NovelToon NovelToon
Rewrite 96 Km (S2)

Rewrite 96 Km (S2)

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Cintamanis / Sci-Fi / Romansa-Percintaan bebas / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:141.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: noejan

🧭 96 km Season 2


21+

"Mengapa kita begitu rumit?!" ujar Mina.

Kisah cinta langit timur (Mina) dan langit barat (Nagi) kembali berlanjut. Mereka terbawa kembali ke masa di saat pertama kali bertemu.

Nagi berhasil membalikkan waktu dan berusaha menghilangkan jarak 96 kilometer di antara mereka.

Namun Mina justru berusaha melupakan kisah cintanya bersama Nagi, karena masih terikat pada seseorang dari masa depan.

Apakah dengan mesin waktu, mereka bisa bersatu lagi di tengah rasa ragu dan bimbang?

Ayo ikuti kisah romansa di dalam mesin waktu ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noejan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Dialog_3

H-1 pentas drama,

Mereka kembali latihan hingga kelelahan di rumah Arin. Saat ini mereka duduk dan beristirahat.

"Rin, aku mau ke toilet nih. Boleh ngga?" tanya Nagi.

"Iya, sini Nag!" Arin segera mengantar Nagi ke toilet.

Nagi bangkit dari duduknya dan mengikuti langkah Arin yang masuk ke ruangan lain.

Tanpa sadar, Nagi menjatuhkan sesuatu dan tertinggal di kursinya. Mina yang duduk di sampingnya, hanya melihat benda tersebut jatuh di atas kursi.

Saat Nagi telah pergi, Mina mengambil kartu tersebut. Apa ini?

Rasa penasaran Mina menjadi meningkat. Kini ia membacanya. Fauzi Yansyah Erizal? Perusahaan Wattech?

Mina juga membolak-balik kartu nama tersebut. Oh! Jadi Nagi sudah mengincar perusahaan ini sejak SMA ya? Pantas saja dulu bisa betah di luar negeri. Ah, sakit mengingatnya, huhu.

Mina menyeka air mata yang hampir menetes. Matanya masih terasa panas saat mengingat kejadian dahulu yang menimpanya. Entahlah. Tapi kalau diingat, kok mirip dengan cerita ibunya Raden Mas ya? Ish! Sudahlah!

Mina melihat kembali nama orang yang tertera di kartu tersebut. Nama ini ... Erizal ya. Hm, jadi ingat Raja dan si kembar imut ku. Tapi, kayaknya aku bakal di sini terus.

Eh, memang bisa kembali ke masa depan ya? Haha! Rasanya ngga mungkin.

Nagi telah kembali ke tempat duduknya. "Nih Nag! Tadi jatuh." Mina mengembalikan kartu tersebut padanya.

Oh! Jatuh ya? Waduh! Nagi mengambilnya dengan pelan. "Ma-makasih ya, Min."

"Nag, kamu ada urusan apa dengan perusahaan itu?" tanya Mina.

"Oh em, anu Mi ...," ucapnya dengan gelagapan. Aku harus jawab apa?

"Teman-teman! Latihan lagi yuk!" ajak Arin.

Semua segera berdiri dari duduknya, termasuk Nagi yang memilih tidak menjawab pertanyaan Mina.

Saat adegan Raden Mas bertarung dengan pimpinan tentara, semua tertegun dengan gestur dan mimik Nagi maupun Aro. Mereka berdua benar-benar menunjukkan wajah emosi yang meletup-letup.

Kalau Fajar sudah besar, mungkin ia akan mirip seperti dirinya. Hm ... aku merindukannya.

Tapi ngga mungkin aku bisa bertemu dengannya lagi, ya kan? batinnya saat menatap Nagi.

Setelah pentas, semua kembali normal.

Malam harinya,

Huf ... akhirnya selesai. Mina mengelus dadanya dan dirinya berharap esok hari dapat bersantai.

Sebaliknya, Nagi merasa tak baik-baik saja. Karena jawaban Pak Erizal membuatnya gelisah. Bagaimana ini? Aagh!! Aku harus menelpon Mas Gi!

"Halo, Mas!" pekik Nagi, yang segera dibalas oleh Mogi.

"Gimana, Nag? Pak Erizal bilang apa?"

"Aduh Mas! Beliau malah mengatakan bahwa kita hanya diberi waktu dua tahun untuk memperbaikinya. Ngga bisa lebih dari itu. Terus Mas, bebera--" tuturnya yang panik.

"Ya iyalah, Nag! Aku juga ngga mau kelamaan di sini! Ya sudah! Kamu butuh bantuan apa untuk menyelesaikan alatnya?" tanya Mogi.

"Aku butuh handphone lagi, Mas. Terus ...," ucapnya yang terhenti karena ragu dan takut sedang menyelimutinya.

"Waduh, gimana ya, Nag. Masalahnya kita belum ada yang kerja. Itu, Pak Erizal ngga mau membiayai mu?" tanya Mogi yang membuat Nagi geleng-geleng kepala.

Kita sudah menghilangkan chip itu, terus mau minta dibiayai? Ngga ada sopan santunnya kita ya, huhu.

"Jangan lah Mas! Mending kita ... tapi aku ngga yakin Mas. Tapi butuh, tapi ngga yakin." Nagi mengetik dengan penuh kata-kata keraguan.

"Apa rencana mu sekarang? Akan aku kabulkan! Aku sudah kangen dengan anakku Nag, huhu!" tutur Mogi yang sudah pasrah dan lelah berpikir.

***

1
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ Inka24#BTBM❤️
sukses slalu yaa 😁🙏
_rus
Aku mampir kembali, Thor. Dengan 16 like, maaf kalo telat datang... 😁

Salam Hangat dari "Sebuah Kisah Cintaku" 😆🙏🏼
Dhina ♑
Etdah Thor, malah menyanyi 🤣🤣
Dhina ♑
Teleportasi?? Hebat kali ini bah
Sungguh luar biasa
Apalagi bila bisa buat sesuatu yang positif 👍👍👍
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat, mari saling dukung🙂
👑⁹⁹Fiaᷤnͨeͦ🦂
10 like kembali mendarat, semangat terus ya kak
✨ Ifah✨
Semangat kk💪
👑⁹⁹Fiaᷤnͨeͦ🦂
Aku datang lagi kak, semangat terus ya
Mei Shin Manalu
Like untukmu 👍
🐾Ocheng🐾
3 Like sekaligus👍👍👍
zsarul_
hai thorr aku mampir nihh 🤗
semangatt yaa
yuk baca lagi cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
ada part baru lohh 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
🐾Ocheng🐾
Like di sini thor👍
👑⁹⁹Fiaᷤnͨeͦ🦂
Aku datang lagi kak, semangat!
giunia17
next ke season selanjutnya thor🤩
Noejan: Pasti, pantau terus ya 😄
total 1 replies
🐾Ocheng🐾
3 like tertinggal 👍
🌹Dina Yomaliana🌹
6 like tersisa sudah mendarat😘😘😘
🌹Dina Yomaliana🌹
aku datang lagi kakak😘😘😘
🐾Ocheng🐾
3 like sekaligus👍👍👍
Neng Yuni (Ig @nona_ale04)
Mampir lagi kak, salam dari Jacob and Alesha: Mafia Acted, semangat 😊
🌹Dina Yomaliana🌹
20 like mendarat😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!