Violensia Robertson gadis berusia 23 tahun berparas cantik, karena cintanya yang mendalam dia rela mengubah wajah demi ingin memiliki pria tampan pemilik nama Alvarendra.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
Hari ini pria paruh baya itu kembali dari Surabaya tubuh yang luka sudah sedikit membaik, dia di kawal oleh tiga orang pengikutnya. Pesawat yang di tumpangi Salman mendarat di bandara Tangerang pukul 5 sore, Salman pun di jemput oleh orang kantor kepercayaan nya.
"Selamat sore tuan" sapa dia membungkuk kan tubuh nya tanda hormat kepada taunya.
"Sore, gimana keadaan kantor?" tanya salman sambil memasang suitable.
"Semua baik tuan hanya saja" kata si pengemudi tapi ucapan nya terpotong oleh Salman.
"Hanya apa, ada apa?." tanya nya lagi salman penasaran.
"Satu Minggu yang lalu kantor tuan di datangi oleh orang tidak saya kenal tuan, yang ingin tahu alamat detail kediaman tuan"
"Lalu kamu kasih?" tanya Salman.
"Tidak tuan, saya tidak berani tanpa ijin tuan"
"Bagus" kata Salman tegas.
Siap mereka apa mungkin mereka orang suruhan Robert, mau apa lagi dia, seperti nya dia belum puas jika aku belum menyerahkan Alva ke tangan nya. gumam dalam hati Salman.
"Bos.., apa perlu kami selidiki?"
"Kalian hanya perlu mencari orang yang lebih banyak lagi dan cari yang kuat" Perintah Salman.
"Baik bos saya akan cari di perguruan silat di dareh Banten Bos"
"Terserah kamu mau cari dimana"
Salman pun tiba di rumah di sambut tangisan istri setelah melihat suaminya berjalan menggunakan tongkat karena kaki sebelah satu Salman pincang.
"Masyaallah Abi kenapa.? siapa yang berani tega lakuin ini Abi, hiks..hiks...hiks." Kholifah menangis histeris.
"Umi.., sudah Alhamdulillah Allah masih menolong Abi"
Umi yakin Abi ini pasti ulah Robert, lihat Abi apa yang akan umi lakukan dengan Robert. gumam dalam hati Kholifah.
"Sekarang Abi istirahat dulu, Umi buat kan minuman hangat buat Abi."
"Umi.., Nata kemana?" tanya Salman mengingat dia datang tak Nampak batang hidungnya.
"Tadi Nata ijin ke rumah sakit Abi"
"Siapa yang sakit Umi?" tanya lagi Salman.
"Umi buat kan minuman dulu nanti Umi cerita lagi"
Kholifah melangkah pergi ke dapur meninggalkan Salman di kamar, tidak lama membuat minuman Kholifah kembali membawa minuman hangat untuk suaminya.
"Abi minum dulu ya"
Salman berbaring kepala bersandar di bahu rajang, setelah membuat minuman suaminya Kholifah duduk di tepi ranjang dia pun mulai bercerita tentang kejadian Alva sampai harus di rawat di rumah sakit.
"Saat itu Umi minta tolong Alva hantar makanan ke kantor untuk Nata, setelah pulang dari kantor istri Robert mengajak ketemuan di sebuah kafe entah apa yang di bicarakan dengan Alva, hari itu juga Alva menemui Veronica di tempat yang sudah di kirimkan alamat nya, 1 jam mereka di kafe kedatangan Robert bersama pengikutnya Alva di hajar oleh mereka orang suruhan Robert dia mengira ada hubungan tersembunyi antara istri nya dan Alva sekarang Alva di rawat di rumah sakit, dia mengalami luka dalam Abi." Ujar Kholifah menjelaskan ke Suaminya.
"Astaghfirullah..!, sekarang hantar Abi ke rumah sakit Umi"
"Abi istirahat saja dulu, nanti kalau sudah istirahat Abi boleh kesana"
"Tapi..., Umi Abi kasihan Alva pemuda yang baik hanya saja nasib nya kurang beruntung" Ujar Salman menatap wajah Kholifah
"Tidak beruntung karena Alex yang memiliki hati dendam dengan Robert" Ucap Kholifah ke keceplosan
Seketika Kholifah menutup mulut nya ia mengatakan dengan Suaminya spontan.
