NovelToon NovelToon
Baret Biru

Baret Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:180.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jia.P

Kirana hanyalah sebatas gadis muda yang baru mengenal mimpi dan cinta. Dia sedang bahagia merangkai satu demi satu kuncup cintanya bersama seorang pemuda bernama Keenan.

Namun, bunga yang baru akan mekar itu segera layu karena satu kejadian naas yang merenggut hampir seluruh akal sehatnya hingga keluarganya menerima lamaran Raihan begitu saja. Lalu, bagaimana kisah cinta Kirana dan Keenan? Haruskah dia merelakan egonya dan menatap masa depannya dengan laki-laki lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jia.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Pengakuan Adnan

“Nggak papa kok Bang Kirana paham.”

Kata-kata Kirana itu menjadi bebannya selama seharian penuh. Saking bingungnya, dia sampai tidak sengaja mengetikkan kata-kata istrinya itu dalam laporan yang harus dia serahkan pada komandan. Untung Deden sahabatnya mengetahui itu dan langsung menyadarkan Raihan yang ngelantur di dalam laporannya.

"Oalah Han, kui laporan kanggo komandan dudu kanggo bojomu opo meneh morotuomu. Sadaro Han sadar,” kata Deden.

“Jenenge wong gek mumet,” kata Raihan.

"Mumet ngopo? Manten anyar kok mumet,” ledek Deden.

“Emangnya kamu nggak lihat ibu-ibu tadi. Pas dia teriak minta tanggung jawab itu posisi ada istriku. Lha dia bukannya marah malah senyum bilang ‘nggak papa kok Bang aku paham’. Piye aku ra mumet? Mending dia marah sekalian ketimbang kaya gini ngeri tahu nggak. Nikah rung genep selapan wis ana wae ujiane,” kata Raihan.

“Yaelah Han Raihan. Kasihan amat hidup lo,” kata Deden yang hanya bisa geleng-geleng sambil menertawakan sahabatnya itu. 

...***...

Sore harinya Raihan pulang ke rumah Mama. Dia pikir Kirana akan ada di depan rumah tapi nyatanya gadis itu bahkan tidak menyadari kepulangan suaminya. 

“Ma, Kirana mana?” tanya Raihan pada mama mertuanya.

“Masih mandi kayaknya. Coba dicek aja ke atas,” kata Mama.

Benar kata Mama. Kirana sedang mandi karena Raihan mendengar suara air dari kamar mandi yang letaknya ada di seberang pintu kamar Kirana dan Adnan. Raihan lebih dulu melepaskan jaket dan seragamnya lalu menggantungkannya di gantungan dekat lemari. Raihan langsung merebahkan diri di tempat tidur akibat lelah dan tidak kuasa menahan kantuk.

Raihan bahkan sampai tidak sadar kalau Kirana yang sudah selesai mandi menyelimutinya. Raihan menggulingkan tubuhnya mencari posisi yang ternyaman dan melanjutkan mimpinya yang entah menceritakan soal apa. Kirana duduk di pinggiran bed kemudian memandangi wajah Raihan yang terlihat begitu polos ketika sedang tertidur.

Kirana memberanikan diri untuk mengelus rambut Raihan. Rasa percaya di hatinya sudah semakin besar dan tubuh Kirana mulai terbiasa menerima kehadiran laki-laki ini di sampingnya. Kirana menggenggam tangannya dan memeluknya kemudian ikut merebahkan diri di samping Raihan. Raihan menjawabnya dengan membalas pelukan Kirana dan tidurlah mereka berdua sore itu.

Akibat tidur sore dalam posisi tubuh yang lelah, sekarang ganti Raihan yang masuk angin. Dia sedang dipijat oleh Kirana sambil menonton tv bersama Papa, sedang Bang Adnan membantu Mama mencuci piring di dapur.

"Udah enakan?” tanya Kirana.

"Lumayan, tapi pengen sampe bisa sendawa. Lagi Dek sebentar lagi,” akta Raihan lagi. Untung Kirana sudah biasa memijat Papa atau Bang Adnan. Dia juga kan tenaganya besar jadi lumayan keenakan juga Raihan dibuatnya.

“Aneh-aneh saja kamu itu. Pulang-pulang malah masuk angin,” kata Papa.

“Bang Raihan kecapekan kali Pa, soalnya dua hari kemarin juga nemenin Kirana. Di sana tidur Bang Raihan juga nggak begitu nyenyak karena Kirana sakit,” kata Kirana.

“Nggak papa Dek, cuma masuk angin. Habis kamu pijitin juga sembuh,” kata Raihan.

