Nggak rekomend novel ini, silahkan bisa baca yang deretan bawah, terimakasih 🙏
Ini adalah kisah tentang Julia,seorang gadis yang mendapatkan kebahagiaan bersama dengan penderitaan dan pengkhianatan sang suami.
5 tahun kemudian,seseorang datang padanya dan mengatakan."aku bilang aku mencintaimu,dan apapun itu mengenai dirimu aku akan menerimanya,bahkan Jihan pun aku akan menerimanya,jadi Julia,apa kau menerimaku?"
Apa yang akan dilakukan Julia,agar dia bisa mendapatkan kebahagian untuknya dan putri kecilnya?
Kisah cinta dari seorang wanita yang pernah dikhianati oleh cinta,dengan seorang pria muda berstatus pelajar.
cover from google edited by din din
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon din din, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
"Andrew,aku rasa hubungan kita tidak akan berhasil." Aku mencoba yang terbaik,aku tidak ingin melihatnya terluka suatu saat nanti.
Andrew nampak terkejut mendengar perkataan ku,tapi dia malah tertawa kecil."Apa kau masih mabuk?Kenapa tiba-tiba mengatakan hal seperti itu?"
"Andrew,pria itu belum menceraikanku." Aku bicara dengan jelas.
"Lalu?"Andrew masih terlihat tenang.
"Seberapa besar pun usahaku,dia tidak ingin menceraikanku,jadi aku rasa,antara kita.."Kata-kataku terhenti.Andrew menaruh satu jarinya dibibirku,mengisyaratkan agar aku diam dan tidak meneruskan kata-kata ku.
"Katakan padaku Julia,apa kau mencintaiku?Atau kau memang ingin kembali kepada pria itu,dan menjadikan perceraian itu sebagai alasan."
"Aku,aku tidak mungkin kembali pada pria itu,sudah banyak luka yang dia berikan padaku,tapi kau,aku tidak ingin kau menderita,aku tau sifatnya,dia tidak akan melepaskan apa yang ingin dia dapatkan,dan aku tidak ingin melibatkanmu." Aku memang harus mengatakan yang sebenarnya,agar dia mengerti.
"Jadi,kau mencintaiku?"Andrew masih saja tenang.
"Aku.."
"Katakan Julia,aku tidak ingin kata-kata lain,aku hanya butuh jawban Ya atau Tidak?"
"Ya.." Aku menjawabnya dengan tegas,karena aku memang mencintainya.
Andrew tersenyum,dia meraihku dan menciumku,itu membuatku terkejut,dia selalu saja melakukan itu denga tiba-tiba.
Andrew memegang kedua pipiku,sikapnya ini kadang membuatku tidak mengerti,dia lebih muda dariku,tapi cara berfikirnya lebih dariku.
"Julia,dengarkan aku baik-baik,Aku sudah memilihmu dan kau sudah memilihku,jadi mulai sekarang apapun masalahmu itu akan menjadi masalahku juga,kita akan hadapi bersama pria itu,jadi tolong jangan pernah katakan kalau hubungan kita tidak akan pernah berhasil,kau mengerti."Andrew menempelkan keningnya ke keningku.
"Aku mengerti."
Nampak senyum diwajah Andrew,dia memelukku erat,seakan tidak ingin melepasku,sikap sabar dan lembutnya ini yang membuatku benar-benar jatuh cinta padanya.
KOTA Z
KANTOR LAURA
Ken datang kekantor Laura,tentu saja tujuannya satu,mencari Julia
"Siapa yang mengijinkan anda masuk,tuan Ken Stanley?"Laura terlihat tidak senang.
Ken langsung duduk dikursi.
"Siapa yang menyuruhmu duduk,apa aku terlalu sopan,hingga kau mengabaikan perkataanku."Laura marah sambil berdiri.
Ken tersenyum tipis,lalu dia mengambil bingkai foto yang ada dimeja Laura,itu adalah foto laura dan Julia.
"Aku tidak tau kau akrab denganya?"Ken meletakkan kembali bingkai foto itu.
"Apa maksutmu?Jika kau tidak ada urusan pergi dari sini sekarang."Laura menunjuk kearah pintu.
"Aku pasti pergi,tapi setelah kau mengatakan dimana dia?"
Laura berjalan kearah pintu,dan dia membuka pintu itu.
"Aku tidak tau apa yang kau maksut,jadi..Tuan Ken,silahkan keluar dari kantorku."Laura mempersilahkan Ken pergi.
Ken berjalan mendekat,"Kau tau,walau kau tidak mengatakannya,aku tetap akan menemukannya."Ken keluar dari ruangan Laura.
"Dasar pria br*ngs*k,bagaimana bisa orang seperti itu bisa hidup dengan nyaman."Laura kesal,dia menutup pintunya.
Ken berjalan keluar dari kantor Laura,dia mengambil ponselnya."Halo,temukan seseorang untukku." Ken menutup panggilannya,dia menggenggam erat ponselnya,"Aku pasti akan menemukanmu,dan kau tidak akan pernah bisa lepas dariku."
**KOTA S
APARTEMEN JULIA**
Andrew mengantarku kembali ke apartemenku,dia tau Jihan sangat rindu padaku,Sepanjang basement hingga lift,dia menggandeng tanganku erat,aku tidak tau apa itu karena kejadian pagi tadi.Aku bisa melihat senyumannya,senyum manis yang membuat siapapun akan luluh hatinya,dan mungkin bisa dibilang aku adalah wanita yang sangat beruntung,yang bisa berdiri di sisinya.
"Mama.."Teriak Jihan sambil berlari dari kamarnya ketika melihatku masuk kedalam.
Aku menangkap dan menggendongnya,"Wow,putri kecilku,apa kau benar-benar merindukan mama?"
"Iya,Jihan rindu mama."Jihan memelukku erat.
Saat itu aku merasa lupa dengan kejadian sebelumnya,melihat senyum Jihan,rasa semangat dan keyakinan untuk melindunginya muncul."Mama tidak akan pernah membiarkan pria itu mengetahui keberadaanmu,mama akan selalu melindungi mu putri kecilku." Kataku dalam hati.Aku mencium pipinya yang lembut.
Andrew menatap kami berdua,aku bisa melihat senyumannya itu,senyumannya itu seakan-akan berkata,"Berjuanglah Julia,untuk mu,untuk nya dan untuk kita."
Hatiku merasa sedikit tenang.
sngt menghibur👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