mengaku satpam ternyata seorang prajurit TNI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niken tri widia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mertua #2
" sudah lha rio jangan belain istri mu terus. Sekarang semenjak dia ikut kamu tinggal di sana beban kamu semakin banyak kan..dia udah gak kerja numpang hidup pula sama kamu" ucap mertua nisa.
" cukup ma.. Nisa bukan beban buat rio. Nisa adalah istri rio ma. Nisa itu tanggung jawab nya rio jadi rio mohon mama jangan bicara seperti itu. Jaga perasan istri rio ma.." ucap rio dengan tegas.
setelah mendengar perkataan anak nya sontak orang tua rio tiba tiba mematikan ponsel nya.
Dan nisa yang berada di samping rio sedari tadi dan mendengar semua perkataan mertua nya hati nisa jadi sedih dan nisa pun menangis mendengar nya..
Perempuan mana yang tak sakit jika di kata mandul hanya karena belom hamil juga..
x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x
Setelah mendengar perkataan mertua nya nisa pun ber lari ke kamar dengan menangis. Tangisan nisa membuat sayatan di hati rio. Bagai mana tidak.. Saat ijab kabul dia sudah berjanji kepada orang tua nisa kalo dia tak akan menyakiti hati nisa secara fisik maupun lisan.
Setelah menutup telfon dari mama nya rio pun bergegas ke kamar untuk meminta maaf kepada nisa atas ucapan mama nya tadi.
" sayang...maafin mama ku ya..aku gak tau jika mama ku akan berbicara itu.." ucap rio sambil memegang pundak nisa.
" gpp mas.. Orang tua mu gak salah.. Yang salah aku. Kenapa sampai sekarang aku pun tak kunjung hamil" ucap nisa sambil sesunggukan menangis.
" sayang.. Aku gak masalah jika kamu belom hamil juga.. Yang terpenting bagi aku kamu sellu bahagia sayang..masalah anak kita serahkan kepada allah saja " ucap rio.
" tapi mas.. Orang tua mu sudah ingin aku hamil." ucap nisa.
" sudah lha sayang.. Jangan terlalu di fikirkan perkataan mama ku.. Sekarang kamu ganti baju ya.. Kita jalan sekarang" ucap rio yang membujuk nisa.
" gak usah mas. Aku gak ingin ke mana mana.aku ingin di rumah aja " ucap nisa
" aduuuh..... Sayang. ... Perut mas sakit " ucap rio berpura pura sakit perut
" mas.. Mas kamu kenapa ... Perut kamu kenapa. Bentar ya aku ambilkan obat " ucap nisa yang khawatir
" eeh..ehhh gak usah sayang aku cuma pengen jalan saja sama kamu.. Aku laper sayang.. " ucap rio sambil memegang tangan nisa.
" iiih... Kamu ini mas..bikin orang khawatir saja.. " ucap nisa.
" ha ha ha ha maaf sayang ku " ucap rio yang mencubit pinggang nisa.
" gak lucu tau mas " ucap nisa sambil manyun.
" ya allah.. Bidadari ku jika manyun cantik sekali.. " goda rio.
" hmmm.. Mulai deh.. , sudah sudah ayo berangkat " ucap nisa.
" nah gitu donk sayang..ha ha ha ha
mas tunggu di depan ya.. " ucap rio..
Nisa pun berdandan dan bersiap untuk keluar dengan suami nya. Iya.. Rio pun berhasil mengambil hati nisa agar tidak sedih akan perkataan orang tua nya..
Rio tak akan sanggup melihat air mata yang jatuh di pipi nisa akibat perkataan yang menyakit kan hati nya..
X x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x
Nb. Hay.. semua.. jika suka dengan karyaku ku jangan lupa di komen.like dan di subscreab ya.. terimakasih..
X x x x x x x x x x