NovelToon NovelToon
Nona Muda Kejam Kesayangan Ku

Nona Muda Kejam Kesayangan Ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Don't Touch

Luna adalah seorang gadis berusia 25 tahun yang dipaksa ibunya untuk menikah dengan mantan kekasihnya yang telah berkhianat, Samuel. Namun maminya berjanji tidak akan memaksanya menikah dengan Samuel dengan satu syarat, yaitu Luna harus memiliki kekasih yang lebih segalanya dari Samuel.

Sangat sulit mencari pria berkelas seperti Samuel tapi Luna tetap tidak akan mau menikah dengannya.

Tanpa disengaja Luna bertemu dengan Rey disaat yang tidak terduga. Muncullah niat Luna untuk memanfaatkan Rey yang ternyata memang mengangguminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Don't Touch, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belanja Bersama

"Penawaran?" tanya Samuel menyeringai sambil menatap Yasmin.

"Ya, aku ingin kita bekerja sama"

"Bekerja sama untuk apa?" Samuel mulai mengernyitkan keningnya.

Yasmin membisikan sesuatu kepada Samuel, Samuel agak terkejut dengan rencana Yasmin.

"Apa kau yakin?" tanya Samuel, Yasmin mengangguk.

"Apa untungnya untukmu?" Samuel menjadi penasaran.

"Pastinya aku akan menjadikan Rey milikku selamanya"

"Hahaha kau menyukai pria rendahan itu?"

Plakkk....

Sebuah tamparan mendarat di pipi Samuel.

"Bila kau mengatakan sesuatu hal yang buruk tentang Rey lagi, aku tak segan-segan akan membunuhmu"

"Hahaha kau sangat sensitif" ledek Samuel, Yasmin hanya melirik sebal.

"Apakah itu artinya saat ini kau berada dipihakku?"

♥️♥️♥️

Hari ini Rey libur dari restauran, ia berencana berbelanja keperluan dapur untuk apartemen Luna.

"Kenapa kau berangkat siang sekali?" tanya Luna heran saat baru keluar dari kamarnya.

"Hari ini aku libur nona, aku ingin ke pasar swalayan untuk membeli beberapa bahan makanan yang sudah habis"

"Begitukah?" tanya Luna lagi sambil membuka lemari es, Rey mengangguk.

"Ya kau benar, lemari es ini sangat kosong bahkan aku tak bisa makan sebuah apel"

Luna berjalan kembali ke kamarnya, Rey hanya tersenyum melihat Luna. Setidaknya pagi ini menjadi lebih baik dengan melihat Luna saja.

"Tunggu aku, aku akan ikut denganmu"

"Hah?" Rey terkejut mendengar apa yang Luna ucapkan.

"Kau tuli?" Luna melirik sinis ke arah Rey, Rey banyak garuk-garuk kepala sambil tersipu malu.

"Tidak nona, aku hanya memastikan apa yang kudengar benar" ucap Rey malu-malu.

Luna hanya menatap sebal dan masuk ke kamarnya. Rey duduk disofa menunggu Luna.

"Ayok kita pergi, kau yang menyetir" Luna berjalan sambil melemparkan kunci mobilnya kepada Rey.

Rey menatap Luna yang terlihat segar dengan balutan kaos lengan pendek berwarna cream polos dan celana jeans dengan sobekan kekinian.

"Tunggu apalagi?" Luna menoleh ke arah Rey yang tidak bergerak dari sofa.

"Oia hihihi" Rey menggaruk kepalanya lalu berjalan mengikuti Luna keluar dari apartemen.

Mereka berdua berjalan beriringan ke dalam lift, ada seorang pria besar keluar dari lift dan hampir menabrak Luna. Dengan sigap Rey menarik lengan Luna dan mendekatkan tubuh Luna ke tubuhnya.

"Maaf saya tidak sengaja" ucap pria itu.

"Tak apa-apa" jawab Rey cepat.

Luna menatap Rey dalam diam, ia juga mencium wangi tubuh Rey yang wangi. Tubuhnya sangat dekat dengan Rey saat itu.

"Nona, ayo kita masuk" ucap Rey, Luna masih belum tersadar. Ia menatap Rey terus menerus membuat Rey menjadi bingung lalu memegang wajahnya dengan satu tangan.

"Apa ada yang aneh dengan wajahku?" tanya Rey, Luna tersadar lalu ia mendorong tubuh Rey agar menjauh darinya.

"Jangan mengambil kesempatan!" ujar Luna ketus, ia selalu menutupi apa sebenarnya dia rasakan.

Luna masuk terlebih dahulu ke dalam lift, Rey berjalan dibelakangnya. Di dalam lift hanya ada mereka berdua.

Bila tak memikirkan harga dirinya Luna sudah mencium Rey tanpa ampun disana.

"Sepi ya" ucap Rey sambil tertawa kecil ke arah Luna.

"Bila ingin ramai pergilah ke pasar" Luna menjawab ketus, Rey hanya menatap Luna. Memuji setiap sudut yang ada di diri Luna.

"Apa?!" Luna merasa risih Rey terus memperhatikannya.

"Kau sangat cantik nona" ucap Rey, ia mendekati Luna lalu mencium pipinya.

Luna sangat kaget begitupun dengan Rey, ia sudah mulai hilang kendali.

"Maafkan saya nona" kata Rey lalu berlutut meminta maaf.

Luna menahan senyum senangnya.

