NovelToon NovelToon
GuruKu, BojoKu

GuruKu, BojoKu

Status: tamat
Genre:Terpaksa Menikahi Murid / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: mamaperi

Anjaz Anggara 25 tahun, terpaksa menikahi wanita bernama Monika Ayu 19 tahun atau biasa di sebut Menik, yang bukan lain adalah muridnya sendiri.

Karena pantangan yang ia sudah langgar dengan tidak sengaja yang ada di desa yang masih terjaga keasriannya, Anjaz pun terpaksa menikahi muridnya sendiri.

Menik yang masih polos itu pun hanya mengikuti apa kata orang tua di sana, sedangkan Anjaz, awalnya ia menentang, namun ia di ancam akan di usir dari desa tersebut.

Anjaz yang sudah menjadi guru honorer di sana, dan bentar lagi akan menjadi PNS, tidak mungkin ia keluar begitu saja dan meninggalkan kesempatan emasnya untuk menjadi seorang PNS.

Akhirnya, dengan berat hati Anjaz pun menikahi Menik. Meksipun Menik ini cantik natural dan manis, namun ia sedikit terlalu bar-bar membuat Anjaz sering garuk-garuk kepala.

Bagaimana kisah selanjutnya, yuk simak pak guru dan Menik, cah ayu..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamaperi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Happy ending:)

Malam ini terlihat Menik tertidur di ranjang yang cukup besar.

Sepasang manusia menatap Menik dengan anggukan kepala seraya merasa puas.

"Dimas, dia adalah putriku yang aku janjikan. Aku terpaksa menjualnya padamu karena kamu terus mengancam ku. Transfer sisanya dan biarkan aku pergi jauh dengan kekasihku. Meksipun kau pria bajingan, namun aku percaya jika kamu akan menjaganya dengan baik. Dia adalah gadis polos dan baik, jangan pernah kau sakiti darinya atau kamu akan merasakan akibatnya."

Ibu Narti terlihat menahan sesak karena terpaksa harus menjual anak kandungnya sendiri yang baru ia temui hari ini. Bukan karena alasan, ia terus di ancam karena mantan kekasihnya pernah mengajukan pinjaman yang cukup besar kepada Dimas mengatas namakan dirinya.

Dimas terus menagih uang itu kepada Narti atau tidak ia akan melaporkan ke polisi.

Narti kini memiliki kekasih baru yang sangat baik hati dan dermawan. Dia adalah pria bule yang akan pulang ke negara asalnya. Narti akan ikut dengan kekasih barunya itu karena kekasih lama terus menguntit padanya dengan tidak tahu diri.

Usaha Narti sebagai mommy germo pun telah di ambil alih oleh sahabatnya sendiri. Sahabatnya dengan curang mengambil alih usahanya sehingga ia terpaksa menjual anaknya untuk mendapatkan uang yang lebih banyak.

Dimas terlihat puas melihat gadis yang masih sangat muda. Kepala muda seperti inilah yang Dimas cari selama ini.

"Baiklah, aku akan transfer sisanya. Senang bekerjasama dengan anda." ujar Dimas menjabat tangan Narti.

"Tidak perlu, sungguh aku sangat menyesal karena pernah ikut kerjasama dengan kamu sebelumnya. Kamu sebentar lagi akan menjadi menantuku, kamu harus sedikit memiliki rasa hormat padaku!" cetus Narti..

"Hahaha... Menantu!" Dimas tertawa. "Aku membeli seorang gadis darimu, dan kau mengatakan jika aku adalah menantumu? Sudahlah, pergilah kau bersama dengan bule kere itu, sebelum aku menceritakan semuanya kepada bule kere itu siapa kamu sebenarnya." ujar Dimas yang terlihat sudah muak dengan drama ini.

Narti pun berniat pergi dan meninggalkan kehidupan panas di negaranya sendiri untuk mengabdi kepada kekasihnya di negeri orang.

Sebelum pergi, Narti menoleh ke arah putrinya. Sungguh, Narti merasa jika dia tak layak untuk bahagia di dunia ini dengan apa yang sudah ia lakukan pada putrinya yang malang.

