NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Pada Ayah Si Kembar

Jatuh Cinta Pada Ayah Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Anak Genius / Ibu Pengganti / Duda / Cintapertama
Popularitas:111.1k
Nilai: 5
Nama Author: Spring dazzling

Pernahkah kalian mencintai seseorang secara diam-diam? Jika pernah, berarti kisah kalian sama dengan kisah yang dialami oleh Rania. 5 tahun lebih ia memendam perasaan kepada seorang laki-laki yang merupakan teman sang kakak, namun pada akhirnya laki-laki itu malah menikah dengan orang lain.

Sakit? Tentu saja. Sangking tidak kuatnya menahan rasa sakit itu, Rania bahkan sampai memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri agar dapat melupakan cintanya pada laki-laki itu.

Namun ternyata, semua usahanya itu sia-sia karena saat ia kembali lagi ke Indonesia, perasaan itu ternyata masih ada dan malah semakin besar.

Lalu, apa yang harus Rania lakukan sekarang? Haruskah dia kembali keluar negeri untuk berusaha lebih keras lagi melupakan laki-laki itu, atau ia harus lebih berani lagi menghadapi perasaannya sendiri?

Kalau kalian ingin tahu jawabannya, cari sendiri ya di dalam novel ini. Enjoy your journey❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Spring dazzling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman untuk Kakak Cantik

"Kak Shaka lepasin! Tangan aku sakit," rintih Anjani sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman sang kakak.

"Nggak! Kamu nggak boleh deket-deket sama dia, pokoknya nggak ada yang boleh gantiin mamah!" teriak anak laki-laki itu sambil menarik tangan sang adik agar menjauh dari Rania.

Melihat hal itu, Bayu pun langsung berlari mendekati kedua anaknya.

"Kak, kakak salah paham. Dia bukan mau jadi mamah baru kamu kok. Dia itu adek papah, namanya Kak Rania," ucap Bayu dengan lembut seraya melepaskan tangan Shaka dari tangan Anjani.

Deg.

Tanpa sadar, Rania sampai menahan nafasnya saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut Bayu. Adik katanya? Siapa juga yang mau jadi adiknya. Seumur hidupnya, Rania hanya punya satu kakak yaitu Irsyad, walaupun kakaknya itu sangat menyebalkan, tapi setidaknya dia tidak pernah menyakiti nya.

"Adik? Bukannya papah anak tunggal ya?" tanya bocah laki-laki itu dengan kening yang berkerut.

Mendengar pertanyaan sang putra, Bayu pun tersenyum, "Iya, papah emang anak tunggal. Kak Rania ini adiknya Om Icad, tapi papah udah anggep dia kayak adiknya papah sendiri," jawab laki-laki itu dengan tenangnya.

Tanpa Bayu sadari, kalau ucapannya barusan membuat luka baru di hati Rania yang memang sudah rusak.

Dari dulu sampai sekarang, Rania sadar kok kalau Bayu hanya menganggapnya sebagai adik. Tapi, kalau terus-terusan di ingatkan apalagi itu keluar dari mulut laki-laki itu sendiri, pertahanan Rania juga tidak akan kuat.

"Adiknya Om Icad?" tanya Shaka lagi, dengan pandangan tak percaya.

Bayu pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Setelahnya, bocah laki-laki itu pun tampak memutar tubuhnya ke arah Rania dan menatap gadis itu dengan pandangan bersalah.

"Maaf… aku nggak tau," lirih bocah Shaka sambil menundukkan kepalanya.

Rania yang masih sibuk menata hatinya pun hanya dapat menunjukkan senyum canggung nya, lalu berkata, "It's okay, nggak papa kok. Lagipula kita kan juga baru pernah ketemu, jadi wajar aja kalo kamu nggak tau aku," ucap gadis itu.

Melihat suasana sudah mulai mereda, Bayu yang masih berjongkok di samping sang putra pun mulai bangkit dan berdiri dengan gagahnya di hadapan Rania.

"Ran, Mas minta maaf ya buat omongan Shaka barusan," ucap Bayu dengan raut wajah menyesal. Pasalnya ini adalah kali pertamanya Rania main kesini, tetapi sudah dihadapkan dengan situasi yang lumayan tidak enak seperti tadi.

"I-iya, nggak papa kok Mas," sahut gadis itu gugup.

"Yaudah, sekarang kita masuk aja yuk. Sebentar lagi udah mau maghrib," ajak Bayu kepada mereka semua.

