Kalina terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan ia di undang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Namun kenyataannya malah berbalik dia harus menggantikan sahabatnya yang tiba-tiba menghilang dalam acara pernikahan nya sendiri.
Akankah Kalina menerima pernikahan itu ??
Akankah seorang Abimanyu jatuh cinta pada wanita yang bukan tipenya ???
Instagram
nietta_28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nietta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 31 SEBUAH PENJELASAN
Kalin meringis kesakitan saat tangannya di genggam erat oleh Abi. Kalin melihat suaminya sangat menakutkan saat ini wajahnya begitu terlihat marah tanpa bisa Abi sembunyikan.
Kalin pernah melihat suaminya marah tapi tidak semenakutkan saat ini yang ia lihat. Wajahnya Abi tidak bisa menutupi rasa marahnya sama sekali.
" Bi, sakit." Dengan takut - takut Kalin mengatakan bahwa tangannya kesakitan karena Abi yang menggenggamnya dengan kuat.
Mendengar ucapan Kalin yang kesakitan, ia pun langsung melepaskan tangannya. Abi melihat Kalin memegang tangannya yang kesakitan itu sambil Kalin elus-elus.
" Bi, kenapa kamu ada di sini tanpa memberi tahu aku sebelumnya ?" Tanya Kalin pada Abi walaupun sebenarnya ia takut melihat Abi dengan penuh marah.
" Aku minta penjelasan kamu, bukan balik bertanya." Dengan nada ketus.
" Bi, aku bisa jelasin semuanya, ini hanya salah paham tidak seperti yang kamu pikirkan."
" Benarkah, tapi kenapa pelukannya begitu kamu nikmati, sayangku." Penuh penekanan.
" Bi, aku mohon kamu jangan marah. Aku bisa jelasin." Kalin meraih tangan Abi dengan ragu. Ia takut kalau Abi akan menolaknya.
Namun tak di sangka oleh Kalin, Abi menarik tangannya hingga tubuhnya mendekat pada Abi lalu Abi merangkul pinggangnya.
" Baiklah, coba kamu jelaskan apa yang sebenarnya terjadi." Bisik Abi di kuping Kalin. Sambil matanya melirik kearah Aditya, yang sedang berdiri di hadapannya.
" Tadi aku tidak melihat kalau area ini tidak boleh di lewati dan berbahaya, dan secara tiba-tiba ada benda jatuh yang hampir menimpa aku, lalu Aditya menyelamatkan aku, Bi." Setelah menjelaskan semuanya, wajah Kalin menunduk ia takut kalau Abi marah padanya.
Melihat Kalin yang menyembunyikan wajahnya, Abi pun mengangkat dagu Kalin dengan tangannya agar Kalin menatapnya.
" Lalu kenapa kamu kemarin tidak membalas pesan yang aku kirim ? "
Kalin mengerutkan keningnya, ia merasa heran akan pertanyaan Abi padanya. Padahal dia berusaha menghubunginya namun tak pernah ada balasan darinya.
" Pesan, memang kamu mengirimkan pesan padaku. Di handphone ku tak ada pesan darimu, Bi."
" Apa kamu yakin, coba kamu lihat handphone mu."
Kalin langsung mengambil handphonenya yang ada di dalam tas, lalu ia melihat isi pesan yang di kirim Abi. Tapi tak ada pesan yang Abi kirim padanya.
" Bi, tak ada pesan masuk atas namamu." Sibuk mencari pesan dari suaminya.
Abi pun menunjukkan pesan yang ia kirim kepada Kalin kemarin dari handphonenya.
" Lihat ini aku kirim pesan ini kemarin." Kalin pun melihat pesan yang di kirim kepadanya dari handphone Abi. Ia pun melihat pesan yang Abi kirim telah di bacanya terlihat dari centang dua berwarna biru, namun yang Kalin tidak mengerti kenapa dia tidak pernah merasa telah membaca atau menerima pesan dari Abi.
" Tapi kenapa aku tidak merasa menerima atau membaca pesan chat dari kamu, Bi." Kalin masih bingung dengan semuanya.
" Setelah kamu sampai di Bali dan berusaha mengabari aku, setelah itu apa yang kamu lakukan lagi ?" Tanya Abi sambil membelai rambut istrinya.
" Aditya mengajakku makan siang bersama." Sambil mengingat-ingat lagi akan kejadian kemarin.
Abi melirik Aditya sambil tersenyum tipis namun sorot matanya masih terlihat tajam dan penuh marah.
Aditya yang di tatap dengan sorot mata yang penuh marah oleh Abi merasa tidak nyaman. Namun Aditya berusaha bersikap biasa saja. Ia berusaha untuk tidak terpancing oleh sikap Abi padanya, karena ia tahu ini kesalahannya.
" Lalu kenapa saat aku menelpon mu untuk memberi tahu bahwa hari ini aku akan menyusul mu ke sini, mengapa yang mengangkat telpon ku itu dia." Abi menunjuk Aditya denga telunjuk tangan yang mengarah padanya.
" Apa !!" Kalin makin tidak mengerti akan apa yang Abi ucapkan padanya. " Aku tidak tahu kalau kamu meneleponku." Ucap Kalin masih tidak percaya bahwa suaminya menelponnya. " Dit, mengapa kamu mengangkat telpon Abi tanpa memberi tahu ku ?" Kalin menatap temennya itu dengan tatapan agar ia bisa menjawab pertanyaannya.
