NovelToon NovelToon
Nona Cantik Psycho

Nona Cantik Psycho

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: oell

Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang tahun

...Hari ini Kiara bangun dengan cepat, walaupun hari libur, tapi dia ingin mempersiapkan diri untuk datang ke pesta ulang tahun Vanes. Dia sudah menerima kado yang akan di berikan kepada Vanes, kalung itu sudah tersimpan rapi di dalam kotak yang sangat cantik dan mewah.Kiara memilih sebuah dress merah selutut, di padu dengan high heels berwarna senada.Dia membiarkan rambut nya terurai dengan indah.Kiara memakai riasan tipis yang membuatnya tampak cantik natural, hanya lipstik nya saja yang di ubah menjadi merah agar terliha lebih fresh.Tidak lupa kacamata nya tetap di pakainya....

...Sekitar jam delapan, Kiara sudah ready. Dia sedang duduk di ruang tamu sambil membaca buku, dia pikir akan sangat kepagian jika datang jam segitu, pesta di adakan jam sembilan pagi hingga jam sepuluh malam....

..."Mau pergi sekarang non?" Tanya pak Wawan, supir pribadi keluarga Kiara....

..."Bentar lagi deh pak" jawab Kiara masih asyik membaca bukunya....

...Pak Wawan mengangguk dan kembali ke depan. ...

...Tin.... Tin... Tin.......

...Suara klakson memekakkan telinga....

..."Siapa sih pagi-pagi udah nyari ribut" ujar Kiara mendatangi suara tersebut....

...Saat sampai di pintu dilihat Rifki yang sedang melongok dari pintu mobil nya....

..."Kiaaa... Ayo berangkat" teriak Rifki....

...Kiara tersenyum kecil, dia mendatangi Rifki masih dengan buku di tangannya....

..."Ngapain sih pagi-pagi udah teriak-teriak?"...

...Tanya Kiara saat ia telah sampai di depan pintu mobil Rifki....

...Rifki tidak menjawab pertanyaan Kiara dan hanya membelalak kan matanya menatap Kiara tak berkedip, mulut nya menganga tak bisa di kontrol....

...Kiara menutup mulut Rifki menggunakan buku yang ada di tangan nya....

..."Kenapa kamu liatin aku kayak gitu?" Tanya Kiara heran....

..."Cantik bangettt..." Rifki hanya mengatakan itu tanpa bisa mengalihkan pandangannya....

...kuat. "Hey sadar" Kiara mencubit pipi Rifki dengan kuat...

..."Aduh aduh aduh... Sakit Kia..." Ucap Rifki mengusap usap pipinya....

..."Makanya fokus dong, kalo di tanya itu di jawab, bukan nya bengong" sahut Kiara...

..."Habisnya Lo cantik banget, gue jadi terhipnotis" jawab Rifki tersenyum....

..."Apaan sih, udah yuk masuk dulu, ijin sama mama dan papa" Kiara berjalan meninggalkan Rifki yang hanya tersenyum terus menatap Kiara....

...***...

...Setelah meminta ijin dan mengobrol sebentar dengan pak Robert dan Bu Delina, Kiara dan Rifki langsung berangkat ke hotel tempat Vanes berulang tahun, hotel itu berada di tengah-tengah kota, tidak terlalu jauh dari rumah Kiara, mereka menghabis waktu tiga puluh menit di perjalanan....

...Rifki sangat hati-hati mengendarai mobil jika bersama Kiara, dia tak ingin kejadian tempo lalu terulang kembali, di mana mobilnya menabrak pembatas jalan....

...Hotel itu nampak ramai, hotel itu ada empat belas lantai, tempat Vanes menyelenggarakan pesta nya ada di lantai sepuluh....

...Setelah memarkir kan mobil, Rifki dan Kiara langsung menuju lift dan naik ke lantai sepuluh ...

..."Kia akan lebih cantik jika kau merubah satu tampilan dari wajah mu" ucap Rifki menatap Kiara lekat....

..."Apa?" Tanya Kiara...

...Dengan tangan gemetar, Rifki perlahan-lahan melepas kacamata Kiara....

...Setelah kacamata itu terlepas, Rifki mundur beberapa langkah ke belakang sambil menutup mulutnya....

..."Kenapa? Apa aku terlihat aneh?" Tanya Kiara memegang wajahnya....

..."You're so gorgeous" ucap Rifki....

...Muka Kiara seketika memerah, dia tersenyum dengan indah, membuat Rifki lagi-lagi hanya menggeleng geleng kan kepala....

...Trakk...

...Rifki mematahkan kacamata Kiara....

..."Apa yang kamu lakukan?" Tanya Kiara kaget....

..."Jangan gunakan kacamata sialan itu lagi, kau sudah sangat sempurna tanpa kacamata itu" jawab Rifki....

...Kiara hanya memandang nya heran....

...Pintu lift terbuka, mereka tak melanjutkan percakapan mereka lagi, Rifki menggenggam tangan Kiara seolah-olah tak ingin dia di dekati oleh siapapun, Kiara hanya menatap tangannya dan Rifki heran, tanpa memprotes apa pun....