Namun Narti adalah manusia berhati iblis. Meskipun sakit melihat putrinya akan masuk ke kandang singa, Narti mengacuhkan pandangan dan meninggalkan Menik seorang diri.

Dimas terlihat mengelus wajah Menik dengan lembut. "Kau cantik, namun sepertinya tidak pernah melakukan perawatan. Kau tenang saja, aku akan menjadikan mu ratu di sini, asal kau patuh padaku." Dimas menyeringai iblis.

Dimas pun berjalan keluar dan menuju ke kamar sebelah. Di dalam kamar sebelah, terdapat seorang wanita yang sudah menunggu kedatangannya.

Ia adalah Jelita, wanita yang selalu mematai-matai Dimas untuk Anjaz.

Dimas adalah pria hipers*ks. Ia tidak bisa jika semalam tidak menghabiskan malam dengan seorang wanita.

Menikah dengan Menik adalah perintah dari kakeknya. Karena usianya yang sudah menginjak 30 tahun, Dimas harus segera menikah untuk mewarisi 65% harta dari keluarganya.

"Sayang, besok kau akan menikah, dan malam kau mengajakku untuk menghabiskan waktu bersama. Apakah calon istri mu tidak marah pada kita?" Jelita dengan manja mengayunkan tangannya ke leher Dimas.

"Aku tidak perduli dengannya. Dia hanyalah istri yang aku beli, dia tidak berhak atas dirinya sendiri apalagi marah padaku. Kemarilah sayang, kita harus segera merajut tangga menuju ke surga dunia." Dimas dengan ganas meremas dan menghantam jelita dengan kasar.

Jelita hanya bisa menikmati tanpa bisa memberi perlawanan.

Di sisi lain, terlihat Menik yang baru sadar mimpi buruknya. Dia melihat sekelilingnya yang terasa asing. "Di mana aku?" gumam Melati.

Melati pun turun dari kasur dan keluar. Ia melihat rumah yang begitu besar dan mewah. "waw,.rumah siapa ini?" gumam Menik takjub." Apa ini rumah ibu?" gumam Menik.

Menik yang penasaran pun langsung berniat untuk turun dari lantai dua, namun ketika ia melewati kamar di sebelah, dia mendengar jika ada suara yang sangat mengerikan di sana. Suara ******* Jelita dan Dimas terdengar sangat menggelikan bagi Menik.

Namun karena penasaran yang dalam, Menik pun iseng-iseng mengintip dari pintu yang tidak kunci dengan sempurna.

Mata Menik mendelik tatkala melihat adegan 69 yang sedang di lakukan oleh Dimas dan jelita.

"HUWEEEK!" Melihat itu, Menik pun terlihat langsung merasa mual, tanpa sengaja Menik malah membuka pintu kamar dengan lebar-lebar.

Dimas dan Jelita pun menoleh ke arah Menik. Merasa dirinya di tatap, Menik pun langsung merasa malu sendiri. "hehehe, maaf yo, maaf aku gak sengaja, maaf." Menik tersenyum dan memohon maaf sambil mencoba untuk menutup pintu kembali.

Tetapi Dimas dengan percaya diri menunjukan barangnya yang gondal-gandul.

"Aaah!" Menik pun spontan langsung menutup matanya.

Melihat itu, Dimas pun tersenyum dan memakai kimono miliknya yang tersampar di sofa.

"Hallo calon istri ku, sudah sadar ternyata dirimu. Kenapa, apakah kau ingin bergabung dengan kami?" tanya Dimas membuat Menik merasa syok seketika.

"Apa! Calon istri!?" Menik perlahan membuka, setelah memastikan jika Dimas sudah tak bugil lagi, ia pun langsung melotot ke arahnya..

"Ibumu sudah menjualmu kepada Dimas. Ibu mu kini sudah pergi dengan pacarnya yang seorang bule. Monika Ayu, itukah namamu, perkenalkan nama adalah Jelita, teman ranjang Dimas." ujar Jelita yang hanya menggunakan handuk berjalan untuk bersalaman dengan Menik.

"Hah!?" Menik tidak mengerti apa yang mereka ucapakan. "Kalian gak usah mengarang. Aku mau pulang, aku gak kenal sama kalian!" ujar Menik yang langsung putar balik dan berniat meninggalkan kamar.

