NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

mencoba membongkar sindikat

Arjuna kembali mencoba mendengarkan apa yang di ucapkan oleh Pak Tobi, sekali lagi Arjuna mendengar berita yang kembali mengguncang hatinya.

Arjuna buru-buru mundu kebelakang dan duduk di pinggiran pohon beringin pinggir jalan, "mustahil!" Ucap Arjuna kemudian Arjuna mengeluarkan selembar uang seratus ribu, kemudian memandangi nomer seri di uang itu, "setiap uang pasti memiliki nomer seri, kalau di gandakan bagaimana dengan nomer serinya? Apakah ikut di gandakan?" Batin Arjuna.

"Aku lebih percaya adanya Ajian Rawa rontek, waringin sungsang, ngambah dirgantoro, halimun dan ajian-ajian lainnya di bandingkan dengan ritual penggandaan uang! Ini pasti sindikat penipuan!" Batin Arjuna.

Dengan cepat Arjuna berjalan menuju toko sayur dan buah untuk berbelanja dan kembali pulang ke tokonya.

***

Siapa sangka ketika waktu menunjukan sore hari Arjuna mengambil motornya dan menuju ke gunung panderman.

Dia memarkirkan motornya di tempat parkir dan menuju ke petugas parkir yang berjaga, "sam, yang mau mencari penggandaan uang di mana?"

Tukang parkir itu langsung menjawab, "lah sam, saya kira sampean mau ndaki, ternyata mau nyari tempat itu juga."

"Hahaha!" Arjuna tertawa, "jujur saja aku penasaran sekali, apa iya uang bisa di gandakan." Ucap Arjuna.

Akhirnya tukang parkir itu menunjukan kepada Arjuna tempat di mana orang-orang melakukan ritual penggandaan uang.

Arjuna berjalan menuju ke tempat di mana tukang parkir itu tunjukan yaitu lereng gunung panderman.

"Bangsat!" Kutuk Arjuna ketika melihat ada banyak sekali orang yang menggelandang di sekitaran tempat ini.

Menggelandang namun bukan menggelandang yang sebenarnya, melainkan hanya perumpamaan saja. Arjuna melihat banyak sekali orang yang bercecer di sekitaran lereng gunung panderman ini. Setiap dari mereka membawa sesajen sendiri-sendiri dan beberapa uang di atas daun.

Dari tempat Arjuna berdiri Arjuna bisa tahu berapa nominal uang yang di bawa orang-orang ini. Ada oeang yang menaruh satu juta, lima ratus ribu, dan bahkan ada yang menaruh uang recehan.

Yang membuat jiwa miskin Arjuna meronta-ronta adalah ketika Arjuna melihat seseorang menaruh uang sekitar sepuluh juta.

Arjuna yakin uang-ang itu merupakan uang yang hendak di gandakan.

"Aku benar-benar penasaran, bagaimana mungkin uang bisa di gandakan!" Batin Arjuna, kemudian Arjuna berjalan menuju ke salah satu orang yang duduk santai menunggu sesajen dan uangnya.

"Kulo nuwun pak, numpang tanya!" Ucap Arjuna yang bertanya kepada peserta eh pelaku penggandaan uang dengan teknik bagaimana caranya menggandakan uang.

Orang itu memandangi Arjuna dari atas sampai bawah, mungkin karena orang itu melihat penampilan Arjuna yang seperti bujang baru lulus sekolah dan tidak tahu arah tujuan hidup membuat hati orang itu tergerak untuk memberitahu detail tentang ritual penggandaan uang ini.

"Terimakasih pak." Ucap Arjuna setelah mendengar penjelasan orang ini, setelah berterimakasih Arjuna melenggang pergi.

Dia langsung duduk di bawah pohon yang cukup rindang, meskipun di tempat ini ara banyak sekali orang yang mencari ritual penggandaan uang namun perlu di ingat, tempat ini merupakan lereng gunung panderman hutan di sini sangat luas membuat semua orang bisa berjarak cukup jauh.

Ketika Arjuna sudah duduk dia langsung mengeluarkan uang sepuluh ribu rupiah dan mencatat nomer sering di sebuah alas daun.

"Keparat, mari kita lihat apakah pesugihan konyol ini akan berhasil!" Batin Arjuna.

Setelah berbincang dengan oeang tadi Arjuna mengetahui bahwa teknik ritual penggandaan uang ini sangat sederhana sekali, seseorang hanya perlu menyiapkan dua hal yaitu uang yang ingin di gandakan terserah dengan nominal berapa, namun konon semakin banyak nominalnya semakin banyak uang yang akan di gandakan. Dan yang kedua adalah sesajen, apabila semakin bagus sesajennya maka dia yang akan di pilih untuk di gandakan.

