sikapmu yang kekanak kanakan”
“Kamu pikir kamu sudah dewasa? membentakku? memecahkan piring gelas? menghancurkan peralatan masak? kamu tahu aku berbelanja apa? apa salahnya aku membeli beberapa pakaian saat aku hamil seperti ini? aku belum pernah merasakan kebahagiaan menjadi wanita hamil, aku terpaksa memakai pakaian yang lama dan sudah ketat di badan aku dan kamu memaki aku karna memakai duit bonus kamu? kamu pikir bonus itu bukan hak aku? ingat ya mas... itu rejeki anak kita jadi jangan terlalu pelit”
Sandra masuk kekamar dan menangis, fadly meninggalkan rumah dan membawa kendaraanya. Fadly membawa mobil yang ada didalam garasi, dia mengeluarkan mobil itu dan dia pergi tanpa tujuan.
Rumah sekarang berantakan dan porak poranda, seperti kapal pecah. Sandra masih dikamar dengan harapan yang hancur dan kesedihan yang mendalam.
sedangkan suaminya sedang mencari kesenangan diluar rumah, suaminya sedang kalut.
Fadly menelpon Beberapa teman wanitanya dan tidak ada yang bersedia menemaninya akhirnya dia menelpon Anggun yang sedang berada dijakarta.
“Halo” Sapa anggan menerima telpon fadly
“Kamu bener, aku butuh kamu saat ini” Ujar Fadly
“Kamu kenapa?”
“Aku butuh kamu, aku sedang ribut dengan istri ku dirumah. ap kamu punya teman yang bisa menemaniku? aku butuh perempuan sekarang” Jawab Fadly
“Hahahahahahhsa” Tawa anggun seperti sedang meledek kegalauan Fadly
“Kamu menertawakan aku?” Tanya Fadly
“Kamu tau..... aku pikir kamu itu akan berubah setelah menikah, aku pikir kamu akan setia pada satu orang wanita saja dan aku pikir kamu hanya khilaf padaku seorang. tapi nyatanya tidak.... sekarang kamu mencari seorang wanita padaku?kamu sangat lucu.... bagaimana kalau istrimu tahu ?” Ujar Anggun sambil menertawakan Fadly
“Aku butuh wanita” Jawab Fadly singkay
“Aku bukan mucikari” ujar anggun
“Baiklah kalau kamu tidak punya teman yang bisa kamu suruh menemaniku” Jawab Fadly lagi
“Bagaimana kalau aku datang menemui kamu besok? aku akan menemanimu? tapi kamu harus menyediakan penginapan dan makan dan fee buatku?” Ujar Anggun menggoda Fadly
“Kamu serius?” Tanya Fadly
“Tentu saja” Jawab Anggun
“Tapi aku butuh sekarang. kamu akan memakan waktu 12 jam kesini atau minimal 8 jam , menunggu masih terlalu lama” Jawab Fadly
“Harusnya kamu menghargai pengorbananku, menemuimu dan niatku menemani mu saat kamu butuh” Ujar Anggun
“Baiklah aku akan urus semuanya, aku akan carikan penginapan dan semuanya akan aku siapkan buat kamu” Ujar Fadly
Telepon Berakhir dengan indah buat Fadly dan Anggun .
Sandra menangis di sisi tempat tidurnya, dia sekarang tahu kalau apa yang ditakutkan orangtuanya dan kak Randy nya kini terjadi
“Sekarang nasi telah menjadi bubur, aku gak mungkin mundur dari pernikahan ini... aku masih mencintai mas Fadly dan anak ini butuh aku” Ucapnya
Sedangkan Mama Claudya tidak tau harus berbuat apa, dia tidak ingin anaknya meninggalkan fadly saat hamil. Tapi Claudya berusaha tidak memikirkan masalah putrinya
“Fadly psti hanya salah paham saja, gak mungkin dia itung itungan dengan istrinya sendiri” Gumam mama
🌸🌸🌸🌺🌸🌸
Sudah Tiga Hari Berlalu, Sejak Pertengkaran itu terjadi Fadly tidak tidur dirumah, dia pernah pulang sekali hanya untuk mengambil beberapa pasang pakaiannya saja dan kemudian membawa mobil pergi.
Sandra Masih sakit hati pada suaminya, Sandra sama sekali tidak menanyakan pada suaminya apa yang dilakukan suaminya dan mengapa suaminya tidak pulang.
Hari itu adalah tanggal tepatnya tanggal dimana Fadly akan menerima Gaji, Sandra Menunggu kabar dari Fadly namun fadly tidak mengirimkan pesan apapun. Sandra semakin membenci suaminya.
Sandra menikmati makanan seadanya karna dia enggan mengambil uang dari atm suaminya, dia memakan persediaaan yang masih ada di kulkas , dia menggoreng tempe dan merebus sayur bayam.
