NovelToon NovelToon
Althea (Luka Yang Ku Peluk)

Althea (Luka Yang Ku Peluk)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Obsesi / Romansa
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Althea hanya ingin melupakan masa lalu.
Tapi takdir membawanya pada seorang Marco Dirgantara ,CEO Dirgantara Corp sekaligus mafia yang disegani di Eropa.
Kisah cinta mereka tidak biasa. Penuh luka ,rahasia dan bahaya.

Bab 30 - Gladi Bersih

Suara pintu yang tertutup pelan terdengar di lorong panjang mansion itu. Althea memilih masuk ke kamar tamu tanpa menoleh ke arah mana pun. Matanya kosong, langkahnya lemas. Begitu tubuhnya masuk sepenuhnya, ia memutar kunci dan memastikan pintu benar-benar rapat. Tidak ada cahaya yang masuk ,tirai jendela ia tarik sampai rapat, lampu pun dibiarkan mati.

Ia bersandar di pintu, merosot perlahan hingga duduk di lantai. Nafasnya memburu. Kedua tangannya memeluk lutut, mencoba menghangatkan tubuhnya yang dingin. Tapi rasa dingin itu bukan berasal dari udara, melainkan dari dalam dirinya sendiri.

Air matanya mulai jatuh. Deras dan tak terbendung. Kepalanya terbenam di antara lutut, sementara kenangan lama kembali membanjiri pikirannya.

Bayangan itu datang begitu saja ,masa lalu yang selama ini ia kunci rapat-rapat di sudut paling gelap ingatannya.

“Berdiri! Jangan nangis di depan ku!” suara berat dan kasar itu menggema di kepalanya. Althea kecil terkulai di lantai, pipinya panas oleh tamparan. Ayah tirinya berdiri di atasnya, wajahnya merah karena marah. Tangannya masih terangkat, siap kembali melayang jika ia bersuara.

Suara bentakan, rasa sakit di tubuh, semua kembali hadir malam ini. Althea dewasa menggigil. Tubuhnya bergetar hebat. Ia pikir luka itu sudah sembuh, tapi ternyata tidak. Marco, suaminya sendiri, yang justru membuat semua rasa sakit itu terulang.

“Kenapa harus dia?” bisiknya lirih. Bibirnya bergetar, dan rasa perih dari luka kecil di sudut bibirnya membuat air matanya semakin deras.

Waktu terasa berjalan lambat. Entah berapa lama ia duduk di lantai hingga akhirnya rasa lelah memaksanya naik ke ranjang. Tanpa menyalakan lampu, ia membiarkan dirinya terbenam dalam gelap, berharap kegelapan bisa menenangkan hatinya.

---

Pagi mulai merayap masuk. Dari balik tirai, cahaya tipis matahari mencoba menyelinap.

Di luar kamar, Marco berdiri di depan pintu kamar tamu. Tangannya terangkat, hampir mengetuk, tapi terhenti di udara. Ingatan semalam kembali menghantam ,suara tamparan yang ia sendiri ciptakan, ekspresi kaget dan terluka di wajah Althea, serta kata-kata kasar yang ia lontarkan tanpa berpikir. Semua itu menyesakkan dadanya.

Ia mengusap wajahnya dengan kasar. “Bodoh,” gumamnya pelan, suaranya nyaris tak terdengar.

Ingin rasanya ia masuk, memeluk Althea, meminta maaf. Tapi ego dan rasa takut menahannya. Ia takut kalau membuka pintu, ia akan melihat mata Althea yang penuh luka ,dan itu akan lebih menyakitkan daripada apa pun.

Akhirnya, Marco memilih memutar tubuhnya, berjalan cepat keluar mansion. Di tangga depan, ia berhenti sebentar, menatap langit yang mulai berwarna jingga. Tapi rasa bersalah itu tetap menempel, seperti bayangan yang tak bisa ia hilangkan.

Di kamar tamu, Althea mendengar samar suara pintu depan dibuka, lalu deru mesin mobil. Ia mendekat ke jendela, mengintip dari celah tirai. Ia melihat punggung Marco menjauh. Tidak ada kata maaf atau sekedar tatapan, hanya jarak yang semakin terasa.

---

Hari itu adalah gladi bersih konser yang akan digelar besok. Ruangan Venue MuseVibe sudah dipenuhi hiruk-pikuk sejak pagi. Kru lalu-lalang, teknisi mengecek kabel, sound system, hingga pencahayaan panggung.

