NovelToon NovelToon
ZORA'S SCANDAL - Skandal Seorang Istri

ZORA'S SCANDAL - Skandal Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Balas Dendam / Chicklit / Tamat
Popularitas:284.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Otom

Di tengah kegalauannya karena belum dikaruniai anak, Zora melakukan yang seharusnya tidak dilakukannya.

Akhirnya Zora melahirkan Agni, ada beberapa versi cerita beredar di sekitar mereka tentang identitas Agni, tidak ada satupun yang pasti tahu siapa ayah dari Agni, hanya Zora yang tahu. Namun Zora mengalami musibah dan rahasia itu hampir tidak akan mungkin terungkap.

Agni tumbuh jadi anak yang pintar dan cantik. Sampai dia terjerumus ke dunia hitam, dia belum juga menemukan apa yang dia cari. Akankah Agni akan tahu siapa ayah biologisnya?

Ikuti kisahnya dalam cerita "Zora's Scandal" - Skandal Zora. Skandal itu melahirkan banyak rahasia di dalam rumah tangga Zora dan Aditya. Mohon jangan galau setelah baca novel ini.

NB: Visual ada di episode 73 Pembuktian!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Otom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aditya Dibuang

Percuma Aditya mengerang dan menebak-nebak siapa perempuan yang sedang mempermainkannya saat itu, perempuan itu masih saja membisu, tak sedikitpun suara keluar dari mulutnya. Perempuan itu hanya memandangi tubuh Aditya dengan perasaan geram yang memuncak. Tidak hanya itu, perempuan itu sebenarnya sudah ingin menuntaskan hasratnya saat itu juga tetapi dia mau melihat reaksi Aditya sampai sejauh mana, dia mau menyiksa Aditya habis-habisan.

Kini perempuan itu berjalan ke belakang Aditya, Aditya bisa merasakan bahwa perempuan itu berjalan dan berhenti tepat di belakangnya. “Apa lagi yang akan dia dilakukan?” Aditya bertanya pada diri sendiri.

Perempuan itu kembali menjambak rambut bagian depan Aditya, menarik kepala itu ke belakang. Aditya sudah bisa menduga itu. Dia sudah lebih siap sekarang. Perempuan itu kini mendekatkan wajahnya. Aditya bisa merasakan itu dari suara nafas berat perempuan itu. “Sepertinya wanita ini sudah sangat bernafsu sekarang.” Aditya berbisik pada dirinya sendiri. Kemudian dia tersenyum lagi. “Ayo, tuntaskan!” Bisik Aditya lagi dalam hatinya. Dia juga ingin siksaan itu segera berakhir.

Melihat senyuman itu, perempuan itu tampaknya semakin kesal. Ditariknya rambut Aditya semakin kencang, kini ditarik serong ke sebelah kanan Aditya. Perempuan itu bergeser sedikit ke sebelah kiri Aditya. Aditya tampak meringis kesakitan.

Kini giliran perempuan itu yang tersenyum. “Awas kalau senyum lagi!” Perempuan itu berbisik dalam hatinya sendiri, seolah Aditya bisa mendengar suaranya itu. Tapi Aditya benar-benar tahu sekarang, perempuan itu tidak suka kalau dia menampakkan senyumannya saat itu.

“Amelia, jika kau mau tuntaskan sekarang!” Aditya memohon, suaranya memelas. Dia benci dengan ucapannya itu sendiri.

Perempuan itu kini lebih mendekatkan wajahnya lagi ke wajah Aditya. Perempuan itu memperhatikan setiap senti wajah Aditya. Dia kini bisa melihat bahkan lubang pori-pori Aditya. Dia melihat bibir Aditya yang tipis, lebih merah dari laki-laki kebanyakan.

Dikecupnya bibir itu dengan sepenuh hati. Aditya membalas kecupan itu, dia tidak mau disiksa lebih lama lagi. “Sepertinya ini yang diinginkan wanita brengsek ini.” Aditya berbisik dalam hatinya. “Biar kuladeni saja.” Aditya melanjutkan. Sebenarnya dia juga sangat ingin menuntaskannya saat itu juga.

Perempuan itu melepas kecupan itu. Ditariknya lebih kuat rambut Aditya lebih ke kanan.

“Aw…!” Aditya mengerang kesakitan. Dia tidak hanya bernafsu tapi benar-benar geram kali ini dengan perlakuan itu. “Wanita ini benar-benar sinting! Entah apa maunya?” Dia kembali mengerang di dalam hati.