“Dikulkas tinggal hanya ada makanan ini, besok aku makan apa? kalau mas fadly gak pulang dan memberikan uang gimana? aku gak mungkin mengambil uang dari atmnya lagi, bisa bisa dia marah lagi, apalagi kalau aku sampai meminta pada mama atau papa yang ada dia akan semakin marah, piring dan gelas juga sudah banyak yang pecah , gimana ni kalau anak kami sudah lahir? psti akan ada tamu yang datang untuk makan disini bagaimana?” Gumam Sandra
Sandra terlalu banyak memikirkan keadaan, Sandra melihat keadaan rumahnya . isi perlengkapan bahan makanan tinggal dua butir telur dan mi instan 2 bungkus.
Air mata jatuh tak terkontrol “Maafin bunda ya nak.......seharusnya kamu memakan makanan yang banyak dan bergizi tinggi dan bergantian menu, tapi sekarang ini bunda hanya bisa memberikan kamu tempe dan nasi putih dengan bayam doang, besok kita makan telur dan lusa bunda belum tau mau makan apa nak, semoga ayahmu segera pulang ya nak”
🌸🌸
Anggun Telah Tiba di kota jogjakarta, Dengan dandanan seperti pertama kali bertemu dan aroma tubuh yang wangi. Parfum yang khas dan senyuman yang manis . Fadly menjemput Anggun di stasiun Kereta, Fadly membawa Anggun ke penginapan. Fadly memakai uang yang dikirimkan ibu Sandra dan Gaji yang baru masuk. Fadly merasa gaji dan uang kiriman ibu sandra cukup membuat Anggun bahagia.
“Katakan bagaimana?” Tanya anggun
“Bagaimana apanya?” Tanya Fadly kaku
“Penampilanku?” Tanya Anggun
“Kamu selalu cantik dan sexy, I Like You”
Jawab Fadly memuji Anggun
“Kamu tahu aku kesini sebenarnya hanya untuk membahagiakan kamu, aku bahkan melupakan pekerjaanku. kamu tahu, aku sudah kehilangan banyak waktu . seharusnya aku sudah mendapatkan banyak uang dari teman kencanku tapi denganmu aku tidak menetapkan tarif, aku menyukaimu” Ujar Anggun
“Kamu menyukai pesonaku karna aku susah dilupakan?” Goda Fadly
Mereka Menghabiskan sore itu dengan bahagia, Makan bersama, jalan jalan berdua dan menikmati keindahan sore hari di pantai.
Sedangkan Sandra sedang meratapi nasib pernikahannya, Sandra sedih karna sekarang dia hanya sering menangis bahkan Suaminya tidak pulang kerumah.
“Fadly, kamu itu pria romantis, mengap istrimu tidak betah dengan dirimu?” Tanya Anggun sembari bersandar dibahu Fadly menikmati sunset pantai.
“Tolong Jangan Bahas wanita sial itu. aku tidak pernah bahagia bila mengingat dia” Ujar Fadly.
🌺🌺🌺🌺🌺
Usaha Qiara merebut perhatian suaminya tidak berhenti saat itu saja, dia selalu membuat suaminya senang walaupun suaminya tidak pernah berterimahkasi atas pelayanan yang diberikan Qiara.
“Mas... kamu capek ya? aku pijitin yah?” Tanya Qiara dimalam itu.
Malam itu Pukul pukul 22.15, Qiara mencoba membuat suaminua nyaman berada disampingnya. Malam itu Qiara sengaja tidak mengenakan daster, dia memakai piyama yang sedikit sexy dan mengoleskan liptint dibibir tipisnya membuat nya sedikit mempesona.
“Kamu tidur saja. aku juga mau tidur” Ujar suaminya
“Mas... aku minta maaf ya kalau selama ini aku sudah membuat kamu gak nyaman, aku ingin kita memulai dari nol lagi, kamu mau kan?” Tanya Qiara
Qiara tidak mendapat jawaban apa apa dari suaminya, Qiara melihat suaminya tertidur dengan pulas .
Qiara belum dapat memejamkan mata malam itu, usahanya tidak berhasil menggoda suaminya. Qiara membuka Smartphonenya dan mencari Tips memenangkan hati mertua dan suami. Ada beberapa tips disana yang tertera. Ada Tips mengenyangkan Perut dahulu, Kemudian melayaninya di Kasurnya kemudian membersihkan sumurnya. Qiara membaca artikel itu lebih detail .
“Aku akan mencoba tips tips ini” Gumamnya dalam hati.
Qiara Mencoba memejamkan Mata dan tertidur.
**Terimah kasih ya telah membaca Novel karya aku yang pertama, tolong bantu Love favoritkan diberanda teman teman, dan tolong berikan like dan tanggapan kepada ceritaku yah 🙏🏻💕💕 makasi 🙏🏻🌺🌺 **
mgkin kamu sibuk tp coba kamu rajin up psti ga kalah sama karya lainnya yg lbh terkenal
aku suka smua cerita dr padamu
asal kamu rajin up
tlg percepat up nya thor
dr smua ceritamu aku suka krn ceritanya sperti nyata
thor baca pesanku plis