NovelToon NovelToon
Menuai Benih Idaman

Menuai Benih Idaman

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:25.5k
Nilai: 5
Nama Author: HAHA(H&F)

Sreya berhasil mendapatkan seorang anak hasil dari ia mencuri benih pria yang menjadi idamannya. Ia ingin hidup bahagia bersama anak yang dilahirkan dan dibesarkannya dengan penuh perjuangan, namun takdir yang sangat rumit harus ia hadapi, dimana ia tidak bisa menghindari pertemuan dengan ayah kandung anaknya. Bagaimana kisah Aya? Ikuti kisah selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HAHA(H&F), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Setelah melihat karangan bunga itu, Aya semakin membenci Meda. Ia meminta pada kurir untuk mengembalikan pada pemesan.

"Saya tidak akan menerima karangan bunga ini, silahkan kembalikan pada pengirim nya" minta Aya.

"Tapi nona, barang yang sudah di beli tidak bisa dikembalikan, jadi nona harus menerimanya dan tanda tangan di sini" minta kurir sambil menyodorkan bukti pengiriman.

Meda mendekat pada Aya yang berseteru dengan kurir, "Apa kamu tidak suka dengan karangan bunganya, atau mau ku kirim yang lebih besar lagi?" ucap Meda menggoda Aya.

"Kembalikan karangannya pada dia pak, aku tidak akan menerimanya sampai kapanpun!" amarah Aya yang diluapkan pada kurir.

Pak Kurir mengejar Aya yang meninggalkannya, namun dihentikan oleh Meda, "Biar saya tanda tangani" minta Meda.

"Anda siapanya nona itu?"

"Ayah dari anaknya" jawab Meda penuh percaya diri.

"Ah, berarti anda keluarganya, anda sangat romantis, memberikan karangan bunga untuk istri anda" ucap kurir penuh kagum.

Karena ucapan sang kurir, Meda tersenyum manis, dan berharap doanya menjadi kenyataan. Berkumpul menjadi sebuah keluarga kecil bersama wanita yang mulai ia cintai dan buah hati yang diidamkan keluarga besarnya.

Para tamu mulai berdatangan, usaha Pak Barni telah berhasil, sehingga halaman dan juga di dalam hotel padat dengan pengunjung.

Walaupun ada sedikit kendala, acara berjalan dengan lancar, band yang baru, berhasil memeriahkan pembukaan hotel Aya.

"Tibalah saatnya, peresmian hotel Gutama, nona Sreya dipersilahkan" tunjuk MC.

"Terimakasih kepada para tamu yang hadir telah memeriahkan acara peresmian hotel Gutama, saya akan menceritakan sedikit tentang hotel kami"

"Dulu hotel ini dikelola oleh ayah saya, banyak sekali kenangan yang tersimpan, hingga kematiannya kejayaan hotel ini meredup, saya yakin dengan dibukanya kembali dengan banyak perombakan kenangannya tidak akan hilang, justru kenangan baru akan tercipta"

"Ada informasi penting, promo menginap gratis selama satu Minggu, bagi 1 orang pemenang yang akan diundi setelah ini, dan masih banyak promo yang lainnya, silahkan bisa dilihat di brosur yang telah kami bagikan"

Setelah menyampaikan pidatonya, Aya lalu memotong pita sebagai simbol dibukanya kembali hotel Gutama serta pengundian hadiah utama.

Meda yang masih di sana juga telah memasukkan namanya di dalam fish bowl pengundian.

Aya meminta Sian untuk mengambil satu nama rahasia dari dalam fish bowl.

"Sian sayang kesini nak, ayo ambilkan satu gulungan kertas!" minta Aya pada Sian dari atas panggung.

Sian berlari memenuhi permintaan Aya.

Ia mengambil satu gulungan kertas, langsung diberikan pada Aya.

"Ini ma" kata Sian menyodorkan gulungan kertas.

"Terimakasih sayang, kita buka bersama ya, siapa ya kira-kira seseorang yang beruntung hari ini?, Karena saya sendiri yang akan menemani dan melayani tamu istimewa kita selama seminggu ke depan" jelas Aya menambah tegang suasana.

Ketika gulungan kertas dibuka, raut muka Aya seketika berubah, ia ingin membuangnya jauh-jauh.

"Ehm, karena namanya tidak terbaca kita ambil satu nama lagi ya" hindar Aya karena tak ingin nama yang beruntung itu menikmati hadiah utama.

"Tunggu! Jika benar tidak terbaca coba perlihatkan, tidak adil jika kita semua tidak mengetahui nya" teriak salah satu pengunjung.

"Iya benar, kita ingin keadilan" tambah sahutan dari pengunjung yang lain.

Karena para pengunjung protes, Aya tidak bisa mengelak lagi, Lalu pengunjung terdekat dengan Aya mengambil gulungan kertas dan langsung meneriakkan nama dengan sekali sebut.

"MEDA!"

"Wah ternyata terbaca, kenapa tadi dia bilang tidak terbaca"

"Curang, curang, tidak adil"

"Maaf maaf saudara saudara sekalian, tadi saya lupa pakai softlens dan tulisan nya terlalu kecil sehingga tidak terbaca, jadi pemenangnya adalah saudara Meda, silahkan naik ke panggung untuk berfoto bersama" dalih Aya menenangkan para pengunjung.

