NovelToon NovelToon
Pesona Sang Pewaris

Pesona Sang Pewaris

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Anak Yatim Piatu / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: myafa

Liam datang untuk meminta hak atas restoran yang dibangun orang tuanya. Sayangnya, ibu tirinya tidak mau memberikan pada Liam. Dia merasa anaknya Leo yang lebih berhak memiliki restoran ternama itu.

"Aku bisa berhenti meminta restoran itu dengan satu syarat. Berikan Loveta padaku, maka aku lepaskan restoran itu."

"Aku tidak akan melepaskan keduanya." Leo tidak akan pernah melepaskan gadis yang dicintainya. Dia juga akan berusaha mempertahankan Loveta dan juga restoran miliknya.

Bagaimana persaingan dua pewaris restoran ternama itu? Siapa dari mereka yang akan mendapatkan restoran? Pesona siapa yang dapat meluluhkan hati Loveta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

“Sudah-sudah kalian berdua ini selalu bertengkar saja.” Mami Neta menghentikan aksi anak kembarnya.

Seketika Nessia dan Danish berhenti. Takut sang mami akan murka jika dilanjutkan.

“Kenapa bertengkar?” Papi Dathan keluar dari kamarnya. Menghampiri keluarga.

“Danish, Pi.” Nessia mengadu pada papinya.

“Kamu juga yang mulai.” Danish tidak mau kalah.

“Sudah-sudah. Kalian sama saja.” Mami Neta menegur. Dia segera beralih ke Liam. “Maaf, mereka memang seperti itu.”

“Tidak apa-apa, Kak.” Liam tersenyum.

“Sudah ayo kita makan dulu.” Papi Dathan menghentikan aksi anak-anaknya juga.

Mereka semua berdiri. Menuju ke ruang makan. Nessia langsung memilih duduk di samping Liam. Hal itu membuat Loveta tidak bisa duduk di samping Liam.

Mereka menikmati makan bersama. Papi Dathan menyelipkan obrolan ringan ketika mereka sedang asyik mengobrol.

“Jadi sudah mulai ramai tokomu?” tanya Papi Dathan.

“Sudah, Pak. Rata-rata mereka yang biasa beli di luar negeri, merasa terbantu dengan adanya toko di sini. Tentu saja itu adalah hal yang menguntungkan karena pasara ternyata menerima baik pembukaan toko.”

“Bagus, aku ikut senang. Dengan begitu pastinya toko akan bertahan lama.”

Mereka menikmati makan malam dengan hangat. Menyelipkan cerita-cerita seru. Nessia berkali-kali memberikan perhatian pada Liam. Hal itu membuat Loveta sedikit kesal dengan adiknya itu.

Loveta terus diam sejak tadi. Dia masih dengan pikirannya sendiri. Memikirkan kenapa perasaannya pada Liam berubah. Apalagi ketika sang adik mendekati Liam, ada terselip rasa cemburu.

Kenapa perasaanku seperti ini?

Seusai makan malam mereka melanjutkan kembali mengobrol di ruang keluarga. Liam mengobrol dengan Papi Dathan.

Liam melihat jelas perubahan Loveta. Namun, dia tidak tahu apa yang membuat Loveta diam saja. Karena sedang asyik mengobrol dengan Papi Dathan, dia tidak bisa bertanya pada Loveta.

Tepat jam delapan, Liam berpamitan. Loveta, Papi Dathan, dan Mami Neta mengantarkan Liam sampai depan.

Sepanjang jalan, Liam memikirkan kenapa Loveta sedikit berubah.

Sampai di apartemen, Liam masih memikirkan kenapa Loveta bersikap diam saja. Padahal dia biasanya ceria. 

Rasa penasaran Liam mengantarkannya menghubungi Loveta. Dia ingin tahu apa yang menjadi alasan Loveta.

“Halo, Kak.” Suara Loveta terdengar dari seberang sana.

“Kamu belum tidur?” Liam tadi ragu mau menghubungi Loveta. Namun, ternyata Loveta belum tidur.

“Belum.” Loveta menjawab singkat.

“Kamu kenapa?” tanya Liam.

“Kenapa apanya, Kak?” Loveta di seberang sana merasa bingung dengan pertanyaan Liam.

“Sejak makan malam kamu diam terus. Apa ada yang mengganggu pikiranmu?” tanya Liam.

“Entahlah, Kak. Aku sendiri tidak tahu kenapa diam. Aku sendiri tidak tahu apa yang mengganggu pikiranku.”

Liam justru semakin bingung. Loveta sendiri saja tidak tahu apa yang dipikirkan. Lalu bagaimana dia tahu apa yang harus dilakukannya.

“Jika ada yang mengganggu pikiranmu. Telisik dalam hati kecilmu. Apa yang kamu inginkan. Jangan takut untuk mengungkapkannya. Karena melalukan sesuatu harus dari hati. Jika kamu butuh bantuan. Carilah aku.” Liam tentu tidak bisa memberikan solusi pasti. Jadi dia hanya bisa menasihati.

“Baiklah, Kak. Aku akan mencari Kak Liam jika aku butuh bantuan.”

“Besok aku akan datang menjemputmu.”

“Baik, Kak.”

Akhirnya sambungan telepon berhenti. Liam meletakkan ponselnya. Dia berniat menemui Loveta besok untuk bertanya secara langsung. Berharap jika bertanya langsung akan membuat Loveta lebih tenang.

 

 

1
gia nasgia
selamat Untuk Liam dan Lolo atas kelahiran baby Girl 😍🥰🥰🥳
Syamsiah Cia
knp reno dan keluargax ndk pernah muncul
Syamsiah Cia
knp leo ndk cari tau wanita yg dia temani tidur mlm itu gmn klu wanita itu hamil
Syamsiah Cia
kasian leo karna kesalahan krtu ankx jd korban
Syamsiah Cia
jodoh liam sdh otw
Syamsiah Cia
sadar atau tidak karma itu ada bella tunggu sj apa kau tanam itu yg kau tuai
Syamsiah Cia
cerita lolo rimit dr pd cerita papi dan mamix
Syamsiah Cia
mau dibw kmn hubungan leo .liam dan lolo thor
Syamsiah Cia
pasangkan sj lolo sm liam thor nessia sm leo
Syamsiah Cia
gmn carax lolo bs bersama liam ta
Syamsiah Cia
vusualx mn thor
Syamsiah Cia
alca dimn kok ndk oernah muncul
Syamsiah Cia
apa dathan jg ndk mengenali liam
Syamsiah Cia
klu lolo sm leo langs nikah gmn sm liam thor kasian liam😅😅😅
Syamsiah Cia
lolo dr kecil ndk berubah bar bar
Syamsiah Cia
laim kamu kan ada fhoto sm lolo waktu jd pengirim pengantin knp ndk diliatkan ke lolo siapa tau dgn itu lolo bs ingat siapa kamu
Syamsiah Cia
leo baik walaupun lahir dr seorang pelakor liam jg baik
Syamsiah Cia
aku bjngun siapa nt yg dipilih lolo leo apa liam
Syamsiah Cia
knp lolo bs lp sm sekali sm liam ya
Syamsiah Cia
leo bkn adij tirimu liam lei adik kabdungmu karna kamu sm leo satu bpk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!