“Ayo memohon lagi!” Bisik perempuan itu lagi di dalam hatinya. Dia tersenyum sangat lebar, kepalanya mengangguk-angguk, seolah-olah Aditya bisa mendengarnya dan melihat anggukannya itu.

“Tolong hentikan, Amelia! Jangan menyiksaku seperti ini. Aku akan lakukan apapun kalau kau selesaikan siksaan ini.” Aditya menyerah, dia sudah tidak sanggup lagi. Dengan mengatakan itu, dia sangat berharap dia tidak mendapat siksaan itu lagi. Sangat melelahkan, bukan hanya karena dia kesakitan secara fisik tapi secara psikologis dia juga disiksa. Sepertinya jika dia memohon perempuan yang diduganya Amelia itu akan menyelesaikan siksaan yang berat itu.

“Ayo, ucapkan sekali lagi!” Perempuan itu berbisik seolah-olah dia benar-benar yakin jika Aditya akan mendengar apa yang dia bisikkan di dalam hatinya itu. Tangannya masih menjambak rambut Aditya ke sebelah kanan.

Merasa kata-katanya terlalu kurang vulgar dan sepertinya perempuan itu ingin kata-kata yang lebih vulgar Aditya mengerang, menarik nafas dalam-dalam, meyakinkan dirinya jika apa yang akan dikatakannya akan menyelesaikan siksaan itu.

“Aku sangat berhasrat sekarang, jangan menyiksaku seperti ini, aku sangat ingin menumpahkan semua hasrat ini sekarang, mohon tuntaskan sekarang, aku tidak tahan lagi.” Aditya mengatakannya dengan sangat hati-hati, dia tidak ingin salah kata lagi. Dia ingin mengatakan yang lebih vulgar dari itu sebenarnya, tapi dittahannya.

Perempuan itu sebenarnya ingin mendengar yang lebih vulgar dari itu, tapi kata-kata Aditya itu cukup mampu membangkitkan hasratnya, dia benar-benar kalap sekarang. Dilepasnya jambakannya dan kini melepas semua pakaiannya.

Perempuan itu melompat ke pangkuan Aditya, dia berikan semua yang Aditya inginkan saat itu. Aditya sangat kelelahan dan tersiksa. Ini adalah siksaan yang amat sakit bagi Aditya. Dia merasa sangat dilecehkan saat itu.

Dia ingin membalas semua serangan dari perempuan itu tapi dia tidak mampu, perempuan itu benar-benar mengendalikan semua permainan, Aditya merasa ini sungguh tidak adil. Kini Aditya tahu ketidakadilan itu sungguh sangat menyiksa. Arogansi penguasa yang menggerogoti semua sumber daya yang ada sangat tidak adil. Dia menjadi berpikir mengapa orang yang diperlakukan tidak adil tidak mau angkat suara, mengapa tidak ada pemberontakan atas ketidakadilan?

Dia kini mengerti mengapa ketidakadilan itu, di satu sisi, memberikan kenikmatan tersendiri bagi pihak yang dieksploitasi selain menyakitkan di sisi yang lain. Aditya benar-benar dibukakan matanya, dia tahu kini mengapa orang-orang yang dulunya dieksploitasi kini berubah mengeksploitasi ketika kuasa sudah ada di tangannya. Dendam karena dieksploitasi bisa berubah menumbuhkan niat untuk gantian mengeksploitasi. Seperti pikirannya kali ini yang ingin menyiksa perempuan yang sedang mengeksploitasinya saat ini. “Jika suatu saat aku tahu siapa kau yang sebenarnya dan aku sudah bebas dari siksaan ini, aku akan menyiksamu!” Bisik Aditya dalam hati, dia berjanji akan membalas semua siksaan itu.

Tubuh perempuan itu kini menguasai tubuh Aditya sepenuhnya. Sambil menaik turunkan badannya, tangan kanannya mencekik pipi Aditya dan tangan kirinya berpegangan di sandaran kursi yang Aditya duduki, yang mereka duduki.

Aditya merasakan sakit yang tiada tara. Dia ingin teriak tapi suaranya yang keluar hanya erangan saja. Para pria bertopeng yang di luar mendengar erangan Aditya. Mereka ingin menjauh dari pintu karena erangan itu sungguh mengganggu mereka tapi tidak satupun dari mereka yang pergi menjauh, rasa penasaran mereka lebih besar dari keinginan menjauh dari tempat itu. Perempuan itu tidak juga membuka mulutnya tapi erangannya juga bisa terdengar dengan jelas. Angin yang berhembus kencang saat itu membawa suara-suara itu ke telinga para pria bertopeng.

