NovelToon NovelToon
HARUS MENIKAH LAGI

HARUS MENIKAH LAGI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Myatra

Kehidupan rumah tangga Yuda dan Afifah mendapat gangguan dari mantan pacar Yuda, sehingga Yuda terpaksa harus keluar dari pekerjaannya.

Dulu sang mantan meninggalkan Yuda karena harta. Saat mengetahui Yuda sudah mapan, dia kembali dengan segala drama untuk menghancurkan rumah tangga Yuda.

Setelah mendapatkan pekerjaan baru, kesetiaan Yuda kembali di uji, Yuda dihadapkan pada dua pilihan sulit, harus menikah lagi atau menolak menikah dan beresiko kehilangan pekerjaan barunya.

Apakah Nindi berhasil menghancurkan rumah tangga Yuda dan Afifah? Siapa yang akhirnya harus dinikahi Yuda? Apakah Yuda akan menolak atau menerima pernikahan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myatra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

"Lalu bagaimana sekarang? Adek percayakan, mas nggak mungkin melakukan hal seperti itu?"

Afifah diam, menundukan pandangannya, ingin mengerjai suaminya. Sedang Yuda resah melihat istrinya hanya diam saja.

"Wallohi, dek. Demi Alloh!! Mas nggak mungkin melakukan perbuatan seperti yang Nindi tuduhkan. Semua yang Nindi katakan itu dusta, dia hanya ingin merusak rumah tangga kita." Yuda mengangkat dagu Afifah agar istrinya bisa melihat kejujuran dimatanya, meremas tangan Afifah lembut, mencoba terus meyakinkan Afifah yang diam saja.

Afifah terenyuh melihat wajah Yuda yang memelas. Tak tega melihatnya, Afifah memeluk Yuda.

"Insya Alloh, Afifah percaya, mas tak mungkin berbuat seperti itu. itulah sebabnya, Afifah tak memberitahu, mas sebelumnya tentang hal ini. Alhamdulillah sekarang masalahnya sudah selesai. Mbak Nindi terbukti tidak hamil anak mas Yuda, bahkan mungkin tak akan pernah hamil selamanya."

Yuda mengernyitkan dahinya, tak mengerti dengan penuturan Afifah.

Afifah mengerti kebingungan suaminya. Afifah lalu menceritakan bagaimana Nindi menyodorkan bukti-bukti palsu tentang kehamilannya, ketakutan Nindi saat Afifah menjebaknya dengan mengajak ke klinik bersalin, dan pertemuan tak disengaja mereka dengan mantan suami Nindi, yang membuat Nindi ketakutan sampai akhirnya melarikan diri dari klinik.

Tak lupa Afifah menceritakan pengakuan Irwan, mantan suami Nindi, tentang bagaimana penyebab hancurnya rumah tangga Nindi dulu, akibat ambisi Nindi dalam mengejar kariernya, bahkan sampai mengorbankan anak yang masih dalam kandungannya.

Mendengar semua itu, Yuda hanya bisa mengucapkan kalimat istighfar berkali-kali, tak menyangka Nindi yang dulu pernah dia pacari, berani berbuat hal-hal nekat dan berbahaya. Benar adanya jika harta bisa mengubah watak seseorang.

Yuda memeluk istrinya erat, mengecup keningnya hangat dan berterima kasih telah membelanya. Yuda merasa bangga dan salut dengan keberanian dan kepintaran istrinya dalam menghadapi fitnah Nindi.

"Terima kasih, sayang! Sudah percaya dan yakin sama, mas. Sudah berjuang untuk membela, mas."

"Sama-sama, mas. Afifah tak berbuat apa-apa, ini semua kemurahan Alloh, kasih sayang Alloh kepada kita, langsung menunjukan kebenaran yang sebenarnya."

Yuda melepas pelukannya, mencondongkan kepalanya sejajar dengan perut Afifah, mengusapnya pelan.

"Assalamualaikum, kakak, anak abi! Sehat-sehat ya dalam perut bunda, jangan bikin bunda kesusahan. Semoga kelak anak abi bisa seperti bunda! Abi sama bunda sayang banget sama kaka."

Yuda mengajak ngobrol janin dalam rahim istrinya, serta mengecup perut yang masih rata tersebut.

"Dek, mas kangen! Tadi mas sudah baca-baca, ternyata boleh melakukan itu meskipun sedang hamil muda. Boleh mas minta...."

