NovelToon NovelToon
I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Barat
Popularitas:538.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia Tiara Anggraeni

Alexander tidak tahu bahwa keluarganya adalah Vampire, yang berarti Dia juga adalah Vampire.

Alexander mengetahui kebenarannya saat ia memasuki bangku SMA.

Alexander bukanlah hanya keturunan Vampire biasa, tetapi Ia berasal dari Keluarga Bangsawan Vampire, dan di dalam darahnya terdapat darah Vampire Murni. Alexander mengetahui kebenaran bahwa Dia seorang Vampire akan terungkap saat usianya memasuki 16 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia Tiara Anggraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03. Pedang

Saat ini, Alex berada di sebuah ruangan.

Ruangan itu gelap, di sana hanya dicahayakan oleh beberapa lilin yang ditaruh di sekeliling dinding.

Ruangan itu adalah ruang latihan keluarga Valcon, ruangan itu berada di ruang bawah tanah kediaman keluarga Valcon.

Alex di sana sedang melihat-lihat kelengkapan senjata yang dimiliki keluarga Valcon.

Ada 37 perisai yang terlihat tertempel di tembok ketika memasuki ruangan itu.

Dari pisau sampai pedang, semuanya ditempel di tembok ruangan itu, totalnya 76.

Bermacam-macam senjata api berjajar rapi di atas meja, totalnya 49 senjata api, senjata api itu bukan senjata api biasa, itu tidak menggunakan peluru tetapi energi.

Ada total 29 jirah yang terpajang disisi tembok.

"Ini beneran?" Alex masih melihat sekeliling dengan tatapan takjub.

"Ya, total semua yang ada disini 191" Fero mendudukkan diri di samping Yuna yang sedari tadi terduduk, kemudian menyandarkan kepalanya ke bahu Yuna.

"Benarkah?" Alex masih takjub dengan ruangan itu.

"Alex…" panggil Fero.

"Ya"

"Pilih satu senjata yang kau sukai!"

"Eh? Kenapa?"

"Kita akan duel… hanya untuk mengetahui kemampuanmu saja"

"Mm-baiklah" Alex melihat sekeliling, dan mendekati senjata yang menarik perhatiannya.

Senjata itu adalah sebuah pedang dengan panjang sekitar 140 cm.

Ada sebuah rantai tipis yang terpasang di pegangan pedang itu, dengan ukuran yang lebih panjang dari pedang itu.

Alex mengambil pedang itu.

"Hei, Fero!" Alex memanggil Fero.

"Apa?"

"Pedang apa ini? Ini berbeda dari yang lain!" Alex bertanya kepada Fero, karena itu satu-satunya pedang yang memiliki rantai di pegangannya.

"Ah…pedang itu sudah cukup lama, sekitar 3700 tahun"

"Apa?! 3700 tahun!" Alex terkejut dengan usia pedang yang saat ini dia pegang.

"Ya, dan kau satu-satunya yang berhasil memegang pedang itu" Fero masih terdiam dengan menyandarkan kepalanya ke bahu Yuna.

"Tu-tunggu! Kau memegang pedang itu?" Fero langsung berdiri dan berlari mendekati Alex

Alex hanya mengangguk.

Fero memegang kedua bahu Alex dan mengguncang tubuh Alex.

"Kau benar-benar bisa memegang pedang itu?" Fero terus meguncang tubuh Alex, dan…

Plaaak!

Yuna memukul kepala Fero.

"Kau bodoh apa idiot? Tentu saja dia bisa memegang pedang itu, karena dia garis keturunan keluarga Laksan dan juga Falez!" jelas Yuna dan kembali memukul kepala Fero, bahkan lebih keras dari sebelumnya.

PLAAK!

Fero berhenti mengguncang tubuh Alex, dan tangannya di alihkan ke kepalanya untuk memegang kepalanya yang terasa sakit.

"Kau ini adik macam apa?"

Tak! Fero menjitak kepala Yuna.

Yuna meringis kesakitan, "Anjing lu Kak!"

"Heh! Gue emang anjing! Lebih tepatnya gue itu serigala!"

"Serah lu, ah!" -Yuna.

Alex hanya terdiam melihat Kakak Beradik ini bertengkar.

1 menit…

20 menit…

40 menit…

1 jam…

2 jam…

Alex hanya memasang muka datar, dan…

Srett! Alex membuka pelindung pedang, dan terlihat kilauan di pedang itu.

Alex menatap Fero dan Yuna.

Wuuush!

Alex mengayunkan pedang yang ada di tangannya, dan mengarahkannya kepada Fero dan Yuna.

Dengan cepat pedang itu berada tepat di depan mata Fero dan Yuna yang sedang berhadapan.

"He-hei Alex, APA KAU BERNIAT MEMBUNUH KAMI BERDUA HAH!" Fero melihat Alex, dan berteriak kepada Alex.

"Aku lelah melihat kalian berdua bertengkar, jika kalian tidak berhenti…"

Alex memotong kata-katanya.

"Jika kalian tidak berhenti, maka aku akan memutilasi kalian berdua"

Alex berbicara dengan nada datar, dan memancarkan aura yang tajam.

Fero dan Yuna seketika terdiam, dan menundukkan kepala.

Krieet!

Terdengar suara pintu ruangan itu terbuka.

Sean masuk ke ruangan dan melihat Alex mengayunkan pedang dan pedang itu berada tepat dihadapan Fero dan Yuna.

Alex melihat kearah pintu, wajahnya masih datar.

"Ah, sepertinya Aku datang di waktu yang tidak tepat, Aku akan keluar" Sean membalikkan tubuhnya untuk keluar.

Saat melihat Sean akan keluar, dengan cepat Alex melempar pedang yang ada di tangannya.