Jaywon ,CEO dari MuseVibe Entertaiment turun langsung untuk persiapan ,dan berdiri di tengah arena. Clipboard di tangan, matanya mengawasi setiap sudut panggung. Ia dikenal perfeksionis, tapi juga adil terhadap semua timnya. “Lighting di sisi kiri kurang, cek lagi!” serunya ke kru.

Di sisi lain, Reno ,asisten pribadi Marco ,sedang memeriksa jadwal rundown acara. Begitu melihat Althea datang, ia langsung menghampiri.

“Kamu datang tepat waktu,” katanya singkat, nada suaranya datar tapi penuh sopan santun. “Kita akan keliling venue sebentar, lalu kamu bisa cek bagian penampilan sebelum final review. Dan bagian gladi bersihmu dimulai pukul 1 siang.”

Althea mengangguk pelan. Wajahnya sedikit pucat, tapi ia tetap menampilkan senyum tipis profesional. Bajunya rapi, make-up sederhana, hanya saja... luka kecil di sudut bibirnya tak bisa sepenuhnya disamarkan.

Saat briefing bersama seluruh tim, Jay berdiri di depan panggung. Matanya sempat tertuju pada wajah Althea. Ia melihat jelas luka di bibir itu. Alisnya mengerut sekilas, namun ia segera mengalihkan tatapan. Bukan waktunya untuk bertanya ,ia tahu di tengah persiapan seperti ini, semua orang harus fokus.

Namun dalam hatinya, Jay sudah memutuskan kalau besok, setelah konser selesai, ia akan mencari tahu langsung dari Althea.

Selama sesi gladi, Althea menjalankan tugasnya dengan tenang. Ia memantau dari belakang panggung, mencatat catatan kecil untuk evaluasi. Reno sesekali bertanya soal teknis, dan ia menjawab seperlunya. Meski pikirannya masih kacau, ia berusaha menjaga sikap profesional.

Hingga bagian nya tiba. Althea maju ke depan dengan sikap tenang ,musik mulai terdengar ,"Blossom" adalah judul lagu yang akan ia nyanyikan nanti. Suara nya mulai terdengar sesuai dengan alunan musik. Meski hati nya rapuh ,luka dibibirnya masib terasa sakit ,namun Althea tetap memukau. Satu kata untuk dedikasinya. PROFESIONAL.

“Prok...prok....prok....” Suara tepuk tangan para kru dan pengisi acara juga tim terdengar riuh. Reno tampak memvideokan ,dan sepertk biasa diam-diam mengirimkan rekaman althea bernyanyi pada Tuan nya ,yang saat ini berada di kantor.

Ting! Satu notifikasi pesan video masuk.

Marco membuka video itu dan memutarnya. Mata tajamnya melihat Althea dengan seksama. Suara nya ,wajahnya ,gerak tubuhnya. Bahkan Marco melihat samar luka disudut bibir Althea yang sudah diciptakan nya semalam.

“Aaarrggggghhh,” Marco menggeram frustasi.

Bayangan tangisan Althea semalam kembali menari dipelupuk matanya.

Fokus Marco pecah. Ia memilih pulang ke mansion Dirgantara sore itu.

Malamnya ,Althea kembali ke Mansion. Ia bergegas mengemasi beberapa barang yang akan ia bawa. Surat pengunduran diri untuk Dirgantara Corporation sudah ia siapkan ,berkas pindah sekolah Ares ,juga uang yang sudah Althea ambil dalam bentuk cash ,gajinya selama ia bekerja sebagai karyawan legal di perusahaan Marco.

“Ares ,ayo bergegas.. kakak akan lebih dulu mengantarmu malam ini di rumah yang baru kakak sewa. Besok setelah acara konser ,kakak janji akan segera menemuimu. Untuk sementara kamu akan bersama suster naina.”

“Baik ,Kak. Aku harap kali ini keputusan mu tidak salah lagi. Aku lelah harus pindah sekolah untuk ke dua kalinya. ”Gerutu Ares.

“Maafkan Kakak.” Hanya itu yang Althea ucapkan sembari memeluk erat adiknya. Pukul 20.00 malam Althea bergegas pergi dengan taxi mengantar Ares dan barang penting lain nya ke rumah barunya ,tanpa seorang pun tahu. Dan baru kembali ke Mansion pukul 22.00 malam.

---

Sementara di rumah keluarga Marco, badai sedang bergemuruh.

