NovelToon NovelToon
The Last Marriage

The Last Marriage

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:165.6k
Nilai: 5
Nama Author: A yuna

Suara musik berdentum dengan keras mengiringi orang-orang yang sedang asik berjoget di lantai sebuah bar.
sementara itu dari kejuhan tampak seorang perempuan yang sedang berdesakan di antara mereka,matanya tidak lepas dari sesosok pria yang tengah merangkul seorang wanita muda yang tak lain adalah sahabat dekatnya sendiri.

Tak lama kemudian dia melihat orang yang di ikutinya itu masuk kesalah satu room VIP yang tertutup,karena sangat penasaran wanita itu pun memberanikan diri untuk mengintip di sana,dan betapa terkejutnya dia dengan apa yang terjadi didalam room itu.

Dengan perasaan hancur dan terpukul diapun berlari keluar menabrak orang-orang yang ada di depannya.mata wanita itu sudah tidak bisa lagi melihat dengan jelas karena sudah berembun menahan tangis dan sakit hati yang teramat sangat.

Dia menyalahkan dirinya sendiri dengan apa yang selalu menimpanya,hatinya sudah hancur berkeping-keping.

Apakah pernikahan kali ini akan gagal lagi,??
Apakah memang tidak ada orang yang mencintainya dengan tulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A yuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertemuan pertama Candra dan Rachel

..." gimana kondisi perusahaan Arya ? tanya Candra yang saat itu tengah menikmati dinner berdua dengan Rere....

..." mereka sekarang lagi mengerjakan proyek perumahan sederhana, yang nilainya jauh di bawah standar perusahaan mereka....

..." menurut info yang kudapat Arya memerintahkan bawahannya untuk menerima proyek yang berskala kecil. bisa di bilang itu salah satu strateginya untuk sedikit memulihkan kondisi perusahaan....

..." ternyata Arya bisa juga berfikir begitu, tapi biarlah setidaknya proyek yang selama ini aku idamkan akhirnya terlaksana, terima kasih untukmu, ucap Candra sambil mengangkat gelas winenya....

Candra malam itu sengaja membawa Rere untuk dinner di salah satu restoran mewah dengan view menakjubkan di Eropa, dia ingin menyenangkan sekaligus berterima kasih pada partner kerjanya tersebut karena sudah bisa mengenalkannya dengan salah satu klien besar.

namun lain Candra, lain pula Rere, kesempatan dinner berdua kali ini di ambil sebagai batu loncatan untuk mendekati Candra.

awalnya dia membantu Candra memang untuk menjatuhkan perusahaan Arya, namun makin kesini dia ingin lebih, Rere juga ingin mendapatkan hati sang partner kerja.

di akui Rere, Candra adalah sosok pria idamannya. pria berkantong tebal serta tampan dan gagah, wajahnya blasteran ala indo-turki juga sangat menarik perhatian banyak wanita.

namun sayangnya sejak beberapa bulan mengenal Candra , pria itu belum menunjukkan sedikit pun ketertarikan pada Rere, selama ini Candra selalu menjaga jarak bahkan saat mereka sedang dinner berdua seperti ini, tidak pernah sekalipun Candra merespon tingkah Rere yang sengaja menggodanya.

tapi bukan Rere namanya jika kehabisan akal, seperti malam ini, dia sudah memikirkan rencana untuk merayu Candra.

..." kamu jangan minum kebanyakan ! nanti mabuk ! ucap Candra yang melihat Rere dari tadi tak henti menenggak wine yang ada di hadapannya....

..." tenang , klo cuma segini aku kuat ucap Rere...

...abis ini kita mau kemana ??...

..." langsung pulang, soalnya besok aku mau balik ke indo, ada urusan keluarga yang harus aku tangani....

..." kenapa cepat sekali ? kerjaan di sini kan belum selesai ??...

..." ada asisten dan sekretaris kantor yang akan mengawasi proyek di sini, dan kamu juga kan harus segera pulang, kalau kelamaan takutnya orang kantor Arya, akan curiga karena kamu terlalu sering meninggalkan perusahaan ??...

..." iya sih, tapi sayang banget harus balik ke indo, aku belum puas menjelajahi Eropa, keluh Rere....

..." memang kamu mau kemana lagi ??...

..." ada satu tempat yang ingin aku kunjungi, kamu mau temanin aku ke sana??...

..." oke, itung-itung refreshing hari terakhir, ucap Candra yang di sambut senyuman penuh arti dari Rere....

rupanya tempat yang ingin Rere kunjungi adalah sebuah bar yang memang cukup terkenal di sana, Rere bergelayut manja di lengan Candra, dan Candra membiarkannya saja. mereka memesan salah satu privat room dan beberapa botol minuman lagi.

seperti biasa Rere mulai menggila dan meminum hampir semua yang ia pesan, Candra sedikit kaget dengan kelakuan wanita itu, dia tau kalau Rere bukan wanita baik-baik tapi dia belum pernah melihat kelakuan aslinya saat mabuk begini.

saat Rere sudah mulai kehilangan kesadaran Candra berinisiatif membawanya untuk kembali ke hotel tempat mereka menginap, namun sayangnya dia tidak menemukan kunci kamar Rere di tas yang ia bawa.

hingga Candra memutuskan untuk membawa Rere ke kamarnya, dia menidurkan Rere di kasurnya, membantunya melepaskan sepatu dan menutupi badannya yang sudah hampir terekspos seluruhnya dengan selimut, karena saat itu Rere menggunakan mini dress hitam yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang seksi.

sebagai lelaki normal tentu saja Candra tergoda dengan pemandangan di depannya, namun dia langsung bergegas meninggalkan Rere dan memilih untuk tidur di sofa.

