NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Satu Malam

Mengejar Cinta Satu Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Patahhati / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:117.8k
Nilai: 5
Nama Author: sugi ria

Kisah mengenai Lee Jae Kyung atau Jayden Lee dalam usahanya mendapatkan cinta dari Tiffanny Hadiwinata atau Tania Adelia.
Dimana keduanya pernah tanpa sengaja melewati satu malam panas.
Yang mana akan jadi sedikit sulit karena keduanya harus melawan bayang-bayang masa lalu. Karena pernah mencintai orang yang salah di masa lalu mereka.
Ditambah ruwetnya hubungan Tifanny dengan pacarnya yang berujung pada hal yang tidak terduga terjadi pada Vera sang asisten pribadinya.

So mau tahu ceritanya. Kepoin yuk di karya terbaru aku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sugi ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mood Kayak Rollercoaster

Jayden benar-benar tepar setelah drama durian selesai. Pria itu memilih balik ke kamarnya setelah merasa tidak tahan dengan aroma durian. Bahkan di tangan pria itu kini hanya ada parfum milik Tania yang dia gunakan untuk menghilangkan aroma durian.

"Kenapa juga harus parfumku. Pakai parfum Kakak sendiri" Tania protes karena dia hanya membawa botol kecil. Botol induknya dia tinggal di rumah.

"Yey kalau pakai parfum aku sendiri. Sama saja nggak ada baunya. Orang tiap hari pakai"

"Tapi itu....

"Kalau habis aku belikan. Berapa galon kamu mau?" tantang Jayden.

"Sombong amir"

"Amir aja nggak sombong" potong Jayden.

"Ya sudah keluar sana, aku mau makan durian"

Sengaja mengusir Jayden dengan bau durian. Dan pria itu langsung melesat keluar dari kamar Tania. Bau durian benar-benar membuatnya pusing kepala.

Dan disinilah dia sekarang. Setengah merem menikmati mabuk durian.

"Makan juga tidak. Tapi kepala serasa mau pecah. Perut aku mual. Isssh apa enaknya sih durian" gerutu Jayden.

Kredit Instagram@wuli_eunwoo

Hari berganti malam. Pihak villa sudah memberikan obat sakit kepala dan obat mual untuk Jayden. Keadaannya sudah lumayan membaik.

"Yang satu benci duren. Yang satu cinta duren. Bisa gelut tu mereka gegara buah duren" seloroh Rina dari meja depan.

"Benar-benar ngajak gelut tu duren" guman Jayden dari kamarnya. Mendengar ucapan Rina.

Setelah sakit kepala dan mualnya berkurang. Jayden masuk ke kamar Tania. Sedikit mengendus. Apa bau durian itu masih ada atau tidak.

"Sudah hilang baunya" celetuk Jayden lega.

"Tania, Baby...kamu dimana?" panggil Jayden.

Di tangannya masih ada parfum Tania yang isinya tinggal sedikit. Tidak ada di kamarnya. Di balkon kali. Pikir Jayden. Lantas melangkah keluar menuju balkon.

Dilihatnya Tania tengah duduk di kursi di balkon dengan kepala yang ia letakkan di atas meja. Sepasang air pods tampak terpasang manis di telinganya.

"Pantas, tidak dengar waktu dipanggil" guman Jayden.

Perlahan dia mendekat. Tapi langkah Jayden terhenti. Bahu Tania tampak bergetar.

Hountou ni taisetsuna

mono igai subete sutete

shimaetara iinoni ne

gen jitsuwa tada zan kokude

Sonna tokki itsu datte

me wo tojireba

warareteru kimi ga iru

ah itsuka eienno

nemuri ni tzuku hi made

douga sono ega oga

taemanaka aru yo ni

hito wa mina kanashi kana

wa sure yuku iki mono dakedo

ai subeki mono no tame

ai wo kureru

mono no tame dekiru koto

ah deatta anogorowa

subete ga buki youde

toomawari shita yo ne

kizutzuke atta yone

ah itsuka ei enno

nemuri ni tzuku hi made

douga sono egao ga

taemanaka aru yoni

ah deatta anogorowa

subete ga buki youde

toomawari shita ke do

tadoori suitandane

"Kamu lagi ngapain....?"

Jayden tidak melanjutkan ucapannya. Begitu melihat apa yang gadis itu lakukan.

"Kamu menangis?" tanya Jayden.

Tania hanya diam.Tidak menjawab. Gadis itu menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Isakan halus terdengar. Perlahan Jayden merengkuh tubuh Tania. Tanpa merubah posisi Tania. Pria itu meletakkan wajahnya di bahu Tania.

Semakin menjadilah tangis Tania. Dan Jayden hanya membiarkan hal itu. Dengan posisi sedekat itu. Jayden bisa mendengar lagu apa yang tengah didengar oleh Tania.

Beberapa saat berlalu. Dan mereka masih betah dengan posisi itu. Hingga perlahan, Tania membuka matanya. Mengusap air matanya.

