NovelToon NovelToon
APA SALAHKU MAS

APA SALAHKU MAS

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Wanita perkasa / Tamat
Popularitas:31.6k
Nilai: 5
Nama Author: bundae safiq

Dewi seorang istri yang di tinggal merantau suaminya Abi ke Kalimantan dan harus tinggal di kampung merawat mertua dengan uang kiriman seadanya dari sang suami, Dewi pun harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup dengan sang mertua.
Hingga suatu ketika Dewi mendapati sebuah rahasia besar dari teman Abi, ternyata Abi diam-diam menikah lagi, hati Dewi hancur dan dia pun nekat ke Kalimantan untuk memastikan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundae safiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dewi gamang

''Dewi'' panggil Bagas lirih saat Dewi masih asik dengan makanannya.

''Hemmmm...'' jawab Dewi yang hanya bergumam.

''Apa yang ingin kamu lakukan pada suami kamu, maksutku calon mantan suami kamu?'' tanya Bagas penasaran.

''Kalau bisa ya di denda yang banyak juga di masukin penjara biar kapok!'' jawab Dewi dengan wajah yang serius.

''Kamu...apa kamu sudah tidak mencintainya?'' tanya Bagas lagi.

''Hah cintaaaa, apanya yang cinta, dengar ya mas Bagas, cintaku sama mas Abi sudah luntur seluntur-lunturnya, masak sudah dua tahun tak bertemu eh sekalinya bertemu kangen kagak meluk juga kagak apalagi nyium, kami bagai orang asing dia enggak pernah nanya bagaimana kabarku bagaimana keadaanku, apa aku bahagia, bahkan basa-basi sekalipun dia enggak mau'' ucap Dewi sembari tertunduk sedih.

''Sampai segitunya dia sama kamu?!'' Bagas hampir tak percaya kalau suami Dewi sedingin itu sama wanita muda di hadapannya tersebut.

''Buat apa aku berbohong sama kamu'' jawab Dewi meyakinkan Bagas.

''Seminggu lagi akan di gelar sidang pertama kamu, apa kamu sudah siap?'' tanya Bagas penasaran.

"Tentu saja siap 100%, sekarang sudah tidak ada yang membuatku sungkan lagi, awalnya aku masih mikir-mikir karena ada ibu mertuaku yang selalu baik sama aku, sekarang beliau sudah meninggal jadi aku enggak akan sungkan lagi!" ucap Dewi dengan sangat yakin.

"Bagus...aku dukung kamu sepenuhnya, kalau butuh bantuan bilang saja!" ucap Bagas dengan seyum di wajahnya.

"Aku yakin pengacara Ilham akan memperjuangkan yang terbaik untukku" jawab Dewi, Bagas pun mulai kesal dan cemburu karena Dewi malah lebih percaya pada Pengacara Ilham.

"Dia nggak ada apa-apanya di bandingkan denganku, pengaruhku jauh lebih besar dan kuat!" ucap Bagas yang tidak mau kalah, Dewi pun tertawa kecil melihat Bagas yang sudah kebakaran jenggot karena cemburu.

"Hahahaha...iya-iya siapa sih yang enggak percaya sama kehebatan seorang pengusaha muda seperti .as Bagas ini!" puji Dewi sembari mengunyah makanannya, tiba-tiba saja Bagas mengambil tisu dan menyeka bibir Dewi yang belepotan.

Mereka pun saling pandang dan saling membisu dengan perasaan masing-masing.

"ehem-ehem" tiba-tiba saja ada orang yang berdehem di dekat mereka, keduanya pun langsung tersadar dan jadi salah tingkah sendiri.

"Ah...eh maaf" ucap Bagas sembari garuk-garuk kepala yang tidak gatal.

"minta maaf untuk apa, mas Bagas nggak salah apa-apa kok" ucap Dewi sembari tertunduk malu.

"emmmm anu...itu, apa kamu mau bekerja di tempatku, gajinya lumayan gede kalau kamu mau" tawar Bagas pada Dewi.

"Kerja apa memangnya?" tanya Dewi penasaran.

"banyak kok..terserah kamu mau pilih bagian apa" jawab Bagas dengan santai.

"Mas Bagas aku ini hanya lulusan SMP gimana bisa kerja di tempat kamu, paling-paling cuma bisa jadi tukang bersih-bersih, mending di tempat pak Dhe juga sama saja" ucap Dewi yang merasa minder.

Bagas menggenggam tangan Dewi dengan lembut kemudian menatap kedua matanya.

"Dengar Dewi, aku ini pemilik perusahaan, jadi aku yang mengatur siapa saja yang boleh dan tidak bekerja di perusahaanku itu" ucap Bagas dengan bangganya.

Dewi pun melongo dan geleng kepala mendengar ucapan Bagas tersebut.

"Sultan mah bebas"

Bagas pun tersenyum sembari menepuk dadanya dengan bangga.

