"Andai waktu dapat di putar kembali,Aku ingin Kau tak pergi dari hidup Ku Von,,"
Vonny menatap Ku lama,,
"Tapi itu hal yang tidak ku ingin kan di dalam hidup Ku Juno!!
"Jika boleh memutar waktu Aku tidak ingin mengenal Mu apa lagi sampai jatuh hati pada Mu.
Kau yang membuang Ku,dan sekarang Kau yang mengemis pada Ku untuk kembali.
Tidak Kau ingat sakit nya Aku saat menghadapi sikap Mu yang semau nya???
Kata-kata itu yang jelas teringat di ingatan ku.Saat Vonny bertemu dengan ku kembali.
Aku akui Aku dahulu memang begitu jahat pada nya.Aku telah menyia-nyiakan gadis yang sangat mencinta i Ku.
Hingga akhir nya Aku sadar jika Memang Dia yang terbaik hadir di dalam hidup Ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adena_ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
"Juno,, kenapa melamun seperti itu. " Ucap bu Anita pada ku sambil menggenggam tangan ku.
"Ehh tidak apa-apa bu." Ucap ku pada nya.
Jujur perasaan ku tidak enak, Aku benar-benar bingung saat ini.Pasti saat ini Vonny sedang sedih karena Aku mematikan ponsel ku.
Aku yakin Ia pasti menelpon ku berkali-kali saat ini.
"Hmmm,, sudah Aku bilang jangan memanggil ku ibu saat kita berdua seperti ini Juno." Ucap nya pada ku.
Ia semakin mendekatkan badan nya ke arah ku.
Aku tidak tahu sejak kapan hubungan ku dengan ibu Anita semakin dekat.Mungkin karena kebersamaan kami setiap hari nya yang membuat kami menjadi dekat satu sama lain.
Terkadang Ia seperti bergantung pada ku. Apa-apa Ia selalu ingin bersama ku. Sampai mobil nya sekarang Ia serahkan pada ku biar Ia bisa kemana-mana bersama ku.
Tidak di pungkiri, Aku pun juga merasa tenang. Karena ini bisa jadi menjadi peluang untuk ku naik jabatan karena bisa dekat dengan ibu Anita.
Maka nya Aku selalu menuruti apa pun keinginan nya.Agar aku bisa cepat di rekomendasi buat naik jabatan.
"Ya nit, maaf Aku lupa." Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
"Aku boleh jujur dengan mu Juno." Ucap nya pada ku.
"Ya tentu saja,apa yang ingin kamu katakan. " Ucap ku pada nya.
"Aku nyaman bersama mu Juno." Ucap nya pada ku.
Tiba-tiba saja Ia mendekatkan muka nya ke muka ku.Dan tanpa permisi Ia langsung mencium ku.
Aku kaget bukan main.
Aku berusaha untuk menahan nya, tetapi Ia semakin tidak kuasa menahan keinginan nya itu. Lama kelamaan Aku juga semakin tertantang.
Ya jujur saja Aku adalah lelaki normal yang tidak bisa menahan jika ada wanita yang menggoda ku seperti ini.
Selama berhubungan dengan Vonny boleh di bilang bisa di hitung dengan jari Aku dan dia berciuman.Karena Vonny memang sangat lugu.
Dan Aku juga tidak berani untuk menyentuh nya.
Tanpa terasa kami cukup lama bercumbu,Aku semakin berani untuk membalas kecupan-kecupan dari ibu Anita.
"Apakah kamu ingin lanjut sayang??" Tanya nya pada ku.
Aku menatap ke arah nya.
"Lanjut maksud nya?? " Ucapku pura-pura lugu.
Aku tahu maksud perkataan nya pada ku.Jujur saja Aku masih perjaka saat ini.Aku memang belum pernah melakukan hal sejauh itu.
Terlihat Ia tertawa saat mendengar perkataan ku.
"Kenapa kamu tertawa, apa ada yang lucu." Tanya ku pada nya.
"Jangan katakan jika Kamu belum pernah melakukan itu Juno." Ucap nya lagi pada ku.
Aku mengangguk dengan lugu.
Terlihat Ia tertawa dengan sangat puas.
Aku merasa sedikit kesal dengan nya. Kenapa Ia seperti sedang mengejek ku.
Memang ini lah kenyataan nya, jika memang Aku belum pernah berbuat hal yang tidak-tidak kepada wanita.
"Kamu mengejek ku Anita" Ucap ku pada nya.
Ia menghentikan tawa nya dan mendekati ku lagi.
"Tentu saja tidak sayang,, Aku malah semakin tertantang untuk mendekati mu."Ucap nya sambil membelai pipi ku dengan mesra.
"Maksud mu apa?? " Tanya ku dengan terbata.
"Aku akan mengajarkan mu suatu pengalaman baru yang seru sayang." Ucap nya pada ku sambil menciumi ku lagi.
Aku pun menyambut ciuman dari nya, Aku sudah lupa dengan masalah ku dengan Vonny tadi.
Sekarang ini Aku tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada di depan mata ku.
Aku tidak sabaran menunggu pengalaman apa yang akan di ajarkan Anita kepada ku.
Maafkan Aku Vonny,,,,
*****
MATI AJA KELEN BERDUA