NovelToon NovelToon
Ganteng Tapi Aneh

Ganteng Tapi Aneh

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:56.4k
Nilai: 5
Nama Author: Najwa Camelia

Bermodal paras cantik dan tubuh yang indah. Gendhis, bukan nama aslinya. Bertahan hidup dengan bekerja sebagai koki di sebuah hotel bintang lima. Namun, sesuatu hal yang tak terduga terjadi padanya, hingga Gendhis bertekad untuk mengambil pekerjaan sampingan sebagai "teman kencan semalam" tamu-tamu VIP hotel Pacifik.


Narendra Arjuna Guinandra, pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata yang terobsesi untuk menyewa jasa Gendhis. Berapa pun budget yang dia keluarkan, dia tidak perduli. Asalkan gadis itu tetap berada dalam genggaman dan menuruti segala perintahnya.


Sebuah fakta terungkap, membuat Narendra terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian atas kejadian yang tidak pernah dilakukan oleh Gendhis. Hingga gadis itu harus berjuang untuk sebuah kepercayaan yang menyakinkan hati seorang Narendra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najwa Camelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tontonan seru

Happy reading..

"Narendra! Hentikan!" bentak Daneswara.

Seketika semua orang yang berada di sekitar dapur, terdiam. Tatapan tajam Narendra tak surut sedikit pun ke arah Heru, pria yang sudah bonyok di sekitar wajahnya, akibat pukulan bertubi-tubi yang dilayangkan oleh Narendra.

"Biarkan aku mencabut nyawa pria brengsek itu!" kedua bola mata Narendra yang menghunus ingin segera menguliti kakak iparnya yang tidak tahu diri.

"Masuk kamu!" suara Daneswara memerintahkan pada putranya untuk masuk ke dalam rumah.

"Tunggu saja ajalmu!" pekik Narendra tetap dengan sorot mata membunuh.

Kini, Narendra beralih ke arah Nayaka yang masih meringkuk ketakutan.

Ia berjongkok di depan Nayaka, kemudian tanpa banyak bicara, Narendra langsung memeluk tubuh ringkih wanita yang tak berani mengangkat wajahnya. Lantas menggendongnya seperti anak koala.

Nayaka memberontak berusaha melepaskan diri dari gendongan Narendra. Wanita itu memukuli da da bidang Narendra, lalu mengigit pundaknya. "Lepaskan! Jangan sentuh aku!" Nayaka terus meronta, sampai Narendra menurunkan tubuh Nayaka di atas ranjang king size yang berada dalam kamarnya.

Suasana berubah hening untuk beberapa saat. Nayaka masih tak mau menatap ke arah Narendra. Tubuhnya masih bergetar, nafasnya tersengal-sengal.

Hingga beberapa menit kemudian, tak terdengar suara isakan dari Nayaka. Napasnya sudah terdengar mulai normal kembali.

Melihat Nayaka yang sudah sedikit tenang, Narendra mendekati wanita yang sedang memejamkan kedua matanya, lantas berbaring di sebelah nya.

"Cantik, tidur di siini," lembut Narendra dengan menepuk tempat kosong di samping nya.

Suara Narendra berubah menjadi suara Heru di pendengaran Naya. Seketika tubuhnya dijauhkan dari pria yang merebahkan diri di sampingnya itu. Dirinya kembali menangis sambil menyumpal mulutnya dengan guling yang diraih disekitarnya.

Kening Narendra berkerut dalam. Dia masih bingung dengan sikap Nayaka yang terjadi barusan. 'Ada apa sebenarnya? Kenapa setiap aku memanggil dengan sebutan itu. Nayaka seolah mengingat sesuatu dan merasa ketakutan dan ji jik?' Narendra bermonolog sendiri.

'Dan apa sebenarnya yang terjadi pada masa lalumu, Nayaka? Apa orang terdekatmu melakukan penyiksaan fiksi terhadap mu?' selidik Narendra.

Bersamaan dengan Sadewa, dokter pribadi Narendra masuk ke dalam kamar. Narendra baru saja bisa membujuk Nayaka tidur dalam pelukannya. Pria itu mengusap lembut punggung Nayaka yang masih bergetar.

"Ada apa lagi dengan gadis ini, bro?" tanya Sadewa miris melihat keadaan Nayaka yang terbaring ketakutan.

