NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:34.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Kesayangan?

Edward tidak tahu harus berkata apa lagi, karena dia terlalu speechless saat mengetahui jika Alisha benar-benar membunuh orang.

Gadis lugu yang dulunya culun, kenapa mendadak seperti seorang psikopat. Bahkan tidak ada raut wajah bersalah sedikit pun atau mungkin raut wajah ketakutan karena sudah membunuh orang.

Alisha justru tersenyum lebar, seolah-olah perbuatannya itu hal yang sudah biasa dia lakukan.

"Huft, Alisha kenapa kamu santai sekali?" tanya Bramantya yang ikut keheranan.

Alisha yang sedang membuka bungkus cokelat memiringkan kepalanya untuk menatap Bramantya.

"Lalu aku harus apa, Dad?" tanya Alisha balik.

Bramantya melipat kedua tangannya di dada seraya menatap tajam Alisha. "Kau tidak takut di penjara? Karena sudah..."

"Tidak! Kalaupun aku masuk penjara, aku yakin pasti Kakek atau Giovan akan mengeluarkan aku!" potong Alisha dengan cepat.

Bramantya menatap anak dan daddy-nya. "Gov, memang kamu ingin mengeluarkan Alisha dari penjara?" tanya Bramantya pada Giovan.

Giovan terdiam. Seharusnya Daddy-nya sudah tahu jawaban apa yang akan Giovan berikan tapi, kenapa pria itu justru malah bertanya kembali.

"Dad, apa daddy mau mengel..."

"Mau tidak mau, kalian harus mengeluarkan aku. Karena kalau tidak, maka nama baik keluarga Vizcaya akan hancur!" potong Alisha sebelum Bramantya meneruskan ucapannya.

Alisha mengangkat tangan sambil menatap kuku-kukunya yang baru saja diwarnai.

"Aku datang ke sini sebenarnya bukan ingin membuat keributan tapi... Aku hanya ingin meminta uang pada suamiku saja," ujar Alisha.

Bramantya dan Edward menatap ke arah Giovan yang tampak tersenyum kecil.

"Memang istri kamu tidak dikasih uang, Gov?" tanya Edward.

"K-kasih kok, Kakek. Cuma hari ini aku lup..."

"Bohong! Giovan tidak pernah memberikan aku uang, Kakek. Uangnya dia larinya ke..."

Alisha sengaja menghentikan ucapannya dan menatap ke arah Giovan, yang sedang menatap tajam dirinya juga.

Tatapan tajam Giovan menunjukkan, seolah-olah dia ingin sekali memakan Alisha jika Alisha melanjutkan perkataannya.

"Ke siapa, Alisha?" tanya Edward.

Alisha mengalihkan tatapannya pada Edward. "Ke.."

"Alisha, ini aku berikan kartu ATM-ku untukmu," potong Giovan yang menyerahkan ATM-nya.

Alisha menatap kartu tersebut lalu menggelengkan kepalanya.

"Bukan kartu seperti ini, aku maunya black card!"

Mata Giovan melebar. "T-tapikan, kamu.."

"Sudah kasih saja, Gov!" ujar Edward.

"I-iya, Kakek."

Giovan segera menyerahkan kartu black card satu-satunya yang dia punya, kepada Alisha.

"Ini," seru Giovan.

Dengan senang hati Alisha langsung mengambil kartu tersebut.

"Terima kasih, suamiku," ujarnya.

"Hm."

"Sekarang, ayo antar aku ke mal," pinta Alisha.

"Aku tidak bisa, Alisha!" tolak Giovan.

Alis Alisha mengerut. "Kenapa?"

"Satu jam lagi, aku akan meeting jadi aku tidak bisa mengantarkanmu!"

Alisha mengalihkan tatapannya kembali kepada Edward. "Kakek."

Edward menghela napasnya. "Pergi saja, Gov. Meeting-mu biar dihandle oleh daddy-mu."

"Tapi Kakek.."

"Sudah, tak apa. Sana temani Alisha berbelanja!"

Giovan melirik pada Alisha yang sedang tersenyum sumringah.

"Ayo, suamiku," ucap Alisha.

Giovan menarik napas dalam-dalam lalu bangkit dari tempat duduknya.

"Kalau begitu, kita pergi dulu," pamit Giovan pada Kakek dan juga Daddy-nya.

"Ya, hati-hati," ucap Edward.

---

Setelah kepergian Giovan dan Alisha, Bramantya segera mendekati daddy-nya.

"Dad, kamu lihat! Setelah membunuh orang, dengan santainya dia justru berbelanja!" seru Bramantya.

"Memangnya dia harus apa lagi, Bas! Biarkan saja dia melakukan apapun yang dia suka."

"Astaga Dad, tapi dia ini sangat menakutkan."

"Menakutkan apa, hm? Alisha itu anak baik-baik, dan dia tidak akan menyenggol seseorang kalau tidak disenggol duluan!"

Bramantya terdiam, pria itu tampak gelisah saat mengetahui segila apa Alisha.

"Kau ini kenapa, Bas?" tanya Edward yang melihat anaknya tampak gelisah.

"Tidak, Dad. Tidak apa," jawab Bramantya.

Edward menggeleng kecil. "Ada-ada saja," gumamnya.

---

"Kau ini benar-benar menyebalkan ya, Alisha! Sudah minta kartu, sekarang minta diantarkan pula, astaga ya Tuhan!" gerutu Giovan.

Saat ini keduanya tengah berada di dalam mobil yang Giovan bawa menuju rumah sakit? (atau seharusnya ke mal?).

