NovelToon NovelToon
My Hot Maid

My Hot Maid

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Pembantu / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: AngelKiss

Bianca Boenavista seoran gadis cantik dan manja, hidupnya yang kaya raya membuatnya menjadi incaran semua pria.

Dengan sikap konyolnya Bianca kabur dari rumah dan menjadi seorang pembantu di rumah seorang pria tampan dan kaya.

Tapi siapa sangka sikap bar bar dan mesum Bianca yang terus menggoda majikannya membuat majikannya geleng-geleng kepala.

Apakah majikan Bianca akan mampu menjaga iman nya dari godaan Bianca?

***

Penasaran? Langsung baca yah :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terang-terangan menggoda

Samuel berjalan melewati lorong, ia kini berhenti di apartemen nomor 405 dengan menghela nafas, Samuel langsung membuka pintu apartemen miliknya.

Tapi matanya langsung tertuju pada kondisi apartemen yang kini sudah sangat bersih dan juga rapi.

Samuel melihat sosok Bianca tengah berbaring di atas lantai, dari tampilan acak-acakan wanita itu Samuel yakin jika Bianca sudah membersihkan apartemen ini dengan serius.

Samuel yang tidak tega melihat Bianca langsung memangku tubuh mungil wanita itu dan menidurkan nya di atas sofa.

Samuel tersenyum tipis, ia menyadari jika Bianca memiliki tubuh yang mungil tapi wanita itu memiliki oppai yang sangat besar.

"Emm.. Samuel." Bianca mulai membuka matanya dengan senyuman mesum wanita itu membelai wajah Samuel.

Dengan refleks Samuel mentoyor Bianca yang membuat wanita itu merengek kesakitan. "Sakit tahu!" Oceh Bianca kesal.

"Itu salah mu, ingat panggil aku Tuan! Aku majikan mu."

"Oke oke, tuan. Apa tuan ku ingin di manjakan oleh pembantu mu yang seksi ini?" Bianca langsung terang-terangan menggoda Samuel dan untuk kedua kalinya Samuel mentoyor kepada Bianca.

"Uh.. Sakit!"

"Itu salahmu, aku membawa bahan makanan cepat buatkan aku makanan."

"What? Tapi aku tidak bisa memasak."

Samuel langsung menatap tajam ke arah Bianca, jadi ia sia-sia menjadikan wanita itu sebagai pembantunya.

"Lalu untuk apa aku menjadikan mu pembantu ku?"

"Iya untuk memuaskan mu di ranjang, aku bisa kok."

Dengan kesal Samuel langsung mengambil plastik berisikan bahan makanan, lalu pria itu pergi ke dapur untuk membuat makanan.

Samuel dengan telaten memasak makanan, Bianca hanya tersenyum melihat keahlian memasak Samuel.

"Waw, kau sangat hebat. Bagaimana jika kita menikah saja, aku akan menjadi beban tambahan untuk mu."

"Aku tidak tertarik untuk menikah dengan wanita seperti mu!"

"Emm.. Tapi aku sangat sempurna loh." Bianca mendekat ke arah Samuel, ia menempelkan oppai besar miliknya ke siku Samuel.

Pria itu bisa merasakan sensasi benda yang menyentuh siku nya. "Sangat lembut dan kenyal..."

Tapi Samuel langsung tersadar, "Bianca, aku membayar mu untuk menjadi pembantu di apartemen ku bukan untuk menggoda ku!"

"Emm.. Iya iya, aku tahu. Tapi aku hanya ingin memberikan semangat saja." Bianca dengan senyuman liciknya membantu memegang tangan Samuel dan mendekatkan oppai miliknya.

"Jika kau terus seperti ini, kau sebaiknya mencari pekerjaan lain!"

"Baiklah!" Bianca langsung melepaskan tangan Samuel dengan bibir monyong dan muka masam Bianca terus mengoceh.

Setelah selesai masak, Samuel langsung menyimpan semua makanan yang ia masak di atas meja makan.

Bianca tanpa rasa malu segera duduk di hadapan Samuel. "Apa yang kau lakukan?"

"Hah? Tentu saja makan."

"Kau ini seorang pembantu, bagaimana bisa kau makan bersama ku!"

"Aku tidak peduli, tapi yang jelas sekarang aku lapar."

Tanpa rasa malu Bianca mengambil piring dan langsung mengambil makanan untuk dirinya, Samuel hanya bisa tersenyum tipis dengan kepala yang menggeleng pelan.

Setelah selesai makan Bianca langsung di suruh untuk mencuci piring kotor.

Kini Samuel berada di atas sofa, tangannya terus memainkan handphone miliknya.

Bianca yang berada di belakang pun melihat apa yang tengah di lakukan oleh Samuel.

"Bianca!" Samuel langsung menegur kelakuan Bianca.

"Oke oke, Tuan." Panggil Bianca yang langsung duduk di samping Samuel.

"Ada apa?"

"Aku kan bekerja sebagai pembantu mu, tapi aku menginginkan seragam untuk melakukan pekerjaan ku."

Samuel langsung mengerutkan keningnya saat mendengar permintaan dari Bianca.

"Seragam? Untuk apa?"

"Hais... Tuan, aku ini pembantu mu dan otomatis aku seorang pembantu kelas atas, jadi aku tidak ingin terlihat seperti seorang pembantu biasa."

"Terserah kau saja, aku akan menyiapkan seragam yang kau inginkan."

"Tuan, kau berikan saja uang nya biar aku yang beli seragamnya sendiri."

"Baiklah, ini gunakan kartu itu sekalian beli kebutuhan dapur tapi ingat jangan gunakan kartu itu untuk membeli kebutuhan pribadi mu."

