NovelToon NovelToon
Zia Dan Zion

Zia Dan Zion

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: cilamici

Zia dan Zion, yang memiliki keterikatan sejak kecil, terpisah cukup lama lalu bertemu lagi saat salah satunya menjadi hantu. Bersama mereka menghadapi dan mengungkap peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi di sekitar mereka. Akankah akhirnya mereka bisa bersama menyelesaikan semua misteri yang mewarnai hidup mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Bertemu Paman Salim

"Bener ini tempatnya kan?"

Zia turun dari motornya, lebih dari empat jam dia berkendara dari Jakarta hingga sampai ke tempat sesuai alamat yang diberikan Ziyan padanya.

Melan mengangguk di sampingnya.

Hantu wanita itu melayang mengintip dari atas pagar dinding batu bata yang di tumbuhi tanaman rambat.

Tempat itu sunyi, jauh dari pemukiman. Tempat di salah satu kota penyangga Jakarta.

"Gimana?"

Tanya Zia.

Melan mengangguk sambil menunjukkan ibu jari.

Aman maksudnya.

Zia kemudian pelahan mendorong pintu kayu lapuk yang ada di tempat itu. Hati-hati ia melangkah memasuki pekarangan yang dipenuhi semak belukar.

Apa ngga salah Ziyan memberikan alamat ini ke Zia. Pikir Zia.

Melan melayang mendahului Zia. Hantu itu memastikan tak ada yang akan membahayakan Zia.

Hingga tiba-tiba...

"Zia, sembunyi..."

Kata Melan.

Dua orang pemuda berjaket hitam tampak keluar dari bangunan yang seperti rumah tua tak berpenghuni itu.

Mereka tampak serius mengawasi sekitar sambil sesekali bicara.

"Kabarnya posisi Tuan Ardi Subrata sudah di ketahui,"

Kata salah satu dari mereka.

"Di mana?"

"Dari sumber katanya di Jepang, di rumah Pak Reza, mendiang putranya."

Zia yang bersembunyi di balik semak sempat mendengar saat mereka bicara sambil melewati tempat itu.

Zia mengendap akan keluar dari persembunyian saat kedua orang itu sedikit menjauh, saat tiba-tiba kaki kirinya tanpa sengaja menginjak botol bekas minuman,

pletok !!

Ish... Zia mendesis. Kedua orang itu langsung menoleh dan langsung menemukan Zia.

Melan menepuk dahinya.

"Capeee deeeeh..."

Kata hantu itu membuat Zia melemparnya dengan botol bekas.

"Siapa itu?!"

Dua orang itu langsung berlari ke arah Zia yang lebih dulu berlari menuju pintu keluar, tapi di sana ia malah menabrak seorang laki-laki yang baru datang, seseorang mengikuti di belakangnya.

Zia terjatuh dan duduk ke tanah dengan sukses.

"Zia."

Panggil seseorang yang tak lain adalah...

"Bang Dimas?"

Zia malah terheran-heran Zia ada di sana.

Keduanya saling bertatapan dalam kebingungan.

Zia kemudian dibantu berdiri oleh Dimas.

"Siapa dia Dim?"

Tanya laki-laki yang tak lain adalah Salim.

"Dia putri Pak Yudha."

Jawab Dimas.

"Yudha?"

Salim menatap Dimas lalu menatap Zia.

Dimas mengangguk.

"Ya, sahabat sekaligus kepala bodyguard Pak Reza, sahabat Pak Salim juga."

Salim menganga tak percaya.

Gadis ini... Mungkinkah gadis ini adalah Zia. Gadis kecil manis itu? Salim merasa waktu begitu cepat mendahuluinya...

Dimas kemudian berkata pada Zia.

"Beri salam pada Paman Salim Zi, dia sahabat mendiang Ayahmu."

Zia yang memang sudah lebih dulu melihat foto Salim saat muda bersama Ayahnya dan Ayah Zion langsung membungkukkan tubuhnya memberi salam.

Salim mendekati Zia dan mengulurkan tangannya. Matanya berkaca-kaca. Tak menyangka putri sahabatnya itu kini berada di hadapannya.

"Jadi ceritamu tentang Zia yang selamat dari kecelakaan itu benar adanya."

Salim terharu.

Zia akhirnya diajak masuk ke dalam tempat itu.

