Hi ☺️
Novel lanjutan dari akun pertama "AKUN ANANTA"
Mengandung adegan 21+ harap bijak dalam membaca cerita ini🚫
Maysaroh diperkosa oleh Rio dan menghadapi tekanan perasaan akibat peristiwa hitam tersebut. Kesedihan Maysaroh bertambah saat dirinya hamil. Pattra tahu apa yang sudah terjadi kepada diri Maysaroh menaruh simpati padanya. Akhirnya Pattra menikahi Maysaroh.
Ikuti kisah lanjutannya akankah Pattra dan Maysaroh menjadi sepasang suami istri yang sangat bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isna Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31
Berita mengenai kehamilan Maysaroh sudah menggemparkan seluruh kampung Ketileng. Entahlah siapa yang menyebarkan gosip tersebut. Sehingga orang-orang kampung tersebut ingin mengusir Maysaroh dari kampungnya.
"Aduh Pak RT bagaimana sih. Ayolah bertindak" Ucap Bu Soya beserta Ibu-ibu yang lain mendatangi rumah Pak RT
"Ibu-ibu tolong semua tentang. Mari, kita tanya terlebih dahulu masalah ini kepada Maysaroh. Janganlah kita bertindak sesuai keinginan kita" Jawab Pak RT
"Pak RT... Pak RT masalahnya itu sudah jelas kalau Maysaroh hamil tanpa suami. Kalau Maysaroh masih di kampung kita. Wah... Bisa-bisa jadi contoh jelek untuk anak-anak kampung ini. Bahkan bisa-bisa kampung kita akan mendapatkan kesialan atau musibah" Ucap Bu Soya
"Astaghfirullah Bu Soya. Jangan berbicara seperti itu Bu" Jawab Pak RT dengan mengelus dada
"Iya Pak RT usir saja" Teriak Ibu-ibu yang lain
"Baiklah Ibu-ibu sekarang Ibu-ibu pulang ke rumah masing-masing dan saya akan membicarakan masalah ini dengan keluarga Pak Billy terlebih dahulu" Jawab Pak RT menjelaskannya
"Huhuhu" Sorak Ibu-ibu seketika pada bubar dari rumah Pak RT
"Sebaiknya kita harus memilih ketua RT baru lagi" Ucap Bu Soya meninggalkan rumah Pak RT
"Bagaimana kalau Bu Soya saja yang menjadi ketua RT" Sambung Bu Wulan
"Wah... Ide bagus itu" Jawab Ibu-ibu
"Aku jadi ketua RT" Ucap batin Bu Soya tersenyum
.
.
Tiga hari berlalu Maysaroh sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah. Taxi yang di tumpangi Maysaroh beserta keluarganya berhenti tepat di depan rumah miliknya. Begitu banyak Ibu-ibu yang sedang berkumpul dan bergosip ria di rumah Bu Wulan, tepat di depan rumah Maysaroh. Ibu-ibu sengaja berkumpul di rumah Bu Wulan semata-mata hanya ingin melihat Maysaroh.
"Ayo, turunlah sayang! Hati-hati iya" Ucap Mama Mayang
"Hm" Jawabannya
"Biarkan Papa membantumu" Sambung Papa Billy yang terlebih dahulu turun dari taxi tersebut
"Eh lihatlah Ibu-ibu itu bukanya Maysaroh" Teriak Bu Soya saat melihat Maysaroh turun dari taxi
"Oh iya-iya benar itu Maysaroh" Bisik para Ibu-ibu
"Wah-wah benar bukan Ibu-ibu sudah jelas Maysaroh itu sedang mengandung" Ucap Bu Soya
"Masa sih Bu, Maysaroh hamil" Sambung salah satunya Ibu-ibu
"Hm... Jelas hamil donk Bu. Aku sudah tidak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka dengan Bu Bidan Ela" Jawab Bu Soya
"Maklumlah Ibu-ibu hamil muda jadi belum kelihat besar perutnya" Ucap Bu Wulan dengan tersenyum
"Iya kalau kalian tidak percaya coba saja tanya ke Bu Bidan Ela" Sambung Bu Soya
"Benar juga itu" Jawab Ibu-ibu
Mama Mayang yang sedari tadi melihat arah rumah Bu Wulan merasa risih.
"Kenapa banyak Ibu-ibu di rumah Bu Wulan" Ucap batin Mama Mayang
"Ma..." Panggil Papa Billy yang membuyarkan lamunannya
"Eh... Iya, Pa" Jawab Mama Mayang
"Ayo, bantu May untuk masuk ke dalam! Papa akan menyelesaikan pembayarannya" Perintah Papa Billy
"Iya Pa" Jawab Mama Mayang segera memapah Maysaroh untuk masuk ke dalam kamarnya
Papa Billy segera membayar biaya taxi tersebut, setelah selesai Supir taxi tersebut langsung pergi.
"Pak Billy" Panggil Bu Soya dari kejauhan
"Iya Bu Soya" Jawab Papa Billy
"Maysaroh sudah pulang iya? Tanya Bu Soya basa-basi
"Iya Bu" Jawab Papa Billy dengan menganggukkan kepalanya
"Dengar-dengar Maysaroh hamil iya, Pak. Hamil dengan siapa? Tanya Bu Soya
Deg
"Bagaimana mereka bisa tau?" Ucap batin Papa Billy terdiam
"Malang sekali nasib Maysaroh itu, di ajak nikah dengan Riko malah kabur. Eh... sekarang pulang dalam keadaan hamil" Ucap Bu Soya
Papa Billy terpaku dengan ucapan Bu Soya.
"Yang sabar iya Pak Billy" Ucap Bu Soya
"Bu Soya tau apa soal anak ku? Tanya Papa Billy
"Maksudnya? Tanya Bu Soya balik
"Bu Soya tau apa soal anakku? Jangan berbicara omong kosong kalau tidak tau apa yang sebenarnya terjadi" Jawab Papa Billy menjelaskannya
"Aduh-aduh Pak Billy. Kami turut bahagia jika Maysaroh benar-benar hamil. Hahaha" Ucap Bu Soya dengan tertawa terbahak-bahak
"Astaghfirullah" Jawab Papa Billy lirih
"Ups... Anak siap yang dia kandung? Jangan-jangan anak lelaki hidung belang" Sorak salah satu Ibu-ibu
"Hahaha" Suara tertawa para Ibu-ibu
Papa Billy masuk ke dalam rumah tanpa menangapi lagi ocehan para Ibu-ibu.
"Lihatlah betapa malunya Pak Billy sehingga dia langsung masuk ke dalam rumahnya" Ucap Bu Soya
"Iya Bu Soya" Jawab Bu Wulan
Bersambung... ✍️