Namaku adalah Weiwei lebih tepatnya Bai Weiwei, aku seorang gadis modern berumur 22 tahun. Aku merupakan seorang mahasiswa jurusan Akuntansi, aku merupakan seorang yatim piatu dan dibesarkan di panti asuhan.
Suatu hari, karena menangis terlalu lama membuatku merasa letih dan terlelap begitu saja dengan buku novel yang masih berada dipangkuanku. Entah bagaimana bisa saat aku membuka mataku, jiwaku ada ditubuh orang lain, dan lebih parahnya jiwaku berada di tubuh pemeran utama wanita di novel yang aku baca.
Sekarang aku harus hidup menjadi seorang permaisuri kerajaan iblis, dan lebih ironisnya aku menjadi permaisuri yang ditelantarkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luvvvay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28 : BALAS DENDAM
"Benar kata menteri Wu, Zhang Jian telah melatih Qin Yun secara langsung. Dan hanya Zhang Jian yang merupakan keturunan terakhir dari panglima perang Zhang Heng, yang mengetahui cara mengaktifkan dan mengontrol kekuatan besar dari pedang Youngle."
Kata raja Qin Wei.
"Bukankah ini sangat mengerikan jika memang benar Qin Yun adalah pemilik baru pedang Youngle, itu berarti sekarang ini Qin Yun menjadi tak tertandingi di alam neraka ini."
Kata menteri Feng.
"Iya, itu benar..."
Kata para menteri yang hadir dalam aula pertemuan kekaisaran iblis.
"Diamlah!!"
Bentak raja Qin Wei yang membuat seluruh menteri yang hadir disana terdiam.
"Saat ini kita harus melenyapkan Qin Yun! Sebelum dia dapat menguasai secara keseluruhan kekuatan pedang Youngle, bisa gawat jika dia telah menguasai dengan baik kekuatan pedang Youngle."
Kata raja Qin Wei.
"Panglima Wang kerahkan pasukan mu untuk mengepung kediaman keluarga Zhang sekarang juga, aku yakin Qin Yun sekarang berada di sana. Saat ini dia pasti sedang beradaptasi dengan kekuatan besar milik pedang Youngle, dan saat itu kita harus meleny*pkannya."
Kata raja Qin Wei yang memerintahkan panglima Wang untuk mengerahkan pasukannya untuk menangkap dan meleny*pkan Qin Yun.
Panglima Wang merupakan panglima perang yang baru kekaisaran iblis. Wang Reng yang dulunya adalah wakil panglima kekaisaran iblis.
"Baik yang mulia"
Kata panglima Wang. Pasukan kekaisaran iblis bergegas menuju kediaman keluarga Zhang.
Diluar dugaan ternyata Qin Yun telah menguasai kekuatan besar milik pedang Youngle dengan waktu sangat singkat. Qin Yun dengan segera bergegas menuju istana kekaisaran iblis tempat ayah dan wanita yang membunuh ibunya berada.
Ditengah perjalanan Qin Yun berpapasan dengan pasukan kekaisaran iblis yang dipimpin langsung oleh panglima Wang yang langsung mengepungnya.
"Menyerahlah pangeran! Anda sekarang sedang dikepung!"
"Hahaha... sudah sangat lama yah Wang Reng, lihatlah dirimu yang sekarang sungguh sangat menyedihkan. Wang Reng sampai kapanpun kau tak akan bisa menyaingi guruku."
"Kau tak lebih dari seorang bawahan guruku, kau tak pantas dengan gelar pangliman yang kau sandang dari hasil pengkhianatanmu kepada guruku hahaha..."
Kata Qin Yun dengan sinisnya.
"Aku tak punya banyak waktu untuk meladeni perkataan anda pangeran."
Dan tak berlama-lama lagi panglima Wang memeberikan kode ke pasukannya untuk menyerang Qin Yun.
Pasukan kekaisaran iblis bergerak dengan cepat untuk menghabisi Qin Yun, pasukan pemanah yang menaiki kuda menembakkan puluhan panah apinya kearah Qin Yun secara bersamaan.
Qin Yun menarik salah satu sudut bibirnya sehingga terbentuk sebuah senyuman menyeringai.
"Dasar sampah!!"
Kata Qin Yun.
Qin Yun menarik pedang Youngle yang kini telah menjadi miliknya untuk menghalangi setiap anak panah api yang tertuju padanya dengan gerakan yang sangat cepat.
Setelah itu Qin Yun memegang bagian tumpul pedang Youngle menggunakan tangan kirinya, dan tangan kanannya memegang gagang pedang Youngle, selanjutnya Qin Yun mengayunkan pedang Youngle kekanan dan kekiri dengan indah dan cepatnya.
'Gerakan itu... bukankah itu gerakan pedang legendaris milik keluarga Zhang? Pangeran telah menguasai gerakan itu.'
Batin Panglima Wang.
Qin Yun mengayunkan dengan indah pedang Youngle dengan cepat, gerakan tangan yang cepat sehingga membuat para pasukan kekaisaran iblis tidak bisa menebak pergerakannya bukan hanya para kesatria kekaisaran iblis, panglima Wang juga bahkan tak mampu menebak pergerakan Qin Yun.
Tak butuh waktu yang lama Qin Yun telah memusnakan seluruh pasukan kekaisaran iblis yang mengepungnya, dan yang terakhir Qin Yun sengaja membiar panglima Wang tetap bertahan, karena Qin Yun menghancurkan panglima Wang Reng dengan cara yang sama seperti kematian guru dan juga ibunya.
"Tak akan kubiarkan kau untuk mat* dengan mudah Wang Reng."