"Maksud Umi?"
"Tidak ada Abi.., skarang abi istirahat Umi keluar dulu"
"Umi.., apa Abi pernah ada rahasia sama Umi?" kata Salman.
"Tidak ada Abi" jawab Kholifah
"Sekarang katakan apa yang sedang Umi rahasiakan sama Abi.?"
"Baik Abi, Umi akan menceritakan semua tetang Alva"
"Waktu Umi datang ke tempat Arisan disana ada istri dari tuan Alex Ferguson, Umi sedikit mencari tahu dengan sesama teman arisan kalau nyonya Alex sebenarnya tidak memiliki anak kandung dari suaminya, " Ujar Kholifah.
"Tapi bukan berarti anak dari Robert dan Veronica kan?" Bantah keras Salman
"Abi masih ingat kalau Robert menikahi Veronica merebut dari tangan Alex."
"Kamu Tahu dari mana Umi?"
Salman lumayan terkejut Istri yang tidak banyak bicara ia juga banyak tahu kabar duni luar sedang kan Salman mengira istri tercintanya tidak tahu apa-apa kecuali menjadi ibu rumah tangga.
"Abi ini ketinggalan berita, semua orang juga tahu Abi berita itu" Ujar Kholifah.
"Ya sudah hantar Abi ke rumah sakit, Abi harus melihat kondisi Alva." kata Salman
Di tempat lain Vio yang masih berdiam diri di kamar atas kepergian Veronica, tapi ia juga kesal dengan orang tua ibu nya mendengar kalau Veronica ada skandal dengan Alvarendra, Sedangkan Vio merasa tidak bisa memiliki Alva sekeras ia berjuang untuk mendapatkan nya semudah itu Mommy nya memiliki nya.
"Vio.., buka pintu nya dady ingin bicara"
Vio tetap diam tak menjawab panggilan Robert dia menyesali atas terjadinya kepergian Veronica dari rumah kenapa Dady nya tidak menahan kepergian Veronica.
"Dady pergi saja aku tidak ingin bicara dengan Dady." Ucap Vio sedikit berteriak.
"Tidak usah manja sekarang kamu sudah besar harus bisa mengurus diri kamu sendiri" Balas teriak Robert.
Seandainya Vio tahu kalau dia punya sodara kembar tentu nya dia akan mencari tahu tapi Vio sendiri tidak tahu kalau dia punya sodara kembar Robert dan Veronica menyembunyikan rahasia besar ini dengan Vio.
Vio segera berkemas pakaiannya ke dalam koper ia akan segera pergi dari rumah nya.
Vio melangkah keluar, Robert dudu di ruang tamu menyilang kan kaki nya menikmati teh hangat di sore hari.
Robert melihat Vio menarik koper dia menurunkan kakinya.
"Kamu mau kemana?"
"Vio akan kembali ke Amerika Dady"
"Bagaimana dengan perusahaan?"
"Itu bukan urusan Vio Dady, seperti Amerika tempat paling nyaman aku tinggal."
"lebih baik kamu tinggal di Indonesia di jawa tempat Oma kamu"
"Seperti itu lebih baik Dad" ucap Vio berlalu pergi meninggalkan rumah.
Robert membanting koran di atas meja, dia meraih jas nya setelah Vio pergi Robert pun pergi menemui Gres yang tak lain istri muda Ribet.
Robert begitu pandai menyembunyikan semua nya sampai saat ini Veronica tidak pernah tahu mengenai wanita lain di luar, sedangkan Gres wanita yang lebih dulu mengenal Robertson Karena hubungan nya tidak lah mulus Keluarga Robertson tidak memberikan ijin Robert menikahi Gres karena orang tua Gres musuh bisnis dari keluarga Robertson, sedang dengan Veronica Robert tidak lah begitu mencintai Veronica dia hanya ingin membalas sahabat nya Alex Ferguson yang selalu unggul dari nya.
Robert selalu tidak ingin kalah dari siapa pun ia bahkan rela berbuat apa pun agar bisa mendapatkan nya, begitu pun dengan wanita dia selalu di kelilingi wanita-wanita cantik di setiap singgah dimana pun. Tanpa wanita seperti hidup Robert hampa. Begitu lah yang di lakukan oleh hari-hari Robert.
...----------------...
Terimakasih jangan lupa like dan komentar nya ya 🤭