Mendengar namanya disebut, Meda bergegas naik panggung memenuhi panggilan Aya. Namun jarak ia berdiri dari panggung cukup jauh sehingga membutuhkan waktu melewati kerumunan pengunjung

"Tuan Meda!, Meda!, jika tidak ada kita nyatakan gugur, tiga...dua...sa..." kata Aya berusaha agar Meda tidak berhasil mendapatkan hadiah menginap di hotel nya selama satu Minggu.

"Saya di sini" teriak Meda yang sudah sampai di depan panggung.

"Silahkan naik ke panggung" ucap Aya memperlihatkan ketidaksukaan.

Meda menghampiri Aya juga Sian yang berada di panggung. Hanya senyum terpaksa yang dapat ia berikan di hadapan para pengunjung.

"Memang berjodoh" bisik Meda ke telinga Aya.

"Untuk seminggu ke depan kita akan selalu bertemu, aku tidak sabar menantikannya" tambahnya dengan suara rendah.

Aya hanya membalasnya dengan senyum kecut.

Di dalam hatinya, berkata untuk seminggu ke depan ia akan mencari pengganti yang mau menemani dan melayani tamu VIP, pemenang hadiah menginap gratis.

"Sudah selesai fotonya silahkan kembali, dan hotel kami akan menjemput anda sebagai tamu VIP pertama yang akan menikmati kenyamanan fasilitas dan pelayanan di hotel kami" cakap Aya bertujuan mengusir Meda agar secepatnya turun dari panggung.

Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kemeriahan acara hingga semua pengunjung meninggalkan hotel dengan hati senang.

Di restoran hotel, "Kita rayakan keberhasilan acara tadi, tepuk tangan untuk semua orang, kerja keras kalian patut untuk di apresiasi, bonus akan saya tambahkan untuk bulan depan" jelas Aya pada semua karyawan, termasuk Jinrua, Sizu, Yansi yang sudah dianggap keluarga oleh Aya.

Mereka makan malam bersama sebelum menyambut tamu baru pada esok hari.

"Sepertinya Sian dan Yansi sudah mengantuk, kak Sizu boleh aku minta tolong antarkan Sian untuk tidur?" minta Aya pada Sizu istri Jinrua.

"Besok Sian harus sekolah, sekarang harus tidur, diantar Tante Sizu ya" perintah Aya pada Sian.

"Iya ma, Sian tidur dulu, selamat malam paman Jin, selamat semua nya" pamit Sian pada semua orang yang sedang makan malam.

"Aku sedikit heran, kenapa dia yang terpilih, padahal kalau secara logika, puluhan nama di tempat itu, tapi kenapa nama dia muncul pertama kali, sepertinya ini yang di sebut dengan karma" gumam Jinrua pada Aya.

"Tidak, tidak bisa, karma bisa dihindari, sehingga kamulah yang bertanggung jawab menemani dia seminggu ke depan" tunjuk Aya.

"Tidak bisa, aku sangat sibuk seminggu ke depan ada proyek baru yang mulai berjalan" jawab Jin meninggalkan Aya dari meja makan.

"Jin jangan kabur kamu, pokoknya kamu yang menemani dia, aku tidak mau" teriak Aya menolak.

"Akan aku buktikan kalau aku tidak mendapatkan karma apapun, Sian sudah aman, dia tidak mungkin bisa merebutnya dari ku" kata hati Aya.

Setelah perjamuan makan malam itu, semua karyawan pulang ke rumah mereka masing-masing. Tinggallah pak Barni dan penjaga malam, karena memang hotel belum mendapatkan kunjungan tamu yang menginap.

Aya menyiapkan diri untuk profesional menghadapi Meda besok, dia tidak akan menganggapnya sebagai ayah biologis Sian.

1
abcdefg
cerita bagus dn menarik🔥🔥🔥🥰
pliss lanjut ceritanya dong Thor 🙏🏻🥰
abcdefg
lanjut Thor pliss🙏🏻☺️
Zuhana
ljt thor
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Idahas
mudahan hasilnya negatif, neg liat keluarga meda
Idahas
waduhh..sian
Fenti
semangat kak, masih mau nyicil.. jika berkenan mampir dinovelku🙏😁
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Viana: 🙏🙏👍👍👍🤗🤗🥰🫰
total 1 replies
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Viana: terimakasih dukungan nya Kaka🥰🥰
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Viana: 👍👍👍💪💪🔥🔥🥰🥰
total 1 replies
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Viana: 👍👍👍💪💪💪🔥🔥🔥🥰🥰🥰
total 1 replies
Wiar
lanjut Thor 👍
Viana: oke kak👍🥰
total 1 replies
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Viana: lanjutkan 🫰🥰
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Viana: siap Kaka, di tunggu lanjutannya 🥰🫰👍
total 1 replies
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Viana: di tunggu Kaka, 🫰🥰
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Viana: siap Kaka, makasih dukungannya, tunggu lanjutannya 🥰
total 1 replies
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Viana: siap Kaka, di tunggu ya🥰
total 1 replies
I'm site
semangat thor jangan lupa mampir baca novelku ya 😍
Viana: terimakasih atas dukungannya kak 🥰 siap Kaka🫰
total 1 replies
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Viana: siap Kaka👍, terimakasih dukungannya, ikuti terus kisah selanjutnya 🥰🥰
total 1 replies
Wiar
🔥🔥🔥🥰🥰🥰👍👍👍
Viana: terimakasih dukungan nya 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!