Kata Qin Yun sambil mencengkram baju zirah yang dikenakan panglima Wang.
Qin Yun mengikat tubuh panglima Wang Reng dengan tali yang dia buat dari kekuatan api neraka miliknya, lalu mengaitkannya di salah satu kuda milik pasukan pemanah kekaisaran Iblis tadi, selanjutnya Qin Yun menunggangi kuda tersebut dan melajukan kuda itu dengan cepat.
Tubuh Panglima Wang terseret mengikuti laju kuda yang ditunggangi Qin Yun. Sepanjang perjalanan Panglima Wang terus-terusan teriak kesakitan. Tetapi Qin Yun tak menghiraukan teriakan panglima Wang malahan Qin Yun tertawa bahagia mendengar teriakan kesakitan dari Panglima Wang Reng.
Sesampainya ia di gerbang utama istana kekaisaran iblis, dia melihat pasukan penjaga gerbang utama berjaga di depan gerbang dengan pengamanan yang lebih banyak dibandingkan biasanya.
Dengan tetap melajukan kudanya Qin Yun memusnakan pasukan penjagaan gerbang utama kekaisaran iblis dengan hanya beberapa kali tebasan. Ratusan pasukan penjaga gerbang utama seketika runtuh dalam hitungan beberapa detik saja dan tidak lebih dari satu menit.
Dengan pedang Youngle yang dipadupadankan dengan gerakan pedang milik leluhur keluarga Zhang, membuatnya semakin tak terkalahkan.
Pintu gerbang utama terbuka Qin Yun kembali melajukan kudanya menuju aula utama tempat keberadaan raja Qin Wei dan para menteri nya. Didepan aula utama telah nampak ratusan hingga ribuan pasukan kerajaan iblis yang telah bersiaga dengan formasi anak panah yang berlapis-lapis.
"Yang mulia raja, pa... pangeran Qin Yun se, sedang menuju aula utama"
Kata kepala pelayan dengan suara yang bergetar.
"APA!!! Kemana panglima Wang Reng? Kenapa Qin Yun bisa sampai masuk ke istana?"
Kata raja Qin Wei dengan marahnya.
"I, itu pasukan panglima Wang Reng telah dimusnahkan, lalu panglima Wang Reng..."
Kata kepala pelayan.
"BAGAIMANA BISA!!! Anak itu, bagaimana bisa dia menguasai kekuatan pedang Youngle dengan cepat! Bahkan Zhang Jian membutuhkan dua hari untuk menguasai kekuatan pedang Youngle itu. Lalu dimana Wang Reng? Apa dia telah musnah?"
Kata Raja Qin Wei.
"Panglima Wang Reng masih hidup yang mulia, tetapi pangeran Qin Yun menyeret tubuh panglima Wang Reng, dengan mengikat tubuh panglima Wang di kudanya."
Kata kepala pelayan.
Seketika kedua mata raja Qin Yun dan para menteri yang berada di aula utama tersebut membulat dengan sempurna.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang ini??"
Kata para menteri yang mulai panik dengan kelangsungan hidup mereka.
'Anak sial*n itu, bagaimana bisa dia menjadi begitu kuat, ini diluar perkiraanku. Sebisa mungkin aku harus melarikan diri darinya, jika aku ditangkapnya bisa-bisa aku akan kehilangan nyawaku dan juga tahtaku ini. Si*l apa dia benar-benar anak Zhang Jian dan Lin Yun? Tapi bagaimana dia bisa memiliki elemen kekuatan yang sama denganku.'
'Zhang Jian bukanlah pengendali api sepertiku, dan juga di alam neraka ini hanya keturunan keluargaku lah yang memiliki kekuatan api hitam neraka! Apa jangan-jangan dia memang benar anakku? Apa mungkin yang dikatakan Lin Yun, kalau dia dijebak? Kalau begitu Lin Yun...'
Batin raja Qin Wei.
Baju hitam yang dikenakannya kini berubah menjadi lebih pekat karena percikan dar*h dari orang-orang yang telah dia musn*hkan menyelimuti hampir keseluruhan bajunya. Wajah tampan dan rupawan yang dimilikinya juga kini telah terbalut dengan percikan dar*h dan keringat.
Qin Yun menari sebuah senyuman nya, lalu ia mengarahkan pandangannya kesamping kanan dan kiri. Nampak puluhan hingga ratusan orang yang telah dia musn*hkan.
'Tempat yang diagung-agungkan semua orang di alam neraka ini telah berubah menjadi lautan dar*h, ibu maafkan aku, aku akan membalaskan dendam mu. Orang yang kau cintai sampai diakhir hayatmu dan juga yang telah membunuh dengan sadis, tidak lama lagi akan menyusulmu. Dan aku sendiri yang akan membun*hnya.'
Batin Qin Yun.
Tanpa ia sadari buliran bening kini mengaliri kedua pipinya, Qin Yun dengan segera mengusap kedua pipinya. Lalu Qin Yun menuruni kudanya, dia berdiri dihadapan ratusan hingga ribuan pasukan kerajaan iblis yang tengah berjaga di depan aula utama.
"Qin Wei keluarlah kau!!! Janganlah terus-terusan bersembunyi dibalik singgasana mu itu! Ingatlah sebentar lagi kau akan ku musn*hkan seperti yang kau lakukan kepada ibuku dan juga guruku, bahkan mungkin lebih kejam dari itu!! Hahahaha..."
Kata Qin Yun dengan lantangnya di depan aula utama.
mana kisah yg pertama tdi..
jdi ga seru bacanya..