Anak Konglomerat ternama,Dia dicelakai oleh temannya sendiri yang membuatnya hampir kehilangan nyawanya. Namun berkat kalung giok naga pemberian Nenek, Jiang Are melintasi ruang waktu.
Begitu bangun, Jiang Are menyadari bahwa dirinya masih hidup! dan mendapatkan System yang akan membantunya menggapai puncak keabadaian didunia kultivasi dengan menyelesaikan Quest, agar dapat kembali ke bumi lagi.
Akankah Jiang Are mampu membalas dendam kepada orang yang telah mencelakainya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 31 - Pergi Menolong I
Bagian 31 - Menyembuhkan Luka
untungnya aku tidak terlambat kemari. Jika tabib itu mencoba menyembuhkannya. Bisa saja dia Cacat. Keluarkan Jarum Akupuntur, menancapkan pada bagian Fatal tulangnya. System Pil apa yang bagus untuk menyembuhkannya.
“Tuan memerlukan 1 Pil Penguat Tubuh tingkat 3, dan 1 Pil Panjang Umur tingkat 6” - System
“Ambilkan ke 2 Pil itu” ucap Are sambil fokus menyalurkan Energinya untuk membersihkan luka dan racun akibat serangan… Setelah membersihkan racun serta menghentikan darah. Are memberikannya Pil Panjang Umur dahulu.
“Tahan rasa sakitnya” Ucap Are. Memulai menekan Pil dan membantu menutup luka.
“Arghh Sakit, Tolong Aku. Ini Sangat sangat Sakit Awchh” Ucap Lu Yaosan sambil berteriak kesakitan
“Tahanlah Jika kau ingin sembuh sepenuhnya” Ucap Are dengan Tegas. Setelah memakan waktu beberapa Jam… Ah Akhirnya selesai
“Selamat Tuan telah mendapatkan 2000 Point tukar dari penyelesaian misi. otomatis ditambahkan, Reward akan ditambahkan setelah menyembuhkan 2 Orang lainnya” - System
Baguslah 1 sudah selesai selanjutnya lebih baik bergegas menuju ke keluarga Selanjutnya. Are berjalan menuju keluar ruangan…
Lu Ji’er dan Istrinya yang menunggu diluar serta beberapa anaknya menghampiri Tuan yang mengenakan Topeng itu.
“Tuan bagaimana keadaan Anak saya Lu Yaosan” Ucap Lu Ji’er
Are melihat mereka dengan wajah cemas semua, yang mengkhawatirkan keadaan Lu Yaosan. “Hahahah…”
Keluarga Lu yang menunggu kabar dibuat bingung oleh Tuan bertopeng itu… “Tuan apakah Adik saya baik baik saja?” Ucap Kakak Perempuan tertua keluarga Lu
“Sungguh keluarga yang Harmonis kuharap kalian tetap seperti ini kelak dikemudian hari dan seterusnya…” Ucap Are
“Terima kasih Tuan atas ucapannya. Namun bagaimana keadaan anak saya sekarang?” Ucap Lu Ji’er
“Dia sudah dalam keadaan membaik, sekarang hanya butuh waktu saja untuk menyadarkan diri. Seingatku Tuan Lu Ji’er memiliki Pil penguat tubuh bila belum digunakan, lebih baik gunakan saja untuk Tuan Muda Lu Yaosan, Pil itu akan sangat membantu penyembuhannya” Ucap Are
Lu Ji’er dan keluarga senang mendengar informasi dari Tuan bertopeng itu.
“Baiklah Tuan. Kami semua keluarga Lu mengucapkan…” Ucap Lu Ji’er “Terima kasih banyak!!” Keluarga Lu
“Baiklah baiklah, Aku tidak ingin mengganggu waktu bahagia kalian sekarang. Lebih baik aku segera pergi” Ucap Are
Keluarga besar Lu menuju Ruangan, namun Lu Ji’er tetap diluar.. “Tuan saya pribadi mengucapkan Terima kasih banyak, Apabila ada suatu hal yang bisa saya bantu. Silakan Tuan bicarakan saja” Ucap Lu Ji’er membungkukkan badan ( Menghormati )
“Baiklah tolong ingat ini baik baik. Awasi Muridku yang bernama. Jiang Yan dan Chi’er, dia adalah Muridku kesayanganku dan orang istimewaku.. Jangan sampai mereka dalam keadaan terpuruk. Bila sampai terjadi sesuatu pada mereka… keluargamu dulu yang aku datangi dahulu dan meminta tanggung jawabmu. Bila mana kamu sampai menyepelekan ini maka keluarga Lu….” Ucap Are.