Mendengar hal tersebut, Anjani pun langsung meraih tangan Rania dan menarik kakak cantiknya itu agar berjalan bersamanya, "Ayo masuk Kak," seru gadis kecil itu dengan raut wajah yang sangat bahagia.

Bahkan, Bayu yang mendengarnya pun sampai bisa ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh putri kecilnya itu.

Sedangkan Rania, gadis itu hanya bisa pasrah saat tangannya ditarik oleh Anjani menuju rumah mewah milik Bayu.

***

"Mbak, tolong bilangin sama Bibi ya, buatin minuman buat tamu saya," ucap Bayu kepada seorang wanita paruh baya berpakaian serba biru yang merupakan baby sitter dari kedua buah hatinya.

Wanita berwajah ayu yang sejak tadi berdiri di belakang mereka itu pun langsung menganggukkan kepalanya kemudian pergi dari sana untuk melaksanakan tugas dari sang majikan.

"Ayo duduk dulu Ran," ucap Bayu seraya mempersilahkan Rania untuk duduk di sofa ruang tamu.

Namun, belum sempat Rania menjawab ucapan laki-laki itu, tiba-tiba si kecil Anjani sudah bersuara terlebih dahulu.

"Jangan disini, di ruang tengah aja. Aku mau ngajakin kakak cantik buat main ular tangga," ucap gadis kecil itu seraya menarik tangan Rania menuju ruang tengah.

Namun, kali ini ia tak hanya pasrah seperti tadi, Rania yang masih berdiri di tempatnya itu pun melirik ke arah Bayu seolah sedang bertanya apakah dia boleh ikut dengan Anjani atau tidak. Karena bagaimanapun juga, Rania kan orang luar, jadi dia tidak bisa masuk ke dalam rumah orang begitu saja tanpa izin dari si pemilik rumah.

Dengan pelan, Bayu pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Barulah setelah itu, Rania kembali mengikuti langkah si kecil Anjani yang akan membawanya ke ruang tengah. Disusul oleh Bayu dan juga Shaka yang berjalan di belakang mereka.

Sesampainya di ruang tengah, Anjani langsung membawa Rania menuju sebuah karpet lebar yang diatasnya terdapat banyak sekali jenis mainan.

"Kakak cantik, tadi aku lagi main game ular tangga sama Kak Shaka sama Mbak Fitri, kakak cantik ikutan main juga ya? Ini orang-orangan nya masih ada satu," ucap Rania sambil menunjukkan sebuah pion berbentuk kepala manusia berwarna merah.

Rania yang sekarang sudah duduk bersimpuh di samping gadis kecil itu pun menganggukkan kepalanya dengan pelan, "Mm… boleh,"

"Yeayyyy," mendengar hal itu, sontak saja Anjani pun langsung berteriak kegirangan, dengan cepat gadis kecil itu langsung bangkit dari duduknya lalu berlari menghampiri sang ayah dan sang kakak yang tengah berdiri tak jauh dari mereka, "Ayo Kak Shaka sama Papah ikutan main juga," ucap Anjani sambil menarik tangan kedua orang yang ia sayangi itu.

"Loh, kok Papah jadi ikutan. Kalian main sama Mbak Fitri aja,"

Anjani langsung mencebikkan bibirnya saat mendengar ucapan sang ayah, "Mbak Fitri kan nggak ada, aku mau sama Papah juga biar seru,"

Tak tega melihat putri kesayangannya itu bersedih, Bayu pun akhirnya menuruti keinginan Anjani untuk ikutan bermain game ular tangga.

Saat ini, keempat orang itu sudah duduk di atas karpet mengelilingi kertas ular tangga yang mereka letakkan di tengah-tengah, posisinya adalah Anjani berhadapan dengan Shaka, sedangkan Rania berhadapan dengan Bayu.

"Ayo kita hompimpa," ajak Anjani sambil mengulurkan tangannya ke tengah, Shaka yang melihat hal itu pun ikut-ikutan mengulurkan tangannya lalu meletakkannya di atas tangan sang adik.

Bukannya melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh dua bocah kembar itu, Bayu dan Rania malah saling berpandangan.

Rania, inget dia suami orang. Lo nggak boleh jadi pelakor! seru Rania pada dirinya sendiri saat ia mulai tenggelam dalam tatapan Bayu.

"Papah! Kakak cantik! Kok kalian malah bengong sih. Ayo kita hompimpa dulu,"

Seruan dari gadis kecil itu berhasil menyadarkan dua orang dewasa yang tengah tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing. Dengan cepat, Rania pun langsung memutuskan tatapannya dari laki-laki itu.