“Marco! Berhenti membuat keputusan sepihak!” suara berat Ayah tirinya menggema di ruang kerja keluarga.

“Aku sudah bilang. Aku tidak akan menikahi Patricia,” jawab Marco tegas. Wajahnya keras, nada suaranya tegas tanpa celah.

Ibunya, yang duduk di kursi besar di ujung ruangan, mendadak berdiri. “Kamu pikir ini hanya tentang kamu? Ini tentang keluarga kita, reputasi kita, dan semua hubungan bisnis yang sudah dibangun bertahun-tahun!”

“Reputasi apa yang harus aku jaga, Mom? Faktanya Aku sudah menikah. Aku tidak bisa berpura-pura demi pertunangan yang tidak aku inginkan.”

Kata-kata itu membuat ibunya memukul meja. “Siapa wanita itu?! Siapa yang berani mencuri kamu dari Patricia?” suaranya meninggi. Matanya berkilat penuh kemarahan. “Siapapun dia, akan kupastikan dia menyesal. Aku akan menghancurkannya!”

Marco menatap ibunya tanpa gentar, tapi di dalam hatinya, ia sadar ,ancaman itu bukan sekadar amarah sesaat. Ibunya serius. Dan jika ia tahu siapa wanita itu... Althea akan menjadi target.

Debat itu berakhir tanpa kata sepakat, hanya meninggalkan udara panas dan tegang di ruang keluarga.

Happy Reading ♥️

1
partini
Marco ko gitu sih ,, menyebalkan sekali kamu
ko bisa ingat Jay apa benar akan kembali ke jay Thor
peran utama kalah dengan peran pembantu
Langit Senja
Alhamdulillah ,makasi banyak Kak ♥️🥰
partini
OMG good 👍👍👍👍👍👍👍lope lope dah keren cerita nya
Langit Senja
Hihihi mau di spill nanti nggak kejutan kak 🤭.. sbentar lagi pawang nya Althea keluar kak.. ♥️
partini
alteha she be come queen mafia ga Thor kalau cuma jadi wanita myek2 engga bangtt ,,secara dia tuh bukan orang biasa is more interesting kalau dia berubah jadi tegas di dingin plus kejam dan sadis like ibunya marco
partini
Thor Athea kan bukan orang sabarangn power nya masih 0 belum ada 0000, gitu
Langit Senja: Belum kak.. staytune gebrakan nya kak🤭 hihihi..
total 1 replies
partini
wah maju kena mundur kena ,,apa sehebat itu ibunya Marco ga ada yg bisa lawan gitu
Langit Senja: Hihihi .. untuk saat ini ya Kak.. tapi tidak dengan selanjutnya. 🥰
Stay tune kak ♥️
total 1 replies
partini
jangan ketemu dulu Thor biar Marco stress ,
Langit Senja: Sipp.. Insha Allah Kak 🥰♥️ makasi yaa kak
total 3 replies
partini
sehat sehat Thor,,makin menarik dan bikin penasaran lanjut 👍👍👍👍👍
Langit Senja: Terimakasi banyak kak 🙏🥰♥️
total 1 replies
partini
ihhhh penasaran akauhhh ,,up lagi thor
Langit Senja: Baru up lagi kak ,lagi tumbang hehehe 🥲🙏🥰
total 1 replies
partini
sakit Thor ,,sadis banget
kata NK mulai ini masih Marco yg di atas angin
Langit Senja: Tenang kak ,abis marco yang dibuat bungkam xixixi.. 🤭
total 1 replies
partini
kalau balik lagi is ok jg kn peran utamanya mereka berdua, tetapi si Marco di kasih Shok terapi dulu yg extrim biar otak nya berfungsi dengan baik
Langit Senja: sippppp ♥️
Stay tune kak 🥰🙏🏼
total 1 replies
partini
good story 👍👍👍👍👍
Langit Senja: Makasih banyak-banyak Kak 🥰🙏
total 1 replies
partini
wah keren ,,tumben ini gasken biasana nya pada bertahan Ampe darah darah biarpun di sakiti masih aja di samping suaminya ini keren 👍👍👍👍
partini: asiappp Thor 👍👍👍
total 2 replies
partini
heh di cium
Langit Senja: Terimakasih Kak sudah mampir dan menjadi pembaca setia Althea.. staytune terus yaa kak ,Happy Reading ♥️🥰
total 1 replies
ISIMPFORMITSUKI
Mantap jiwaa!
Thảo nguyên đỏ
Gemesin banget karakternya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!