MASIH TAHAP REVISI..DAN BANYAK BEBERAPA KATA YANG SALAH
"kamu ingat perkataan kamu yg mengatakan dengan cara apa kamu berterimakasih?? sekarang saya menagih perkataan kamu dengan menikah dengan putra saya Ezra"
"tapi..nyonya saya tidak pantas.."
"tidak ada penolakan.."
"baiklah"
Anindita yg di jodohkan oleh bibinya dengan juragan di kampung, memilih untuk kabur dari rumah dan pergi ke kota..namun tak di sangka ia justruh menikah dengan seorang Ceo yg tidak lain adalah anak dari bos nya sendiri...ia menerima pernikahan itu di karna kan hutang budi karna pada suatu hari ia di selamatkan oleh putranya yg tidak lain namanya Ezra, dan juga berhutang budi karna mama nya Ezra yg bernama Nesya sudah memberikan pekerjaan di rumahnya sebagai Art.. tentu saja ia tidak dapat menolak untuk menikahi Ezra..karna Dita juga mencintai nya selama ini..
tapi akankah pernikahan yg Dita dambakan menjadi kenyataan???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Anggita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari yang Bahagia
Malam harinya setelah selesai makan malam Dita kembali ke kamar Ezra, dia pergi duluan karena Ezra sedang berada di ruang kerja nya..
saat Dita membuka pintu kamar Ezra..betapa terkejutnya dia mendapatkan kamar Ezra yg sangat berantakan..
"Astaga!! ada apa ini? kenapa semua berantakan sekali..." gumam Dita lalu membersihkan kamar itu..
Sudah selesai membersihkan kamar, Dita ingin sekali merebahkan dirinya...damn!! ia baru ingat jika alas kasurnya tidak ada..
"aa...iya alas kasurku dimana?.." Gumam Dita mencari alas kasurnya..
"cari apa?"
"Aaaa!! tuan..maaf saya terkejut"
"tuan?"
"emmm..maksudnya Mas.."
"saya tanya kamu cari apa?"
"anu...alas kasur saya dimana?"
"tu..di ruang ganti"
"baik..saya ambil disana"
"tidak usah!"
"eh..kenapa mas?"
"mulai sekarang kita tidur satu ranjang"
"hah?!"
"tidak ada penolakan"
"ah..baiklah.."
"matikan lampu..lalu pijat kepala saya sampai saya tertidur.."
"iya.."
Dita mematikan lampu kamar dan hanya menyisakan lampu tidur saja..ia perlahan menaiki ranjang itu dengan perasaan yg gugup..
"cepatlah pijat.."
"iya..mas"
Dita mulai memijit kepala suaminya...
"em..teruskan"
"apakah enak"
"apakah aku bilang tidak?!"
"maaf.."
"sudah lah teruskan saja memijatnya"
Dita masih setia memijat suaminya itu sampai Ezra sudah menuju alam mimpinya..melihat itu Dita merasa perasaan nya sedikit bahagia, ia juga berniat masuk juga ke dalam mimpinya..
****
pagi harinya seperti biasa Dita sudah melakukan semua pekerjaan nya..hanya saja kali ini sedikit berbeda dari biasanya..karena semua yg Dita kerjakan penuh dengan semangat dan juga senyuman yg selalu terukir di wajah nya..
dan ia juga..kali ini menyiapkan sarapan kesukaan Ezra...
"selamat pagi Mas..Mah"
"pagi"
"wah..sayang kau menyiapkan sarapan kesukaan suami mu?"
"em..iya mah."
"Ezra..kamu harus makan..Istri mu sudah bersusah payah membuat makanan ini"
"iya tentu saja Ezra akan memakan nya!"
Kebahagiaan Dita berlipat ganda karena Ezra sangat menikmati makanan nya begitu lahap..
"em..sayang" kali ini bukan Nesya yang memanggil melainkan Ezra..
"i...iya mas"
"aku ingin untuk makan siang menu seperti ini..tolong di tempatkan di kotak makan..aku akan membawa nya?"
mendengar itu Dita menjadi lebih senang...
apakah ini termaksud sandiwara mereka?? ia sudah tidak peduli lagi..
"wah..Ezra sayang kamu ingin membawa makanan dari rumah..tidak biasanya kamu membawa makanan"
"mah..Ezra kayanya hari ini akan sangat sibuk di kantor..jadi Ezra tidak akan pergi makan siang keluar..karena membawa makanan ini itu bisa membantu waktu Ezra" ucap Ezra yg hanya di tanggapi anggukan oleh Nesya..
"ini mas.."
"makasih..sayang"
"ouh iya mah..Ezra pamit berangkat kantor dulu yah.."
"iya..hati hati"
"sayang..mas berangkat yah"
ini lah momen yg di tunggu Dita sedari tadi...ia mulai mencium tangan suaminya lalu Ezra mengecup sekilas bibirnya kemudian ia pergi....
"ehem...ada yg sedang berbunga² nih" Goda Nesya yg melihat wajah menantunya sudah seperti kepiting rebus..
"em..anu..mah"
"sudah lah..dia memang begitu..kau harus terbiasa sayang.."
"iya mah.." ucap Dita malu malu..
"mah..Dita mau siapin sarapan untuk Aa ian dulu yah"
"silahkan sayang"
Dita mulai menyiapkan makanan untuk ian,, saat sudah selesai ia pergi dari hadapan mertuanya..
"Selamat pagi Aa"
"pagi Neng"
"ini Aa sarapan nya"
"wah..kelihatan nya enak tuh"
"hehe makanan mah enak atuh Aa"
"haha yah deh..kok Neng kelihatan nya senang banget sih ada apa?"
"em..engk..ada apa² kok Aa"
"Neng..ada yg mau Aa bicara in"
" nanti yah Aa...Neng mau masuk dulu yah.."
"yaudah Neng..kalau ada waktu aja..ntar Aa bilang"
"baiklah.."
Next>>>
maka nya zra jadi laki jangan kelewat posesif 😃😃