Tiba tiba mengeluarkan tekanan Aura Pedang Jiwa. lalu disertai Pedang Dunia Bawah keluar menunjukkan diri dihadapan Are. Aura kegelapan menyelimuti kediaman keluarga Lu sejenak. Semua yang lemah pingsan karena tekanan Aura. dan beberapa orang yang sanggup menahan berusaha mendekat dan melihat apa yang terjadi
Lu Ji’er yang melihatnya tidak bisa melawan tekanan yang sangat luar biasa dirasakan. ‘Sungguh tekanan yang mengerikan bila keluargaku melawan walaupun itu dibantu 2 keluarga lain tidak mungkin bisa mengalahkannya’ Ucap Lu Ji’er dalam hati
“Akan menanggung tebasan Pedang Dunia Bawah ku ini. Nama Marga Lu akan aku hapuskan semua akan bersatu dengan tanah Camkan itu baik baik Tetua Lu Ji’er.” Ucap Are yang berbicara melalui gelombang Aura, Semua yang masih tersadar dapat mendengarkan berita itu
Are menarik kembali Aura Pedang Dunia Bawah, dan Aura Pedangnya. Anak dan istrinya yang masih tersadarkan diri berjalan keluar dan tidak menyangka melihat Ketua Lu Ji’er merendahkan diri… Anak dari Lu Ji’er dan istrinya berdiri berada disampingnya..
“Kalian berdua tidak perlu takut. Tuan ini hanya memberikan masukkan kepadaku. Ingatlah informasikan ini kepada keluarga kita, Jangan pernah mengganggu atau menyentuh maupun menyinggung orang bernama Jiang Yan, dan Chi’er kelak dikemudian hari dan seterusnya!!” Ucap Lu Ji’er dengan wajah ketakutannya
Anak dan Istrinya yang melihat ekspresinya, menandakan ketidak mampuannya untuk melawan orang bertopeng itu. Tiba tiba ikut merendahkan badan. Apapun itu Harus mengikuti apa yang diinginkan olehnya
“Bagus karena kalian dapat mematuhi permintaanku, Aku tidak akan sungkan dengan kalian. Bila hari di mana keluarga kalian dalam kesusahan dengan senang hati akan ku bantu tanpa mengharap imbalan, dan satu hal lagi semua yang ada di sini karena lemah tidak kuat menahan tekanan tadi akan pingsan sementara” Ucap Are
Are berjalan pergi, pertengahan hendak keluar…. “Lu Ji’er ikutlah denganku untuk mempermudah urusan di sana, Aku ingin kerumah keluarga Bai. Bantu Aku untuk meyakinkannya” Ucap Are membalikkan badan melihat Lu Ji’er
Lu Ji’er yang dimintai pertolongan itu tidak bisa menolak apapun. Karena baginya perintah tuan bertopeng itu adalah perintah Mutlak.
Are segera berjalan pergi menuju gerbang pintu keluar, diikuti oleh Lu Ji’er dari belakang. Mereka pergi meninggalkan keluarga Lu dan bergegas menuju keluarga Bai….
Keluarga Lu Sudah berhasil berada di genggamanku, Are melihat Bar Energinya [Energi : 1102/821] Semoga masih tercukupi untuk menyembuhkan mereka. Target selanjutnya adalah keluarga Bai. “Mari lebih cepat kita datang ke kediamannya” Ucap Are
Bagian 31.1 - Menjalankan Misi II : Bai Quan
— Sesampainya di kediaman Bai —
Penjaga melihat tetua keluarga Lu datang menyambutnya dengan hangat “Salam ketua keluarga Lu, Silakan masuk..” namun Are tiba tiba dihentikan lagi “Tunggu Tuan ada keperluan apa anda datang kemari”
Lu Ji’er yang melihat itu panik karena prajurit itu menghentikan orang yang salah. Takutnya bila Tuan bertopeng itu tersinggung gawat harus cepat. “Ehem Prajurit, Mereka adalah kawan baikku tolong jangan mempersulit”
Prajurit percaya dengan apa yang dikatakan ketua keluarga Lu pasti benar adanya. “Maaf atas ketidak hormatan kami Tuan karena telah menghentikan anda” Ucap prajurit merendahkan badan memohon maaf
Are segera berjalan tidak menanggapi prajurit itu, melewati Lu Ji’er. Lu Ji’er segera menyusul dan mendampingi nya bertemu. Tetua keluarga Bai.
