NovelToon NovelToon
Our Marriage

Our Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Contest / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Windu Puspita

Pernikahan yang dilakukan Oleh Vino Syahputra Pratama dengan Sisilia Eka Dwiyatno adalah pernikahan berdasarkan perjanjian dan juga penawaran yang diajukan oleh Vino kepada Sisil untuk menghindari perjodohan yang direncanakan oleh papanya itu.

Sisil yang sangat Frustasi dengan apa yang telah dilakukan oleh papanya itu. Dia mengaku sangat tidak menyukai dengan apa yang telah direncanakan oleh papanya itu.

Sisil menjadi sangat bingung, karena disisi lain dia masih memiliki seorang kekasih yang masih sangat disayanginya.

Akan tetapi, karena sesuatu hal Kekasihnya yang bernama Dito itu melarikan diri. Dia tidak berani bertemu dengan kedua orang tua Sisil. Sebagai syarat dari papanya, perjodohan akan dibatalkan apabila Sisil membawa pacar atau calon suami kerumah untuk diperkenalkan kepada mereka.

Sisil yang sedang melamun dirumah sahabatnya itu. Tiba - Tiba saja datang seseorang yang menghampirinya. Dia tahu semua permasalahan yang sedang dihadapi oleh sahabat adiknya tersebut.

Maka dari itu, Vino mencoba membuat penawaran kepadanya. Melalui perjanjian pernikahan dengan syarat dan ketentuan yang telah dia buat.

Akankah Sisil menerima penawaran itu?
Atau dia menerima perjodohan yang direncanakan oleh papanya itu?
Dan akankah Dito kekasihnya itu kembali kepadanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windu Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berita Mengejutkan...

Persiapan yang dilakukan oleh Sisil dan Vino sudah hampir 90%. Mereka akan membuka usaha toko kue disebuah ruko berlantai dua yang tak jauh dari kantor Vino.

Usaha toko kue ini merupakan impian Sisil sejak dulu. Dia yang gemar sekali membuat segala aneka kue mulai dari kue basah dan kue kering. Dia juga suka sekali membuat minuman yang terbuat dari buah - buahan dengan campuran susu segar.

Sisil sangat senang dengan hadiah yang diberikan oleh suaminya. Walau banyak sekali persyaratan yang dibuat Vino kepadanya. Akan tetapi, dia akan menyetujui semua persyaratan yang diajukan oleh suaminya.

Wanita itu tahu kalau sebenarnya Vino sangatlah khawatir terhadap dirinya dan calon bayi mereka.

"Sayang ingat ya...? kamu sudah berjanji dengan semua syarat yang aku ajukan kepadamu!" Vino mengingatkan kembali Sisil sebelum mereka masuk kedalam mobil. Untuk melihat kembali finishing ruko.

" Iya honey! aku mengingat semuanya kok? aku juga tidak akan mengerjakan pekerjaan yang berat." Sisil berkata kembali untuk menyakinkan suaminya kalau dia mengingat semua dengan syarat yang diajukan olehnya.

"Bagus...! istri siapa sih ini?" Vino mencubit pipi Sisil dengan gemas. Karena pipinya sudah terlihat semakin chubby.

"Awhhhh...sakit honey! kenapa kamu senang sekali mencubit pipiku?!" Sisil mengusap pipinya dengan kesal.

"Maafkan aku sayang...Sini peluk dulu!!" Vino merentangkan kedua tangannya untuk Sisil masuk kedalam dekapannya.

Wanita itu dengan senang hati masuk kedalam dekapan suaminya. Dia merasa nyaman kalau berada didalam dekapan suaminya.

Virza yang ada didepan hanya melihat dari kaca spion mobil yang ada didalamnya. Dia pun menggelengkan kepalanya saja.

"Nasib kalau jomblo begini banget ya??!!" Ucap Virza dengan sedikit keras. Dia berusaha untuk menghibur dirinya dan menyindir kakaknya halus. Membuat Vino dan Sisil melihat kearahnya.

