NovelToon NovelToon
Tak Kan Kulepas Lagi

Tak Kan Kulepas Lagi

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: fieThaa

Jalinan kasih sejak di bangku sekolah, membuat Dirga dan juga Niar memantapkan hati untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Saling melengkapi menjadi alasan yang kuat untuk Dirga meminang pujaan hatinya.

Di malam itu, Dirga membawa Niar ke rumahnya. Tujuannya untuk dikenalkan kepada kedua orangtuanya. Namun, keadaan berkata lain. Dirga ternyata sudah mempunyai calon istri yang orangtuanya rahasiakan darinya. Dan besok, mereka akan menikah.

Kabar yang sungguh mengejutkan, bukan. Datang dengan rona bahagia dan pulang dengan rasa sesak di dada. Itulah yang Niar rasakan. Dengan senyuman penuh luka, Niar menatap manik mata Dirga dan berkata, "aku lepaskan kamu untuk perempuan itu."

Apakah Niar benar-benar rela melepaskan Dirga sepenuhnya? Atau mereka memiliki ikatan cinta yang kuat, yang membuat mereka tidak bisa terlepas satu sama lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bahagiakan Dia

Pelukan tangan Dirga perlahan mengendur dan semua orang berteriak. Niar yang sedari tadi diam dengan air mata yang sudah membasahi pipinya menoleh ke arah belakang.

"Ay!" teriaknya.

Kenan langsung membawa tubuh bosnya ke mobil dan dibantu pihak keamanan di sana. Wajah Dirga terlihat sangat pucat.

"Ay, bangun, Ay. Jangan tinggalin aku," ucap Niar dengan air mata yang terus berjatuhan.

Kenan hanya menghela napas kasar, bosnya benar-benar banyak berkorban untuk mendapatkan cintanya. Nyawanya siap untuk dia pertaruhkan demi Niar.

Setelah sampai rumah sakit, Dirga langsung ditangani oleh dokter dan masuk ke IGD terlebih dahulu. Niar dan Kenan yang menunggu Dirga di luar ruangan. Mereka hanya dapat berharap yang terbaik.

Dokter keluar dari IGD, Niar dan Kenan pun menghampiri dokter. "Luka yang diderita pasien belum sepenuhnya sembuh, dan hari ini terlalu banyak gerakan-gerakan yang menyebabkan luka itu semakin parah."

"Tadi pasien menuruni anak tangga dok, dari lantai 17 hingga ke lantai 1."

Ucapan Kenan mampu membuat Niar terdiam, Dirga seperti ini karenanya. Karena mengejarnya, egois memang dirinya.

"Pantas saja, pasien harus istirahat total dan pengecekan luka secara berkala. Diluar lukanya memang sudah sembuh, tapi luka dalamnya masih belum sembuh sepenuhnya."

"Baik, Dok. Berikan perawatan yang maksimal untuk pasien. Saya akan mengurus administrasinya dulu."

Setelah Kenan dan dokter pergi, Niar terduduk di lantai sambil bersandar di dinding. Penyesalan dan penyesalan yang Niar rasakan. Jika, Niar menanyakan terlebih dahulu kepada Dirga, ini semua tidak akan pernah terjadi.

Kenan menghampiri Niar, dia ikut duduk di lantai. Menunggu Dirga dipindahkan ke ruang rawat.

"Bahagiakan dia, terlalu banyak luka yang dia pendam sendiri. Terlalu lama pengorbanan yang dia lakukan untuk menemui kebahagiaannya. Kebahagiaannya cuma satu, yaitu kamu," imbuh Kenan yang berbicara layaknya teman.

"Lima tahun adalah waktu yang tidak sebentar. Dan banyak merubah Dirga dalam banyak hal. Hanya satu yang tidak berubah dari Dirga, yaitu cintanya untuk kamu."

"Hidup seorang diri, berjuang seorang diri hingga dia bisa besar seperti ini karena dia selalu berjuang. Dan menjadikan kamu tujuan hidupnya. Dia harus sukses dengan usahanya sendiri agar bisa meminang mu dan layak menjadi suami yang memiliki segalanya untuk mu."

Hati Niar terenyuh mendengar ucapan dari Kenan. Air matanya tak hentinya menetes. "Jangan pernah percaya akan perkataan orang lain. Percayalah apa yang dikatakan oleh Dirga. Karena dia tidak akan pernah mengkhianatimu."

"Maaf, Pak, Bu. Di sini ada yang bernama Niar?" tanya salah seorang perawat.

"Saya sus."

"Ikut saya, Bu. Pasien ingin bertemu dengan Anda."

Niar masuk ke dalam IGD, Dirga terbaring lemah di ranjang. Wajahnya masih pucat.

"Ni-Niar."

Niar sangat melihat kesakitan yang Dirga rasakan, dia menghampiri Dirga dengan tetesan air mata. Matanya sudah sembab dan hidungnya sudah memerah.

"Jangan menangis lagi," ucapnya dengan menahan sakit.

Dirga mencoba menghapus air mata Niar namun, tangannya tak sanggup diangkat terlalu tinggi. Niar pun menggenggam tangan Dirga dan meletakkannya di pipinya yang sudah basah.

"Aku sayang kamu. Aku cinta kamu. Hanya kamu yang ada di hatiku. Hanya kamu yang ingin aku miliki," kata Dirga dengan menatap lekat manik mata Niar.

"Jangan pernah meragukan cintaku, Sayang. Cintaku sangat besar untuk kamu, hanya untuk kamu."

Niar mengangguk pelan, dan mencium punggung tangan Dirga. "Aku juga sangat mencintaimu."

****

Semoga terhibur ....

Jangan lupa like dan komen dan ❤️

1
Sonia Putri
banyak typo thor
Sonia Putri
flash back nya Dirga kok bisa bercerai kok gak dijelaskan diatas
Yuni Ngsih
ko ......di potong lg Thoooooor 🙈🙈🙈
Symsnr_
ditamatkan saja ceritanya kalau sdh tdk ada kata" lagi
Symsnr_
huh.. berulang lagi
. bosaan
Symsnr_
ini berlangsung lagi. sy sdh tdk baca bosan sy hanya menskrol spy cepat berlalu
Symsnr_
kenapa setiap bab hrs berulang 2-3 kali. membodanksn
Symsnr_
apa sdh kehabisan kata" yg untuk diceritakan syg harus berulang lagi
Symsnr_
pengetikan cerita yg berulang ulang sangat membosanksn
Yuni Ngsih
waduh Thooor ko ....ada ulang lg....ulang lg 😇
Yuni Ngsih
kereeeen Thoooor ceritranya
Yuni Ngsih
kasian mbok Septi rasain lu....
Yuni Ngsih
dasar mertua goblog ....bodoh...😡🤬😡
Yuni Ngsih
Mertus kejam ceritrs nyata Thoooor, masih ada da Mertua yg ky gitu ....sekarang ....ceritra ini banyak fakta nyata ,mknya sbg perempuan hrs kuat di Aqidah jg kita yakin adanya Allah maha pengasih ,penyayang ,pelindung ....🤲🤲🤲👍👍👍💪💪💪🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Halimah lim
bukanya mamahnya namanya Septi ya
Symsnr_
Buruk
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
mak mak doyan novel
Reni, Sisi, Nera dan Bila? ketiga sahabat niar? itu kn 4 nama?
Imelda Mell Lele
hahaha...
Imelda Mell Lele
aq setuju thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!