Jadi tidak setiap orang di sini bisa di gandakan uangnya, hanya orang-orang yang beruntung saja.

"Oke, meskipun aku tidak membawa sesajen, setidaknya aku akan melihat-lihat bagaimana proses ritual penggandaan uang ini!" Ucap Arjuna dengan tegas.

Di sore hari ini Arjuna membuat api unggun kecil sambil memandangi pemandangan sore menuju malam hari ini.

Mara Arjuna menyipit ketika melihat semakin malam semakin banyak orang yang datang, "sialan! Mengapa semakin banyak saja orang yang datang!" Arjuna kemudian berdiri mencoba mengintip berapa uang yang di bawa orang-orang ini.

Siapa sangka ada yang menyiapkan uang sampai puluhan juta.

Namun ada juga yang menyiapkan uang puluhan ribu, tentu saja yang menyiapkan uang puluhan ribu orang-orang yang memiliki wajah melas.

"Baik, akan aku tunggu!" Ucap Arjuna yang kembali duduk di pinggiran api unggun.

***

Waktu berjalan dengan sangat cepat, pada saat ini waktu hampir menuju tengah malam.

Arjuna sudah tertidur pulas dengan kaki dan tangan terlentang serta mulut terbuka lebar, tidak lupa pula aliran sungai amazon yang mengalir di pipinya.

Siapa sangka di malam ini bau kemenyan tercium dengan sangat pekat. Sebenarnya sebelum ini bau kemenyan sudah ada, sebab hampir semua orang yang ada di sini membakar kemenyan atau dupa.

Namun bau kemenyan kali ini berbeda dari sebelumnya.

Bau kemenyan ini sangat tercium jelas dan membuat semua orang mengantuk. Satu persatu orang yang belum tidur langsung tidur begitu saja.

Siapa sangka tidak lama kemudian terlihat tiga pria yang berjalan dengan tenang dari dalam hutan.

Yang paling kiri berjalan sambil membawa tembikar dengan kemenyan yang mengebul. Ya di sebelah kanan terlihat membawa karung berisi tumpukan uang.

Sedangkan yang berada di tengah tidak lain adalah bosnya.

"Hehe, ini sudah ada hari kesepuluh kita menjebak orang-orang bodoh ini, lihatlah semua orang yabg ada di sini banyak membawa uang bahkan ada yang puluhan juta!"

"Benar, mereka ini bodoh sekali, apakah mereka kira uang bisa di gandakan?" Tanya pria yang berada di sebelah kanan.

"Hahaha!! Memang bodoh orang orang ini, kalau mereka ingin uang seharusnya mereka ini bekerja. Bukan malah mencari pengganda uang seperti ini!" Tawanya dengan sangat puas sekali, kemudian dia menyeringai, "namun tidak apa, kebodohan mereka adalah kesempatan untuk kita!" Ucap yang tengah.

Kemudian pria yang berada di tengah melanjutkan, "mari kita cari orang yang cocok untuk di uangnya di gandakan, besok aku yakin akan banyak sekali oeang yang datang dan membawa uang yang jauh lebih banyak, setelah itu besok kita bisa memanen semua uang orang-orang ini dan kita kembali beroperasi di kota lain!"

Dua pria yang berada di kanan dan kiri menganggukan kepalanya dengan sangat semangat, modus sindikat orang-orang ini benar-benar mirip dengan judi. Mereka menggandakan uang orang yang datang ke tempat ini dengan acak. Dengan begitu orang yabg uangnya di gandakan aka menceritakan pengalamannya dan semakin banyak orang yang kesini.

Semakin lama semakin banyak orang yang kesini. Hingga puncaknya mereka bertiga mengambil uang semua orang dan pergi begitu saja..

Siapa kira bos yang paling tengah melihat Arjuna yang tidur di bawah pohon, di sana hanya terlihat uang sepuluh ribu dan bahkan tidak ada sesajen apapun.

Namun si bos sama sekali tidak mencibir, dia malah menyeringai, "bagus! Orang itu yang akan kita gandakan uangnya pada malam hari ini!"

Orang yang sebelah kiri langsung protes, "loh bos, lihat dia tidak membawa sesajen apapun mengapa bos malah memilih dia?"

Bos itu langsung menjawab, "kalau kita memilih orang kere yang bahkan tidak mampu membeli sesajen, maka orang-orang ini akan memiliki harapan untuk mengubah nasibnya lewat penggandaan uang ini, kita juga harus menggandakan uang orang yang datang dengan nominal besar, agar orang-orang semakin yakin dengan ritual penggandaan uang ini dan besok pasti mereka akan membawa uang yang lebih banyak!"

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!