Usia 17 tahun dihadapkan dengan masalah pernikahan yang dilandaskan perjodohan. Sebuah pernikahan rahasia. Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia?
///
Ternyata calon suamiku merupakan pria yang menyaksikanku diputuskan pacarku saat memergokinya selingkuh.
///
Di sisi lain pria itu terpaksa menggantikan sang kakak untuk menerima perjodohan demi mendapatkan kebebasan. Dan ternyata sahabatmu menyukai instrimu. Apa yang harus dilakukan? Mendukung? Mencegah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rtgnda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31
Fariz melepas genggamannya saat sudah berada di luar. Hamdan dan Deshi sudah menunggu mereka di luar. Tetapi pemandangan ketika mereka saling berpegangan sudah dilihat Hamdan dan Deshi melalui cctv gedung saat mencari Sava. Sebab itulah Deshi dan Hamdan menunggu Fariz dan Sava di luar.
"Nona Sava sudah puas berkeliling? Mau saya ambilkan foto di depan museum ini?", ujar Hamdan.
"Hmm boleh. Mau aku pamerkan ke orang rumah dan sahabatku nanti", jawab Sava sambil memberikan kameranya ke Hamdan.
Setelah Hamdan mengambil beberapa foto Sava, ia menggoda Fariz.
"Nona Sava hanya foto sendiri? Tidak mengajak tuan?", tanya Hamdan.
"Tuan berdirilah di samping nona Sava", lanjutnya.
Sava menggeleng-geleng kepala sambil berbisik, "Jangan".
Hamdan tersenyum licik kemudian menarik tuannya untuk berdiri di samping istrinya.
Jepret.
Foto pertama Sava dan Fariz berdiri canggung. Ada jarak diantara mereka. Ekspresi wajah Sava tersenyum ke kamera sementara Fariz dengan muka datar khasnya.
Hamdan mendekati sepasang suami istri baru menikah 2 hari itu kemudian menghapus jarak diantara keduanya.
Jepret.
Foto kedua Sava dan Fariz masih berdiri canggung tetapi tidak ada jarak diantara mereka. Namun ekspresi keduanya datar. Tidak ada senyuman di wajah mereka.
Hamdan menghela napas kasar kemudian berkata, "Tuan muda Fariz Adil Nasution romantislah sedikit, selama di dalam tadi tuan terus menggenggam tangan nona Sava. Jadi perlihatkan pada kami keromantisan kalian".
Setelah digoda Hamdan Sava dan Fariz malah saling menjauhkan diri.
Hamdan mendekati Sava dan Fariz, ia melingkarkan tangan kanan Sava ke tangan kiri Fariz seolah Sava sedang memeluk lengan suaminya itu. Kemudian menempelkan kepala Sava ke lengan Fariz. Jarak tinggi keduanya lumayan jauh. Tinggi Sava tidak sampai sebahu Fariz. Jadi ketika Sava menatap Fariz ia harus mendongakkan kepalanya. Begitu juga sebaliknya, Fariz harus menunduk menatap Sava.
Sava dan Fariz hanya menurut pasrah mengikuti arahan Hamdan.
Jepret.
Foto ketiga Sava memeluk tangan Fariz dan menempelkan kepalanya ke lengan Fariz tetapi menatap ke tanah. Sementara Fariz memalingkan wajahnya ke sebelah kanan.
Hamdan tersenyum menatap hasil foto ketiga. Ada sedikit kepuasan tersendiri setelah ia mengerjai atasannya itu.
"Tu..", kalimat Hamdan terputus saat ia melihat tuan serta istrinya masih dalam posisi tadi. Ia tertawa lirih kemudian berkata, "Ekheemm.. Tadi awalnya malu-malu, sampai harus saya arahin. Lihat sekarang. Tuan Fariz dan nona Sava terus menempel seperti ini padahal saya sudah selesai mengambil foto".
Mendengar ucapan hamdan Sava dan Fariz menatap satu sama lain yang akhirnya tatapan mata mereka bertemu kemudian saling menjauhkan diri.
"Tujuan kita selanjutnya kemana tuan? ", tanya Hamdan mencegah situasi canggung kembali terjadi.
"Jam berapa sekarang? ", tanya Fariz.
"Hampir jam 5 tuan", jawab Hamdan.
"Kita ke lapangan merdeka saja, di sana banyak jajanan apalagi saat malam hari", jelas Fariz.
Sava kegirangan kemudian berlari kecil menuju mobil.
Sava yang terlalu bersemangat tidak bisa menyembunyikan ekspresinya, ia tidak henti-hentinya terus bertanya. Pada akhirnya mood Sava rusak karena Fariz mengacuhkannya.
"Lapangan merdeka itu seperti apa? Ada apa saja di sana? Apa di sana seru? Katanya ada makanan tadi. Ada makanan apa saja? Makanan tradisional ada? Apa makanan terenak di sana? Kamu suka makan apa?", tanya Sava panjang lebar.
Fariz asyik bermain game di ponselnya. Fariz tidak sadar kalau Sava sedang berbicara dengannya.
mudhn ceritanya masih lanjut,semangat ya buat author nya💪💪💪
giliran faris udah bucin sava malah nyebelin