"Makanya...cepat cari gadis yang kamu sukai? jangan hanya menunggu saja. Memangnya jodoh akan datang begitu saja, kalau kamu berdiam diri seperti ini?" Vino menasihati adiknya itu. Dia masih belum bisa melupakan Tita. Gadis yang meninggalkan dirinya begitu saja. Tanpa ada kepastian untuk dirinya.

"Sebenarnya gue sedikit sudah mulai bisa move on bang?! Hanya saja, ada dihati kecil gue yang memang harus gue selesaikan dengannya." Jujur Virza kepada Vino. Sisil yang mendengar itu jadi teringat kembali mengenai Dito mantannya. Dia juga belum menyelesaikan masalahnya dengan Dito.

"Kalau lo mau, nanti gue kasih lo cuti minggu depan?! Biar lo bisa selesaikan masalah lo dengan gadis itu. Bagaimana??" Ujar Vino. Virza berpikir sejenak sebelum dia akhirnya mengangguk setuju.

"Masalah urusan pekerjaan, lo tidak usah pikirkan? nanti gue akan selesaikan bang sebelum gue cuti?!" Ucapnya yang hanya dijawab dengan anggukan kepala oleh Vino.

Sisil yang mendengar percakapan kakak beradik itu hanya tersenyum saja. Dia baru tahu kalau Vino adalah kakak yang perhatian dan mengerti dengan perasaan adiknya. Tapi, sangat sulit untuk mengerti perasaan istri sendiri.

"Hufttt...." Sisil membuang nafasnya pelan. Lalu mengalihkan pandangan keluar jendela.

" Kenapa sayang?" Tanya Vino ketika melihat istrinya mengalihkan pandangan.

"Tidak apa - apa honey? aku hanya sedikit gugup karena sedikit lagi toko kue aku akan opening?" Ucap Sisil yang mencoba menutupi perasaan yang sebenarnya. Vino mengisi lembut rambut istrinya. Vino tahu sebenarnya ada sesuatu hal yang masih membuat istrinya itu gelisah.

Mobil terus melaju menuju tempat ruko yang akan dijadikan usaha oleh Sisil. Vino sengaja mengantarkan istrinya terlebih dahulu sebelum dia berangkat kekantor bersama Virza. Hari ini Sisil akan ditemani oleh Ibunya dan Virgin.

Mereka sampai ditempat tujuan, Virza memarkirkan mobilnya dihalaman depan ruko. Sudah terlihat jelas mobil ibu mertuanya dan juga mobil Alexa yang mengantar Virgin ke toko kue itu.

Sisil turun dari mobil setelah Vino membukakan pintu untuknya. Mereka lalu berjalan bergandengan tangan masuk kedalam ruko. Virza menyusul mereka dari belakang.

Didalam ruko mama Sisil, Virgin dan juga Alexa sedang melihat - lihat isi ruko. Mereka sangat takjub dengan desain yang dipilih oleh Sisil. Terlihat sangat sederhana namun elegant. Dan juga ada tempat area tongkrongan untuk anak - anak muda sekedar berkumpul yang berada dilantai dua.

"Mama..." Peluk Sisil ketika masuk kedalam ruko.

"Sayang...ini semua kamu yang pilih?" Mama Sisil menunjuk sekeliling desain ruko.

" Iya ma...kenapa? jelek ya?" Ucap Sisil pelan. Dia takut kalau desain yang dia pilih terlihat buruk.

" Tidak! justru mama sangat menyukainya. Terlihat sederhana namun elegant." Jujur sang mama. Sisil menjadi tersenyum senang. Karena mamanya memuji pilihannya.

"Makasih mama...Sisil sangat senang mama berkunjung untuk melihat usaha Sisil ini?" Wanita itu memeluk mamanya dengan erat. Dia merasa kalau mamanya itu semakin dekat dengannya.