Karena Lu Ji’er tahu bahwa Bai Qui pasti sedang dalam kondisi yang sama seperti dirinya sebelumnya. Lu Ji’er langsung membawa Tuan bertopeng itu menuju tempat di mana Tuan Muda keluarga Bai dirawat.
“Saudaraku Bai Qui keluarlah” Ucap Lu Ji’er sambil mengetuk pintunya
Bai Qui yang sedang bersama keluarga besar Bai di dalam ruangan Tuan Muda Bai mendengar, Suara Saudara Lu Ji’er “Ada apa Saudara Lu mencariku dalam keadaan seperti ini. Sama sama anaknya mendapat masalah dia malah datang berkunjung… Haiss!!, Tabib tolong usahakan yang terbaik untuk menyembuhkan Tuan Muda”
“Baik Tuan” Ucap Tabib
Bai Qui berjalan meninggalkan ruang Tuan Muda Bai. Menemui Saudara Lu Ji’er di luar.
“Salam Saudara Bai” Ucap Lu Ji’er sambil mengepalkan tangan ( tanda hormat )
“Salam saudara Lu” Ucap Bai Qui membalas Hormat. Bai Qui melihat seorang dibelakangnya mengenakan topeng
“Ah Saudara Bai Pasti pernah melihat orang ini bukan?, langsung pada intinya saja. Tuan muda keluargaku sudah berhasil disembuhkan oleh orang terhormat di belakang Saya, Bila Tuan Muda keluarga Bai tidak diselamatkan. Bisa saja dia menderita cacat permanen, itu adalah ucapan dari Master terhormat di belakang saya. Jadi biarlah Tuan terhormat ini membantu menyembuhkan.” Ucap Lu Ji’er
“Bukannya Aku tidak percaya, Namun bila anakku malah tambah memburuk bagaimana?” Ucap Bai Qui dengan panik
“Percayalah padaku, Anakku sudah benar benar sembuh dan itu semua berkatnya. Apakah sebelumnya aku pernah menipumu tentang suatu hal?” Ucap Lu Ji’er dengan serius
Bai Qui mengintai beberapa kejadian, namun tidak ada sekalipun niat jelek dari Lu Ji’er. “Baiklah aku akan mempercayaimu untuk masalah ini”
“Haha bagus sekarang, kamu mohonlah dengan tulus kepadanya” Ucap Lu Ji’er
Bai Qui mendekati dan membungkukkan badan. “Tuan Terhormat tolong bantu keluargaku menyembuhkan penyakit Tuan Muda. Masalah pembayaran itu adalah hal yang mudah yang terpenting keselamatannya adalah hal terpenting bagiku” Ucap Bai Qui dengan ekspresi nyata memohon merendah diri
Sungguh ekspresi yang bagus entah dia menipu atau tidak itu bukan urusanku. Urusanku adalah mendapatkan Point Tukar dari System beserta reward. “Baiklah karena ketulusanmu Aku akan membantumu, Namun aku meminta sebuah persyaratan darimu”
Bai Qui terkejut, namun tiba tiba Lu Ji’er membisikkannya tentang apa yang seluruhnya terjadi di kediamannya.
