Raras menjual diri diacara pelelangan dimana yang hadir adalah kalangan atas demi melunasi hutang keluarga. Hidupnya setelah bersama dengan Ivan tidak sama seperti yang dipikirkan
Jadwal Update = Tiap hari
ig = _lilisabeth
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elizabeth 79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Dengan perasaan ragu campur takut Raras berjalan menuju Ivan.
Hingga ia sendiri tidak sadar bahwa dirinya sudah dekat dengan Ivan tanpa ada sedikit jarak sama sekali.
Wajah Raras berbeda dengan yang biasanya, takut dan gemetaran kali ini ia rela sekali lagi bersama dengan Ivan demi uang.
"Bagus,aku suka wanita penurut sepertimu"
Ivan mengangkat dagu Raras hingga mata kami bertatapan.
Kemudian ia mendekatkan bibirnya kearah Raras.
Wanita tidak tau dengan tindakan Ivan sekarang,karena matanya tertutup.
Nafas Ivan yang hangat itu melekat di hidung dan kulit Raras.
Wanita itu benar-benar merasakan bahwa sosok Ivan berada tepat didepannya hampir tidak ada jarak diantara mereka.
Raras membuka mata nya perlahan,senyum sinis Ivan terlihat mengerikan.
Pria itu melingkari kedua tangannya dipinggang Raras segera memeluknya hingga tidak ada sedikit pun jarak diantara mereka.
cup
Ivan mencium paksa Raras tanpa menahan tangannya.
Kini wanita itu tau bahwa ciuman tidak perlu menahan nafas itu akan mengakibatkan sesak nafas seperti kejadian yang lalu.
Raras menggenggam kemeja Ivan dengan kuat dan menutup matanya.
Ia hanya bisa menahan perbuatan Ivan yang sama sekali Raras tidak suka.
Tak lama kemudian,Ivan memberhentikan ciumannya.
Walaupun Raras sudah mengetahui cara berciuman tentu saja masih belum bagus ia masih merasa sesak nafas sekejap.
"Raras sayang,sekarang jangan menolakku"
Suara pria itu sangat menyeramkan, mendadak Raras berubah pikiran.
"Maaf Ivan,tadi aku hanya bercanda.tidak
mungkin aku senekat itu.walaupun aku
mencintaimu bukan dengan cara seperti
ini.perlakuan kita sekarang persis seperti
suami istri"
"Karena sebentar lagi kau akan jadi istriku.
jadi tidak ada waktunya menolak"
Bisikan lembut Ivan ditelinga Raras sangat menyiksa.pria itu sangat kejam, dan Raras tidak mengerti maksud Ivan yang mengatakan dirinya akan menjadi istri Ivan.
Raras menganggap hal Itu hanya sebuah perkataan lelucon saja.
Ivan mengangkat Raras layaknya seperti karung beras.
"Kyaa,apa yang kau lakukan lepaskan aku!"
Teriak Raras sambil memukul keras pundak Ivan dan menggeliatkan tubuhnya.
"Sekali lagi kau berteriak percayalah aku
akan melakukan hal buruk lebih dari ini"
Suara yang sangat menyeramkan membuat Raras terdiam sejenak.
Pria itu mencampakkan tubuh Raras keranjang.
"Apa yang mau kau lakukan! lepaskan aku
jika tidak aku akan teriak seperti tadi!"
Jujur saja,Ivan sangat membenci teriakan melengking seorang wanita.
Apalagi suara Raras yang barusan teriak, gendang telinganya hampir pecah.
"Teriaklah,kau akan tau akibatnya"
Raras hanya bisa terhanyut malam ini.
terhanyut bersama dengan derita dan air mata.
SKIP
Ditengah malam saat asyiknya Raras tidur, suara Ivan membangunkan dirinya.
Ia tidak mengerti dengan hal yang terjadi
"Uhhk" Raras terbangun dimalam hari ketika mendengar suara yang aneh.
Ketika ia membuka matanya dan melirik kesamping ternyata suara itu berasal dari seorang Ivan.
Melihat akan hal ini,Raras sangat takut, wajah Ivan terlihat sangat menderita.
Terlihat dari sorot matanya yang seperti menahan sebuah derita dan memegang kepalanya menggunakan kedua tangan nafasnya terlihat tidak beraturan.
Awalnya Raras takut,tapi setelah ia memerhatikan secara detail sorot mata Ivan berbeda dirinya begitu menderita.
Walaupun ia sangat membenci Ivan,sungguh sulit baginya membiarkan atau melihat orang yang membutuhkan pertolongan walau sekejam apa pun orang itu.
Buru-buru Raras mendekat dan menyentuh lengan tangan Ivan.
"I..Ivan kau tidak apa apa?" Tanya Raras
"Jangan sentuh aku!" Kata Ivan dengan suara yang gemetaran