Mereka tahu itu siksaan yang sangat luar biasa, tapi mereka sangat menikmatinya juga. Hal itu mungkin terjadi karena semua orang memiliki Sadistic Personality Disorder (SPD), kegembiraan melihat orang lain menangis, simpati kita misalnya, hanya akan muncul saat ada orang lain meninggal dalam insiden tabrakan daripada hanya luka-luka ringan, secara rata-rata setiap orang memiliki 4% SPD dalam dirinya. Apalagi mereka adalah orang-orang bayaran, pasti memiliki SPD lebih banyak dari rata-rata yang orang lain miliki.

Aditya sudah berada pada titik klimaks dan semua ototnya terasa kram namun perempuan itu masih saja menyiksanya. Dia sangat-sangat kelelahan sekarang. Dia sangat ingin melawan tetapi tidak berdaya.

Perempuan itu masih ingin melanjutkan permainannya, tetapi Aditya sudah tidak melawan lagi. Dia tahu Aditya sudah sangat kelelahan dan pasti sudah merasa sangat tersiksa, dia bangkit dari pangkuan Aditya dan memakaikan semua pakaian Aditya. Dia memandang semua tubuh Aditya yang benar-benar basah sekarang terutama karena keringatnya yang bercucuran di tengah dinginnya udara saat itu. Dia merapikan diri dan melap semua bagian tubuh Aditya yang basah itu dengan tisu. Dia kembalikan celana Aditya ke tempat semula.

Dia membuang sampah yang mereka hasilkan di tempat sampah yang ada di ruangan itu. Dia keluar dari kamar itu dan berbisik-bisik kepada para pria bertopeng. Tidak lama setelah itu para pria bertopeng itu melepaskan ikatan Aditya dari kursi dan menutup kepalanya dengan kain penutup kepala seperti sedia kala tanpa membuka penutup mata yang menutup pandangan Aditya.

Mereka mengangkat Aditya ke dalam mobil dan membawanya ke suatu tempat, agak jauh, dan melempar Aditya di pinggir jalan yang sepi.

 

Bersambung

Jangan lupa share cerita ini ya teman-teman, terima kasih sudah dukung dari awal, terima kasih bagi yang sudah like, vote, komen, dan buat novel ini jadi favorite-nya. Kasih rating bintang 5 juga boleh banget. 🙆‍♂🙆‍♂🙆‍♂❤❤❤

1
Tomson Silalahi
keren
Ama
bagus
ariasa sinta
368
Qiana
Salam Pagi 🙏🙏
Era Berdarah Manusia
I Firmo
🌹🌹🌹💐💐💐
Qiana
Tingkatkan mutu
Ukir karya
Raih segala asa
Sukses selalu buat Author
👍👍👍👏👏👏
Qiana
Like Zora 👍👍👍👍👍
Qiana
menebar cinta untuk Zora ♥️♥️♥️♥️♥️
Qiana
Bintang datang untuk Zora
⭐⭐⭐⭐⭐
Dania
Salam 🙏🙏
Era Berdarah Manusia
I Firmo
⭐⭐⭐⭐⭐
Dania
Semangat Zora
🌹🌹🌹🌹🌹
Dania
Jempol buat Zora 👍👍👍👍👍
Dania
Zora mendapat Love ♥️♥️♥️♥️♥️
Dania
Lanjut, nambah dukungan buat Zora
⭐⭐⭐⭐⭐
KIA Qirana
Zora
nambah dukungan ya
🌹🌹🌹🌹🌹🌹💐💐💐💐💐💐
Dhina ♑
Semangat ya 👏👏👏👏⭐⭐⭐⭐
Dhina ♑
Zora, selamat malam 🙏🙏 baru awal sudah kontroversi
bikin ngeri 😂😂😂
Siera Arisanty
sampe tamat gak nyambung cerita ttg Agni,,beda sinopsis dgn isi cerita ,,janji buta othor🤬
Bang Otom: Aku buat cerita khusus Agni di Cinta Tak Bertuan kak, silakan kak🙏
total 1 replies
Becky D'lafonte
waduh jgn2 zora hamil anak jono
Becky D'lafonte
aku mampir thor, like n favorite
Miss haluu🌹
Im come back ..😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!