Namun Jelita langsung menghadangi jalan Menik. Merasa jika suasana saat ini tidak baik untunya, Menik pun langsung memberikan jurusnya.

Menik menarik tangan Jelita dan langsung meninju wajah Jelita sampai Jelita ambruk dengan hidung yang berdarah.

"Hay!" Dimas mencoba untuk melarai Menik, namun Menik dengan cepat mengayunkan tangannya dari bawah ke atas untuk meninju rahang Dimas. Seketika, Dimas pun langsung meringis kesakitan.

Melati pun tidak buang-buang kesempatan, ia terus berlari ke bawah untuk kabur. Menik merasa jika sesuatu yang tidak baik akan menimpanya. Ibunya telah menjualnya, Menik benar-benar tidak habis pikir.

ketika sampai di lantai bawah, menik langsung di hadang oleh 7 bodyguardnya Dimas.

"Nona, Anda tidak boleh pergi dari sini." ujar pengawal itu.

"heh, kata siapa!? Ayo sini, lawan aku kalo kamu berani!" ucap Melati yang langsung menggulung kaosnya dan menggulung rambutnya yang panjang.

Menik pun memasang kuda-kuda bersiap untuk melawan pengawal itu. Menik pernah belajar bela diri, sehingga di waktu-waktu seperti ini ia bisa membela dirinya sendiri.

Meskipun tidak tahu menang atau tidak, setidaknya ia akan mati dengan nama baik dan harga dirinya.

HIAAAAAAK....!

BRUAAAK

BRUUUk

BRAAAK

Suara satu persatu pengawal di lumpuhkan oleh Menik.

Dimas melihat keahlian calon istrinya dengan seksama. Dimas bener-benar puas dengan calon istri yang akan nikahi ini.

"Tidak rugi aku membelinya. Sepertinya, aku harus memberikan bonus kepada Nar." gumam Dimas.

Setelah Menik mengalahkan semua pengawas itu. Tiba-tiba saja sebuah suntikan dari belakangnya menancap di lehernya yang membuatnya seketika pingsan.

Dimas tidak ingin calon istrinya terluka, sehingga dia membuat Menik tertidur.

"Jaga dia baik-baik, jangan sampai dia kabur lagi. Besok adalah hari spesial kami, aku tidak mau ada masalah." ujar Dimas.

Para pengawal pun hanya bisa mengangguk sembari meringis kesakitan.

Di sisi lain, terlihat Anjaz sangat gelisah di dalam bus. Ingin rasanya ia segera sampai ke kota. Ibunya Menik adalah germo, Anjaz tidak mau Menik menjadi korban kegilaan Nar. Anjaz tahu sekali siapa Nar itu.

Anjaz berulang kali menelpon Jelita, namun handphone Jelita mati. Sedangkan Jelita sendiri kini sedang menyiapkan persiapan untuk pernikahan Dimas Menik.

Pagi ini, Menik terlihat masih memejamkan matanya ketika Jelita mendandani wajahnya.

Ketika Menik sadar, ia sangat terkejut karena saat ini sudah memakai baju pengantin.

Ketika Menik akan memberontak, ia baru sadar jika tangannya di ikat.

"Lepaskan, apa-apaan ini?" tanya Menik..

"Dengar Monika Ayu, kamu lihat ini." Jelita memberikan sebuah rekaman di mana Narti dan juga seorang pria sedang di sekap dan di ruangan gelap. "Dia adalah ibu yang sudah menjualmu. Jika kamu tidak mau menikah, kamu harus melihat ibumu mati secara tragis. Dimas adalah psikopat yang tidak bisa ditawar-tawar." bisik Jelita memperingati Menik.

"Sudah siap!?" suara dari balik pintu memberi kode.

"Oh, kamu akan turun segera." sahut Jelita yang membantu Menik yang kini terlihat sangat linglung. Menik tidak tahu harus merespon seperti apa kali ini. Meskipun ibunya sudah jahat padanya berkali-kali, namun ia tidak bisa membiarkan ibunya mati dengan tragis seperti itu..

