Awal pertemuan dengan seorang gadis cantik bernama FIONA GAZZANI yang tidak di sengaja dan berkesan menyebalkan malah membuat GERALD ADITYA GUNAWAN seorang CEO muda yang sangat tampan itu terus bertemu dengan gadis itu yang ternyata adalah sekretaris rekan bisnisnya sendiri yang akhirnya menimbulkan benih-benih cinta di antara mereka berdua.
"cinta memang tak terduga" itulah kata mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NYR05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAKAN MALAM BERDUA
gerald sudah selesai dengan kerjaan di kantornya dia langsung bergegas keluar ruangannya menuju parkiran lalu menjalankan mobilnya untuk menjemput fiona. sebelum pergi dia sudah mengabari fiona terlebih dahulu yang ternyata fiona juga sudah selesai dengan kerjaannya.
di lain tempat fiona sudah menunggu gerald di lobby kantornya, lalu tiba-tiba...
"bu fiona lagi ngapain di lobby ?" tanya seseorang karyawan wanita disana.
"pasti nungguin di jemput pacarnya ya hihi ?" goda seseorang karyawan lain disana.
"kalian ini apaan si ada-ada aja haha" balas fiona dengan tawanya.
"lagian tumben banget bu fiona di sini biasanya kan bu fiona bawa mobil sendiri" ucap kembali karyawan itu.
"iya bu, eh bu cowo yang waktu itu sama ibu pacar ibu ya ? ganteng banget bu, ibu pinter deh milih pacar hihi" mereka masih menggoda fiona.
"sssstttt kalian ini kepo banget udah sana pulang gih hus hus hus" fiona bercanda mengusir dua karyawan yang yang sama waktu melihat gerald menjemputnya dulu.
tak lama gerald menghampiri fiona yang sedang mengobrol dengan dua karyawan itu.
"ayo fi kita jalan" ucap gerald tiba-tiba.
"eh kamu sudah sampai ternyata" fiona terkejut mendengar suara gerald karna dia memang tidak menyadari ke datangan gerald.
sedangkan dua karyawan yang melihat gerald dari jarak dekat itu hanya melongo.
"yaudah ayo ger, saya duluan ya" ajak fiona, tak lupa berpamitan pada dua karyawan tadi.
"ayo" mereka pun berlalu masuk ke dalam mobil.
"eh eh iya bu" mereka pun tersadar dari lamunannya tadi saat mendengar suara fiona berpamitan.
"gila tu cowo ganteng banget kalo dari jarak deket ternyata" karna mereka waktu itu mereka hanya melihat sekilas dari jarak jauh.
sedangkan fiona dan gerald sudah menuju ke restoran untuk makan malam, sebenernya ini baru jam 17:45 tapi mereka memutuskan untuk langsung ke restoran saja agar tidak bolak-balik kalau harus pulang dahulu.
hampir satu jam lebih mereka di perjalanan karena jalanan hari itu sangat macet, mereka pun sampai di restoran yang mereka tuju yang jelas rekomendasi gerald.
setelah sampai mereka lalu memarkirkan mobil dan turun dari mobil lalu masuk ke dalam restoran tersebut dan memilih salah satu tempat duduk di sana. restoran itu tidak terlalu ramai dan juga tidak terlalu sepi.
"ladies first silahkan" gerald memberikan buku menu pada fiona sambil tersenyum.
"oke baiklah" fiona menerima buku menu itu dan membalas senyuman gerald dan gerald pun memanggil pelayan disana.
mereka sudah selesai memesan makanan tinggal menunggu makanan itu datang.
"weekend nanti kita ke mall yuk fi ?" ajak gerald pada fiona.
"mau ngapain emang ger ? ada yang mau kamu beli ?" fiona bertanya pada gerald.
"kita ke toko perhiasan untuk mencari cincin tunangan kita" jawab gerald menjelaskan tujuannya mengajak fiona ke mall.
"oh oke baiklah aku mau hihi" fiona menyetujui ajakan gerald.
makanan mereka pun sudah datang dan mereka pun menikmati makan malam mereka biarpun belum terlalu malam karna baru jam 19:50.
di salah satu tempat ada seseorang yang ternyata dari tadi yang memperhatikan mereka dengan wajah kesal, biarpun tidak mendengar obrolan gerald dan fiona tapi orang itu sangat kesal melihat kedekatan mereka orang itu adalah gladys.
gladys pun menghampiri mereka berdua dengan santai.
"gerald"
"gladys, kau disini juga ?" tanya gerald terkejut melihat gladys ada disana juga.
"iyah aku disini dari sebelum kalian datang" jawab gladys.
"kamu sendirian ?" tanya gerald kembali.
"iyah aku sendirian, aku disini kan tidak mengenal siapa-siapa selain kamu" jawab gladys berbohong dengan wajah so sedihnya, padahal dia disitu janjian dengan pacarnya tapi pacarnya masih sibuk dan tak kunjung datang.
fiona yang kebelet akhirnya ijin ke toilet "aku ke toilet dulu ya ger" ucap fiona.
"oh iya fi" fiona pun berlalu meninggalkan mereka berdua.
"maaf ya bukannya aku gak mau nemenin kamu waktu itu glad cuma posisinya aku lagi cape banget waktu itu" ucap gerald merasa tidak enak pada gladys waktu itu.
gladys yang mendengar ucapan gerald salah mengartikan dan berfikir kalau gerald masih perduli dengannya "gapapa ko ger aku ngerti, aku ke toilet dulu ya" ucap gladys.
"oh iya silahkan" gladys pun berlalu meninggalkan gerald sendirian menuju toilet.
sedangkan fiona sedang mencuci tangannya dan bercermin di dalam toilet, tiba-tiba gladys menghampirinya.
"kamu cewe yang waktu itu di bandung kan ?" tanya gladys dengan wajah sinis.
"iyah kenapa emang ?" jawab fiona santai.
"kamu sekretaris gerald ? oh iya aku lupa waktu itu gerald bilang kau hanya temannya kan" tanya gladys kembali sambil melihat penampilan fiona dari atas sampai bawah.
"aku memang sekretaris tapi bukan sekretaris gerald melainkan sekretaris rekan bisnis gerald, untuk hubungan ku dengan gerald kau tanya saja sendiri pada gerald aku itu siapanya" ucap fiona dengan nada yang mulai tidak enak karna merasa risih dengan pertanyaan gladys.
"ooh hanya sekretaris ternyata, untuk apa aku menanyakannya lagi sudah jelas gerald bilang kamu iti temannya" ucap gladys
"asal kamu tau ya gerald itu sangat menyukaiku, jadi kau jangan berharap lebih pada gerald karna di hanya akan menjadi miliku" ucap gladys kembali mengancam fiona.
"haha pede banget kamu jadi orang, kita liat aja nanti gerald akan memilih kau atau aku !" balas fiona balik menantang gladys dan dia pun berlalu pergi keluar dengan sengaja menyenggol bahu gladys.
"berani sekali dia nantangin gue" ucap gladys kesal melihat fiona malah menantangnya balik di tambah menyenggol bahunya dengan sengja dan berlalu begitu saja.
fiona sudah kembali menemui gerald setelah dari toilet karna mereka sudah selesai makan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang tanpa menghiraukan gladys karna gladys datang bukan bersama mereka, dan fiona pun tidak menceritakan kejadian di toilet tadi pada gerald karna menurutnya itu tidak penting lagi pula sebentar lagi mereka akan bertunangan.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti