Alice Eleanor, memenangkan uang ratusan juta hasil dari taruhan dengan teman-temannya. Dia menggunakan uang tersebut untuk terbang ke Qatar, untuk menyaksikan konser pembukaan piala dunia.
Dia menyewa sebuah penginapan setelah sampai di Qatar. Tapi saat ia berangkat ke acara di gelar, tiba-tiba ada seorang pria berlari kearahnya dan menariknya untuk bersembunyi. Terdengar suara tembakan dan hal itu membuat Alice ketakutan.
Alice melihat pria didepannya yang terluka cukup parah. Karena tidak tega, Alice membawa pria itu ke penginapan dan mengobati lukanya.
Tapi siapa sangka jika pria itu bukanlah orang biasa. Dia terjebak dalam lingkaran kehidupan pria itu dan dipaksa untuk menikah dengannya.
Bagaimana kehidupan Alice selanjutnya? Apakah Alice akan menerima pernikahan Tersebut? Dan apakah dia bisa kembali ke negara asalnya?
Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan tempat, alur cerita dan nama tokoh, itu hanya kebetulan semata. Selamat membaca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita Yang Beruntung
Alexander masuk ke Aula di ikuti Alice dan Aaron. Saat mereka masuk, mereka sudah di sambut kilatan Blitz kamera.
Alexander dengan wajah datarnya hanya menatap dingin wartawan yang hadir di acara tersebut.
Berbeda dengan Alice yang terlihat tersenyum kaku. Dia terlihat tidak nyaman saat banyak kamera menyorotnya. Ah tidak, tapi menyorot si pemeran utama yaitu Alexander. Tapi tetap saja dia juga terlibat karena saat ini dia duduk di samping Alexander.
"Terimakasih atas kesediaan kalian semua hadir dalam konferensi pers kali ini. Dan di sini kita akan mendengar secara langsung pernyataan dari Tuan Alexander mengenai rumor yang beredar. Silahkan tuan!!" seru Aaron
"Terimakasih. Aku di sini tidak akan berkata banyak. Jadi dengar kan baik-baik. Aku dan Laura tidak mempunyai hubungan apapun. Kami hanya rekan kerja."
Wartawan mulai saling berbisik. Mereka mengira jika Alexander akan membenarkan rumor tersebut karena yang mereka tahu, keduanya memang terlihat dekat. Apalagi Alexander tidak pernah dekat dengan wanita manapun kecuali dengan Laura.
Untuk itu mereka berspekulasi jika sebenarnya Alexander mempunyai perasaan pada Laura karena membiarkan wanita itu berada di sekitarnya.
"Aku mengatakan yang sebenarnya. Dan mengenai foto yang beredar, memang benar aku sedang makan malam dengan Laura. Tapi itu bukan kencan, melainkan kami baru saja selesai mengerjakan pekerjaan kami dan makan malam bersama karena memang sudah waktunya makan malam." terang Alexander. Dia menatap satu persatu wartawan di sana dan menghela nafas panjang.
Ini yang membuat dia malas berurusan dengan media. Apa yang dia katakan serasa percuma.
Seharusnya dengan pernyataan yang dia sampaikan membuat mereka mengerti jika dia tidak mempunyai hubungan apapun dengan Laura. Tapi sepertinya mereka lebih tertarik dengan pendapat netizen daripada ucapannya.
"Silahkan jika ada yang ingin kalian tanyakan." seru Aaron
"Anda sangat serasi dengan nona Laura. Kenapa anda tidak mau berhubungan dengannya? Apa anda tengah dekat dengan wanita lain?" tanya wartawan
"Serasi menurut kalian tapi tidak denganku. Serasi bukan jaminan suatu hubungan akan berjalan lancar. Kami terlihat serasi tapi sayangnya hati kami tidak sejalan." jawab Alexander
"Lalu, adakah wanita yang saat ini anda sukai tuan?"
"Tentu ada. Bahkan saat ini aku tengah dekat dengannya."
Deg
Alice menoleh kearah Alexander. Dia menggenggam erat ujung bajunya karena takut Alexander akan mengatakan pada media siapa wanita yang pria itu maksud.
"Siapa wanita yang beruntung itu, Tuan?"
"Wanita itu adalah wanita yang telah menolong ku dari maut. Aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Tapi sayangnya dia tidak begitu. Untuk itu saat ini aku sedang memperjuangkan cinta ku. Jika aku berhasil, aku akan segera mengatakan pada kalian siapa dia." terang Alexander. Dia menatap Alice dan tersenyum.
Diam-diam tangannya menggenggam tangan Alice ya berada di bawah meja.
Konferensi pers yang di adakan Alexander tersiar secara langsung dan di saksikan publik.
Banyak dari mereka yang menyayangkan pernyataan Alexander yang menyangkal hubungannya dengan Laura. Tapi ada juga yang penasaran dengan wanita yang beruntung itu. Wanita yang berhasil membuat seorang Alexander jatuh cinta.
Tapi walaupun begitu, tidak sedikit yang menghujat wanita yang di maksud Alexander karena menolak cinta Alexander. Mereka beranggapan jika Wanita itu tidak tahu diri dan akan menyesal.
Sementara itu, di perusahan Art Angel Company seorang wanita tengah mengamuk melihat siaran di televisi. Dia adalah Laura.
Dia tidak menyangka jika Alexander menyangkal hubungan mereka. Padahal dia sangat yakin dengan dorongan dari publik, Alexander akan memberi clue jika mereka mempunyai hubungan.
Tapi tidak hanya menyangkal, Alexander justru mengatakan jika dia tengah dekat dengan wanita lain. Dan dia bisa menebak jika wanita itu adalah Alice.
"Brengsek!! Aarrghh....
"Alexander !! Aku tidak terima kau tolak seperti ini. Bahkan kau mengatakan nya di depan media."
"Lihat saja!! Aku akan menbalasmu." geram Laura
sungguh mantap sekali ✌️🌹🌹🌹
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