"Periksalah, kamukan dokter! Kenapa bertanya padaku! Cepat kerjakan tugasmu!" kesal Narendra mendelik ke arah Sadewa.

"Mana aku bisa memeriksakan, kalau gadis itu kamu kekepin," sindir Sadewa tepat di telinga Narendra, lalu tersenyum mengejek.

Yudistira yang sudah mengetahui kelakuan dua pria itu, hanya bisa menggelengkan kepala.

Sadewa sedang memeriksa kondisi Nayaka dengan suara yang lembut. Ia tahu kejiwaan Nayaka sedang tidak baik- baik saja.

Sedangkan Narendra duduk di sofa bersama Yudistira. Ia memijat keningnya yang mulai pening.

'Aku pastikan kamu tidak akan menerima sepersen pun dari harta warisan kak Nindy. Kau pantas jadi gelandangan di luar sana!' gerutu Narendra semakin ingin menghilangkan nyawa laki-laki yang tak berguna itu.

Entah apa yang ada di pikiran Narendra, mendadak dia berteriak kencang seraya mengacak-acak rambutnya dengan kesal.

"Aaaarrgght!"

Yudistira yang duduk di sebelah nya, reflek terlonjak dari duduknya.

"Sadar, Bos!" pekik Yudistira mencekal pergelangan Narendra.

Sadewa memutar pundaknya ke arah dua pria yang duduk di sofa dengan tatapan yang susah diartikan.

"Keluar sana! Mengganggu sekali!" hardik Sadewa, kesal pada Narendra. Hampir saja Nayaka mengeluarkan sesuatu yang menjadi penyebab trauma masa lalunya. Dan kini ditahan lagi oleh wanita yang menatap kosong ke depan.

-

-

Selang beberapa waktu.

Heru sempat menyangsikan bahwa janin yang dikandung Nindy bukan dari benihnya. Laki-laki itu menginginkan Nindy melakukan tes DNA tapi permintaan Heru ditolak oleh Nindy, sang istri. Karena baginya buat apa harus melakukan tes DNA segala, kalau janin yang menempati rahimnya sekarang ini adalah dari hasil Heru menabur benih di rahim Nindy.

"Salahkah aku jika mencurigai Nindy? Karena kita sudah beberapa bulan tidak berhubungan badan! Tiba-tiba Nindy mengatakan kalau dia sedang hamil!" Heru mengencangkan suaranya.

"Tutup mulutmu! Pencundang kau!" pekik Narendra.

Perkataan keras, bercampur wajah yang mengkerut akibat kemarahannya, membuat Narendra menatapnya tajam. Itu adalah pertama kalinya Narendra melakukan itu. Selama ini, Narendra selalu saja mendiamkan apa pun yang dilakukan Heru, kakak iparnya itu.

Heru sedikit memicingkan kedua matanya. Dia sama sekali tidak menyangka jika adik iparnya itu akan memandangnya seperti itu di hadapan Papa mertuanya juga Pengacara Firdaus.

"Jangan pernah menatapku seperti itu!" akhirnya Heru mengeluarkan suara bentakan dari mulutnya yang semakin membuat Narendra di puncak emosinya.

"Yang memulai berselingkuh terlebih dulu adalah Nindy, kakak perempuanmu yang sangat kamu sayangi itu," Heru bersuara kembali hingga uratnya terlihat.

"Jaga bicaramu!" bentak Narendra semakin tidak bisa menahan amarahnya.

Narendra tidak terima dengan apa yang dituduhkan oleh Heru pada mendiang kakak perempuannya.

"Aku sudah tahu semua kebusukanmu, Heru! Dasar baj1_ngan!" dengan cepat Narendra membuka aplikasi berlogo gagang telepon itu, kemudian memencet nomor Yudistira.

Beberapa detik kemudian, Yudistira masuk ke dalam ruangan tertutup itu dengan membawa bukti-bukti kebusukan Heru.

Siapa yang tidak akan marah jika melihat perselingkuhan kakak iparnya yang tak tahu malu. Hidup sudah numpang, kerjanya hanya berfoya-foya dengan menghamburkan uang istrinya.

Semua mata fokus pada layar yang sedang menampilkan adegan romantis dari pasangan yang nampak sangat berbahagia, bersenda gurau dengan pasangan yang saling menatap mesra.