Menik terlihat kosong mengikuti arahan dari Jelita.

Jelita melihat pria yang akan menikahinya dengan senyuman yang aneh. Ingin rasanya ia lari, namun Menik ingat dengan ibunya.

Ketika penghulu akan menikahkan mereka, tiba-tiba saja suara dari balik pintu memenuhi ruangan.

"HENTIKAAAAAN!" teriak Anjaz yang datang tepat waktu.

semua orang terkejut Teruma Dimas, Jelita dan juga Menik.

"Mas Anjaz!?"Menik langsung berlari ke arah Anjaz dan memeluknya erat sambil nangis-nangis. "Mas, tolong aku, aku di culik, aku jual, aku di paksa nikah sama dia, aku-" Menik terhenti ketika Anjaz menjulurkan satu jari ke bibirnya.

Anjaz tidak mau dengar lagi penyiksaan yang sudah Menik terima.

Dimas yang melihat calon istrinya memeluk adiknya dengan erat pun merasa terheran-heran.

"Adikku, apa maksudnya ini?" tanya Dimas.

Mendengar Dimas memanggil Anjaz adik pun membuat Menik merasa syok berat.

"Apa? Adik?" tanya Menik.

"Hey wanita murahan, Anjaz adalah adik dari Dimas. Kamu, menjauhlah dari Anjaz!" ujar Jelita merasa emosi tatkala Menik memeluk Anjaz.

"Jaga mulutmu, jelita!" sentak Anjaz melihat istrinya di hina. "Asal kau tau, dia adalah istriku. Istri sah ku!" jawab Anjaz membuat Dimas pun tertegun sejenak.

Dimas pun memberi kode kepada orang-orang yang datang untuk meninggalkan acara tersebut. Dimas ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Jelita awalnya tak mau pergi, namun Dimas memelototinya untuk enyah juga.

Kini, tinggal Dimas, Anjaz dan juga Menik.

Anjaz di depan Dimas pun terlihat sangat murka, namun ia harus menahan diri dan tunduk kepada Dimas.

"Sudah lama kamu gak pulang, dan kamu mengatakan jika calon istri ku adalah istri mu?" tanya Dimas dengan lembut. Sekejam-kejamnya Dimas, ia tidak akan memakan darah daging yang sama dengannya.

Anjaz pun menceritakan dari awal sampai Z bagaimana ia bisa mengenal Menik dan menikah dengannya.

Dimas tersenyum dan tidak mengelak banyak. Dimas menatap ke arah Menik yang memegang erat tangan Anjaz.

"Monika ayu, selamat untuk mu. Aku merestui hubungan kalian berdua. Kamu adalah gadis yang baik, kamu sangat serasi dengan adikku yang baik juga. Semua ini adalah kesalahan Nar." ujar Dimas yang langsung mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.

"Habiskan mereka sekarang juga." ucap Dimas membuat Menik langsung reflek bersujud ke bawah kaki Dimas.

"Om, tolong jangan bunuh saya. Saya tau ibu saya jahat, tapi tolong ampuni dia. biarkan dia hidup, aku mohon? Aku akan ganti semua uangnya, tapi aku minta waktu?" ucap Menik memohon.

"Dimas, mau bagaimana pun dia adalah mertuaku, hargai aku sebagai adikmu, aku mohon." ucap Anjaz yang sebenarnya marah namun tidak tega melihat ekspresi Menik yang sangat menyedihkan.

Dimas pun menghela nafas.

"Suruh mereka pergi dan jangan lagi kembali." ucap Dimas memerintahkan anak buahnya lewat handphone.

Menik melihat baru ini melihat kebaikan Dimas. Ia merasa sedikit mengurangi kewaspadaannya.

"Monika, maafkan aku, sungguh aku tidak tahu jika kamu adalah adik iparku. Maafkan atas sekenonohan yang sudah aku lakukan. Anjaz, karena kamu sudah kembali, aku harap kamu tetap berada di sini untuk ku?" ucap Dimas memelas kepada adiknya.

"Dimas, aku sudah merasa nyaman tinggal di desa bersama dengan istri ku. Maafkan aku, aku tidak bisa hidup di sini bersamamu." ucap Anjaz menolak halus.