Belum selesai Yuda mengutarakan keinginannya, Afifah memotong ucapan Yuda dengan anggukan. Afifah mengerti inginnya Yuda, menahan hasrat selama satu bulan, bukanlah hal mudah untuk seorang laki-laki.

Sejak dulu, mereka selalu merutinkan ibadah halal yang hanya untuk pasangan menikah. Bahkan sering Afifah yang menawarkan diri. Meski diluaran, Afifah memang pendiam bahkan pemalu, tapi Afifah selalu ingat nasihat mamah Ajeng, rasa malu seorang istri harus ditanggalkan jika di depan suaminya.

Karenanya, Afifah selalu berusaha menyenangkan hati suaminya. Menjaga pandangan suaminya, memanjakan perutnya dan memanjakan sesuatu di bawah perutnya. Afifah selalu memakai pakaian yang terbuka jika dihadapan suaminya, selalu memasakan makanan kesukaan suaminya dan tak pernah menolak jika Yuda menginginkannya, kecuali dalam keadaan berhalangan.

Tak lupa berdo'a, meminta supaya Alloh selalu menjaga hati suaminya hanya untuk dirinya seorang.

Keduanya melafalkan do'a bersama, menyebut nama Alloh,CSWT dan memohon perlindungan serta dijauhkan dari campur tangan syaithon saat melakukannya juga meminta keberkahan dari hasil ibadah halal mereka.

"Mas mulai ya. Mas janji akan melakukannya dengan perlahan dan hati-hati." Bisik Yuda, mesra di telinga istrinya, yang membuat istrinya kegelian.

Suara serangga di keheningan malam, seolah menjadi musik alami yang mengiringi aktivitas mereka. Dinginnya malam mereka hangatkan dengan berpeluh bersama mencari kenikmatan.

Setelah membersihkan diri, dengan berwudhu, mereka kembali keperaduan, saling mendekap erat dibawah selimut. Tanpa kata, tanpa suara, hanya senyuman yang terukir di bibir mereka, menandakan kenikmatan yang telah mereka raih, tak lama keduanya terlelap dengan bahagia.

¤¤FH¤¤

Pagi datang, sepulang dari mesjid, Yuda langsung bolak balik ke kamar mandi. Afifah menyaksikan sendiri suaminya mengalami morning sicknes, Afifah mencoba membuatkan teh manis hangat untuk suaminya.

"Sejak dari mesjid, mas tahan-tahan biar ga muntah di sana." Rasa mual Yuda sedikit berkurangz setelah meminum teh yang Afifah buatkan.

"Maaf ya mas. Mas jadi ikutan mual-mual."

"Nggak apa-apa, Sayang. Mas bahagia, kita bisa saling berbagi bahagia maupun susah. Apalagi ini untuk buah cinta kita."

"Nak Yuda kenapa? Masuk angin?"

Mamah Ajeng baru keluar kamar, setelah shalat shubuh, biasanya mamah Ajeng mengaji di kamar, dan baru keluar saat diluar sudah agak terang. Mamah Ajeng melihat Yuda berlari ke kamar mandi seperti menahan muntah.

"Mas Yuda ngidam, mah. Aku yang hamil, mas Yuda yang mual-mualnya." Afifah menjawab keheranan mamahnya, sedang Yuda masih di kamar mandi.

Yuda kembali dengan wajah lesu dan capek, langsung duduk setengah berbaring di samping Afifah.

Mamah Ajeng tersenyum mendengarnya, "Nak Yuda, mirip ayahnya Afifah dulu, saat mamah hamil Afifah, seperti nak Yuda sekarang, mual muntah di pagi hari."

"Berapa lama mah, papah dulu mual-mual seperti ini nya?"

"Dulu seingat mamah, papah mual-mualnya sampai usia kandungan mamah tiga bulanan."

Mendengar itu, Yuda hanya bisa berdo'a, semoga diberi kekuatan untuk menjalaninya.

"Sebentar, mamah buatkan minuman untuk mengurangi rasa mualnya."

Mamah Ajeng berlalu ke dapur untuk membuat air rebusan jahe, yang dipercaya bisa mengurangi mual saat masa kehamilan.

Sedang Afifah memijat kepala Yuda dengan lembut, membuat Yuda merasa nyaman dan rileks.

"Dek, mas pengen nasi goreng terasi buatan ibu," Yuda mengatakannya dengan mata terpejam, seolah sedang membayangkan makanan yang dia inginkan sekarang.

"Setelah, mas nggak mual lagi, kita ke rumah ibu ya, sarapan di sana."

