NovelToon NovelToon
96 Km (S1)

96 Km (S1)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:204.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: noejan

🧭 96 km season 1 ⏰

16+

Mina, si langit timur yang mengawali munculnya cahaya, dipertemukan semesta dengan Nagi, si langit barat yang menenggelamkan cahaya.

Mereka memiliki kisah kehidupan yang serba mudah dan megah di pulau kecil. Ambisi jiwa terhadap logika, harta, dan tahta adalah tujuan mereka. Walaupun berbeda cara meraihnya.

Namun, mereka mendapat masalah mengenai ambisi terhadap rasa!

Sekat sejauh 96 kilometer hadir di antara mereka, membuat cahaya kedua langit mulai meredup.

Suatu hari, mereka berhasil menembus jarak dan menyatu!

Tapi hal tersebut justru membuat mereka semakin jauh. Hingga muncullah rasa penyesalan dan berharap bisa membalikkan waktu.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang menyebabkan semesta justru memisahkan mereka, di saat telah menyatu?

Cahaya dari kedua langit itu, adalah cinta. Ayo ikuti kisah romansa bertajuk petualangan ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noejan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zenosyne_2

Juni 2037. Saat liburan.

Keluarga Mina telah berada dalam mobil dan melakukan perjalanan menuju pantai Tanjung Bunga. Mina menikmati pemandangan hijau pepohonan dan keramaian orang-orang yang berjualan di pinggir jalan.

Setelah satu jam, mereka telah sampai di pantai Tanjung Bunga. Ayah memarkirkan mobil. Lalu beliau menyusul istri dan dua anaknya yang telah duluan berjalan ke pintu masuk.

Di rumah Nagi sedang diramaikan oleh kedatangan keluarga tantenya. Tante memiliki dua anak perempuan, yang keduanya merupakan adik sepupu Nagi.

Mogi berencana mengajak adik-adiknya untuk jalan-jalan. “Eh, adik-adikku!”

“Apaan sih?” jawab Nagi.

“Apa Mas Gi?” tanya adik sepupunya, Yuki.

“Hm, Ada apa?” tanya adik sepupunya kedua, Sita.

“Jalan-jalan yuk!” ajak Mogi.

“Ayo! Pergi ke Restoran Bebek aja, Mas Gi!” kata Sita.

“Loh... itu bukan jalan-jalan, tapi makan-makan!” sindir Nagi.

Mereka bertiga menertawakan Sita. Yang ditertawakan hanya menyengir. Mogi menjelaskan kalau dia ingin jalan-jalan ke Bukit Cinta Putih.

“Mau ngga?” tawar Mogi.

“Aku ngga ikut deh, di sana panas!” protes Nagi.

“Heh!” sergah Mogi sembari melotot ke arah Nagi.

“Ayo, ayo Mas Gi!” jawab Sita dan Yuki bersamaan.

“Oke... berarti rencananya adalah kita ke Bukit Cinta Putih, terus ke Restoran Bebek. Aku tahu kok, Dek Sita sama Dek Senja lagi kangen bebek sambal mangga muda ya?! Haha!” tanya Mogi sembari tertawa.

Kedua adik sepupunya mengangguk dan tersenyum manis. Membuat Mogi semakin semangat.

“Bagus! berarti kita berangkat tanpa Nagi yang menyebalkan itu ya, oke?!” sindirnya.

Giliran Nagi yang melotot pada kakaknya. Mogi tersenyum jahil sembari menjulurkan lidahnya.

“Ya sudah, aku ikut!” ujar Nagi.

“Hore!!!” teriak Mogi, Sita, dan Yuki.

Mereka segera bersiap-siap. Setelah sejam terlewati, barulah mereka berangkat menuju Bukit Cinta Putih.

...***...

Keluarga Mina sedang asyik berfoto dan menikmati laut dengan pemandangan yang cukup menenangkan.

Ayah dan ibu duduk di gazebo. Sedangkan Mina dan Dina segera berlari ke arah pantai setelah menitipkan alas kaki mereka kepada orang tuanya.

Mina duduk di atas pasir dan menatap laut biru yang terus beriak kesana-kemari. Ombak pun tidak terlihat disini. Untunglah, disini sedang mendung. Sehingga ia tidak khawatir kulitnya menjadi gelap.

Rombongan Nagi telah sampai di Bukit Cinta Putih. Mereka memilih untuk tidak turun karena Mogi membawa mobil untuk naik ke puncak bukit. Kemudian, barulah mereka turun dan berkeliling.

Sita dan Yuki berswafoto ria dengan pemandangan putih dari tanah kapur. Sayangnya, disini sedang mendung. Tapi Nagi bersyukur cuaca disini tidak menjadi begitu panas.

Mogi menyuruh Nagi memotret dirinya. Dia hanya mengangguk dan menuruti kemauan kakaknya.

Sebenarnya Nagi bingung, mengapa diriku tidak bersemangat?

“Mbak Mina! Ini ada kepiting kecil!” seru Dina sembari menunjukkan kepiting tersebut di kedua tangannya yang menyatu.

Mina hanya mengangguk dan tersenyum padanya. Dina berlari menuju gazebo untuk memberikan penemuannya kepada ayah dan ibu.

