kalian tidak akan pernah tau apa yang orang sembunyikan dibalik topengnya.
yang terlihat baik belum tentu baik
dan yang terlihat jahat belum tentu jahat.
don't judge by cover
Ini cerita tentang Auristela chalondra
Seorang bintang emas,cerdas dan pandai di sekolah.Namun citranya dikenal dengan gadis cantik namun batu,beku,tak punya hati.Orang tidak tau ia bagaimana,orang hanya mendengar gosip yang jelas-jelas belum tentu kebenarannya,dan menilai orang sesuka hati.
Dan Adelard adelio.Seorang cowo gagah pemberani bagai seorang pangeran yang mulia.Ia cowo populer,tampan, berani,penyuka tantangan.Citranya buruk,ia terkenal sebagai bad boy di sekolahnya.Namun karena ketampanan dan kepintarannya membuatnya menjadi seorang most wanted boy di sekolahnya.
Karena sebuah tantangan yang diberikan oleh sahabat-sahabat Adelard yang menantangnya bisa menaklukan seorang cewe dengan tampang seorang cowo cupu.Ia dipertemukan dengan seorang gadis yang ia tau adalah seorang gadis cantik yang tak punya hati.
Topeng cupunya yang menyembunyikan tampang tampannya,membuka sebuah topeng
kegelapan dibalik cahaya.
Yuk langsung aja baca!!!
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Mentari Jingga, di sini dapat lihat: http://h5.mangatoon.mobi/contents/detail?id=5588&_language=id&_app_id=1
Jangan lupa follow Ig Author yah!
IG: @febriana_fr21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febriana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Start
Kini Adelard sudah merubah tampilannya. Kaca mata bulat, baju yang rapi dimasukan, rambut yang disisir rapi.
Ia turun tangga, dan seketika itu, meja makan yang awalnya berisik karena dentuman sendok dan garpu kini senyap. Bahkan adiknya sendiri yang sedang memakan roti, terhenti dengan keadaan roti di tangan dan mulut terbuka lebar. Mamanya yang sedang mengambil nasi pun terhenti,
membiarkan centong nasi melayang.
Papanya yang sedang makan pun menghentikan makannya, membiarkan tangannya memegang sendok dan garpu.
Semua kegiatan seakan dipausekan.
Adelard mengernyit bingung,ia berjalan menuju meja makan dan mendudukkan dirinya. Semua tatapan mengarah padanya.
Lalu suara tawa adik perempuannya menggelegar, menghapus kesunyian itu. Dan itu seketika membuat Adelard paham.
"Hahaha! kesambet apa, Kak? Sejak kapan lu jadi cupu-cupu gini?! Njirr ngakak gue!" ejek Adara-Adiknya
"Berisik!!" ketus Adelard
"Eh lu semalem mimpi apa Kak sampe berubah gini? Atau lu tadi jatuh dari tempat tidur sampe kepalanya kebentur yah?!" ejek Adara masih tertawa
Adelard tidak menghiraukan perkataan Adiknya. Ia memilih mengambil roti dan mulai mengolesinya dengan selai. Ya, ia sama seperti Adiknya, tidak suka makan nasi di pagi hari, tidak seperti Papanya yang tidak bisa kenyang jika hanya makan roti.
Kenapa Adiknya sangat tidak sopan dengannya? Ya karena memang usia mereka hanya terpaut dua tahun.
Adiknya ini masih kelas 9 SMP, beda dengannya yang sudah menginjak kelas 2 SMA.
"Kamu gak lagi demam kan, De?" tanya Freya-Mamanya.
'De' Di keluarganya, Adelard emang sering dipanggil dengan 'Ade' Beda dengan temannya yang memanggilnya 'Lard' Jika memanggil.
"Gak kok, Ma! Ni lagi nyamar!" jawabnya
"Kenapa nyamar, De? Muka gantengnya jadi hilang tu! Masa anak Papa jelek gini sih!" bingung Aarav-Papanya
"Biasa,Pa! Ni dapet tantangan dari temen!"
"Aneh-aneh aja tantangannya, Kak!"
ucap Adara ikut menyahut
"Gak papa kali! Ini juga ada untungnya, kan gue jadi gak diganggu fans-fans cewek gue itu! Bebas!!" balas Adelard santai
"Dih so kegantengan lo!!!"
"Emang gue ganteng!"
"Dih pede!!"
"Kenyataan! Buktinya setiap gue nganter lo, temen-temen lo tu pada nyerbu gue! Ya, kan?!"
"Lo nya aja yang sok tebar-tebar pesona!"
Baru saja Adelard mau membalas, tapi...
"Stop!! Kalian ini ribut mulu! Udah sana cepetan habisin rotinya, minum susunya, terus berangkat!" lerai Freya
"Aku gak berangkat bareng Adara Ma, mau ngangkot, biar penyamarannya berhasil" ucap Adelard
Freya geleng-geleng gak taulah mau gimana lagi.
"Ya udah Adara berangkat sama Papa aja!"
***
Adelard keluar dari angkot. Semua mata memandangnya aneh, jijik, muak, sinis, malas. Seperti menganggapnya sampah masyarakat saja.
Ia melangkah dan banyak yang menertawakan tampilannya. Bahkan cewe-cewe yang biasanya menggerubunginya pun kini malah menatapnya jijik dan menghindar.
Ia melangkah menuju Ruang kepala sekolah sebagai murid baru. Ia dimasukan ke kelas baru, bukan lagi di kelas lama dan itu artinya dia tidak sekelas dengan para sahabat laknatnya lagi.
Ia melangkah hendak menuju kelasnya dan di koridor ia bertemu para sahabatnya. Namun mereka belum menyadarinya.
"Heh lo lo pada! Gimana penyamaran gue?" celetuk Adelard.
Dan seketika semuanya melongo. Mereka memandang Adelard dari atas hingga bawah. Lalu mereka menatap Adelard lama, lalu mereka tertawa terbahak-bahak.
"Njirr ni lo Adelard Adelio?!" ucap Brady lalu tertawa
"Hahaha! Njirr kocak banget penyamaran lo ini!" ejek Yeeshai
"Berisik!! Ni gue mau mulai Start!!!"