"O-oh iya, iya," sahut gadis itu dengan gugup.

Tak ingin membuat kedua bocah kembar itu menunggu lebih lama lagi, Rania pun langsung mengulurkan tangan nya ke depan dan meletakkannya di bawah tangan Anjani.

"Loh, kakak cantik kok tangannya di bawah? Kan harusnya di atas Kak Shaka" tanya gadis kecil itu dengan kening yang berkerut.

Dan pertanyaan yang dilontarkan oleh gadis kecil itu berhasil membuat Rania menjadi salah tingkah.

"Hah? I-ini… ini-"

"Ayo mulai,"

Deg.

Mata Rania langsung melebar sempurna saat melihat hal yang dilakukan oleh Bayu. Apakah kalian tahu? Laki-laki itu meletakkan tangannya di bawah tangan Rania! Padahal kan tadi dia sengaja meletakkan tangannya di bawah agar tidak perlu bersentuhan dengan Bayu. Tapi kenapa… ah! Rasanya Rania ingin pergi saja dari sini.

Rania sampai tak bisa mendeskripsikan apa yang saat ini tengah ia rasakan. Setelah sekian lama, akhirnya tangan mereka kembali bersentuhan. Tangan yang dulu selalu menggenggamnya dan memberikannya kekuatan. Tangan yang selalu menghapus air matanya dikala Rania dirundung oleh teman-temannya.

Namun saat mengingat kalau saat ini status laki-laki itu sudah berbeda. Rania dengan cepat langsung menghilangkan semua kenangan itu.

Tidak. Dia tidak boleh terus-terusan memikirkan masa lalunya dengan Bayu. Karena masa-masa itu sudah berlalu dan tidak akan pernah terulang kembali.

Setelahnya mereka berempat pun mulai larut dalam permainan yang mereka mainkan. Atas usul dari si kecil Anjani, mereka tidak jadi bermain secara individual, melainkan secara kelompok. Yaitu, Bayu berpasangan dengan Shaka dan Rania berpasangan dengan Anjani.

Di tengah-tengah permainan, tiba-tiba saja Shaka menambahkan peraturan baru untuk menambah keseruan, yaitu bagi siapapun yang kalah akan wajahnya akan dicoret menggunakan bedak. Dan peraturan tersebut disetujui oleh 3 pemain lainnya.

"Semangat papah, papah pasti bisa dapet 3!" seru Shaka menyemangati sang ayah.

Sekarang adalah detik-detik yang menentukan siapa pemenangnya. Tim Bayu dan Shaka hanya butuh 3 langkah lagi untuk bisa memenangkan game ini. Sedangkan, tim Rania dan Anjani masih membutuhkan 7 langkah lagi untuk bisa sampai di garis finish.

Dengan pelan, Bayu pun mulai mengocok dadu yang ada ditangannya. Setelah dirasa cukup laki-laki itu pun langsung mengeluarkan dadunya dari dalam gelas. Rania dan Anjani yang duduk di hadapan laki-laki itu tampak sangat tegang menunggu hasilnya. Dan saat dadu itu berhenti ternyata…

"Yeayyyy!"

Shaka langsung berdiri dan melompat-lompat di atas lantai saat dadu yang tadi dikocok oleh sang ayah menampilkan angka 3, sesuai dengan yang mereka harapkan. Itu tandanya, dalam putaran game kali ini merekalah yang menjadi pemenangnya.

"Yeay! Yeay! Menang, menang, akhirnya aku bisa coret muka Anjani juga," seru Shaka kegirangan. Pasalnya sejak tadi, kedua gadis berbeda usia itu selalu menang, membuat wajahnya dan juga sang ayah jadi penuh dengan bedak, seperti anak kecil yang baru selesai mandi sore.

Melihat hal itu, Rania dan Caca pun hanya dapat mencebikkan bibir mereka, karena merek gagal mempertahankan gelar juara bertahan.

Dengan cepat, Shaka pun langsung mengambil bedak dan mengoleskan nya di wajah Anjani dan juga Rania.

"Kak Shaka! Kenapa banyak banget bedaknya?!" protes Anjani saat sang kakak mengoleskan bedak hampir di seluruh wajahnya. Padahal tadi ia hanya membuat garis-garis saja di wajah kakaknya itu.

"Biarin, biar muka kita sama," ledek Shaka sambil menjulurkan lidahnya. Membuat bibir Anjani bertambah maju.

Tak berbeda dengan Anjani, anak laki-laki berwajah tampan itu juga memberikan bedak yang lumayan banyak pada muka Rania. Hingga membuat wajah gadis cantik itu seperti mochi yang baru jadi.

