JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 030
✍️happy reading✍️
"kamu ya sabar semoga kamu bisa keluarkan suaramu." ucap papanya Kenzo.
"ya om makasih ya udah di bayar dan di tempat ini semoga rezekinya lancar amiiin." ucap Naura yang berterima kasih kepada papanya Kenzo.
"saya juga ucapkan makasih banyak semoga rezeki lancar dan sukses untuk anda dan anak anda." ucap Ibu Dwi yang juga mengucapkan.
"Amiiin sama-sama." ucap papanya Kenzo yang senang.
"jadi kita pulang apa ke antar Naura?" tanya Fira.
"bagiamana antar ke rumah temanmu dulu." ucap papanya Kenzo.
"ayo kita ke teman ku."
"lebih baik gak usah kita bilang makasih buat Om dan Fira. Karena aku jadi pada suara ku makasih banyak." ucap pria.
"Iya om benar kata Naura saya juga makasih kepada om." Ucap ibu Dwi.
"udah gak apa sekalian biar gak naik angkot." ucap Fira.
"ya ayo Bu dan Naura." ucap papanya Kenzo.
Naura dan ibu Dwi terpaksa harus antar di rumahnya.
"jadi Naura dimana?" tanya papanya Kenzo.
Di dekat sini." ucap ibu Dwi."
"ok di sini?" ucap papanya Kenzo.
"iya di situ nanti berhenti." ucap ibu Dwi.
Mengantar ke rumah Naura di jalan pinggir dan ibu Dwi bilang berhenti.
"berhenti!" ucap ibu Dwi.
"oh di sini rumahnya?" tanya papanya Kenzo.
"iya di sini rumah." ucap ibu Dwi.
"iya Naura tinggal di sini pa." ucap Fira.
"owhala." ucap papanya Kenzo.
makasih banyak om dan Fira." ucap Naura yang mengucapkan terima kasih kepada temannya dan papanya itu.
"sama sama Naura." ucap Fira.
Naura dan ibu Dwi menurun dari mobil papanya Kenzo, dan Fira dan papanya Kenzo pergi.
Naura dan ibu Dwi udah berada di depan rumahnya.
Tiba tiba aja Dewanto memanggil ibunya.
"ibu!" ucap Dewanto yang keluar teras rumah.
"ada apa kok memanggil seperti itu?" ucap ibu Dwi.
"gak Bu tapi cuma..." ucap Dewanto ketika gugup.
"cuma? Cuma apa?" ucap Ibu Dwi bertanya.
"cuma kangen hehehe." ucap Dewanto.
"baru 12 menit udah kangen aja." ucap ibu Dwi.
"hehehe." ucap Dewanto cuma tertawa.
"oh, bagiamana dengan keadaan kakak? Bu." ucap Dewanto bertanya.
"keadaan baik baik aja, coba tanya ke kakak mu aja." ucap ibu Dwi.
"syukurlah, tapi kenapa harus tanya ke kakak?" ucap Dewanto."
"ya tanya aja dulu sama kakak mu." ucap ibu Dwi.
"kak, apakah udah bisa ngomong?" ucap Dewanto bertanya kepada kakaknya.
Naura mulai mengeluarkan suaranya.
"udah kok dek, sekarang kakak harus mengeluarkan suara sedikit." ucap Naura yang baru aja buka suaranya.
"syukurlah kak yang penting kak istirahat jangan teriak teriak juga." ucap Dewanto nasehat kakaknya.
"kamu kok tau?" ucap ibu Dwi.
"hah Tau apa Bu?" ucap Dewanto kebingungan.
"Yang tadi kamu bilang jangan teriak." ucap ibu Dwi.
"owh bergitu tadi aku hanya tau aja sih." ucap Dewanto.
"oh kirain hanya..." ucap ibu Dwi gak jadi terlanjur ngomong.
"hanya apa?" ucap Dewanto yang sangat bingung.
"udah nanti kamu tau." ucap ibu Dwi.
🌊🌊🌊
Malam hari tiba.
"Kenzo mau kemana?" ucap papanya Kenzo yang melihat anaknya yang lagi buru buru keluar.
"lagi keluar sebentar pa." ucap Kenzo lalu memakai helm.
"jangan pulang malam!" ucap papanya Kenzo.
"iya pa aku dengar." ucap Kenzo dan nyalakan motornya.
Kenzo yang selalu keluar malam di setiap hari.
Karena Kenzo lagi mencari uang untuk mandiri nya sendiri.
🌊🌊🌊
Cafe yang di tempat kumpul yang kemarin Naura di situ karena cafe itu ramai dan juga ada pembalap motor jadi mereka ke sana untuk mendapatkan uang dan siapa menang akan dapatkan uang dan siapa kalah gak akan dapat.
Sehari harinya kumpul di situ dan banyak penonton nya.
"bro bagiamana tadi?" tanya temannya Kenzo itu.
"apanya? Belum balapan." ucap Kenzo.
"ada yang tadi siang." ucap temannya.
"Hah yang tadi siang? Gak paham aku!" ucap Kenzo.
"anak ini benar benar lupa apa gimana itu?" ucap temannya.
"masa dia udah lupa." ucap temannya.
"gak tau ah aku gak paham maksud kalian ngomong." ucap Kenzo.
"ya udah nanti aja." temannya yang terlihat bingung juga.
Karena temanya mau menanyakan tentang yang tadi siang yaitu pernikahan.
"lihat tuh motornya siapa itu?" tanya temannya Kenzo.
"paling motornya si Omar." ucap Kenzo segampang nya.
"gak salah orang itu?" ucap temannya Kenzo.
"lihat dulu nanti." ucap Kenzo.
"aku juga curiga itu." ucap temannya Kenzo yang curiga.
"makanya dilihat dulu nanti." ucap Kenzo.
Kenzo dan teman temannya pada kumpul dan mereka makan kue dan ada juga yang sedang makan biskuit.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️