NovelToon NovelToon
ALAN(A)

ALAN(A)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Mafia / Ketos / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi fatmawati

🔥KARYA KEEMPAT
✔SEDANG DALAM TAHAP REVISI!
✔WAJIB UNTUK MEMBACA MAFIA GIRL VS KETUA OSIS AGAR TIDAK BINGGUNG 😉
😈DIMOHON UNTUK TIDAK MENFOTO COPY! ATAU PLAGIAT! PLIS LAH INI HASIL PEMIKIRAN SAYA😭 KALAU PUNYA OTAK PIKIR SENDIRI!

Badgirl bertemu badboy apa jadi nya?

Sementara disisi lain ketua osis dengan seorang stalker? apa dia di notice atau malah....

Dan disisi lain juga cinta yang tak sengaja dipertemukan

SEASON 2 DARI MAFIA GIRL VS KETUA OSIS

SLOW UPDET!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi fatmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS 29

🌙HAPPY READING 🌟

.

.

..."*Terkadang kita harus bernafas untuk bertahan hidup, jangan bucin muluk yang dipikir nafas juga ogeb!"...

...Ben* David Arian....

.

.

.

Kini skatebord yang ditumpangi oleh seorang gadis dengan balutan jaket melaju kencang menuju hutan yang terdapat satu rumah kosong tak berpenghuni.

Mungkin jika kalian melihatnya sekilas akan terlihat seperti rumah tua tak terawat, dan bahkan bangunannya mau roboh. Tetapi itu hanya suatu kebohongan, rumah itu didesain se jelek mungkin agar para mata-mata diluar sana tidak mengetahui yang sebenarnya bawah itu adalah markas Black Diamond Gir, dan jangan lupa kan para polisi yang ingin menangkap Leader Black Diamond Girl.

Markas itu Agnes sengaja dirikan ditengah-tengah hutan, agar hanya para anak buah Black Diamond saja yang mengetaui markas tersebut selain anggota BDG dilarang masuk bahkan akan dijatuhi hukuman mati.

Namun kini markas itu telah dipenuhi banyak orang yang kini sedang saling serang menyerang satu sama lain, berbagai umpatan pun terdengar.

Melihat itu Alana langsung memberhentikan skatebord nya, dan mengngambilnya lalu mulai memukul dengan bruntal para anak buah Black Rose menggunakan skatebord milik Alana karena ia terlalu malas mengngambil pistol, dan pisau lipatnya

Gunakan saja apa yang ada jangan mengulur waktu, itu lah prinsip Alana jika bertarung.

"Buka jalan! gue mau serang Leadernya." Perintah Alana yang langsung dituruti oleh anak buahnya.

Dengan masih memegang skatebord yang dipenuhi darah, Alana mentapa tanpa takut manusia didepannya ini, "Cuih, berani banget lo nyerang markas gue? gak takut sama neraka?" Ejek Alana kala berhadapan dengan Leadernya.

"Heh, manusia gak guna macam lo gak pantes jadi Leader terkuat!"

"Lo pikir lo pantes gitu?" Tepat setelah Alana mengatakan kalimat itu Leader Black Rose langsung melanyangkan pukulannya tepat pada wajah Alana, namun Alana sempat menghindar dan mulai melayangkan pukulannya ke arah perut Leader Black Rose hingga dia terjatuh ke tanah sambil terbatuk-batuk.

"Gitu doang kekuatan lo?" Ejek Alana lagi, "Berarti ini fiks ya bukan anak buah gue yang cari gara-gara dulu tapi lo duluan!" Ucap Alana melayangkan skateboardnya tapi tanpa sepengetahuan Alana, anak buah Black Rose berada dibelakangnya sambil membawa kayu balok hendak memukul punggung belakang Alana.

"ALANA!" Panggil Alam, Bastian, dan Gabril disana, mereka ingin menghampiri Alana namun anak buah Black Rose menghalangi niatnya membuat mereka hanya bisa berdoa agar Alana baik-baik saja disana.

Mendengar namanya dipanggil oleh seseorang, Alana langsung memutar tubuhnya berniat untuk melihat siapa yang menyebut namanya namun telat anak buah Black Rose telah memukulnya hingga Alana terjatuh ditanah.

Bukan-bukan itu yang parah!