“Kirana, diambilin obat itu di kotak P3K biar istirahat. Besok pagi kan sudah kerja lagi,” kata Mama.

“Iya Ma, bentar. Masih keenakan nih orangnya,” jawab Kirana.

“Udah berani sekarang si Adek. Udah nggak gemeter lagi kan tanganmu?” tanya Adnan yang kini menyusul duduk di sofa.

“Lumayan,” jawab Kirana.

“Keren kan aku dalam waktu singkat bisa bikin Kirana percaya,” kata Raihan membanggakan diri.

“Nggak usah membanggakan diri Bang. Itu ibu-ibu yang tadi udah minta tanggung jawab apa kabar?” ledek Kirana.

Raihan langsung berbalik arah duduk. Tadinya dia duduk di bawah sedang Kirana di atas sofa. Saat ini Raihan langsung bersimpuh di depan Kirana dan meminta maaf sekaligus juga meminta maaf pada Papa dan Mama yang baru bergabung di sana.

“Ahahaha kamu ini lucu. Mirip Bapakmu,” kata Papa.

“Udah Abang malu ih, sini sini. Kan Kirana bilang nggak papa,” jawab Kirana menarik Raihan agar duduk di posisinya semula.

“Wahh bibit bucin. Harusnya yang barusan kurekam terus kukirim ke grup angkatan. Wuh bakal jadi headline news. Raihan Dhananjaya yang terkenal nggak doyan cewek bisa bucin juga,” kata Adnan meledek Raihan habis-habisan.

“Kampret,” kata Raihan sambil mencoba memukul perut Adnan.

“Emang Bang Raihan nggak kenal cewek tuh maksudnya apa Bang?” tanya Kirana pada Abangnya.

“Raihan ini dari jaman masih di akpol banyak banget yang naksir tapi dia selalu bilang nggak mau pacaran. Taunya sekali suka sama cewek langsung jadi bucin,” kata Adnan yang tanpa sengaja membuat Kirana tersipu.

Mama menyenggol Kirana, “cie~,” goda Mama.

“Apaan sih kok Mama jadi ikut-ikutan,” jawab Kirana.

“Abang ayo tidur aja yuk Bang. Kirana ngantuk,” ajak Kirana.

"Uhuy tidur lho Dek nggak melek semalaman. Inget ya Abang mantau dari sebelah,” kata Adnan masih saja meledek adiknya.

“Bomat.”

“Ipar sableng,” bisik Raihan pada Adnan yang masih terpingkal setelah menggoda Raihan habis-habisan.

...***...

Selepas kepergian Raihan dan Kirana, Mama mendekati anak sulungnya dan bertanya. Barangkali Adnan tahu sudah sejauh apa Kirana percaya pada Raihan.

“Setahu Abang Kirana belum bisa disentuh. Mentok ya pegangan tangan. Pelukan itu baru sore ini Raihan nggak sengaja lihat mereka berdua tidurnya pelukan. Itupun nggak tahu mereka sadar apa nggak,” kata Adnan.

"Mama lama-lama nggak enak sama keluarganya Raihan. Mamanya Raihan itu pernah curhat sama Mama katanya sudah pengen banget gendong cucu. Raihan kan anak satu-satunya. Adnan, kamu bisa kan bantu adikmu sama suaminya biar lebih dekat lagi?” kata Mama.

“Mama juga tuh. Coba belajar percaya sama Raihan. Lagian Papa yakin Papa nggak salah milih menantu,” kata Papa.

"Terus Mama mau tanya tentang satu hal lagi,” kata Mama yang mulai berbisik, “Abang tahu kabarnya Keenan tidak?” tanya Mama pada sulungnya.

“Soal itu…,”

“Dia sekarang anggota brimob kan? Papa tahu,” jawab Papa.

“Papa kok bisa tahu?” tanya Mama.

“Mama masih ingat sama om Aji kan? Keenan satu angkatan sama Aksara anak om Aji. Bertiga sama satu lagi kawannya tahun ini dikirim ke brimob sebagai perwira baru,” jawab Papa.

“Nggak lho Mama masih bingung kok dia tiba-tiba bisa jadi polisi? Orang tuanya kan protek banget sama anak-anaknya.”

“Sebenarnya itu karena aku sih Ma, Pa,” kata Adnan yang akhirnya mengakui apa yang pernah dia lakukan.

“Alasan kenapa Kirana dan Keenan bisa putus hubungan juga aku. Aku yang ajak dia buat ikut SIPSS dan beruntungnya dia langsung diterima gitu aja. Tadinya kupikir dengan dia jadi perwira dia nggak akan kerja di sini tapi beberapa hari sebelum Kirana dan Raihan nyebar undangan Keenan datang melapor sebagai perwira muda di brimobda,” kata Adnan.

