Diculik dan dijadikan tawanan oleh seorang pria asing tanpa alasan yang jelas!
Itulah yang dialami oleh gadis mungil bernama Kyla Roselani, wanita berusia 18 tahun itu harus menerima nasib naas dan diculik oleh seseorang yang tak ia kenali. Kejadian itu membuat Kyla harus hidup dalam lubang penderitaan yang amat besar, ia ditahan dan dijadikan pelampiasan gairah oleh seorang pria tua bernama Arsen.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Pertemuan mengharukan
Kyla benar-benar senang dapat bertemu kembali dengan ibunya disana, ia terus pandangi tubuh Vira sang ibu yang masih belum sadarkan diri itu. Tampak kesedihan di wajahnya, karena ia sangat ingin ibunya bisa segera sadar dan berbicara kembali dengannya. Apalagi, saat ini ia sangat butuh sosok ibunya setelah banyak masalah yang terjadi di dalam hidupnya.
"Bu, kapan ibu akan sadar? Aku mau ibu cepat sadar dan ada di sisi aku lagi seperti dulu, aku butuh ibu. Tolong ibu yang kuat ya, ibu harus bisa sadar supaya kita bisa sama-sama lagi kayak dulu!" ucap Kyla lirih.
Anak itu tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk membuat ibunya tersadar dari koma, ia meneteskan air mata sembari mengusap lembut lengan sang ibu disana. Ia tidak bisa lagi menahan rasa sedihnya, akibat ibunya yang belum kunjung sadarkan diri sampai sekarang.
Disaat yang bersamaan, Kyla teringat pada perkataan Jester sebelum ini. Ya ia harus segera pergi dari sana, karena waktu yang diberikan Jester hanya sebentar. Ia tidak mau membuat Arsen marah padanya nanti, lalu kembali menghukumnya jika ketahuan pergi terlalu lama.
"Ibu, aku minta maaf ya sama ibu! Aku gak bisa lama-lama ada disini temenin ibu, karena aku harus pergi sekarang," ucap Kyla.
Gadis itu akhirnya bangkit dari tempat duduknya, ia mengusap air mata di wajahnya dan berpamitan pada sang ibu yang saat ini terbaring di hadapannya. Jujur Kyla sebenarnya tidak ingin pergi dari sana, tetapi keadaan yang memaksanya untuk segera pergi dan kembali ke rumah Arsen.
"Aku pergi dulu ya bu? Tapi ibu tenang aja, aku bakal balik kesini kok buat ibu! Cepat sadar ya bu!" ucapnya sembari mengecup kening sang ibu.
Akan tetapi, belum sempat Kyla beranjak dari tempat tersebut. Tanpa diduga, pintu ruangan lebih dulu dibuka dari luar dan mengejutkan dirinya. Kyla spontan menatap ke arah pintu, dilihatnya sosok pria yang berdiri disana sembari menatapnya dan juga menegurnya karena berada disana.
"Hey, siapa kamu?" pria itu adalah Hartawan, alias papa kandungnya sendiri.
Ya Kyla tentu tidak salah lihat, pria yang ada disana saat ini adalah papanya yang sudah lama tidak ia temui. Kyla benar-benar bingung saat ini, ia tak tahu harus senang atau justru merasa panik. Pasalnya, ia khawatir Arsen akan mengetahui semua ini dan kembali memberi hukuman padanya nanti.
"Pa-papa? Duh, gimana ini? Aku takut banget papa ngenalin aku sebagai Kyla!" batinnya merasa cemas.
Memang benar, saat ini Kyla masih mengenakan masker di wajahnya. Sehingga, Hartawan belum bisa mengenali dengan jelas siapa sosok wanita di depannya itu.
Namun, tetap saja Hartawan dapat sedikit mengenali sosok tersebut. Sebagai seorang ayah kandung, tentu Hartawan tahu betul bahwa ciri-ciri wanita yang ada di depannya itu sangat mirip dengan putrinya. Ya ia tak mungkin salah menebak, wanita itu memang benar Kyla dan dia adalah putrinya.
"Kyla, ini benar kamu kan Kyla?" Hartawan coba bertanya untuk memastikan dugaannya tidak salah kali ini.
"Kyla!!" Hartawan begitu antusias dan senang, ia mendekati Kyla disana sambil tersenyum lebar seolah ingin segera mengetahui siapa wanita tersebut.
Sementara Kyla masih terdiam di tempat, ia tak berkutik dan berusaha menghindari tatapan sang ayah saat ini. Meski begitu, Hartawan justru langsung memeluk tubuhnya dengan erat dan mengusap punggungnya sangat lembut.
"Kyla, papa kangen banget sama kamu sayang! Papa senang bisa lihat kamu lagi!" ucap Hartawan penuh semangat.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
lanjut part 2 ya Thor ❤️ untuk mi