...Semua orang yang melihat mereka langsung tersenyum salting, apalagi saat melihat gelang couple yang ada di pergelangan tangan mereka, semua orang berbisik-bisik iri....

..."Hay apa yang kau lakukan? Kenapa kau menggenggam tanganku dengan kuat?" Bisik Kiara....

..."Sudah lah, Lo jangan banyak protes, disini banyak orang, nanti Lo tersesat kalo gak gue pegangin" jawab Rifki tersenyum simpul....

...Mereka tetap berpegangan tangan sampai di acara, teman-teman Vanes sudah banyak yang datang termasuk teman sekelasnya Kiara, mereka semua di undang tanpa terkecuali....

...Mereka terpana dengan penampilan baru Kiara yang cantik nya bak Dewi khayangan....

..."Itu Kiara?"...

..."Oh my God, kenapa bisa secantik itu?"...

..."Dia memang sudah cantik dari dulu, hanya saja kacamata nya yang jadi penghalang"...

..."Dia bukan nya cewek cupu yang dulu selalu di ganggu di kelas ya?"...

..."Iya, yang dulu saingannya Angel kan"...

..."Kalau gini sih, Angel kalah jauh di bawah Kiara"...

..."Dia seperti artis papan atas"...

..."Tapi gue salfok sama gelang yang di pake mereka"...

..."Apakah mereka udah jadian?"...

..."Wah beruntung banget si Rifki sialan itu kalo bisa dapetin hatinya Kiara yang sedingin es itu"...

..."Gelang nya bukan kaleng-kaleng woy"...

..."Fix mereka pacaran sih"...

...Omongan teman-teman sekelasnya membuat Kiara semakin bingung, sementara Rifki hanya senyum senyum salting....

..."Oh ya ampuunnnn.... Siapa ini?" Tanya Vanes takjub menghampiri Kiara yang terus saja kebingungan....

..."Apaan sih Van, jangan berlebihan gitu deh" ucap Kiara canggung....

..."Hehehe, abis kamu kemana aja selama ini, cantik banget ya ampun" jawab Vanes....

..."Iya Kia.. kamu cantik banget" sahut Dewi. ...

...Gue bilang juga apa, kacamata sialan Lo itu merusak segalanya" ucap Rifki membanggakan diri....

...Kiara menyenggol lengan Rifki dengan kuat....

..."Auuhh" erang Rifki kaget....

..."Udah udah, jangan berdebat disini, ayo kita duduk disana" ucap Vanes menarik tangan Kiara dari Rifki. Rifki hanya mencebik kan bibir nya cemberut....

...Vanes duduk di tengah-tengah Kiara dan Dewi, orang tua Vanes tidak hadir di acara ini, hari ini hanyalah pesta ulang tahun untuk teman-teman nya Vanes, tadi malam Vanes juga merayakan ulang tahun di rumahnya bersama keluarga dan saudara-saudara nya....

...Acara berjalan dengan lancar hingga waktu nya make a wish Dan potong kue....

..."Aku harap kita akan bersahabat selamanya dan akan mendapatkan kebahagiaan yang tak terhingga" ucap Vanes menggenggam kedua tangannya sahabat nya lalu meniup lilinnya, suara tepukan tangan terdengar meriah, Kiara dan Dewi tertawa mendengar harapan Vanes yang menurut mereka lucu....

...Vanes memotong kue nya dan menyuapkan nya kepada Kiara dan Dewi. Setelah itu dia menyuapi semua teman-teman sekelasnya....

..."Gue kira Lo gak Dateng" ucap Vanes saat berada di hadapan Roy, dia lalu menyuapi Roy dengan satu sendok penuh....

..."Lo mau buat gue mati keselek?" Tanya Roy melihat ngeri sesendok penuh kue itu....

..."Lo kan orangnya laperan, biar kenyang" ucap Vanes tertawa....

...Roy hanya tertawa kecil dan tetap membuka mulutnya menerima suapan itu....

..."Happy birthday, ini buat Lo" ucap Roy memberikan Vanes sebuket bunga dan paper bag kecil....

..."Ini kan belum waktunya ngasih kado" ucap Vanes...

..."Udah terima aja, gue mau balik duluan, papa dari tadi udah nelfon Mulu, sebenarnya gue gak mau datang tadinya, karna harus bantuin papa ngurus perusahaan, tapi di pikir-pikir kapan lagi Lo suapin gue kalo gak di acara ulang tahun Lo ini" ucap Roy tersenyum....

...Pipi Vanes yang merona karena blush-on itu kini tambah merah merona karena rasa malunya kepada Roy....

..."Bisa aja deh Lo, yaudah ini gue terima ya makasih loh, udah sempet sempetin datang" ucap Vanes menerima buket dan paper bag itu....

..."Iyaa, kalo gitu gue duluan ya, sorry gak bisa hadir lebih lama" ucap Roy....

..."Iya gak papa Roy, hati-hati" jawab Vanes....

...Roy mengangguk dan pergi meninggalkan pesta....

...Bersambung........

1
falea sezi
lanjut
falea sezi
🤣🤣 suka cwek cupu yg Badas gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!