"Aku sedang berbaik hati, aku tak akan menghukummu. Tapi jangan pernah berpikir untuk melakukannya lagi" ucap Luna ketus, ia memalingkan pandangannya dari Rey untuk menyembunyikan perasaannya yang meledak-ledak.

Rey berdiri dan memegang tengkuknya sambil melirik ke arah Luna yang berdiri membelakanginya.

Bila aku tahu nona sedang berbaik hati aku pasti akan memeluknya erat.

Gumam Rey dalam hati. Suatu siang yang menyenangkan pikir Rey.

Mereka sudah sampai di pasar swalayan terbesar di kota itu, Luna menggunakan kacamata hitamnya dan keluar mobil dengan pintu yang dibukakan oleh Rey. Ia sangat cantik bak putri raja masa kini.

Luna berjalan didepan Rey, Rey hanya mengikuti Luna dari belakang. Rey mengambil kereta belanja, Luna menunggunya dipintu masuk. Banyak pria yang memandang kagum pada Luna, namun Luna tidak menghiraukannya.

"Apa yang ingin kau beli?" tanya Luna.

"Sesuatu yang ingin kau makan nona" ucap Rey dengan senyuman manisnya, Luna memalingkan wajahnya menutupi balasan senyuman yang ingin ia berikan pada Rey.

Rey melihat seorang wanita muda yang hendak mengambil barang di rak atas namun tidak sampai. Ia segera menghampiri wanita itu dan menolongnya, wanita itu terlihat terus memperhatikan Rey.

"Terima kasih" ucap Wanita itu sambil tersenyum.

"Ya sama-sama, enyahlah. Dia datang bersamaku!" Luna menghampiri Rey dengan wajah yang marah.

Wanita ia menundukkan wajahnya lalu pergi, Rey bingung melihat sikap Luna.

"Jangan besar kepala dan jaga sikapmu itu!" Luna berkata dengan ketus, Rey hanya menurut sambil geleng-geleng kepala.

Luna menarik tangan Rey, mereka berjalan beriringan seperti sepasang suami istri sungguhan.

Tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya sedang kesulitan membawa keranjang belanjaannya. Rey berlari membantunya.

"Tunggu disini nyonya aku akan mengambilkanmu kereta belanja" ucap Rey, wanita itu tersenyum.

Dari jauh Luna menganggumi Rey yang sangat baik dan suka menolong orang.

"Ini nona, sini biar aku bantu memasukan belanjaanmu" ucap Rey, wanita itu tampak senang.

"Terima kasih, kau adalah pemuda yang baik. Apa kau sudah menikah?" Tanya wanita itu, Rey tersenyum malu.

"Sudah nyonya, itu istri saya" Rey berkata dengan suara pelan sambil melirik ke arah Luna.

Wanita itu melihat ke arah Luna lalu mengangguk-angguk dengan senyuman.

"Dia sangat beruntung memiliki mu" ucap wanita itu lalu mendorong kereta belanjaannya menuju kasir.

Sekali lagi ada seorang wanita yang tengah bingung memilih ayam segar. Wajahnya tampak ragu untuk mengambil beberapa ekor ayam broiler di depannya.

"Ini nona, masih segar. Bisa dilihat dari kulit dan disentuh dagingnya" Ucap Rey sambil menyerahkan ayam pilihannya.

"Terima kasih, wah kau sangat tampan" kata wanita itu malu-malu.

Luna terlihat jengkel tapi kali ini ia menahan dirinya karna tadi dia sudah lepas kendali.

"Sama-sama nona" ucap Rey sambil tersenyum.

"Apa aku boleh meminta nomor ponselmu?" tanya wanita itu dengan nada genit.

Luna menahan napasnya kuat, ia berusaha mengendalikan rasa kesalnya.

"Hah, hehehe untuk apa?" Rey seperti dalam situasi yang tidak menyenangkan untuknya, ia bingung untuk menolak permintaan wanita itu.

"Ayolah berikan aku nomor ponselmu" ucap wanita itu sambil memegang lengan Rey.

Meledak sudah kekesalan Luna, ia memegang tangan wanita itu dan melepaskannya dengan kasar.

"Bisakah kau tidak menyentuh suamiku!?"

1
Sherin Loren
astaga thor,bertahun2😭
Dhefine Armelsa: minta maaaaaf 😭😭
total 1 replies
Sherin Loren
astaga thor udah lama bangetttt
Dhefine Armelsa: Bismillah yak
total 3 replies
Suriadi Sukri
apa Rey lakii laki oon ya
Rum Qodry
author nya kemana nih... lgi donk...
Sherin Loren
authornya ilang
Gunawan
thor,apa novel ini udah habis cerita ya.
Gunawan
lanjutkan jgn lama lama
Agus Sinurat
😂😂 Bobby ikon
Andini Rahayu
visual Rey Kim seokjin BTS kan ☺️
Bujanglapuk Lapukk
koq up nya lma bnget sih thor
Sherin Loren
thor,next plis
Sherin Loren
lanjut thor,jangan lama2
Kalumpangraya Yetno: udah ada kka tpi masih di review
total 1 replies
Sherin Loren
mana thorr😭
Nur Illiyyan
ini si Sam bilangnya cinta Yasmin tpi masih selalu nguber Luna,nanti ditinggalin Yasmin baru nangis kejer
Jari setan
panggilan alay najis
Bujanglapuk Lapukk
lnjut thor...hadir..
Sherin Loren
lanjutttt
Bujanglapuk Lapukk
lnjut thor semngat
Sherin Loren
g ad yasmin dan sam agak sepi ya🤣
Sherin Loren
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!