NovelToon NovelToon
Serpihan Hati: Cukuplah Sudah

Serpihan Hati: Cukuplah Sudah

Status: tamat
Genre:CEO
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rie2611

WARNING: DALAM PROSES REVISI PENULISAN DAN PERGANTIAN NAMA TOKOH AGAR TAK TERKESAN FANFIC.


Emy seorang gadis desa yang cantik, pintar dan ceria memiliki masa kelam yang ingin dilupakannya. Meraih prestasi yang luar biasa di bidang akademik dan karier tak sepenuhnya membuat Emy melupakan masa kelamnya. Hatinya dingin tak ingin lagi mengenal cinta.

Kim Tae Sang, seorang CEO tampan berhati dingin di Negara K. Karena paksaan sang kakek, ia menikah dengan Emy.

" Maafkan aku, aku tidak tahu kalau..."

langkahnya terhenti dan memandang tajam kearah Emy.


" Aku benci dan muak melihat wajahmu!" jawabnya sinis.


" Saya berjanji, anda tidak akan melihat wajah memuakkan saya lagi. Dan maafkan saya, karena saya telah membuat anda sangat membenci saya."



Season 1 & Season 2.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rie2611, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tolong bantu aku

Merasa sudah cukup, Kakek menarik bibirnya dari gelas yang ia minum dan perlahan membaringkan kembali tubuhnya dibantu Emy dan Man Ho.

“ Kakek, aku tidak bisa berjanji untuk ini. Tapi, aku akan berusaha membuka hatiku untuknya.” Kata Emy dengan senyuman 

“ Aku tahu ... kau ... anak baik ... nak ... Tae Sang ... sebe ... narnya ... baik ... huk huk ... hanya dia ... saat ini ... sedang ... tertu ... tup ... mata hati ... nya ... tapi tolong ... bersabar ... lah ... ya ...” Pinta kakek di sela-sela batuk yang ia alami karena efek dari kemo. Tubuh Kakek kian hari kian kurus. Kulitnya pucat, rambut rontok, kuku menghitam, Emy tak tega melihatnya. 

 “ Baiklah, Kek. Akan kuusahakan.” 

“ Teri .. ma .. kasih ... Nak...” Emy melihat Kakek sudah menutup matanya untuk beristirahat. Emy pamit  pada Pak Man Ho setelah memberi beberapa instruksi. 

Flasback off

Emy melempar ranselnya ke kasur. Melepas pakaiannya dan memakai kimono mandinya. Ia teringat akan Yayasan Kankernya ketika hendak berjalan masuk ke kamar mandi. Dibukanya akun khusus yayasannya, dan mata indah Emy membulat sempurna.

Ia tak percaya dengan yang tertera disana. Kakek benar-benar menepati janjinya untuk membantu HOPE. Sejumlah besar uang selalu masuk kedalam rekening HOPE tiap bulan. Senyum mengembang indah menghiasi wajah imutnya.

Selesai mandi, Emy mengambil kembali laptopnya, menarik nafas panjang dan bergumam,” Honey Kean, sekarang L’amour sedang dalam masalah, aku harus menggunakan ini untuk tahu permasalahannya. Kau tak kan marah kan, Honey Kean?” bulir-bulir air mata jatuh membasahi pipi mulusnya.

Ia masih belum bisa melupakan alamarhum kekasih hatinya itu. Emy segera menghapus air matanya dan memaksakan senyumnya, “ aku tahu kau pasti akan mengijinkan aku, menggunakan skill ini, Honey Kean. Tolong bantu aku, ya...” 

Jemari Emy mulai menari mengetikkan berbagai macam kode dan angka dilayar monitor 24 inci itu. Entah sudah berapa lama Emy duduk dengan laptop dipangkuannya. Sesekali ia menegak air mineral yang ia taruh dilantai, dekat dengan posisinya duduk. 

“ Hmm ... jadi benar ada orang dalam yang membocorkan designku.” Gumamnya.

Jemari lentik itu kembali mengetikkan  angka-angka dan entah apalagi disana. Emy mendownload banyak data yang ia butuhkan. Setelah berhasil menembus beberapa firewall dan software yang menggunakan kriptografis, Ia juga mengirim malware ke pusat data lawannya itu.

