NovelToon NovelToon
Jangan Sebut Anak Ku Anak Haram

Jangan Sebut Anak Ku Anak Haram

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Berbaikan / Tamat
Popularitas:362.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meylani Putri Putti

kunjungi ig author Meylani_ Lindak untuk melihat karya author lainya

Enam bulan di tinggalkan karena tugas ke salah satu negara konflik. Rafli yang notabene seorang prajurit militer mendapati sang istri hamil tiga bulan.

lalu anak siapa yang tengah di kandung Zakira sang istri.

Temukan jawabannya

Jangan Sebut Anakku Anak Haram

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

"Tapi Bu, Denisha itu sangat mencintai Rafli. Bahkan dia sudah menunggu Rafli sampai saat ini." Bu Rita masih berusaha membujuk bu Syntia.

"Tidak bisa! Makan cinta itu gak bikin kenyang. Lagi pula, saya takut cucu saya terkena penyakit yang sama dengan cucu anda."

"Bu yang memiliki penyakit itu Zakira, istri Rafli. Bukan keturunan kami Bu. Ibu lihat sendiri kan anak saya ganteng gagah begini."

Bukan main malu nya Rafli saat itu melihat bu Rita yang terlihat terlalu memaksakan kehendaknya.

"Sudahlah Bu,jangan di paksakan," bisik Rafli.

" Bu,saya itu bukan orang bodoh, nyatanya anak pertama Zakira yang katanya bukan anak Rafli itu tak menderita penyakit itu kan, itu berarti si Rafli ada apa-apanya. Pokoknya saya menolak dengan tegas."

Bu Rita mengerutkan bibirnya.

"Ayo Rafli kita pulang saja." Bu Rita sebenarnya ikut malu atas penolakan itu. Karena itu dia tak bisa lagi berkata apa-apa.

"Iya Bu."

Rafli berdiri Kemudian mendorong kursi roda bu Rita.

"Permisi Tante," kata Rafli dengan suara yang lirih karena malu.

Rafli mendorong kursi roda bu Rita hingga tiba di teras rumah.

Kebetulan saat itu mobil Denisha tiba di halaman rumahnya.

Dia buru-buru turun karena melihat Bu Rita dan Rafli yang hendak memasuki mobil mereka.

"Tante!" panggil Denisha

Denisha berjalan cepat menghampiri mereka.

"Tante kenapa pulang. Bagaimana hasil lamarannya?"

Bu Rita mengerucutkan bibirnya.

"Mami kamu tidak menerima Rafli. Bahkan katanya Rafli tidak bisa membahagiakan kamu dengan gajinya yang sekarang ini."

"Iya tapi aku kan juga punya penghasilan, aku siap menerima Rafli apa adanya."

"Denisha! Bicara apa kamu! Seperti tidak ada laki-laki lain saja ayo masuk!" Bu Sintya menyahut dari arah belakang

Denisha menoleh ke arah Bu Syntia.

"Tapi Mami! Aku … "

"Ayo masuk!"

Mau tak mau Denisha masuk bersama bu Sintya.

"Ingat ya Denisha, kamu nggak boleh menerima lamaran dari seorang laki-laki yang sudah menyia-nyiakan anak dan istrinya. Nanti kamu juga di sia-siakan olehnya, "

"Tapi Mami…,"

"Sudah masuk! . Masih banyak laki-lakinya lain dari pada kamu menikah dengan seorang duda yang bermasalah dengan istrinya ."

Bruk ..pintu rumah bu Syntia di tutup dengan kasar

Rafli dan bu Rita merasa semakin malu dan kecewa.

"Sudah puas Bu. Ternyata semua ini tak sesuai dengan ekspektasi kan?" Kata Rafli dengan sinis.

Bu Rita menundukkan wajahnya.

"Sekarang apalagi yang Ibu inginkan. Rumah tangga Rafli sudah hancur, orang-orang juga sudah tahu jika yang membawa penyakit itu dari bibit keluarga kita Bu. Dan aku rasa gak akan ada wanita yang mau menikah dengan aku."