Candra memang terkenal cukup licik dalam urusan bisnis, namun jika berhubungan dengan perempuan dia terbilang sangat setia, terbukti dari pernikahan yang berusia 8 tahun, sekalipun dia tidak pernah mengkhianati istrinya. sampai satu tahun lalu maut yang memisahkan mereka, dan sampai sekarang hanya istrinya lah wanita satu-satunya di hati Candra.

malam berganti pagi, Rere yang masih tidur terbangun dan merasakan pening pada kepalanya. dia tidak terkejut saat terbangun di tempat asing, karena dia sudah memprediksi ini semua. semalam dengan sengaja dia menitipkan kunci kamar hotelnya ke resepsionis agar dapat bermalam dan menghabiskan waktu di kamar Candra.

tapi !! dimana pria itu ? pikir Rere saat tidak mendapati Candra di sampingnya.

dia juga melihat tubuhnya yang masih tertutup rapi oleh baju yang semalam ia kenakan. Rere segera keluar kamar untuk mencari sosok Candra tapi yang ia dapati adalah secarik memo yang di tinggalkan di atas meja makan bersamaan dengan segelas susu yang masih hangat.

..." saya pulang duluan ke Indonesia, sekretaris pribadi ku akan memenuhi semua kebutuhanmu jika kamu masih ingin di sini"...

begitulah isi memo dari Candra yang membuat Rere merasa kesal, dia tidak menyangka akan kehilangan kesempatan emas untuk mendapatkan Candra karena kebodohannya sendiri yang terlalu mabuk hingga tidak sadarkan diri semalam.

...apa si Candra itu tidak bernafsu melihat bodi seksi ku ini ?? pikir Rere....

...dia juga terlalu dingin ! tapi bukan Rere namanya jika tidak bisa menaklukkan pria seperti mu, ucap Rere sambil keluar dari kamar Candra dia juga harus segera pulang ke Indonesia....

*****

pesawat yang membawa Candra tiba dengan selamat di bandara Indonesia, dia menyempatkan diri untuk mampir sebentar ke perusahaan miliknya untuk mengambil beberapa berkas yang akan ia bawa ke rumah kakak.

setelah kunjungan ke kantornya usai, dia pun segera mengendarai mobil menuju rumah Joana untuk melihat kondisi sang anak yang di kabarkan sudah semakin membaik.

sesampainya di sana, ia melihat Raffa yang tengah belajar menaiki sepeda dan di temani oleh seorang perempuan yang Candra rasa adalah pengasuh yang di bicarakan oleh mbak Joana.

..." papa !! teriak Raffa saat melihat papanya datang. dia pun berlari dan memeluk papa nya....

Candra menyambut pelukan Raffa dengan gembira, sudah lama sekali dia tidak melihat anaknya seceria ini.

Rachel yang melihat kedatangan papanya Raffa pun menghampiri mereka dan menyapa Candra.

..." selamat sore pak ?? dan selamat datang kembali ucap Rachel....

..." selamat sore, anda Rachel ?? terima kasih karena sudah mau menjaga putra saya ucap Candra sambil mengulurkan tangannya pada Rachel....

..." sama-sama pak ! jawab Rachel menyambut uluran tangan Candra....

..." paman....!! panggil Desti...

...bukannya waktu itu paman bilang akan di Eropa selama 3 bulan. tapi bari 1 bulan kok sudah pulang ??...

..." sudah ada orang perusahaan yang urusin pekerjaan di sana....

..." ooo gitu, ayo kita masuk ! biar aku bantu bawain barangnya , ucap Desti...

mereka pun masuk dan berkumpul di ruang keluarga sambil membongkar barang bawaan yang di bawa oleh Candra.

Candra membawa mainan untuk anaknya , dan beberapa titipan Desti, dan tidak lupa dia juga memberikan beberapa gaun untuk Rachel.

..." ini baju untuk saya pak ??...

..." iya !! semoga pas sama kamu, soalnya saya hanya menerka-nerka ukuran kamu saja, ucap Candra...

..." terima kasih banyak pak....

..." Tante , aku laper ?? ucap Raffa....

..." Tante siapain dulu makanan yang tadi kita buat ya !;Raffa beresin dulu mainannya, biar kita makan bareng sama papa Raffa, ucap Rachel....

Rachel pun menuju dapur untuk menyiapkan makan malam untuk mereka berempat karena malam ini pak bagus dan Bu Joana ada acara makan malam di luar.

1
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trud sukses
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
trus ceria
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!