Aditya yang sedang berdiri di hadapan pasangan suami istri, mau tak mau dia pun harus menjelaskannya.
" Iya, memang aku yang membaca pesan chat yang suami kamu kirim kan padamu." Menarik napas lalu melihat wajah Kalin, yang tidak menyangka kalau ia melakukan itu semua.
" Kapan, kamu membuka pesan dari Abi, Dit. ?" Penuh rasa penasaran.
" Saat kita makan siang, saat itu kamu pergi ke toilet. Aku melihat ada pesan masuk di handphonemu lalu aku membacanya." Jelas Aditya.
" Kenapa kamu tidak memberi tahu ku, Dit. Kenapa kamu melakukan itu padaku ? Tanya Kalin penuh rasa marah pada temannya itu.
" Karena aku ingin kamu berpisah dengan suamimu." Sambil mengepalkan tangannya.
" Kenapa kamu lakukan itu, memang apa salah ku hingga kamu ingin membuat aku berpisah dengan suamiku, Dit ?" Tanya Kalin yang masih belum percaya akan sikap temannya itu.
" Karena aku mencintaimu, KALINA !!!" Teriak Aditya.
" Dit, kamu bercanda kan ?" Kalin masih belum percaya akan yang di ucapkan oleh Aditya.
" Aku tidak sedang bercanda, Lin. Dari dulu aku mencintaimu. Mengapa aku pindah jurusan yang sama dengan mu, saat kita kuliah pun itu karena mu. Tapi kenapa kamu tidak pernah peka akan perasaan ku."
" Aku hanya menganggapmu hanya sebagai teman dan aku tidak tahu kalau kamu mencintai aku, Dit."
" Karena kamu tidak pernah peka dengan perasaan orang yang mencintaimu, Lin. Saat aku tahu kamu telah menikah hatiku sakit rasanya, aku tidak percaya kalau orang yang sangat aku cintai telah menjadi milik orang lain. Namun aku tidak mau menyerah begitu saja aku merasa pernikahan kamu terlalu cepat dan seakan akan di rahasiakan, maka aku mencari tahunya dan ternyata apa yang aku pikirkan benar ternyata kamu menikah dengannya hanya karena menggantikan temanmu yang pergi di hari pernikahannya kan."
Kalin tidak menyangka kalau Aditya mencintainya dan lebih tidak Kalin duga Aditya mencari tahu tentang pernikahannya dengan Abi.
" Kalin, apakah kamu mencintai laki-laki yang ada di samping mu ?" Aditya melontarkan pertanyaan pada Kalin, karena ia merasa Kalin masih belum tahu akan perasaannya pada Abi. Kalin masih menerka-nerka perasaannya itu. Karena setiap kali dirinya bertanya tentang perasaan Kalin pada Abi. Ia selalu tidak menjawabnya.
Abi yang mendengar pertanyaan Aditya pada istrinya terlihat sangat marah dan rasanya ia ingin sekali menghabisi laki-laki yang ada di hadapannya itu. Namun Abi harus menahan itu semua karena ia pun penasaran akan perasaan Kalin terhadapnya, karena selama ini hanya dirinya saja yang menunjukkan perasaannya pada Kalin.
Kalin yang mendengar pertanyaan itu pun bingung harus menjawab apa. Dia pun merasakan Abi yang menggenggam tangannya makin erat, seakan tidak ingin melepaskan dirinya untuk orang lain.
Ia pun menatap lekat laki-laki yang ada di depannya, masih tidak menyangka kalau laki-laki yang sudah ia anggap teman baiknya ternyata mencintainya.
Aditya yang melihat Kalin hanya diam, ia pun makin yakin kalau wanita yang di cintai nya itu tidak pernah mencintai suaminya.
" Lin, kamu jangan diam. Kamu harus jawab pertanyaan ku, apakah kamu mencintai laki-laki yang ada di samping mu itu." Tanya ulang Aditya sambil tersenyum mengejek pada Abi, yang sekarang terlihat sangat marah padanya.
Kalin yang mendengar pertanyaan Aditya pun, secara spontan ia pun membalas genggaman tangan Abi, dan menatap yakin pada laki-laki yang ada dihadapannya itu, untuk memberi Jawaban yang selama ini ia simpan sendiri.
~ Happy reading~
Mohon dukungannya dengan cara like komen favorit dan Vote.
Vote bisa kamu lakukan di bawah sinopsis cerita.
Follow Instagram
annie_nietta
Terimakasih 😘
suamimu baik loh, meskipun menikah tanpa cinta dan dadakan. tp dia memoerlakukan kamu dgn baik.
kamu blm tau aja para istri kontrak atau istri pengganti lainnya diperlakukan sprti apa sama suaminya (di awal, walau akhirnya bucin sih). mereka dihina, disiksa dak kadang direndahkan harga dirinya dgn membawa wanita masa lalu suaminya.
suamimu nih baik pake banget tau. awas nyesel loh ya...
walaupun sedang marahan, seharusnya ttp melayani sprti biasanya....ini ga mau lagi nyiapin baju kerja dan ngambilin makan.
ntar kalau ada pelakor, ngreog....
terus ngemis² minta balikan sama abi demi anak....
segitunya banget, lagaknya ga suka sama kalin buat nutupin perasaan sukanya kan.... ckckck