Tempat persembunyian itu sesungguhnya bukan di bangunan kosong tersebut. Melainkan di balik rerimbunan kebun rumah itu, di sana ada pintu rahasia menuju sebuah ruangan bawah tanah yang sangat luas.

Zia menyapukan pandangannya dengan takjub begitu memasuki ruang rahasia itu.

"Bang Dimas bagaimana bisa di sini juga?"

Tanya Zia saat Salim pergi ke ruangan lain untuk mengganti pakaian.

"Aku salah satu mata-mata mereka sejak lama Zi. Menggantikan posisi almarhum Ayah."

"Hah?"

Zia tercengang.

Dimas tersenyum.

"Jadi, itu sebabnya kalian begitu baik padaku?"

Lirih Zia.

Dimas mengangguk.

"Ayahku bekerja di bawah pengawasan mendiang Ayahmu langsung, kami banyak hutang Budi pada beliau dan Tuan Reza."

"Tuan Reza anak satu-satunya pak Ardi Subrata?"

Dimas mengangguk.

Zia terduduk lemas di sofa.

**------**

Zia berdiri tertegun di balik kaca, dari sana ia bisa melihat tubuh Zion yang terbaring tak sadarkan diri.

Zion dalam ruangan perawatan yang steril, dengan berbagai macam alat terpasang ditubuhnya,

Zia menatap nanar, ada rasa iba yang begitu dalam di hatinya pada sosok Zion.

Hantu itu, pasti ia begitu lelah mengembara selama ini.

Jika ia tak bertemu Zia, bagaimana nasibnya di jalanan Ibu kota yang tak ada satupun orang yang menyadari keberadaannya.

"Hanya keajaiban yang akan membawanya kembali hidup."

Lirih Salim di sebelah Zia.

Dimas sendiri sudah kembali ke tempatnya bekerja di salah satu TV swasta. Ia menemui Salim karena ada hal yang mendesak terkait berita buruk yang kini menyerang Zion.

Zia sebetulnya ingin sekali bicara pada Salim jika saat ini Zion bersamanya, tapi bagaimana mungkin Salim akan percaya padanya.

Zia menatap tubuh Zion lagi.

Bagaimana caranya aku bisa membantunya kembali? Batin Zia seolah bertanya pada dirinya sendiri.

Salim mengajak Zia kembali duduk di ruang depan.

Ia ingin tahu perkembangan rumah dan perusahaan. Zia menceritakan semuanya, bahwa Ziyan saat ini kebingungan dengan situasi yang ia tidak mengerti.

Meski sebetulnya saat ini yang ada di tubuh Ziyan adalah Zion, tetap saja menutut Zia, hantu itu butuh bantuan dari orang yang paling bisa dipercaya.

"Jadi ini rencana Heri Sapta!!"

Salim menggebrak bantalan sofa.

Melan yang semula sedang mengendus ayam goreng merk kakek-kakek di atas meja di ruangan itu sampai melompat karena kaget.

"Kita harus melakukan sesuatu, tak banyak waktu yang tersisa. Jika gagal, Pak Ardi Subrata dan kedua cucunya akan kehilangan kedudukan di perusahaan yang Pak Ardi susah payah dirikan."

Salim berdiri. Matanya menyala, seolah darahnya kini benar-benar mendidih.

Salim kemudian memanggil anak buahnya.

Ia memerintahkan untuk terus menjaga Zion. Lalu mengajak Zia kembali ke rumah tuannya.

"Paman Salim, boleh Zia bertanya..."

Tanya Zia saat mereka akhirnya sudah berada di dalam mobil.

"Yah Zia, katakan apa yang ingin kamu tau nak?"

Zia terdiam sejenak.

"Apa judul lagu baru BTS? Hihihi..."

Melan menyela merusak konsentrasi Zia yang sedang merangkai pertanyaannya.

Ish... Zia ingin memukul Melan yang duduk di belakangnya.

"Kenapa Zia, ada apa?"

Tanya Paman Salim.

"Jadi apakah Paman sudah tau soal Ziyan?"

Akhirnya Zia memberanikan diri menanyakannya.

Tanpa berpikir lagi, paman Salim tampak mengangguk cepat.

Lalu...

"Paman kalah cepat dengan orang suruhan Heri Sapta menemukan Ziyan."

Kata Paman Salim.

"Dulu, tuan Reza menikah dengan isterinya saat ia masih kuliah di Jepang. Isterinya adalah pekerja paruh waktu yang bekerja mengurus rumah Tuan Reza. Mereka menikah tanpa restu dari tuan Ardi, namun pernikahan itu terendus oleh pihak Heri sapta."