“Tolong jangan lama lama nyawa anak itu tidak banyak, dan aku juga harus menolong anak keluarga De. Jadi Cepatlah!!” Ucap Are
“haha Maaf maafkan saya Tuan terhormat” Ucap Lu Ji’er
“Tuan mohon tunggu sebentar saya akan membuat mereka keluar dari ruangan. Tentu nanti saya akan melarang untuk melihat Tuan Terhormat saat sedang menyembuhkan.” Ucap Bai Qui
— Setelah beberapa meyakinkan orang didalam —
“Tuan terhormat tolong bantuannya untuk menyembuhkan Tuan Mudah kami” Ucap Bai Qui dengan nada gelisah
“Selama pengobatan berlangsung jangan pernah ada yang melihat, bila di antara kalian berani mencoba jangan salahkan aku nyewa dari Tuan Muda kalian bukan sembuh tetapi cacat” Ucap Are kepada keluarga Bai sebelum masuk ke dalam
“Baiklah Tuan Saya dan Lu Ji’er akan menjaga pintu supaya Tuan terhormat tidak terganggu” Ucap Bai Qui
Are berjalan melangkah memasuki pintu. Saat hendak menutup pintu. “Percayalah Tuan Muda kalian akan sehat kembali setelah aku obati” Ucap Are sambil menutup pintu
Bagian 31.2 - Menyembuhkan Luka ll
Are melihat luka yang dialami mereka sangatlah cocok, hanya tinggal pengaruh waktu hingga membuat mereka cacat permanen. Kesampingkan hal itu dulu lebih baik obati dahulu Tuan Muda ini.
Are mengeluarkan Jarum Akupuntur dan menancapkan pada bagian fatal. Membeli 1 buah Pil Panjang Umur. Membersihkan dahulu bekas luka dan racun, menyusun kembali dan merapikan bagian yang fatal. Setelah itu memberikan Pil Panjang Umur dahulu.
“Ini akan sangat Sakit jadi. Tahan rasa sakitnya” Ucap Are. Memulai menekan Pil dan membantu menutup luka.
“Argh sakiitttt” Ucap Bai Quan berteriak
“Tahanlah rasa sakitnya jika kamu tidak ingin menjadi orang cacat” Ucap Are. Setelah memakan waktu beberapa Jam… Ah ini yang ke 2 selesai
“Selamat Tuan telah mendapatkan 2000 Point tukar dari penyelesaian misi. otomatis ditambahkan, Reward akan ditambahkan setelah menyembuhkan 1 Orang lainnya” - System
“Hah Baguslah Istirahat Sejenak” Ucap Are
System tolong masakkan Aku kebab. Energiku sudah terkuras karena 2 orang ini astaga hahaha
— Informasi Tingkatan —
Alam Langit ( 8 tingkatan, 1 tingkat 7 Lapisan )
Ranah Kelahiran Fana ( 1 - 7 )
Ranah Junior Perunggu ( 1 - 7 )
Ranah Senior Perak ( 1- 7 )
Ranah Master Emas ( 1 - 7 )
Ranah Alam Prajurit ( 1 - 7 )
Ranah Alam Prajurit Elite ( 1 - 7 )
Ranah Alam Raja ( 1 - 7 )
Ranah Alam Kaisar ( 1- 7 )
Alam Surgawi ( 3 tingkatan, 1 tingkat 5 Lapisan )
Takdir Surgawi ( 1 - 5 )
Bintang Surgawi ( 1 - 5 )
Inti Surgawi ( 1 - 5 )
Alam Saint ( 1- 6 )
Alam Kekosongan ( 1 - 1000 )
Leluhur Bela diri ( 1 - 3 Lapisan )
Dewa ( 3 tingkatan, 1 tingkat 2 lapisan )
Dewa Pencipta ( 1 - 2 lapisan )
Dewa Pengendali ( 1 - 2 lapisan )
Dewa Penghancur ( 1- 2 lapisan )
Tuhan Mutlak ( 1 Lapisan )
Guru Dunia ( - )
Note : Beberapa Ranah ada hal yang harus dilakukan persyaratannya, Setiap Orang dengan Attribute berbeda. Akan berebeda juga yah cara penerobosannya!. Lebih Detail Akan Mimin jelaskan Sebagai System, Di Dunia King Of System ini!!
karena alur bagus ya lanjut ajalah😌
Contohnya :
"Aku sangat bosan hari ini" Ucap Are sembari menyandarkan kepalanya pada meja.
Kalo versi pikiran tuh pake : "Batin,Pikir"
Contohnya :
'Aku sangat bosan' Pikir Are setelah pulang ke rumah.