"Baiklah, lahirkan banyak bayi untuk keluarga kita. Kamu tahu aku tidak bisa memiliki seorang anak. Siapa yang akan mewariskan semua kekayaan ini jika bukan anak-anak mu kelak." ujar Dimas.

Anjaz pun memeluk kakaknya dengan erat. Perselisihan di antara mereka akhirnya dapat terlarai.

Sebelum pulang ke desa, malam ini Dimas menceritakan panjang lebar kehidupannya kepada Menik dan Anjaz.

Meskipun awalnya Menik sangat takut dengan kisahnya Dimas yang sedikit sikopat, namun sebenarnya Dimas adalah pria yang baik. Dia tidak sembarangan menyakiti dan membunuh orang.

Akhirnya cerita....

Karya ini sampai di sini ya reader.. karena pada intinya, Menik tahu siapa ibunya dan siapa keluarga Anjaz, dan juga hubungan Anjaz dan juga kakaknya sudah membaik.

Bagaimana kisah Jelita yang menyukai Anjaz. Tenang aja, selagi Dimas masih ada di muka bumi, jelita tidak akan bisa menyakiti keluarga besar Dimas.

Karena kebaikan Dimas, ia membantu perekonomian warga yang ada di desa di mana Anjaz dan Menik tinggal.

Beruntung sekali, Anjaz dan Menik memiliki 3 putra kembar yang membuat Dimas merasa sangat bahagia sekali memiliki ponakan yang lucu-lucu.

Karena Dimas sering berkunjung ke desa, akhirnya Dimas pun semakin kenal dengan gadis desa, dia adalah Eka, sahabat karib Menik.

Yaa, kita doakan saja agar Dimas berjodoh dengan Eka..hehehe....

Author akhirnya ceritanya, wasallammulaikum warahmatullahi wa barakhatu.

1
Isnaini Putri
suka ceritanya
Nurmiati Nurmi
teruslah berjuang Menik
Efrida
oalahhh sedih nya
Efrida
lah kok jd horor gini ceritanya 😱
Efrida
hanum kok mau dihukum dewe
Efrida
50 rb dpt perawan kau pak. neng kota ra iso 😅😅😅
Efrida
sejauh ini asyik kok ceritanya
Efrida
aku yo ngerti lek jowo ne koyo ngene loooo. salam knl thor aku cwe asal palam...padang lampung tp bs jowo titik2 😅
Efrida
astaga 😅😅😅😅 awal bc dah nyembur ktw
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
padahal kan kyk e seru kk thor tp knp singkat sekali... apakah ada yg baru lg kk thor
Nulis terus✍️💪: emang masih seru kak, tapi karya ini gak masuk 20 karya terbaik, jadi author cuma dapat capek dan tidak mendapatkan apa-apa dari nulis ini. 😭 aturan baru noveltoon semakin mencekik pada author 🙈
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
walaikum salam kk thor
Ani
ceritanya bagus dan mengocok perut
Ani
😂😂😂😂😂 jadi inget kampung halaman
Ani
wetengku ampe senep ceritane mantep mbocone koyok lagi ngobrol ambek bojoku.. 😁😁😁😁
Ani
ini jawa bagian mana bahasane medok men 😁😁😁😁
Mamak Bayutiya: Jawa Tengah koyok'e
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
waduh brtati si bune menik adalah seoarang ibu germo jahat skli mau jual anlnya demi harta
hadeh akan bernasib apa si menik
Queen Tdewa
tepuk jidad aja dah
Nulis terus✍️💪: dari pada bertepuk sebelah tangan, mending tepuk jidat 💃🙈😅😁
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
wah hebat si anjaz memang bener2 yah keren
jarang2 lho ada lelaki yg setia mski adh meikah sekalipun klo jiwanya mmg ada bibit selingkuh dimanapun kpn pun bisa terjadi
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ : hai km thor aq kmbli lg soalnya kendala g da quota . heheeee smgt ya kk thor
total 2 replies
Dewi Payang
10 ikaln buat kak author
Dewi Payang
Lah Menik ga ngerti nih buk Santi mau PDKT😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!