Mengkisahkan seorang wanita miskin yang sangat beruntung,di cintai oleh banyak orang - orang di sekeliling nya,meski pun semua tidak selalu berjalan dengan mulus.
Begitu banyak cobaan dari ketidak sukaan orang pada nya dan pada akhirnya membuat Hidup Kinanti tidak tenang,akan kah ada hari bahagia untuk diri nya?
Yuk di baca!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31 - Masalah Kerjaan
Di dalam mobil.
Kinanti memikirkan tentang pekerjaaan nya,ia pun melamuni sembari duduk di samping Sham yang menyetir.
"Kin, kenapa, kok diam?." Tanya Sham sembari menoleh.
"Aku mikirin kerjaan Aku Sham, kira-kira aku diizinin gak ya,buat ambil shif malam terus, soal nya kan aku pagi mau kuliah."Ucap Kinanti.
"Ya ampun, kirain mikirin apaan, Ya udah sih gak usah di pikirin, kalau gak diizinin ya Berhenti aja, bereskan."Balas Sham.
"Kamu sih enak ngomong nya, di Jakarta ini cari kerjaan susah, gimana pun aku kuliah aku pasti butuh uang buat pegangan dan bantu-bantu bapak ibu aku." Ucap Kinanti.
Sham pun tersenyum mendengar jawaban Kinanti. "Aku percaya kamu pasti di kasi izin, kita ke kantor kamu sekarang." Ucap Sham.
"Sekarang?."
"Iya lah sekarang, masak besok, kan besok kamu udah mulai masuk kuliah." ucap Sham.
"Oh iya ya."Balas Kinanti.
"Kamu kalau bingung gitu makin cantik tahu gak." ucap Sham dan Kinanti pun membalas nya dengan senyuman.
"Makasih ya Sham, berkat kamu aku bisa kuliah."Ucap Kinanti.
"Santai aja kali."Balas Sham tersenyum sembari mengedipkan mata nya pada Kinanti.
Saat Kinanti dan Sham sampai di kantor, Kinanti turun dari mobil Sham di temani Sham yang ikut masuk ke dalam.
"Kinanti, kok disini, bukan nya mau ke kampus?." Tanya Sofi menghampiri Kinanti.
"Hai."Sapa Sham.
"Ini pasti Sham ya?." Tanya Sofi tersenyum.
"Kok tahu."
"Tahu lah, kan Kinanti sering cerita." jawab Sofi.
"Cerita apaan?." Tanya Sham tersenyum penasaran.
"Cerita..."
"Sofi, udah ah, gak usah di ladenin, Bu Seno mana?." Tanya Kinanti.
"Ada di ruangan nya, Ada Apa Kin?"
"Nanti saja aku cerita nya."Balas Kinanti dan bergegas ke ruangan Bu Seni atasan nya.
Tok
Tok
Tok
"Masuk." Bu seni mempersilakan siapa pun yang mengetuk pintu untuk masuk. Perlahan Kinanti membuka Pintu dan masuk.
"Kinanti,kamu bukan nya shif malam, kenapa kamu ada disini?." Tanya Bu Seno.
"Bu, saya ada yang ingin di bicarakan."Ucap Kinanti.
"Silakan duduk."
"Ada apa?."
"Bu, saya mau minta izin untuk ambil shif malam terus mulai malam ini boleh gak Bu?." Tanya Kinanti.
"Kenapa?, kamu kan biasa nya shif pagi."Tanya Bu Seno.
"Saya dapat beasiswa untuk kuliah Bu, makanya mau ambil kuliah pagi saja, jadi kerja nya malam." balas Kinanti.
"Kuliah?."
"Kalau kamu kuliah, nanti kamu gak konsen sama kerjaan kamu, lalu kerjaan jadi letoy, jadi bikin masalah nanti di kantor."Ucap Bu Seno.
"Kalau kamu mau kuliah, tidak usah kerja saja."Balas Bu Seno.
"Jangan dong Bu, gimana pun saya butuh kerjaan ini, saya janji, setelah pulang kuliah saya lansung datang ke kantor." ucap Kinanti.
"Shif malam kan mulai jam 3 sore Bu."Ucap Kinanti lagi.
"Gak bisa, kamu ambil kuliah malam saja, kerja Shif pagi seperti biasa."Balas Bu Seno.
"Tapi Bu?."
"Kalau masih mau kerja, ikuti apa kata saya, kalau sudah bosan kerja disini, kamu bisa mengundurkan diri. "Ucap Bu Seno.
"Kalau gak ada lagi,sebaiknya kamu keluar, nanti sore kerja jangan telat datang." ucap Bu Seno lagi.
Kinanti pun dengan tidak semangat keluar dari ruangan itu. saat ia keluar dari ruangan Bu Seno, Vano yang sedang bicara dengan Klain nya setelah selesai rapat, menatap Heran Kinanti yang tampak tertunduk lemas.
Vano bertanya - tanya ada apa dengan Kinanti. "Pak Vano, kalau begitu saya permisi dulu." ucap Klain Vano.
"Iya, baik pak, Hati - hati di jalan."Balas Vano.
Saat Vano kembali Menoleh Kinanti sudah berlalu pergi. "Ada apa dengan nya."Gumam Vano.
"Gimana Kin?, Di bolehin ambil shif malam?." Tanya Sham saat Kinanti menghampiri nya. Kinanti menggeleng kan kepala nya dengan tak bersemangat.
"Ya udah lah, kamu kan bisa ambil kuliah malam." Balas Sham.
"Tapi Sham, kan aku baru mulai kuliah, masak harus ngomong untuk bisa kuliah malam, gak enak lah."Ucap Kinanti.
"Ya gak apa apa lah, gimana lagi."Balas Sham.
"Nanti aku bantuin ngomong dech."Ucap Sham lagi.
"Jangan Sham, aku mau coba minta izin sama Bu Seno lagi besok, siapa tahu di izinin."Ucap Kinanti.
"Ya udah, yuk pulang istirahat, kan nanti kamu kerja malam."Ucap Sham. dan Kinanti mengiyakan.
Dari Jauh, Vano diam - diam memperhatikan Mereka, Vano menghela nafas dan berjalan masuk ke ruangan nya.
kasihan Sham berharap SM Kinanti tp Kinanti nya sok cuek