Alisha menutup kedua telinganya dengan tangannya. "Bla bla bla!" ledak Alisha.

"Ciih, kau dengar perkataanku tidak?!" tanya Giovan.

"Tidak," jawab Alisha.

Giovan memijat pangkal hidungnya, sepertinya dia bisa gila gara-gara Alisha.

"Alisha kau sungguh..."

"Berhenti berbicara, Giovan, sekarang fokuslah pada jalan. Ingat, kau harus memastikan keadaanku agar tetap baik-baik saja!"

Giovan memutarkan kedua matanya. "Malas sekali, bagaimana kalau kita main kebut-kebutan, hm?"

"Hha, kebut-kebutan seperti apa maksudmu?"

"Seperti ini..."

Giovan menginjak gas mobilnya dan melajukan mobilnya dengan sangat kencang.

Ngengggg...

"AAARGHH, GOV PELAN-PELAN!"

Bukan memelankan mobilnya, Giovan justru dengan sengaja kembali menambahkan kecepatan mobilnya hingga di atas rata-rata seorang pembalap.

Brumm.

"ARGHH, GIOVAN HENTIKAN!!"

"Aku benar-benar takut, Gov!"

Giovan tersenyum puas ketika melihat wajah Alisha yang terlihat tersiksa.

"Kau akan menghentikan mobil ini, asalkan kamu tidak jadi ke malnya!" ujar Giovan.

Mata Alisha terbuka satu. "Maksudmu, apa?"

"Kita putar arah kembali, aku harus kerja dan tidak bisa mengantarkanmu ke mal."

"Berarti kita jadi tidak berbelanja??"

"Iyaa!"

"Baiklah, kalau kau tidak bisa antarkan aku pergi maka kita putar arah saja, tapi..."

BRUMM.

"ARGHHHH!!"

"Aku akan mengantarkanmu pulang!" seru Giovan sambil memelankan mobilnya.

Alisha menghela napasnya dengan lega, lalu menatap tajam ke arah Giovan.

"Kalau aku tidak jadi berbelanja, bagaimana aku bisa pergi ke pesta lelang!"

"Apa yang kau butuhkan? Biar aku yang menyuruh seseorang untuk menyiapkan kebutuhanmu!"

"Aku butuh dress, heels, tas, dan parfum."

"Hm."

Giovan mengutak-atik ponselnya, lalu melirik ke arah Alisha. "Sepuluh menit lagi, barang yang kau inginkan akan datang ke mansion."

"Hah?"

"Jadi sekarang, pulanglah!"

Citt...

Giovan menghentikan mobilnya di depan mansion mereka. "Silakan turun, Alisha."

Alisha memerhatikan sekitarnya yang ternyata memang sudah berada di halaman mansion Vizcaya.

"A-apa, kenapa cepat sekali sampainya," gumam Alisha dengan lirih.

Melihat Alisha yang masih bengong, akhirnya Giovan turun dari mobilnya dan menghampiri pintu mobil Alisha lalu membukakannya.

"Silakan keluar, tuan putri!"

Alisha berdecak sebal dan segera turun dari mobil Giovan. "Awas saja jika baju yang aku inginkan tidak seperti yang aku mau!"

"Tenang saja, kau bisa meriksanya."

Brakk.

Giovan menutup pintu mobilnya. "Kalau begitu aku pergi dulu, bye istriku!"

Alisha hanya menatap datar kepergian mobil Giovan, lalu ia menghentak-hentakkan kakinya karena kesal.

"Arghh, Giovan sialan!!"

---

Lalu tak lama sebuah mobil hitam berhenti di hadapannya dan keluarlah satu orang wanita dan dua orang pria.

"Maaf, apa Nona Alisha ada di rumah?" tanyanya setelah menghampiri Alisha.

"Ada, emangnya kenapa?"

"Bisa tolong dipanggilkan?"

"Saya Alisha, ada apa?" tanyanya.

Wanita dan dua orang pria tadi tampak terkejut dengan ucapan Alisha. Bukankah Alisha itu dikenal culun, lalu ini siapa?

"Ahh, jadi anda Nona Alisha?"

"Yaa!"

"Ini, Nona. Kami membawakan barang belanjaan dari Tuan Giovan untuk anda, istri kesayangannya."

"Ciih, istri kesayangannya? Pengin muntah deh gue!"

---

Bersambung

1
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖿𝗅𝖺𝗌𝗁𝖻𝖺𝖼𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗎𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗍𝖾𝗋𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄
Alia Chans: itu cerita berlanjut kk, kalo baca dari awal tanpa skip pasti nyambung😉
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗀 𝗋𝖺𝗍𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽. 𝗂𝗍𝗎 𝖼𝗅𝖺𝗋𝗂𝗌𝗌𝖺. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖺𝗒𝗈 𝖿𝗂𝗈𝗇𝖺. 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗎 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗃𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺? 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖾𝗆𝖻𝖺𝗄 𝗉𝗂𝗋 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗍𝖺𝗉 𝖺𝗉𝖾𝗅? 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗅𝖺𝗉 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗌? 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖻𝗋𝖺𝗆𝖺𝗇𝗍𝗒𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗇𝗀𝗀𝗂𝗅 𝖻𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝖺𝗄𝗎 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗅𝗂𝗄𝖾 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂
Memyr 67
𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗍? 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍? 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝗒𝗉𝗈
Alia Chans: pliss, kecepatan ngetik kk /Smile/
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎. 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗂𝗈𝗏𝖺𝗇𝗂? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺?
Alia Chans: Kan mereka pasutri kk🤭😉
total 1 replies
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!