assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
setelah Zella berbicara, Devan memutuskan untuk mengizinkan Maya datang ke mansion nya.
Zella yang sudah selesai merias wajah nya dia berbalik menatap Devan dengan tatapan yang sulit di artikan, Devan yang ditatap seperti itu hanya salah tingkah
"ada apa, kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Devan
"enggak" jawab Zella
"apa kalian mau makan siang di rumah, biar aku siapkan sekalian" sambung Zella
Devan menatap Zella yang sedang bertanya kepadanya
*kenapa Zella biasa saja, walaupun kita tidak saling mencintai tapi mana ada istri yang suka melihat suaminya dengan wanita lain, tapi Zella? walaupun aku masih ada hubungan dengan Maya, tapi dia masih mau mengurusi*
"Devan aku tanya kenapa melamun" ucap Zella membuyarkan lamunan Devan
"ah iy, hmm maksud ku kita makan dirumah saja" jawab Devan
"baiklah biar aku siapkan"
Zella beranjak dari duduk nya dan ingin berjalan menuju closet room tapi ada yang mengetuk pintu kamar
tok...tok...tok.
"permisi nona dan tuan"
ceklekk..
"ah iy bi ada apa"
"maaf nona dibawah ada nona Maya, mencari tuan muda Devan"
"baiklah bi, saya akan memanggil tuan Devan"
"terimakasih nona, jika begitu saya pamit kebawah"
"iy bi"
pelayan tersebut berlalu pergi meninggalkan Zella.
Zella masuk untuk memanggil Devan
"Dev Maya sudah datang" ucap zella
"baiklah, ayo kita temui dia" jawab devan
"kita? yang benar saja Dev" ucap Zella tergelak
"kenapa?" tanya Devan heran
"kenapa kau tanya, haha Maya itu kekasih mu jadi kau temui dia aku akan menyiapkan makan siang untuk kalian berdua" jawab Zella
"bukan kah kita makan bersama? kenapa kau bilang hanya menyiapkan makan siang untuk kita berdua?"
"aku mau makan siang di luar"
"kenapa?"
"dev, walaupun kita sudah menikah disini akulah yang orang ketiga antara kau dan Maya, aku tau kalian akan menghabiskan waktu bersama, jadi aku tidak akan ganggu"
ucap Zella berlalu pergi meninggalkan Devan menuju dapur untuk memasak
DEG..
"kenapa dada ini sesak ketika Zella berbicara seperti itu, ada apa dengan perasaan ini apakah aku mencintai nya" gumam Devan
"Arrrrggghhhh, kenapa seperti ini" teriak Devan
Devan pun berlalu pergi menuju ke lantai bawah untuk menemui Maya
"siang sayang" sapa Maya
"siang" jawab Devan
"sayang aku bawa cake kesukaan kamu loh"
"terimakasih" jawab Devan
entah kenapa Devan sangat malas bertemu dengan Maya
"Dev gimana kalo kita makan disini saja bersama istri mu" ucap Maya
Maya sengaja ingin melihatkan kemesraan nya dengan Devan di depan Zella, dia ingin membuat Zella kesal
"iy itu Zella sedang menyiapkan makan siang untuk kita"
"ok, aku akan membantu nya"
Maya beranjak dari duduk nya dan berjalan menuju dapur
"hay kamu" ucap Maya memanggil Zella
"kenapa apa ada yang kau butuhkan" jawab Zella santai
"biarkan aku yang memasak buat Devan" ucap Maya
"baiklah ini" ucap Zella memberikan pisau untuk memotong daging
Maya menerima nya tapi dia tidak tahu cara memotong nya, karna sebenarnya ini hanya akal-akalan Maya untuk membuat makan siang untuk Devan padahal dia memasak saja tidak bisa sama sekali
Zella hanya melihat Maya yang kesusahan
"sini biar aku saja" ucap Zella mengambil pisau yang di pegang oleh maya
Maya membiarkan Zella mengambil pisau yang di tangannya.
alhasil Zella lah yang memasak semuanya dan dibantu oleh sinta. Maya hanya melihat saja, sesekali komen dan memarahi Zella dan Sinta yang menurut nya tidak becus untuk memasak
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