Ketika Adnan menjelaskannya, ada sepasang telinga yang ikut mendengarkannya dengan jelas. Orang itu kemudian mengurungkan niatnya untuk turun dari lantai dua dan memilih untuk kembali ke kamar seakan tidak mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh Papa, Mama, dan Adnan.

1
Berbieliza
semngat thor udah mmpir, klau berkenan mmpir
Jia.P: Pasti aku akan meluangkan waktu untuk mampir kak, makasih ya atas apresiasinya
total 1 replies
lutfia
😭😭 nangis kejer aku, ga sanggup aku, 😭😭
Anita Qarry
masih gak pham,kno Keenan melepas Kirana. ap krn gk virgin, atw ap seh ?? klo mental down tp bisa masuk Akpol...lh kan gak ngerti aq ny
Jia.P: yahh namanya udah nggak jodoh kak 😅
total 2 replies
Elsa Devika
dri awal baca novel ini udh bagus bnget siih, menceritakan tentang seorang gadis tangguh yg penuh perjuangan cinta dan hidup smpe akhir nya happy ending😊
semangat buat karya² baru nya kak💪
jngan marah yaa klo ada saran dan kritik dri readers mu😁
Jia.P: iya kakak terima kasih atas masukannya semangat juga untuk kakak, hehe aku nggak akan marah kok justru aku seneng banget kalau ada yang mau saran dan kritik untuk karyaku karena untuk pengembangan diriku juga
total 1 replies
Elsa Devika
menangis aku baca part ini mlem²😭🤧
Elsa Devika: siaaap😁
total 2 replies
Recm82
yaaach koq END thor padahal bagus loh ceritanya..okay dech ditunggu karya berikutnya
Jia.P: ditunggu karyaku berikutnya ya kakak, as soon as posibble
total 1 replies
Maya Puspita
ditunggu karya berikutnya thor
Jia.P: yupyup doakan lancar kerjaanku biar bisa segera nulis lagi yaa kak
total 1 replies
Suci Fazira
Thor up lagi dong,tunggu ya
Jia.P: siap..., diusahakan segera up kok.
maaf ya lama soalnya author lagi sedikit sibuk berhubung mau 17an juga
total 2 replies
lamps 2
baguss thor❤❤lanjutkan ❤❤
Jia.P: shap ndan 👍😊
total 1 replies
Anonim
Jujur blom samp pada kenyataan klo bukan sama kenan
Jia.P: kqta Kirana rencana Tuhan buat dia jauh lebih baik, nggak papa 😌
total 1 replies
Anonim
Jujur gelo tp mau gimana
Jia.P: yang aabar ya kak 🤭
total 1 replies
Kaisar Tampan
kak aku udah mampir ni.
bantu dukung karyaku juga iya
simpanan brondong tampan
Jia.P: siap nanti kalau ada waktu aku pasti mampir 👍👍👍
total 1 replies
Mika Saja
semoga skripsi lancar,tanpa ada koreksi LG,mendapatkan hasil yg memuaskan dan semoga ilmunya bermanfaat,amin💪
Jia.P: aamiin... 🙏
total 1 replies
Mika Saja
akhirnya up jg,jgn lama2 thour😘😘
Mika Saja: amin..,yra,,tetap semangat👍
total 4 replies
HeavenlyLaura
😭😭😭 jangan pelit² up ceritanya Thor 😭😭🙏🙏🥺🥺
Jia.P: pasti kakak diusahakan yaa 🙏
semoga kakak nggak bosen sama ceritaku hehehe
total 1 replies
HeavenlyLaura
😭😭😭😭
HeavenlyLaura
😭😭😭😭😭😭
lebih banyak upnya thor
Jia.P: makasih kakak atas semangatnya hehe semoga kakak nggak bosen ya 🤗
total 3 replies
Windy Miller
Jadi pengen sungkem ke author! *ampun bang jago! ceritanya keren banget!
Jia.P: makasih kakak semoga kakak suka yaa 🤗
dukung juga karyaku yang lain ya kakak, novelku yang di sebelah juga nggak kalah bagusnya lhoo 🤭
total 1 replies
HeavenlyLaura
😭😭😭😭😭
Jia.P: aduh baret biru sudah tamat kakak 😅
sebagai gantinya aku sudah bawa novel baru lho semoga kakak juga suka
total 3 replies
flower bean
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
Jia.P: seneng deh kalau kakak bisa enjoy bacanya 🌹
support terus baret biru ya kakak 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!