Rafli tersenyum sinis.

"Mungkin sudah takdir aku seperti ini. Ya sudahlah yang penting ibu bahagia, aku sudah mengorbankan kebahagiaanku dan kebahagiaan keluargaku."

Rafli membantu Bu Rita berdiri kemudian membawanya masuk ke dalam mobil. Setelah itu ia melipat kursi roda dan memasukkannya ke dalam mobil.

"Sekarang kita mau ke mana Bu. Apa ada wanita lainnya selain Denisha yang akan Ibu jodohkan padaku. Karena jujur saja sebagai laki-laki normal aku juga butuh seorang istri untuk menyalurkan kebutuhan biologis ku. Kalau tidak ada wanita yang mau menikahiku, apa aku harus berzina untuk memenuhi kebutuhan biologis ku?"

Lagi-lagi kata-kata Rafli berhasil membungkam mulut Bu Rita.

Mereka pun pulang dengan membawa perasaan malu dan kecewa.

Sepanjang perjalanan keduanya hanya diam karena sudah larut dalam pikiran masing-masing.

***

Karena keinginan Aufar yang begitu besar untuk bersekolah. Keesokan harinya Zakira mendaftarkan Aufar di sebuah taman kanak-kanak.

Sebenarnya anak seusia Aufar, belum memenuhi syarat untuk masuk ke taman kanak-kanak. Namun karena yakin akan kemampuan Aufar, Zakira memantapkan hati menghadap

kepala sekolah.

"Saya bermaksud untukmu mendaftarkan anak saya di sekolah ini Bu," ucap Zakira ketika berada si hadapan kepala sekolah.

Kepala sekolah memperhatikan Aufar.

"Memangnya usia anak ibu berapa ya?"

"3 tahun 6 bulan bu."

"Wah masih terlalu kecil Bu. Masuk ke pra sekolah saja."

"Ehm, Tapi dia maunya sekolah yang bisa baca tulis Bu."

"Maaf Bu kalau umurnya segini dia pasti nggak bisa menyeimbangkan kemampuannya dengan anak-anak yang sudah berada di tingkat taman kanak-kanak."

"Oh untuk masalah itu Ibu tenang saja. Anak saya sudah bisa baca- tulis kok, bahkan ia sudah bisa berhitung sampai angka 1000 bahkan lebih."

Ibu kepala sekolah menyerngitkan keningnya. Melihat wajah Aufar yang masih begitu cute.

"Baiklah kalau begitu saya tes ya Bu."

Ibu kepala sekolah mengambil sebuah buku untuk mengetes Aufar.

"Halimah." Aufar membaca nama yang tertera pada name tag yang tergantung di dada bu kepala sekolah. Bu kepala sekolah langsung menoleh ke arah Aifar.

"Apa Sayang. Kamu bisa baca nama saya?" tanya bu kepala sekolah.

"Bisa Bu," jawab Aufar.

"Struktur organisasi Taman kanak-kanak Harapan Bunda," sebut Aufar sambil mendongkakkan kepalanya membaca papan putih yang ada di belakang buku kepala sekolah.

"Hah, Dia bisa membaca dengan lancar?" Tanya bu Halimah sedikit kaget.

Zakira tersenyum.

"Aufar coba baca ini Nak." Nu Halimah kembali mengetes Aufar dengan menyuruhnya membaca salah satu buku."

"Saya suka membaca, membaca jendela ilmu." Aufar membaca tulisan tersebut dengan lancar.

Bu Halimah tersenyum kemudian menyodorkan buku berhitung.

"Coba hitung ini Aufar."

Dengan sekali pandang, Aufar bisa mengerjakan soal pertambahan dan pengurangan.

Wah hebat Aufar pintar sekali.

"Jadi Aufar di terima ya Bu?"

"Iya Bu. Sebenarnya kalau Aufar sudah sepintar ini dia bisa langsung masuk SD. Namun karena umurnya terlalu kecil, dia masuk kelas O besar saja ya," usul kepala sekolah.