"Iya iya, dasar pelit." Oceh Bianca pelan.

"Apa kau bilang?"

"Enggak, aku gak bilang apa-apa. Kalau begitu aku akan pergi untuk membeli seragam ku."

Bianca langsung pergi dengan senyuman senang di wajahnya, tapi Samuel langsung menghentikan langkah Bianca.

"Hari sudah malam, sebaiknya kau membeli besok saja."

"Baiklah."

Samuel langsung bergegas pergi ke kamar utama, Bianca dengan senantiasa mengikuti majikannya pergi ke kamar.

"Kenapa kau mengikuti ku?" tanya Samuel dengan wajah jutek.

"Emm.. Ya mungkin jika kau ingin ku temani tidur, aku bisa."

"Tidak perlu!" Samuel langsung menutup pintu kamarnya dengan keras membuat Bianca hanya memonyongkan bibirnya.

Wanita itu berjalan masuk ke dalam kamar miliknya, ia mulai membuka koper kecil miliknya tapi Bianca terdiam karena koper yang ia bawa hanya berisikan pakaian dalam dan baju tidur seksi miliknya.

Hari mulai menjelang malam...

Samuel terbangun dari tidurnya, ia mulai keluar dari kamar untuk mengambil air AQUA yang tadi ia beli karena ia masih belum sempat untuk membeli galon air.

Tapi mata Samuel tertuju pada pintu kamar Bianca yang terbuka, dengan rasa penasaran pria itu langsung mendekat ke arah pintu kamar Bianca.

Ia bisa melihat Bianca tengah tertidur nyenyak tapi Samuel langsung terdiam dengan menutup mulutnya, pemandangan di depannya sungguh sangat membuat jantungnya berdebar-debar bahkan antena di bagian bawah tubuhnya langsung bangun saat menangkap sebuah sinyal.

Bianca kini tertidur dengan hanya menggunakan pakaian dalam saja, Samuel bisa melihat pakaian dalam Bianca yang berwarna pink dan sangat cocok untuk warna kulit Bianca yang putih mulus.

"Bianca, sialan!"

Samuel langsung menutup pintu kamar Bianca dengan keras, pria itu langsung bergegas pergi meninggalkan kamar Bianca. Perlahan Samuel melihat si Joni miliknya yang sudah mode on.

"Sial, wanita itu memiliki tubuh sangat bagus." Pekik Samuel yang masih mengingat bagaimana bentuk tubuh Bianca yang sangat indah.

Samuel terpaksa harus pergi ke kamar mandi untuk melepaskan hasrat miliknya gara-gara melihat tubuh molek milik Bianca.

Keesokan harinya...

Bianca terbangun dari tidurnya, jam sudah menunjukkan pukul 09:00 WIB. Bianca langsung mengambil sehelai kain berwarna merah yang ada di kamar, ia melilitkannya ke tubuhnya lalu ia langsung keluar kamar tanpa rasa malu.

"Selamat pagi dunia." Sapa Bianca dengan senyuman.

Samuel yang melihat Bianca baru bangun hanya bisa menggelengkan kepalanya, "Bianca." Panggil Samuel.

"Iya Tuan?" Bianca langsung duduk di samping Samuel yang membuat pria itu menelan ludah saat melihat pakaian yang di gunakan oleh Bianca.

"Kau ini pembantu ku."

"Iya, lalu?"

"Harusnya kau bangun pagi-pagi dan menyiapkan kebutuhan majikan mu!"

"Ah, emmm.. Maaf aku terbiasa bangun siang." Jawab Bianca polos.

Samuel hanya bisa menangis di dalam hati, ia memang salah telah merekrut Bianca sebagai pembantunya.

"Lalu apa yang kau pakai itu, apa kau tidak memiliki pakaian?"

"Ah, ini karena semua yang ada di koper ku hanya pakaian dalam jadi aku tidak memiliki baju."

1
Dini Mulyati
gregetan sama orang tua nya Bianca.......
falea sezi
author nya baik deh komen selalu di bales baik meski di kritik kagak kayak author sebelah banyak yg komen semua di blok ahahahaha
Fajar Mulia Fitri Maharani
kok cm sampe situ Thor... kurang lengkap ,ga sampe punya anak dl
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
garnies yunyantri
Luar biasa
Farika Willesden
lucu gemes si bianca
Eka Yuni
Luar biasa
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
bodoh! jika.kai.merasa belum pernah melakukannya baru kau bisa mengatakan bukan anakmu tapi jika kau sering melakukannya ..kau tdk pantas mengatakan langsung itu bukan darah dagingmu meski bukan hanya kau yg tidur dengan yurika. setidaknya tanggung jawab karna sdh meniduri anak orng bukan karena sekedar yurika.mengandung.


kok..pemeran prianya bodoh begini/NosePick/
Nining Chili
👍👍👍
🌺Ulie
Luar biasa
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
memasukkan setelah tubuhnya tu gimana? blm bisa bayangin aku 🤔
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
tahan banting d maki2 oleh Yurika pun masih boleh lembut🤭🤭
mustiarahman19 oland
/Smile//Smile/
Omha Achun
Luar biasa
aya wijaya
kata ma2 Bianca,Bianca polos,,.
poloss dari mana coba kalo kelakuannya Bianca seperti ituu ...
Bunga
dasar cowok kok oon
CikCintania
nda tegas perempuan pun lagi gesit menggoda🤭🤭
Agustina Agrety Muntu
Luar biasa
alfiyati mentoro
liat bianca. auto ngakak/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Idha Giatno
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!