Stab!

Pedang itu tertancap di pintu.

Sean terkejut, pedang itu berhasil menggores telinganya.

Sean mengurungkan niatnya untuk keluar dari ruangan itu dan berjalan mendekati mereka bertiga.

Sean melihat rantai yang terbentang di sisi kirinya dan berakhir di tangan Alex.

Rantai itu mengikat tangan kanan Alex.

Alex menarik rantai itu dan seketika pedang yang menancap di pintu sekarang berada di tangannya, dan rantai yang mengikat pergelangan tangan Alex terlepas.

Alex terkejut sekaligus takjub dengan pedang yang ada di tangannya. Karena ketika dilempar, rantai seketika membelit dan juga memanjang dengan sendirinya.

"Alex…" Sean mendekati Alex.

Bugh!

Sean memukul perut Alex.

Alex langsung terduduk, dia memegangi perutnya yang sakit, dia membungkukkan tubuhnya dan dahinya menyentuh lantai itu.

"Jika sekali lagi kau mebahayakan orang lain seperti itu! Bersiaplah untuk resiko yang akan kau tanggung!" Sean berbicara dengan tegas.

"Apa kau mengerti?!" -Sean.

"Y-ya…" Alex menjawab lirih.

"Sean… Aku minta maaf, aku hanya refleks melempar pedang itu" rasa sakit akibat pukulan Sean mulai menghilang, dan Alex berdiri perlahan.

"Sigh… kau lebih mengerikan dari yang Aku kira"

"Eh? Ma-maaf-"

"Terserahlah, kita lanjutkan latihan besok saja, hari ini Aku sangat sibuk"

"Kau akan kemana?" tanya Fero kepada Sean.

"Wilayah Timur, ada penyusup masuk dan melukai beberapa warrior"

"Oh…"

Mereka berempat akhirnya keluar dari ruangan latihan itu dan masuk ke dalam kediaman keluarga Valcon.

Saat ini mereka berempat berada di kamar Fero.

"Alex, apa kau sudah siap jadi bagian dari kami?" tanya Yuna.

"Siap tidak siap, Aku harus tetap siap, karena kalian yang menawarkan jadi Aku tidak bisa menolak. Itu juga demi keamananku"

"Kau tahu Alex? Saat ini Lord Regmus. Raja dari para Vampir sedang mencari kandidat penggantinya, dan dia ingin Vampir yang kuat. Mungkin kau bisa mendaftarkan diri!" ucap Fero.

"Kalian tahu-kan Aku tidak ingin terlibat dengan mereka lagi…"

"Tapi, jika Aku menjadi Lord, mungkin tidak ada yang bisa menentangku!" lanjut Alex.

"Mungkin saja" -Sean.

"Apa Aku coba saja?"

"Jika kau ingin mencoba untuk mendaftarkan diri menjadi pengganti Lord, kita bisa menunda penyambutan-mu, dan jika kau tidak terpilih kau bisa kembali kemari" -Sean.

"Baik, Alpha… itu juga jika aku kembali dengan selamat" Alex sedikit terkekeh karena dia tidak terbiasa menyebut Sean dengan sebutan Alpha.

"Jadi? Kau akan langsung pergi atau melatih kekuatanmu terlebih dahulu?" -Fero.

"Tentu saja…"

"Tentu saja?" -Fero dan Yuna.

"Melatih kekuatan"

"Baiklah! Persiapkan dirimu besok!" -Fero.

"Baiklah" -Alex.

Setelah itu, Sean berdiri dan pergi begitu saja karena dia harus pergi.

Alex, Fero, dan Yuna terus mengobrol sampai latut malam, terdengar candaan, ejekan dan tawaan di kamar Fero.

1
Ryan Jacob
semangat Thor
asw
baguss bangettt
@bloodpoetica_
ceritanya sangat menarik dan sangat berbeda dengan cerita yang lain nya,belum pernah sy menemukan cerita sebagus ini. benar - benar berbeda dengan yang lain-nya.
IG: @sskyrach
nah ketemu yang genre vampire. hehehe. Jangan lupa mampir ya ke karyaku🤗
AL fa
akhirnya update juga, aku tetap setia menunggu happy ending Alex sm anna
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
AL
semangat kakak, aku pendukung setia Lo, menunggumu dengan sabar, aku hanya ingin ending bahagia keluarga Alex dan anna
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
yok kak tetap semangat nulisnya aku tetap mendukung mu
jung je woo
apa dgn alex mati misi alex menyatukan dua dunia akan berhasil....
sepertinya alex akan mati.. 🤭🤭🤭🤭
jung je woo: 😂😂😂😂😂 oke oke
total 2 replies
Helena
up
Julia Tiara Anggraeni
Kalo lama nunggu kalian bisa cek profil Thor, ada cerita udah agak lama di up, jadi fokus ke sana, Judulnya The Whole World In A Smartphone Card
@bloodpoetica_
aku ulang ulang trs baca cerita ini gak pernah bosan 😇😅
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
Khusnul Nunung Lolok
thor lama banget updetnya, semangat thor.
jangan lama" thor buat lanjutan capter selanjutnya
AL
kata terakhir nya yuk komen, jadi sy komen, dan yang mau sy komen maaf author lama sekali updatenya, terimakasih
AL
Alex pokoknya harus sama Anna, nggak ada sad ending, banyakin adegan so sweet nya.
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
AL
setelah sekian lama aku menunggu dan akhirnya novel ini up juga, tapi ingat Thor Alex sama anna harus berakhir bahagia, karna sayangku pada anna melebihi sayang-nya Leo. SEMANGAT 🔥
Khusnul Nunung Lolok
sekian lama author bru up lagi, jangan lama" dianggurin thor, lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!