"Papa kemana ma? kenapa tidak ikut bersama mama?!" Tanya Sisil lalu melepaskan pelukannya.

"Papamu sedang ada urusan pagi ini. Jadi, kemungkinan besok dia baru bisa kesini." Ucap sang mama.

"Oh..ya sudah! Virgin, Alexa apa kabar? Maaf, aku sampai lupa kalau kalian juga datang." Sisil menyapa adik iparnya itu. Lalu, wanita itu memeluk Virgin dengan senang. Dia lupa kalau mereka juga datang hari ini. Karena saking senang mamanya datang mengunjungi tempat usahanya.

"Alhamdulillah baik. Kakak ipar selamat ya? atas usahanya ini." Ucap Alexa lalu mengulurkan tangannya kepada Sisil.

"Terimakasih Alexa. Aku juga mungkin akan merepotkan istrimu nanti." Sisil menjabat tangan Alexa.

"Tidak apa - apa. Asal jangan telalu membuatnya lelah. Nanti kasihan calon anakku." Alexa keceplosan mengatakan hal itu. Mereka yang ada didalam ruko itu spontan melihat kearah Virgin dengan kaget.

"Maksudmu apa Alexa? jangan - jangan kalau Virgin sedang....?" Ucap Sisil dengan sangat terkejut sampai menutup mulutnya, karena sudah tidak bisa berkata lagi.

"Mas..!! kenapa kamu tidak bisa jaga rahasia sih? aku kan ingin membuat kejutan buat mereka nanti." Keluh Virgin kepada Alexa. Laki - laki itu hanya nyengir saja sambil menggaruk kepala bagian belakang tidak gatal.

"Alhamdulillah...akhirnya kamu akan menjadi ibu juga Vir. Sama seperti diriku?!" Ucap Sisil dengan sangat senang dan memeluknya kembali.

Vino dan Virza juga memberikan selamat kepada Alexa. Mereka lalu berbincang diruangan terpisah. Sedangkan para wanita berbincang diruang kerja Sisil.

Sisil dan mamanya sangat senang. Dia juga sangat antusias menanyakan kehamilan yanh dialami Virgin. Wanita itu saat ini sedang mengandung anak pertamanya sama dengan Sisil. Usia kandungan Virgin baru enam minggu. Mereka sudah memeriksakan kandungannya di klinik dekat rumahnya.

Virgin juga menceritakan awal mula dia mulai terasa aneh. Ketika dirinya merasa ada sesuatu yang berbeda didalam dirinya. Mulai dari haid yang terlambat. Dia juga selalu muntah dipagi hari dan juga dia menjadi sangat manja kepada Alexa. Dia tidak ingin sedikitpun jauh dari suaminya. Wanita itu juga terkadang menangis tersedu ketika menonton drama korea yang sudah sering ditontonnya. Padahal, sebelumnya dia biasa saja.

Sisil yang mendengar cerita adik iparnya itu menjadi tertawa. Karena apa yang dia alami dialami oleh adiknya juga. Sisil senang sekarang dia mempunyai teman untuk bisa berbagi tentang kehamilan. Dia juga menyarankan Virgin untuk memeriksa kehamilannya di klinik dokter Anita. Agar dia bisa memeriksa kehamilannya bersama.

Mama Sisil yang melihat anaknya kini bahagia merasa sangat lega. Papanya tidak salah memilihkan suami untuknya. Dia merasa ragu awalnya dengan Vino. Karena awal bertemu dia melihat Vino yang sangat dingin kepada putrinya. Akan tetapi, sekarang dia sudah yakin. Dan bila suatu saat nanti dia dan suaminya sudah tidak ada mereka akan tenang meninggalkan Sisil dengan laki - laki yang tepat.

Mama Sisil menghampiri mereka dan memeluknya dengan sayang. Kemudian berpamitan karena urusan yang harus diselesaikannya.