"Jangan katakan kamu jauh-jauh ke sini cuma buat mewek" ucap Jayden.

Hening,

"Daripada dengar yang itu bikin mewek. Mending dengar yang ini" ucap Jayden.

Mulai mengutak atik ponsel Tania. Lalu memutar sebuah lagu.

I want to change the world

kazemo kakenukete nanimo osorezuni

imaa yuukito egaono dakera daitte

Change my mind jounetzu tayazayuni

takanaru mirai e

teono baseba kagayakeru hajusa

it's wonderland

"Masih dari satu anime yang sama. Tapi impact-nya berbeda. Betul tidak?" ucap Jayden mengusap lembut puncak kepala Tania.

Tania memandang tidak percaya pada Jayden.

"Bagaimana Kakak tahu lagu itu?"

"Lah Korea-Jepang kan dekat. Siapa juga yang tidak tahu anime itu. Tapi betul kan. Impact-nya beda"

"Ya iyalah, yang satu opening yang satu ending" celetuk Tania.

"Kamu saja yang terlalu baper jadi dengerinnya lagu-lagu yang model begituan. Coba deh diup beat-nya jadi biar agak ceria gitu"

"Siapa juga yang baper" sangkal Tania sambil memanyunkan bibirnya.

"Eh kondisikan tu bibir. Nanti tak cium, marah kamu ya"

"Nggak bakalan berani wong masih bau duren, weeee" ledek Tania.

"Ooo beda kasus. Kalau sudah di bibir kamu. Bau pete juga nggak masalah"

"What?? Pete? Situ tahu pete?"

"Tahulah. Makanan favoritnya si Rey. Heran aku enaknya di mana. Kalau lihat pete kayak lihat ketemu kekasih yang lama tidak jumpa" gerutu Jayden.

"Ya iyalah. Pete kan musiman. Nggak tiap hari ada. Kayak durian juga. Apesnya Kakak pas ke sini pas ada. Biasanya kita kalau ke sini bertiga. Terus pas musim duren. Beuuuh lantai depan itu penuh sama durian. Sean doyan banget"

"Bule Cina doyan duren?"

"He e. Kita bisa habis banyak kalau bertiga" kenang Tania. Wajahnya sudah tidak menunjukkan raut kesedihan lagi.

"Baby,....

"Eh ya,....uuupppps" Tania menutup mulutnya tanpa sadar menyahut panggilan sayang dari Jayden.

Sedang Jayden mengulum senyumnya.

"Nah gitu dong. Kan kedengarannya mes...ra" bisik Jayden di telinga Tania.

"Apaan sih, Kak" Tania melengos menghindari tatapan Jayden yang seolah selalu bisa menghipnotisnya.

Menyerap semua kesadarannya. Hingga terkadang tanpa sadar ikut masuk dalam permainan yang Jayden mainkan.

"Lihat deh wajahnya. Imuut banget kayak kepiting rebus" ledek Jayden.

"Apaan sih..."

Seru Tania. Berlalu, sebal dengan ledekan Jayden. Tapi ketika hendak pergi, Jayden menarik tangan Tania. Membuat gadis itu jatuh dalam pelukan Jayden.

"Jangan menangis lagi. Ada aku sekarang" ucap pria sambil merengkuh tubuh Tania dalam pelukannya.

Tania hanya diam. Menikmati pelukan Jayden. Yang membuatnya tenang dan nyaman.

***

"Rin, mungkin kami nggak balik malam ini. Mau lihat sunrise besok pagi" ucap Tania.

"Siap Mbak. Selamat menikmati suasana malam jalan tembus" kekeh Rina.

"Kamu itu" seolah tahu kemana arah pembicaraan Rina.

Dirinya tengah menanti Jayden yang sedang memanasi mesin mobilnya. Mereka berencana akan pergi ke Jalan Tembus di puncak Lawu. Menikmati suasana malam di sana dan berencana melihat sunrise di sana. Karena mereka berencana untuk kembali ke Surabaya besok sore.

Keduanya harus segera kembali. Tadi sore keduanya bisa menghubungi asisten masing-masing. Vera masih bisa menghandle meski mulai keteteran. Karena liburan Tania sudah masuk dalam agenda. Jadi semua urusan sudah diselesaikan sebelum kepergian Tania ke Sarangan.

Berbeda dengan Jayden, yang pergi dadakan. Jadi semua jelas berantakan. Belum lagi dengan sinyal yang masih au ah gelap di Sarangan. Membuat komunikasi Jayden dan Rey agak terhambat.

"Apa aku perlu pasang tower di sini ya?" guman Jayden. Setelah dia kesulitan mau meeting online dengan klien-nya yang dari Singapura.

"Memang bisa?"

"Bisalah. Minta Lee Joon yang pasang. Kan dia punya saham di provider mana gitu aku lupa" terang Jayden.

"Ye kalau nggak sama dengan provider kita. Sama saja dong"

"Suruh dia ekspansi ke provider yang kita pakai" jawab Jayden enteng.

"Enak banget ngomongnya"

"La kenapa? Kan itu peluang. Terus mereka bisa kerjasama, sama itu A&A Hitech Company yang dari Singapura. Pasti bisa jadi proyek trilyunan rupiah itu"

"A&A Hitech Company? Bukannya itu perusahaan IT milik Kak Kai?" batin Tania.

Keduanya sudah siap di dalam mobil. Meski lumayan dekat. Jayden tetep pasang GPS. Takut tersesat. Sudah malam lagi.

"Jalannya cuma ada satu doang Kak" info Tania.

"Buat jaga-jaga" ucap Jayden.

Mobil itu pelan meninggalkan villa tempat mereka menginap. Berjalan menuju kawasan puncak Lawu. Yang ternyata cukup ramai kondisinya meski malam sudah larut.

"Rame juga ya" ucap Jayden tetap fokus pada setirnya.

Jalan menuju Jalan Tembus memang cukup ekstrim dengan tanjakan dan tikungan yang bisa saja tiba-tiba muncul di depan mereka. Meski aspalnya halus tapi medannya benar-benar menantang adrenalin.

Tadinya Tania menyarankan untuk diantar pak Yono. Tapi Jayden yang sudah lebih dulu illfeel sama pak Yono jelas menolak. Karena menurut Tania pak Yono yang lebih tahu medannya.

"Kamu jangan khawatir. Aku punya pengalaman menyetir di sirkuit kok" ujar Jayden.

"Ini bukan masalah kecepatan. Tapi soal medannya yang Kakak belum pernah lalui"

"Alah, masih berat medanku untuk mendapatkanmu" ucap Jayden yang membuat wajah Tania memerah.

"Kakak apa-apaan sih" jawab Tania malu-malu.

"Lah kenyataannya begitu. Lebih mudah ngadepin Sebastian daripada ngadepin kamu. Yang moodnya bisa turun naik tiba-tiba kayak rollercoaster" celoteh Jayden.

Membuat wajah Tania semakin merah dibuatnya. Memang dia akui kalau dia itu moody-an. Kadang bisa happy banget. Terus tiba-tiba bisa langsung berubah galau, melow, miow-miow seperti kata Sean.

***

1
Erni Fitriana
ku mlipir
Asngadah Baruharjo
keren thoorrr kerennnnnnnn 👍👍👍
Asngadah Baruharjo
si briyan paraahhh
Asngadah Baruharjo
wadidawwww
Asngadah Baruharjo
seksoyyy
Asngadah Baruharjo
Jayden aku mendukungmu 🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
luar biasa
Putri Minwa
tetap semangat ya thor
Putri Minwa
Dibalik kesetiaan Nayla mampir ya thor
Memyr 67
bener kata jayden. vera bodoh karena cinta. temenan ma tania bukan cuma beberapa bulan atau beberapa tahun. tapi bertahun tahun. selama itu, apa nggak kenal aslinya tania seperti apa? masih meragukan tania?
Memyr 67
akhir persahabatan tania vera
Memyr 67
ihhh othor ni, kenapa juga nita dibuat slow response, jadi waktu datang, dah kejadian.
Memyr 67
vera wanita ceroboh dan keras kepala. makan tu keras kepalanya.
Memyr 67
catatan
adik perempuan memanggil kakak laki lakinya oppa
adik laki laki memanggil kakak laki lakinya hyung.
tolong diperhatikan, jangan ditukartukar.
nandayue: siap kakak...yg itu memang saya salah..nah pas revisi kemarin..lupa dibenerin..
total 1 replies
Memyr 67
ow jayden lee kembarannya lee joon, pantesan lana sepupuan ma hyun ae, srpupu dari bapaknya.
Memyr 67
sean, adinya kai dari siapa?
nandayue: bukan adik...lebih tepatnya dia manggil kak sama kai karena menghormati aja...sean putra prof huang kalau ingat kak..dia ditugaskan kai buat ngawasin tania..
total 1 replies
elistya suci
alurnya bagus,menarik,tidak membosankan,bahasanya mudah untuk dipahami
nandayue: terima kasih kakak sudah mampir 🤗🤗
total 1 replies
Inok Lya
gx seru endingnya thor 🥺🙏
jujur boleh donk🙏
Inok Lya: Apa iya thor yes,,yes,,yess
true Klan up thor
total 2 replies
Inok Lya
Thor mau nanyak donk ini pengalaman hidupnya ya🤭 kox nulisnya kayak pkek hati bnget👍
nandayue: ha? masak sih? ini tu cerita 100% halunya author, tapi alhamdulillah kalau kakak beranggapan begitu...pengalaman hidup? 🤔🤔ada nanti ceritanya 🤭🤭
total 1 replies
Ary Cantora
semoga si brayen dapet karmanya. kayaknya dia itu udah gila wkwkwk
nandayue: nanti tak bikin dia tambah pusing mau? 😜😜
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!