Shaka dan Anjani yang melihat hal tersebut pun tak bisa menahan diri untuk tertawa, begitu juga dengan Bayu, namun sebisa mungkin laki-laki itu menahannya karena dia tidak mau membuat Rania malu.

"Sekarang giliran papah," ujar bocah laki-laki itu sambil mengulurkan botol bedak kepada sang ayah.

Anjani bahkan sudah menutup matanya untuk menanti hukuman yang akan diberikan oleh ayahnya. Namun, tiba-tiba…

Cup.

"Udah," ucap Bayu setelah memberikan ciuman di pipi gembul sang putri.

Sontak saja hal itu pun membuat Shaka menjadi tidak terima, "Papah curang!" protes bocah laki-laki itu.

"Nggak curang, kan tadi hukuman papah udah diambil sama kamu sekalian. Tuh, mukanya Anjani udah putih semua," ucap Bayu, membuat Anjani langsung menerbitkan senyum kemenangannya.

"Kasian deh lo," kini giliran gadis kecil itu yang menjulurkan lidahnya ke arah sang kakak.

"Sekarang gantian papah cium Kakak Cantik!" seru Anjani dengan senyum lebar yang menghiasi wajah imutnya.

Tidak tahu saja anak itu kalau perkataannya barusan berhasil membuat kedua manusia dewasa itu terpaku di tempatnya masing-masing. Bahkan suara tawa Rania langsung berhenti seketika digantikan dengan matanya yang melebar.

"Ayo Pah cepetan! Cium Kakak Cantiknya," seru Anjani sekali lagi, karena sang ayah hanya diam saja.

Bayu yang masih terdiam di tempatnya pun tampak menggaruk keningnya yang tidak gatal, "Kalo Kak Rania papah kasih bedak aja ya?" ucap laki-laki itu kepada sang putri.

Shaka yang mendengar hal tersebut pun langsung berseru setuju, berbanding terbalik dengan adiknya yang langsung memasang wajah cemberut.

"Kok gitu sih, itu kan namanya nggak adil. Masa aku dicium tapi Kakak cantik nggak, nanti Kakak cantik jadi sedih papah!"

Rania yang mendengar ucapan Anjani pun reflek mengangkat tangannya lalu menggerak-gerakkan nya di depan dada, "Nggak kok, nggak. Aku nggak papa," ucap gadis itu dengan senyuman canggung nya.

"Tuh kan, Kak Rania nya juga nggak papa kok," timpal Shaka.

Namun ternyata, Anjani tak menyerah sampai disitu. Gadis kecil itu tampak melipat kedua tangannya didepan dada lalu berkata, "Nggak mau tau, pokoknya papah harus cium Kakak Cantik juga biar adil! Tadi kan Kak Shaka ngasih bedak nya lebih banyak ke Kakak Cantik daripada ke aku, masa papah juga mau pilih kasih,"

Ya Allah, boleh nggak sih Rania pergi aja dari sini. Rania udah nggak kuat Ya Allah. Belum genap satu jam dia berada disini tapi sudah banyak sekali cobaan yang harus dia hadapi. Bisa-bisa setan dalam diri Rania bangkit juga ini mah!

"Anjani, Kakak nggak papa kok. Udah, kita lanjut main aja yuk" bujuk Rania sambil menata ular tangga nya seperti awal lagi.

Namun ternyata, gadis kecil itu cukup keras kepala juga.

"Nggak mau! Papah harus cium Kakak Cantik dulu, abis itu baru kita main lagi," seru Anjani dengan bibir yang sudah maju 5 centi.

Melihat sikap sang putri, Bayu pun hanya dapat menghembuskan nafasnya dengan keras.

"Anjani, Papah-"

