Karena melakukan " hubungan " sebelum keduanya resmi menjadi suami istri, akhirnya Aira menyerah dan menerima pinangan dari Rendra. Namun, karena restu yang belum juga di dapat dari keluarga Aira, akhirnya mereka memilih untuk menikah diam-diam.
Rendra memandangi wanitanya yang masih terlelap. Dilihatnya lekat-lekat, gadis yang baru saja berubah menjadi wanita karena perbuatannya. Cantik, selalu membuatnya hatinya sejuk ketika memandang wajahnya.
" Maaf sayang, hanya ini satu-satunya cara untuk membuatmu terikat padaku. Terlalu banyak orang diluar sana yang ingin merusak hubungan kita "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pp_poethree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesepakatan
Rendra sepertinya menepati ucapannya kepada Aldo. Sudah 5 hari sejak kepulangan Aira dari Rumah Sakit, Rendra tidak pernah sekalipun mencoba menghubungi Aira. Sebenarnya Rendra ingin sekali menghubungi bahkan menemui Aira. Namun, niatnya diurungkan karena dia ingin Aira yang berbalik menghubungi terlebih dahulu.
Hari ini, hari pertama Aira masuk kuliah setelah sembuh dari sakitnya. Aira merasakan ada sesuatu yang hilang. Mungkin karena sudah hampir seminggu ini Rendra tidak pernah menghubungi atau mengirimkan pesan untuknya meskipun hanya mengucapkan selamat pagi. Meskipun merasakan kesedihan, tapi dia beruntung memiliki sahabat seperi Erna dan Farah yang banyak bicara dan kadang-kadang bersikap konyol.
Karena kondisi Aira ,selama seminggu ini, Tika karyawan salon milikErnest ,selalu menyempatkan diri datang melaporkan keadaan salon untuk disampaikan Aira kepada Ernest. Namun, karena sudah sehat dan bisa kembali kuliah. Aira berencana setelah jam kuliah nya selesai, dia mampir ke salon untuk mengecek langsung. Seperti biasa, Aira mengajak sahabatnya. Namun, Erna tidak bisa ikut karena menjadi panitia acara yang akan diadakan oleh kampus, sedangkan Farah sudah janji untuk menemani mama nya pergi berbelanja.
" Mbak Aira sudah sembuh?"
" Sudah Tik"
" Kalau belum sehat, Tika saja yang ke rumah.mbak"
" Nggak apa apa Tik, aku juga sudah kuliah"
Setelah selesai mengecek salon, Aira pamit kepada Tika untuk pulang. Namun, sebelum pulang, Aira memberanikan diri untuk mampir ke bengkel Rendra. Dia berniat untuk bertemu dengan Rendra yang sejak beberapa hari ini tidak menghubunginya. Aira bertanya ke salah satu karyawan Rendra yang sedang memperbaiki mobil, kebetulan berada di depan bengkel.
" Maaf mas, bisa ketemu sama mas Rendra?"
" Sudah buat janji sebelumnya mbak?"
" Belum mas, mas Rendra ada?"
" Ada mbak, maaf nama mbak siapa? "
" Aira "
" Sebentar mbak, saya panggilkan dulu ke dalam"
Karyawan Rendra segera masuk ke dalam untuk memberitahukan kepada Rendra . Dia mengetuk ruangan Rendra dan masuk setelah mendapatkan izin.
" Maaf mas, didepan ada yang mencari mas Rendra"
" Siapa?"
" Katanya namanya Aira mas "
Akhirnya kamu yang berusaha menemuiku dulu , Ra. Aku semakin yakin untuk memperjuangkan cintamu.
" Tolong, antarkan dia ke sini "
"Baik mas "
Karyawan itu langsung menghampiri Aira dan segera mengantarkannya ke depan ruangan Rendra. Kini , Aira berada di dalam ruangan. Mereka duduk saling berhadapan..
" Ra, apa kabar?, sudah sembuh?"
" Sudah mas"
" Maaf akhir-akhir ini aku sibuk, jadi belum sempat menjengukmu " Rendra sangat senang saat itu, karena Aira lah yang terlebih dahulu berusaha untuk menemuinya. Sebenarnya, dia berencana sore itu akan menemui Aira karena rasa rindu yang tidak bisa dia bendung lagi. Tetapi, gadia cantik itu malah yang datang menemuina di Bengkel.
" Nggak apa-apa mas, maaf Aira mengganggu waktu mas Rendra "
" Aku juga nggak sibuk, ada apa Ra? "
" Mas sebelumnya Aira mengucapkan terima kasih karena mas Rendra sudah menolong saat Aira sakit. Aira kesini, mau mengembalikan biaya rumah sakit yang mas Rendra bayarkan", Aira menyodorkan amplop coklat yang berisikan uang. Namun, Rendra menolak dan mengembalikan kepada Aira.
" Aku ikhlas Ra. Yang bawa kamu ke Rumah Sakit , itu aku. Jadi kamu tanggung jawabku"
" Tapi mas..., Aira nggak mau, punya hutang sama mas Rendra"
" Oke, kamu mau hutang itu lunas? aku punya syarat"
" Mas Rendra jangan aneh-aneh ya "
" Ra..kamu pikir aku laki-laki brengsek, hmmm"
" Terus mau mas Rendra , apa?"
" Selama 2 minggu ini, aku yang akan antar jemput kamu ke kampus, Dan kamu nggak akan menolak jika aku mengajakmu pergi keluar.Aku akan menganggap impas. Deal?",
" Oke..deal. Aira pulang dulu ya mas"
" Kamu ke sini naik apa? ayo aku antar pulang "
" Mas kan lagi sibuk, sampai-sampai membalas pesanku saja tidak sempat", ucap Aira dengan nada kecewa
" Maaf Ra, saat itu aku benar- benar sibuk"
" Aira pulang sendiri saja mas. Oh ya besok jangan lupa jemput Aira jam 9 pagi, dan jangan sampai mas Rendra Telat. Aira pulang dulu ya mas. Jangan diforsir kerjanya mas, biar nggak sakit. Bye "
Aira keluar dari ruangan Rendra dengan meninggalkan senyuman manisnya.
Inilah salah satu yang membuat Rendra tergila-gila pada Aira. Meskipun mereka sering saja berdebat, Aira masih saja memberikan perhatian kepadanya. Rendra merasakan kalau Aira juga mempunyai perasaan yang sama seperti dirinya
Semoga saja yang Rendra rasakan benar adanya.
masih tak ulang bacanya,,iseng buka komen",,
malah bow maylada udh ad boyfriend barunya.. padhl keren mik