Pandangan Mina dan Nagi beralih ke langit siang yang saat ini tertutupi oleh awan mendung. Seakan tahu bahwa suasana hati mereka sedang tak baik-baik saja.

Kelabu, tidak putih atau gelap, sama seperti hubungan mereka.

Aku tahu, kita hanya teman. Mungkin setelah ini, setelah adanya jarak ini, semesta akan memintaku untuk melupakanmu, batin Mina.

...***...

Setelah dua jam bermain,

Mogi mengajak adik-adiknya untuk kembali naik ke mobil. Begitu juga dengan Ayah Amin yang mengajak keluarganya untuk pulang.

“Yah, Min, Din, mau makan apa siang ini?” tanya Ibu.

“Terserah Ibu aja,” kata Ayah.

“Terserah sih,” kata Dina.

“Bebek yuk! Hehe,” seru Mina sambil nyengir.

Ayah dan ibu mengiyakan permintaan Mina. Beliau segera melajukan mobil ke Restoran Bebek.

...***...

Di restoran, Mogi meminta Sita untuk menemaninya memesan makanan. Sedangkan Nagi dan Yuki memilih tempat duduk yang mudah dilihat oleh Mogi, yang cukup dekat dengan kasir.

Keluarga Mina telah sampai di restoran.

Ibu, Mina dan Dina segera turun dari mobil. Mereka memutuskan untuk membungkus makanannya dan dibawa pulang. Segera ibu dan dua anaknya menuju antrian di kasir restoran itu.

Mogi dan Sita telah mendapat 4 piring yang berisi nasi bebek. Lalu menembus antrian yang cukup panjang untuk keluar dari barisan.

Tiba-tiba Mogi hampir saja menabrak seorang perempuan yang berdiri mengantri. Hingga sosok perempuan itu menatap tajam pada Mogi yang berlalu ke belakang perempuan itu.

Nagi melihat Mogi muncul dari keramaian dengan membawa makanan. Selain itu, Nagi juga terkejut melihat Mogi menabrak seseorang yang ia kenal, yaitu Mina.

Mina disenggol oleh seorang lelaki yang membawa makanan. Dia menatap tajam orang itu hingga menolehkan kepalanya, walaupun orang itu tidak menghiraukan dirinya. Dia menahan amarahnya yang hampir meletup, dan kembali menghadap kasir.

Ibu memesan 4 bungkus bebek goreng dan pelayan resto itu segera membungkus pesanan mereka.

Nagi terus menatapnya, hingga sosok bergaun biru itu beserta keluarganya keluar dari resto. Tanpa sadar dia menggelengkan kepalanya karena tidak percaya.

“Mas Nagi, ada apa?” tanya Yuki.

“Ngga apa kok... tadi aku cuma lihat orang yang mirip temanku,” kilah Nagi.

“Ini ya, yuk dimakan!” titah Mogi.

Sita segera mengambil minuman di kasir kedua, dan kembali lagi ke meja makan. Mereka berempat melahap lalapan bebek itu yang membuat muka mereka semakin memerah sembari mengatakan, “Huh... Hah... pedas ya.”

1
Yenny_Rha
Hadir ka. Semangat ya
Mei Shin Manalu
Like lagii
Darah Biru (Bangsawan)
besok-besok lagi 😅
maaf merusuh😂
salam sayang selalu ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
💌💌💌💌
Darah Biru (Bangsawan)
next❤️❤️❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Next❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Udah dubbing jadi adik mulai spam kembali dari sini. Berhubung orangnya lagi Hiatus atau lagi ke Saturnus bersembunyi di balik bintang-bintang 😅
💌To: kak noejan kembaran nama Arsy
kakak dari planet Saturnus yang ketemu di bumi imajinasi
💌
Kangen selalu kak💌
Instagram diriku peluh babalope kakak 😂
Btw, jangan lupa gantian spam novel remahan biskuit Roma kelapa adik❤️
pulau kecil kisah nano-nano ~~~~~

next ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Mengobrak abrik hati kang nyindir 😂
otw spam biar kak noejan nyamuk😅
Darah Biru (Bangsawan)
Memutarkan balada Ja'far 😂 nggak bosen minyak Literasi 💕cubit Kaka noejan😳
lama banget hibernasi nya kak.. uhuk.. nunggu new yang tadi di chat❤️❤️❤️
Mei
Semangat kak
Dhina ♑
lagi
lagi
lagi
saling dukung dan saling mengisi
Dhina ♑
190

ayo jangan malas komen
agar semua karya bisa jadi terdepan
Dhina ♑
184
seharusnya 841
Dhina ♑
189

jejak selalu ada
Dhina ♑
202

semoga rating makin meningkat
Dhina ♑
212 bukan pendekar kaoak
tapi menuju 21200 like
Dhina ♑
201

semoga menjadi 2100 bahkan lebih
Dhina ♑
saat senggang dan tidak terganggu, pasti kembali buat sang Author
Dhina ♑
bukan komen yang tidak nyambung, tapi jejak harus di cetak
Dhina ♑
dukungan hadir buat sang penulis 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!