Kedua tangan Narendra mengepal sudah di atas pangkuannya. Hal itu tertangkap basah oleh netra hitam milik sang asisten yang berdiri tak jauh dari sang Bos.

Nampak jelas juga kilatan kemarahan dari bola mata Daneswara. Hati siapa yang tidak terluka melihat video penghianat pada sang putri tercinta. Heru bagaikan menggali lubang kuburnya sendiri dengan berani berbuat seperti itu.

Entah berapa lama durasi dari video yang terputar itu. Tontonan seru yang langsung membuat jangkung Daneswara naik turun meredam emosinya. Da da nya kembang kempis ingin segera memuntahkan amarahnya.

Kini, Narendra berganti posisi duduknya dengan tubuh tegap dan melipat lengan di depan da da. Ia tampak rileks sembari mengusap dagu runcingnya sambil sesekali melirik ke arah Sang Papa. Dalam hatinya mulai menghitung mundur.

Tiga.

Dua.

Satu.

"Lempar laki-laki bia_dap itu," suara tegas dan lantang Dhaneswara mengusir Heru dari Mansion mewahnya.

"Papa, tolong dengarkan aku dulu. Semua itu hanya fitnah! Video itu hanya editan! Ada orang yang sengaja ingin menjatuhkanku!" Heru langsung merangkul kaki sang Papa mertuanya, memohon ampun.

Dengan keras Daneswara menendang tubuh Heru hingga terjerembab kebelakang.

"Pengacara Firdaus, pastikan laki-laki ini tidak mendapatkan apa pun dari Nindy!" sarkas Daneswara sambil beranjak keluar dari ruangan.

Narendra segera mencekal Heru dibantu dengan Yudistira, melempar Heru ke jalanan.

☘️☘️☘️☘️

1
☠ᵏᵋᶜᶟ𝕾wᷤαͧηᷠ¢ᖱ'D⃤ ̐🍒⃞⃟🦅
bagus critanya
s7
Lanyap hehehe Bu Tri 🤭😁
NJ♥️🔒
Keren kontraknya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
di kasih tau masih perawan tapi ga percaya juga nah tau kan sekarang ghendis masih perawan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
keknya bukan balas dendam deh Narendra sama ghendis tapi itu mah murni suka sama ghendis cuma pake topeng balas dendam aja padahal mah 🤭🤭🤭awiiieeeeww
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kenapa harus marah liat ghendis sama laki laki lain kan g ada hubungan juga,,🤭🤭 alamat hukuman ghendis tambah panjang ini mah
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
cieee yg lagi nyaman memeluk seorang ghendis ,,awas ah nanti keterusan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
wah bisa bahaya tu naya,pas datang telat tuannya lagi marah pula aduh apa yg akan terjadi sama Naya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
waw kontrak 2M gimana ngitung nya tuh 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hah ko bisa 🤔🤔🤔dari mana masuknya kek jelangkung aja 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hadeuhh dasar buaya ada aja alasan untuk mengelak dari tuduhan 😔
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
sebenernya itu pertolongan dari othor untuk kamu supaya kamu terjaga keasliannya hingga othor datangkan langsung yg pantas oven buat sosisnya c heru😂🤣🤣🤣
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
duh itu ukuran sosisnya,bikin traveloka 🤭🤭🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
sehat sehat ibunya nayaka ....
dan semoga nayaka berbahagia dengan ...... tuan gapian . yesss 😍
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
semangat dan salut buat perempuan perempuan yang sedang berjuang dalam kerasnya hidup tanpa harus merendaahkan diri
ganbatte, nay 💪💪💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
ehhh jangan salah, nay ....
di novel aja ada judulnya tuh
CINTA DAN DENDAM
atau
CINTA DI ANTARA DENDAM
atau
MENIKAH KARENA DENDAM

awalnya mah dendam, nay.... eehhhh ujung ujung nya duit ...ehhh salah 😅
ujung ujungnya cinta lahhh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
ga ada yang ga mungkin dalam cinta , nay ....
kaya miskin
cantik jelek
....... bukanlah suatu patokan akan hadirnya cinta dan kemana cinta akan bermuara .

jadi .... jangan pesimis, nay ..... 💪😁
🤍: 😂😂🙈 walaupun terlambat datangna cinta ntuu akak sus 🏃🏃
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!