Afifah mengiyakan keinginan suaminya. Mamah Ajeng, kembali dengan segelas air rebusan jahe yang dicampur madu. Yuda yang mencium aroma jahe, langsung bangun.

Yuda berterima kasih pada mamah Ajeng sudah dibuatkan air jahe. Yuda langsung meminumnya. Dan memang setelahnya rasa mual langsung berkurang.

Yuda dan Afifah pamit pada mamah Ajeng, untuk sarapan di rumah ibunya Yuda. Mamah Ajeng, sudah di ajak agar sekalian sarapan di sana, tetapi mamah Ajeng menolak.

Mereka disambut dengan hangat oleh orang tua Yuda, apalagi saat mengetahui maksud kedatangan mereka, pak Rahmat dan ibu Sri tertawa mendengarnya. Bu Sri langsung membuatkan makanan yang diingakan oleh anaknya, setelah matang, langsung dipindahkan ke piring untuk di nikmati oleh Yuda.

Benar saja, Yuda sangat lahap memakan nasi goreng terasi buatan ibunya. Sedang Afifah yang tak kuat mencium aroma terasi, sarapan bubur yang mereka beli saat di jalan.

BERSAMBUNG.

1
Bunga Joempa Al-asywaq
semoga seru
Appleeza
Nindi bukan Wirda.. Wirda udah meninggal..🤭
Sulfia Nuriawati
lanjutin dong sampe end jd g gantung kisahnya y🤔🤔🤔
Sulfia Nuriawati
mk nya jd laki² jgn sombong mentang² kata talak ada d tngan kaum laki, jd saat kesal, marah mulutnya lemes bgtu sadar udah telat mas bro
Sulfia Nuriawati
jd laki kok bs d setir istri bego bnget, istrinya jg kebangetan jd irg, talak aja kalo g mw berubah
Sulfia Nuriawati
tp brt jg kalo rujuk, kan luna hrs niksh lg tp nikah jg g main² jgn cm karna mw rujuk jd asal nikshnya, lbh baik cr solusi lwt org yg lbh ngerti hal itu, jgn akhirnya jd mslh
Sulfia Nuriawati
awal bc g bgtu menarik tp mkin lama mkin pen

asaran, eeeh kok jd tertarik bc trus💪💪💪 mantul abizzz
Nhya HA💜RM
sakti kamu benar2 egois...
apa kamu fikir Luna itu barang yg bs kamu atur kepemilikannya?? stelah kamu sakiti begitu dalam dtg minta rujuk, nunjuk org yg hrus di nikahi walau harus menyakiti hati istri dan anaknya skrg stelah ada laki2 yg jelas2 berstatus bukan suami siapa2 kamu menolak hanya krn kamu tdk suka Mario akrab dgn keluarga Luna.. bener2 sinting kamu sakti, kalau aku Luna walau u/ anak ga bakalan ikhlas aku di gilir jadi istri macam piala.
Nhya HA💜RM
kalau sampai Yuda nikah bener2 keterlaluan sakti, andi dan keluarganya.
bagaimanapun kalau sakti mau rujuk tetap dengan syarat yuda menjalankan kewajibannya lahir dan bathin walau akan diceraikan kembali bukan hanya sekedar akad gimana skitnya Afifah kalau tau suaminya mendua. ga ikhlas thor kalau bnr2 yuda nikah ma Luna mending mario setidaknya mario blm berstatus suami wanita lain.
Yusri Yusoff
HARUSNYA MENIKAH LAGI UDAH HABIS YA.... padahal di bab tersebut ada kata sambung. gak puas kesudahannya dan minta pembaca nunggu tp tiada sambungannya malah dimasukan cerita novel lain.
Maulana ya_Rohman
mampir thor
Ray Aza
ga pny bpjs ya thor? pensiunan pns kan pny askes.. 🤭
Neni Bunda Alif
nindi iya kan thor..
Neni Bunda Alif
yuda rajin amat berproduksi nya...🤭
Neni Bunda Alif
si nindi gak nyadar, .udah d kasih kebahagiaan ....waktu sm suami nya ....
Neni Bunda Alif
afifa hamil lg ya thor....jd sensitif
Neni Bunda Alif
ibu nya yuda tuh nm nya siapa sih thor. kadang asti kadang sri..mungkin nama nya sri asti ya thor ..,hehe
Neni Bunda Alif
luna sm mario aja thor
Neni Bunda Alif
dasar nindi...andi udah tau semua borok mu...kalau kamu gak bisa memeiliki keturunan..
Neni Bunda Alif
nanti mario jatuh cinta beneran sm aluna.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!