Cerita Paman salim masih dari balik kemudi, Zia mendengarkan dengan tenang.

"Sebetulnya, isteri Tuan Reza anak yang cukup cerdas, meskipun ia anak orang tidak punya, ia mendapatkan beasiswa kuliah di universitas ternama di Jepang. Ia bekerja paruh waktu untuk menopang hidupnya. Mungkin jika ia tidak bertemu tuan Reza dan akhirnya membuat ia hamil, masa depannya justru bisa lebih baik."

Kata Paman Salim.

"Pernikahan tanpa restu itu mendapatkan anak kembar laki-laki, Zion dan Ziyan. Sebetulnya Tuan Reza sudah berencana mengamankan mereka ke Paris dengan meminta bantuan ajudannya, yaitu Ayahmu. Tapi, sudah kubilang, Heri Sapta lebih dulu menemukan mereka, kesempatan itu ia pakai untuk mengancam tuan Reza menyerahkan kekuasaannya di perusahaan. Tuan Reza yang juga takut pada Ayahnya bukan meminta bantuan malah memilih lari, pesawat pribadinya jatuh yang kami yakin itu ulah seseorang, hanya saja kami tak punya bukti."

"Ayahmu semula tetap akan membawa istri Tuan Reza sesuai rencana semula. Tapi istri Tuan Reza diculik dan diasingkan entah ke mana. Ayahmu hanya bisa menyelamatkan Zion, sementara Ziyan terbawa Ibunya. Sekian tahun Zion dirawat ayahmu seperti anak sendiri, hingga Pak Ardi Subrata akhirnya tau jika Zion aslinya adalah cucunya, lalu Zion dibawa ke rumah pak Ardi."

"Lalu kenapa pak Ardi ngga mencari Ziyan juga?"

Zia penasaran.

Paman Salim menghela nafas.

"Bertahun-tahun kami mencari mereka Zi. Tapi kami benar-benar kesulitan mencari jejak mereka sampai kemudian Ziyan datang dan semua terjadi."

"Paman membiarkan semuanya, kenapa?"

"Fokus Paman yang paling utama adalah keselamatan Zion dan pak Ardi Subrata yang juga diasingkan Heri Sapta. Kemarin anak buah Dimas untungnya sudah menemukan beliau di Jepang, meskipun kondisi kesehatannya tak begitu baik. Tapi kami pastikan semua sudah aman sekarang."

Zia mengangguk mengerti.

**-------**

1
Antoni Indri
napa sik karakter2 nye lebay semua di semua judul novel.
yang over penakut lah . yang ga suka adventure lah . dsni lagi ...anak kek zizi dibilang nakal n bikin darting . padahal itu biasa banget. bukan anak bandel sama sekali. just normal act of a child.
padahal cerita mayan ok. tapi krn karakter2ny dibuat lebay jadi sering skip pen cpt2 lanjut krn cm pen liat alur cerita .
Satri Eka Yandri
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
berarti yg zizi knak macet itu krna kevin yg meninggal
Atoen Bumz Bums
benda2 keramat yg dibilang dr langit nyatanya dr langit INdonesia tecampak keluar negri😅☺hebat y leluhur indonesia
momi
ngakak teruss tiap babnya,,
momi
Luar biasa
Jeissi
🤣🤣🤣🤣🤣
D̶͔̭̪̻Hͥ̽ͣ̃̔A̷͙ͭͫ̕N̺̻̔̆ͅI̍̅̀̎̊
Luar biasa
Cahaya
Love U thor🫶aku baca ulang untuk yg ketiga kali
Cahaya
baca ulang nih
Cahaya
Luar biasa
Hana Rita ☘
duuhh 🤣🤣
latifa naharudin
Thor.. kalo novel ziyan udh ada blm
Asyifa86 Asyifa86
Luar biasa
Aulelie Aulelie
keren ceritanya kak is the besssssss👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
Aulelie Aulelie
😁😁😆😆😆😆😆😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣🤣0💪💪💪💪💪💪
Jeissi
memberanikan diri baca cerita horor, lah kok malah ngakak 😆
Ayu Lee
bagus
Mearly Early Mey
seru thor.... lanjutkan novelnya kalau ada cerita hantu lagi...
Mearly Early Mey
🤣🤣🤣🤣 seru ceritanya 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!