"Bagaimana, apa kamu bersedia kerja di tempatku?!" tanya Bagas memastikan.

"Aku pikir-pikir dulu deh" ucap Dewi yang masih enggan.

"Baiklah, aku akan menunggumu, tenang saja kamu pasti sukses bersamaku!" ucap Bagas meyakinkan Dewi.

Setelah selesai makan Bagas pun mengantarkan Dewi pulang ke restoran.

"Makasih ya mas Bagas, tadinya aku yang mau traktir eh malah kamu yang bayarin" ucap Dewi saat turun dari mobil.

"Lain kali aku akan mengajakmu ke tempat yang lebih bagus dan menarik lainnya!" ucap Bagas pada Dewi.

"Baiklah aku tunggu!" jawab Dewi sembari melambaikan tangan pada Bagas, dan Bagas pun langsung melajukan mobilnya meninggal Dewi supaya Dewi bisa segera beristirahat.

"cie-cie" tiba-tiba saja ada yang muncul dari belakang Dewi.

"Pak Dhe..." Dewi pun kaget saat pak Dhe muncul tiba-tiba di belakang Dewi.

"Masuklah,sudah malam besok harus kerja" ucap Pak Dhe yang tidak mau mengganggu Dewi yang sedang malu-malu kucing.

"Iya pak Dhe, Dewi masuk dulu!" ucap Dewi yang langsung bergegas masuk ke dalam resto yang sudah mau tutup.

Dewi pun langsung pergi ke kamarnya, dia pun segera beristirahat, hari ini terasa sangat melelahkan tapi juga membahagiakan untuknya, setidaknya dia bisa sedikit melupakan masalah yang sedang di alaminya.

"Apa aku pindah saja ya ke kantor mas Bagas, biar dapat gaji yang banyak, kalau di pikir pikir di sana jauh lebih baik dari pada di sini, aku juga bisa cepat ngumpulin modal buat bayar hutang" ucap Dewi lirih

Waktu terus berlalu, beberapa hari ini orang suruhan pak Safrudin pun memberikan kabar hasil penyelidikannya.

"Pak Bos, ini adalah hasil penyelidikan anak buah kita di jawa" ucap Jaka asisten pak Safrudin.

"Bagaimana hasilnya?" tanya pak Safrudin.

"Ternyata memang mas Abi sudah menikah dan sudah lima tahun, tiga tahun mereka bersama dan setelah itu baru mas Abi menikah dengan nona Wulan, dari informasi yang di dapat mereka menikah dengan suka rela dan bukan paksaan dari ibu mas Abi, bahkan istri pertama mas Abi tersebut adalah teman sekolah mas Abi sendiri, dia sangat baik selain merawat ibu mertuanya dia juga bekerja paruh waktu sebagai kuli panggul di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup keduanya" jelas Jaka.

"Apa Abi tak mengirim uang pada istrinya, kok sampai istrinya bekerja kasar begitu?" tanya pak Safrudin penasaran.

"Menurut informasi yang kami dapat, mas Abi mengirimkan uang namun hanya satu juta perbulan dan itu pun untuk biaya berobat ibunya yang sakit" jelas Jaka.

"Apa....kasihan sekali mereka..ternyata selama ini Abi menelantarkan istri dan ibunya dan malah menggoda anakku dan menikahi Wulan!" ucap pak Safrudin geram.

"Ada lagi bos, menurut informasi yang ada setelah tahu mas Abi menikah lagi istri pertamanya itu langsung menyusul ke sini dan mirisnya beberapa hari berlalu ibu mas Abi meninggal dunia" ucap Jaka memberitahukan apa yang dia tahu dari anak buah yang di bayar untuk menyelidiki masa lalu Abi.

Braaaaakkkkk!!!

Pak Safrudin menggebrak meja, dia menjadi emosi mendengar kelakuan Abi yang bejat itu.

"Kurang ajar...ternyata Abi manusia busuk, bajingaaaannnnn!!!" pak Safrudin mulai naik pitam.

"Apa yang akan bos lakukan pada mas Abi bos?" tanya Jaka.

"Untuk sementara kita bersabar dulu, cari informasi lain tenang Abi selama dia di sini dan jadi menantuku, aku yakin orang macam dia pasti bukan orang yang baik dan jujur, temukan kebobrokannya supaya aku bisa dengan mudah menendangnya dari keluarga ini!!!" titah pak Safrudin dengan tegas.

"Siap bos laksanakan!" Jaka pun langsung undur diri dan melaksanakan tugas dari pak Bosnya itu.

1
Lee Mbaa Young
alkhamdulillah karma tak Semanis kurma. semoga di tahanan Ada yg mnghajar abi.
R⁵
duuhh mak nya oneng amat siihhh😒
R⁵
widiiihh berkhianat 2 tahun tanpa ketahuan..
R⁵
lugu bgt c dewi nya..
cinta boleh wi gobloogg jangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!