Sebenarnya, ia hanya ingin mengambil beberapa data. Tapi, ia melihat sesuatu yang bikin darahnya mendidih. Seringai muncul dibibir ranum Emy. Kini tinggal menelusuri akun L’amour. Tapi, mata dan tubuhnya sudah terlalu lelah. Emy menyudahi kegiatannya dan mematikan lampu lalu berbaring. 

New York

Suasana kantor bernuansa minimalis tampak kacau. Semua pekerja tampak sibuk mengotak-atik komputernya. Tim IT dibuat kuwalahan dengan kerusakan sistem yang tiba-tiba.

Beberapa kali mereka mengecek di pusat data dan sistem tapi belum mendapati apapun. Pelakunya sungguh pintar menyembunyikan jejak malwarenya. Setelah seharian mencari, mereka masih belum mendapat virus apa yang menyerang sistem komputer mereka.

Seorang laki-laki bertubuh tegap dengan bulu-bulu yang sedikit lebat di dagu dan dibawah hidungnya, mondar-mandir dengan benda pipih ditangannya. Sesekali ia terdengar mengumpat. Sementara sang wanita, duduk dengan cemas dan menggoyang-goyangkan kakinya. 

“ Aku tidak mau tahu! Kau harus cepat mencari solusi untuk memperbaikinya, kau mengerti?!” bentak laki-laki itu pada seseorang diseberang telepon lalu menutup panggilannya.

Laki-laki itu mengambil laporan yang ada di mejanya dan membantingnya ke lantai. Sang wanita berdiri dan memeluk laki-laki itu dari belakang.

“ Sayang, tenanglah...ok? Ingat darah tinggimu.” Sang wanita mengingatkan laki-laki yang dipeluknya dengan suara seksinya. Ia juga terlihat cemas, tapi ia tak mau suaminya itu sakit.

“ Tenang? Semua data kita ada di sana! Dan semua itu HILANG!” Teriak laki-laki itu sambil menunjuk komputer yang ada di mejanya.

“ Aku tahu, aku juga stress. Tapi, kita harus tunggu tim IT. Waktu kita masih ada sebulan lagi. Setelah itu, L’amour akan lenyap dan semua cabangnya akan kita kuasai. Sayang ... ingatlah kau ada darah tinggi, aku tak mau terjadi apa apa denganmu. Bayi kita masih membutuhkanmu, Sayang...” Isak wanita itu. Laki-laki itu berbalik dan mendekap erat istri cantiknya. Mengecup puncak kepalanya lalu memegang kedua pipi wanita itu.

“ Maafkan aku, jangan menangis lagi ya. Aku hanya terbawa emosi tadi. Aku tak mau usaha kita gagal saat kita sudah mau berhasil menguasai semua. Maafkan aku, ya?” Wanita itu tersenyum dan mengangguk.

Mereka berdua saling menatap dan dengan cepat laki-laki itu menyatukan bibirnya dengan bibir seksi sang istri. Semakin lama pagutan suaminya semakin ganas, ia tak mau melepas bibir istrinya. Hanya setelah keduanya hampir kehabisan nafas, laki-laki itu melepas bibirnya. Tapi, ia kembali mencium bibir wanitanya dan berlanjut keleher, meninggalkan jejaknya disana. Ia beralih ke telinga dan membuat istrinya mengeluarkan desahan-desahan yang membuatnya semakin menjadi. 

Tangannya mulai bergerilya dan melepas semua penghalang diantara keduanya. Laki-laki itu membekap bokong bahenol istrinya, lalu mengangkat dan membuat istrinya itu melingkarkan kakinya dipinggang rampingnya. Mereka berdua bergelut didalam kantor kedap suara itu, seakan tak peduli dengan kekacauan diluar. Selang 2 jam kemudian, pergulatan panas mereka berakhir. Keringat mengucur membasahi badan keduanya. Laki-laki itu menempatkan tubuh istrinya diatas tubuhnya sendiri dan mencium puncak kepala istrinya.

“ Sayang ... apa kau lelah? “ tanya laki laki itu.

“ Hmm...”