"Alhamdulillah, iya Bu. Terima kasih karena sudah menerima Aufar bersekolah di sini."

" Oke Bu. Besok Aufar sudah bisa masuk sekolah ya."

"Terima kasih bu guru," ucap Aufar.

"Iya Sayang."

"Kalau begitu ayo kita pulang, Sayang."

Zakira bahagia karena kini Aufar sudah bisa bersekolah.

1
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
baguuuuuuusssss .... 👏👏👏👏👏😍😍😍😍😍🌹🌹🌹🌹🌹
biarpuuuuuuuunnnn banyak typo 🤭, tp cerita nya jadi pembelajaran buat kita ....
semangat terus, kak othor ✊️💪🏻💙🌹
👑Meylani Putri Putti: sama neng gemoy
total 1 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
💙💙💙 happy ending 💙💙💙
trmksh kak othor .... 😍🌹
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
spt nya jadi deh nih Rafli nikah sama Denisha ....
secara Denisha udah punya anak, jadi gak usah lagi dari Rafli krn khawatir menderita thalassemia....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Minus 1 hari .... pas malam Zakira diperkosa 🤔
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tuh bu Rita ... akibat sikap ibu yg jahat ke anak, menantu dan cucu ... akhirnya malah anak sendiri yg menderita....
harusnya jangan cuma Rafli yg menderita, kak othor .... .tp bu Rita juga harus lebih menderita ... krn mulut nya itu emang jahat banget !!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Raymond so sweet banget siiiiiiii ........ 💙💙💙💙💙🌹🌹🌹🌹🌹
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
siap2 bikin baju baru .... buat kondangan mantenan Raymond dan Zakira .... 😅😅😅
👑Meylani Putri Putti: 🥰🥰🥰🥰 iya neng gemoy sayang
total 1 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
oh ... barti Raymond mendapatkan hidayah nya waktu dia suka dtng ke pesantren ya ... dan akhirnya jadi mualaf ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Raymond keliatannya lebih tulus mencintai Zakira ...
mungkin waktu itu penyakit schizophrenia nya yg membuat dia jadi "jahat" krn gak bisa mengendalikan diri ..
tp ada "halangan" yg lbih besar antara Raymond dan Zakira .... yaitu keyakinan yg berbeda... mungkin itu yg harus disatukan dulu..
Zakira emang sebaiknya sama Raymond aja ... dibanding balik sama Rafli yg cemen dan belom lagi bu Rita yg jahat ... jauh2 aja deh sama keluarga toxic begitu ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
siapa Anita, kak othor ?
bukannya sekretaris yg dibunuh namanya Sinta ya ?
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
kalo kata2nya "sempat dikremasi", barti sudah dilakukan ...
mungkin harusnya kata2nya "sempat AKAN dikremasi"..

*cmiiw
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mirip Reymond ya ??? 🤔
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
gih pergi sana yg jauh ya bu, jangan pernah balik lagi .... hush .... hush
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
baguuuussss Zakira 👍👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹🌹💙💙💙💙💙
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mudah2an Zakira gak tergoda buat balik ke Rafli ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
owalaaaaa ... ternyata dari awal juga sebenernya bu Rita udah tau kalo Rafli menderita thalassemia ... tp kmrn emang dasarnya jahat .... malah memutarbalikkan fakta dgn menuduh Zakira ....
emang bu Rita asliiiik jahat banget mak lampir !!!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
nah ... buruan ketauan deh ... bahwa thalassemia nya Akbar sebetulnya dari Rafli ....
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
ternyata sebetulnya Rio gak segitu cinta ke Zakira ..... gada perjuangan sama sekali 🤦‍♀️🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tambah lagi .... ibu yg koplak dan anak laki2 yg melempem ..... 🤦‍♀️
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
mulutnya bu Rita ini musti di sumpel pake ulekan ....
jahat banget omongannya ...😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!