1
ria anila
jangan lupa mampir thor judul Gadis desa & CEO Tampan. jangan lupa beri nilai. makasih Thor semoga makin sukses authornya 🥰
wonder mom
nha kn...salah terooosss...n crita lama2 ngezelin tau. emg klo udh cintrong trus jd oon ogeb bin lola? g bisa ngerasa samsek. g peka samsek. minum racun j sana sekalian bn sgra tamat. masa udh smp 45 msh berkutat dgn salah paham salah persepsi mulu
Aster: Hallo Kak, aku minta maaf ya sebelumnya kalau cerita ini memang ngeselin. Tapi dari awal kan aku udah bilang, kalo kakak memang tidak suka dengan cerita ini kakak bisa berhenti baca dan cari cerita lainnya. Daripada disetiap bab kakak coment sesuatu yang bikin author nya jadi males nulis karena menganggap ceritanya sendiri tidak bagus. Sekali lagi saya minta maaf ya kak kalo dalam perkataan saya ada yang menyinggung🙏
total 1 replies
wonder mom
dagelan mmg si Bayu. pake acara potong kompas.
Yuliana Tunru
bakal disuruh nikah nih..gara2 hujan bawa jodoh ..sabar santi harus x ma ksh sdh jaga dan temani rania tp sudah lah ..
wonder mom
nikahin j. beres. bayu lgs happy. gitu dunk. plot twistnya beda.
wonder mom
udh...pastiin j. arah hati Bayu sm Rania. saling mendekat ato mo saling menyakiti?
Yuliana Tunru
deg2an ya dekat duren pujaan hati..bayu nih lg pdkt lewat ank2 x ..rania merinding disco nih..😄😄😄
wonder mom
thor, klo boleh kasoh saran yes? tarik ulur dicerita tu bagooosss bingitsss. tp...klo kelamaan...ngegantung...bolak balik di kasus yg gaje, bisa jd bikin reader agak2 jg. jd lbh baik, minimal...1x lg minimal yes...jelasin dlu arahnya. jgn blm jlas udh ditambah masalah...tar ujungnya gaje lagi. main tebakan gaje.
Aster: Halo kak, terimakasih ya untuk sarannya ya❤
Tapi untuk menulis cerita ini aku udah bikin kerangkanya, jadi nggak bisa di ganti gitu aja, mungkin kalau kakak kurang nyaman dengan cerita yang seperti ini kakak bisa baca cerita aku yang lain, siapa tau kakak lebih cocok sama yang itu...
total 1 replies
wonder mom
mulai lg. main sembunyi2an. tar Rania main qra2 sndiri. simpulin sndiri. wis3x...boring. udh dikejadian diawal. g terbuka malah saling menyakiti bonus menyakiti hati lain..skrg mo main sembunyiin lg. bayu sm rania n oon ato ogeb c. okay g peka. tp skian taun lho..msh g peka jg. brarti bnr.an oon bin ogeb. masa g bisa baca bahasa tubuh. kt.nya minat. kt.nya tertarik. masa bahasa tubuh sejelas tu msh g ngeh. tabok pake sekop klo perlu ben ngeh.
Erma Puspita
👍👍👍👍
Erma Puspita
ini namanya yg bener siapa sih thor... rania atau dara... n bayu atau bara
Aster: Aduh maaf Kak, namanya yang bener Bayu sama Rania. Aku lagi bikin dua novel on going jadi namanya sering ketuker-tuker, maaf ya kak buat ketidaknyamanannya 🙏
total 1 replies
wonder mom
mrk tu knp c sebenere? sma2 nyimpen rasa. tp knp jd blibet bgini c? capek bacanya
Yuliana Tunru
knp jd omongan x kyk aneh ya kyk irang baru kenal dan canggung jd x kan ranua jyk ade kesayangan bayu knp jd gitu ..rania ndk peka jdx gmn gituuu..
wonder mom
nha kn...bener. bayu sm rania tu sebenere masing2 udh punya rasa. dri dlu. bahkan seblm adel dan the twins hadir. tp masing2 bertahan dgn asumsinya sndiri2. killing friend zone. udh gitu rendy muncul. bubar jalan. udh lah, thor. klo mmg mo disatu8n y arahkan utk bersatu. klo mo dipisahin y pisahin. g ush saling simpen rasa tp halalin yg lain. sm j menyakiti hati lain yg g salah
wonder mom
koq bau2nya, sjk dlu pun Bayu udh suka sm Rania. tp krn ntah p. jd menikah sm Adel. tp...ttp bagian hatinya milik Rania. dan Adel tahu tu. smt Sella, diem2 jg suka Bayu. nha tinggal n. sm author mo dibawa kemana. modelan yg umum, sella bikin adel pindah dunia alias meninggal utk dpt Bayu. ato mmg Adel meninggal wajar, dan minta Bayu memperjuangkan pemilik hatinya. nha...shaka, dicekoki info dri sella utk menolak mama baru ( d kn diawal) biar dia yg jd mama barunya. bgitukah?😊
Yuliana Tunru
smoga syuuuka x sama kamu rania..ank2 z suka lja bpk x jg idem lah..😁😁
Yuliana Tunru
klo kyk gitu apa hati bayu bisa terbuka buat rania ya..
Yuliana Tunru
Luar biasa
Win Non
lanjut kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!