Sisil dan Virgin mengantar mama sampai ke depan pintu ruko. Mama Sisil memeluk anaknya dengan lembut. Kemudian memeluk Virgin dan mengusap perutnya pelan. Terasa aneh memang, tapi mereka tidak curiga sama sekali kepadanya.

Lalu mama Sisil masuk kedalam mobilnya dan mulai meninggalkan ruko itu.

Para laki - laki juga sudah selesai berbincang masalah bisnis mereka. Kemudian Alexa dan juga Vino berpamitan kepada istrinya masing - masing. Sedangkan Virza sudah berjalan menuju parkiran.

"Sayang...jangan terlalu lelah ya?! ingat dengan apa yang sudah aku katakan kepadamu tadi!" Vino berkata dengan sangat cerewet kepada istrinya itu. Sisil hanya mendesah pelan. Dia harus terus menyakinkan suaminya itu.

"Iya sayang...aku janji tidak akan sampai kelelahan!?" Sisil mengangkat tangannya membentuk angka V. Agar Vino tidak terus menerus mengingatkannya.

"Kalau begitu, aku pamit dulu pergi kekantor. Nanti kamu jangan kemana - mana. Sampai aku datang untuk menjemputmu!" Perintah Vino yang hanya dapat anggukan mengerti dari istrinya. Vino mencium kening Sisil dan memeluknya. Wanita itu juga mencium punggung tangan suaminya.

"Alexa, gue duluan ya? karena ada meeting satu jam lagi." Ucap Vino lalu memeluk adiknya itu. Dan mengusap rambut adik perempuannya sebelum dia keluar dari ruko itu.

"Aku juga berangkat dulu ya sayang.." Cium Alexa di pipi istrinya.

"Iya hati - hati ya mas..?" Virgin mencium punggung tangan suaminya.

Sisil dan Virgin melambaikan tangan kepada suami mereka. Melihat mobilnya sampai meninggalkan ruko itu. Tidak lupa ruko itu juga sudah dijaga oleh beberapa orang berjas hitam. Mereka adalah pengawal yang disiapkan oleh Alexa dan Vino untuk menjaga istri mereka.

*Happy Reading*

1
Maizuki Bintang
bgs
Wita Anggraeni
lanjuttt thorrr
Asti Asyifa
lanjut,gak sabar deh. gregetan beutt
Asti Asyifa
ke dalam mulutnya kli
Asti Asyifa
bukan oleh Sisil,tp dengan Sisil mungkin,lanjutkan ya
Asti Asyifa
bukan membuat perjanjian kepada vino kli,tp dengan vino mungkin. lanjutkan.
Asti Asyifa
pen ta' tabok dah si Ardi. lanjutkan,ya!
Asti Asyifa
lanjut
Asti Asyifa
rasanya kurang adil ya buat Dito. kasian Dito. lanjutkan
Asti Asyifa
lanjutkan euy
Asti Asyifa
sumpah ,suka deh,gercep banget soalnya.
Windu1709: kalo gak gercep nnti ketinggalan
total 1 replies
Windu1709
terimakasih koreksinya
Windu1709
keluarga sultan😁😀
Asti Asyifa
sesuai ekspetasi,virzha nya imout beut
Asti Asyifa
kedua orangtua nya tidak sadarkan diri? meninggal mungkin ? lanjutkan
Asti Asyifa
jenazah. (koreksi)lanjutkan,ya.
Asti Asyifa
ribet ya , jd keluarga Vino,mesti punya pelacak,bodyguard,dan lain sebagainya. lanjutkan ya
Asti Asyifa
lanjutkan
Asti Asyifa
cerdas! lanjutkan
Asti Asyifa
nice story nih,cekatan banget resep kn bacanya juga. lanjutkan
Windu1709: Terimakasih jangan vote nya😉😉
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!