“ Kau tidur dikamar, ya. Aku harus bertemu klien.” Wanita itu mendongak dan mengecup bibir suaminya lalu berjalan dengan tubuh polosnya kedalam kamar yang memang sudah mereka rancang khusus untuk beristirahat.

Korea Selatan

Hari berganti hari. Tak terasa sekarang adalah malam tahun baru. Tae Sang dan Helena kini sudah kembali bersama dan saat ini menikmati makan malam romantis di tepi pantai di pulau Jeju, tentu saja semua Emy yang mengaturnya.

Kakek Kim meminta jeda untuk tidak kemo selama seminggu. Dia dan Pak Man Ho pergi ke Villa, dekat dengan tempat dimana makam istrinya berada seperti tahun-tahun sebelumnya, sejak kepergian istrinya 13 tahun lalu. Dan akan memulai terapinya setelah Tahun Baru.

Dokter Lee Kyong dan Perawat Na telah kembali ke kota asal mereka. Hannah Kang dan ibunya harus pergi untuk berkumpul dengan keluarga besar suami barunya, meninggalkan Emy seorang diri di negara asing ini. Awalnya, Ha Na dan ibunya memaksa Emy untuk ikut bersama mereka, tapi ditolak Emy dengan halus. Karena ia merasa, dia bukanlah bagian dari keluarga mereka. 

Emy menggunakan waktunya untuk memeriksa pasien-pasiennya, dan mengambil shift dr. Lee Kyong, untuk berjaga di Rumah Sakit sampai Tahun Baru Korea atau Seollal ( kalau disini Imlek) selesai. Ia juga tak berhenti mencari kebenaran tentang yang dialami L’amour, hingga akhirnya batas kemampuannya pun mulai terkikis. Kepalanya merasa pusing dan tulang-tulang terasa sakit.

1
H0534 Rh3m4 Liman
emynya kemana kok tdk ada kabarnya itu?
H0534 Rh3m4 Liman
semangat thor
H0534 Rh3m4 Liman
lanjut thor
H0534 Rh3m4 Liman
bikin gemes aja si bocahnya....😘😘😘😊😊😊
H0534 Rh3m4 Liman
nomer 1 ya
Erni Kusumawati
kalo di dunia nyata mungkin gak ya ada anak yg seperti Emi.. sdh di siksa, di buang lalu tiba2 datang minta pertolongan.. njirrr kayanya gak ada deh
Erni Kusumawati
sumpah kalo gak! baca dg jeli dan mengikuti dr awal bab dijamin nih Reader. bakalan keder dg nama2 tokoh dj dlm cerita ini.. mana nama2 tokohnya adalah nama2 luar negeri bukan lokal lagi😁😁
Erni Kusumawati
hadeuhhh gak kelar2 nya konfliknya, ada aja seperti pepatah hilang sepuluh tumbuh seratus juta musuh baru..
Erni Kusumawati
ya msh aja ada musuhnya di season 2 ini.. kirain tinggal yg manis2nya aja ternyata msh ada pahit2 nya jg
Erni Kusumawati
kalo gak baca dg jeli bisa lieur saya..
Erni Kusumawati
curiga nih kak Author calon nakes atau mmg sdh nakes krn bs paham ttg istilah 2 kedokteran yg rumit.. 😊
Erni Kusumawati
butuh konsentrasi tinggi utk membaca cerita ini.. ceritanya berat kak..
Erni Kusumawati
apakah Emy juga mengidap kanker otak sama seperti orang tua angkatnya dulu..
Erni Kusumawati
ironi sekali ya hidup Emy.. menderita terus deh..
Erni Kusumawati
kerenlah visualisasi tokoh2 nya kak.. cocok☺☺🥰🥰🥰
Erni Kusumawati
sepertinya cerita ini berjenis misteri tp alurnya kurang rapi.. mungkin next bs diperbaiki lagi ya kak..
ttp semangat dlm berkarya kak☺
Sulati Cus
dr td cm bisa mewek sp g komen
Sari Handayani
pemeran utama yg sangat menyedihkan bahkan sad ending
Sari Handayani
terbuat dari apa hati seorang emy. dilukai baik fisik dan hatinya tp tetap sabar
mpooh
maaf ya thor.....cerita y....org jenius yg dibodohi.......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!