Parahnya adalah Alana mengenai batu lancip disana membuat pelipis Alana mengngeluarkan banyak darah segar.

"ANJ*NG! ADEK GUE SAT! MINGGIR LO SEMUA!" Bentak Gabril datar, dan dingin menghajar semua anak buah Black Rose yang menghalangi jalannya menuju Alana.

Sial! benar-benar merepotkan. Batin Gabril gusar, fokus lelaki itu kini terbagi menjadi dua hingga membuatnya tak sengaja terkena pukulan balok kayu namun Bastian sempat melindunginya.

"Fokus, Gab!"

"Gak bisa gue Bas! Alana disana! dia dalam bahaya! arrgh bang*at!"

"Mangkannya lo cepet tuntasin ini biar bisa ke sana!" Emosi Bastian.

"Bodoamat gue mau kesana!" Gabril bangkit berdiri hendak kesana namun langsung terhenti karena ucapan Bastian.

"Ini perintah wakil ketua Black Diamond Girl!"

"****!"

"Njirr blurr." Gumam Alana lalu seketika pandangannya memburam.

"ALANA!" Samar-samar Alana mendengar suara itu, suara itu! dia!

"Lo terlambat, boy." Gumam Alana lagi dengan tersenyum lalu gelap menyerang, semua terlihat gelap menurut Alana!

"Maaf gue telat." Lirih Leo lalu mulai mengendong tubuh Alana ala brindal styel membiarkan bajunya kotor terkena darah Alana

"Tolong jaga Adek gue." Teriak Gabril kala melihat Leader Redmoon membopong tubuh Alana.

Mendengar itu Leo langsung mengangguk ke arah Gabril, dan mulai pergi bersama Nessa di belakangnya.

Perlahan Gabril mulai tenang, lelaki itu menatap tajam Leader Black Rose "Biar gue bawa lo ke rumah sakit sekalian para kurcaci lo ini."

💤KOMEN💤

Rumah Sakit XXX.

Leo terlihat gusar begitu juga dengan yang lain, mereka semua menunggu kedatangan Dokter berharap bahwa Dokter yang mengurus Alana akan mengatakan 'Pasien baik-baik saja'

"Keluarga pasien?" Tanya Dokter dengan raut wajah binggung setelah beberapa jam diruangan bertuliskan VVIP.

"Saya mantannya Dok!" Ucap lantang namun dingin Leo membuat Nessa dkk langsung melotot ke arah Leo, bagaimana bisa dia mengucapkan kalimat tersebut? sungguh memalukan!

"Bener dikit lah, biar saya sa-" Ucap Viola terpotong.

"Tidak biar saya saja Dok, bagaimana keadaannya Dok?"

"Aneh, bagaimana mugkin saya mempunyai pasien seperti itu." Jeda Dokter itu sambil menggelengkan kepalanya pelan, membuat semua menatap bingung Dokter tersebut.

"Maksudnya, Dok?" tanya Nessa mewakili semua pertanyaan mereka.

"Pasien tidak mengalami apa-apa dia hanya takut disuntik, tapi pada saat saya ingin menjahit pelipisnya dia malah diam saja seakan jarum itu tak berbahaya malahan dia banyak bicara kepada saya." Sambung Dokter itu membuat keadaan langsung hening namun sedetik kemudian mereka langsung tertawa.

"Sejak kecil Alana memang takut disuntik Dok walaupun dia kelihataan bar-bar." Ucap Ben tertawa paling keras kala mengingat waktu kecilnya bersama Alana.

Dulu waktu TK diadakan suntik rutin setiap beberapa tahun sekali agar para siswa atau siswi tidak mengalami penyakit aneh-aneh, mendengar itu Alana langsung bersembunyi dibalik kolong kursi.

Membuat para Guru-Guru mencari Alana bahkan sampai membawa polisi untuk mencari keberadaan Alana seorang, namun siswi nakal itu mengambil satu kapas bekas seseorang lalu menaruhnya pada lengan Alana seolah dirinya sudah disuntik.

Dan mulai pamer kepada siswi/ siswa lain bahwa dirinya berani disuntik, Ben mengetahui hal itu tapi ia diam saja, ia hanya melapor kepada Viola. Tapi kebahagian Alana tak berlangsung lama karena Alan mengetahui ide busuk itu dan melaporkannya kepada Mommynya hingga membuat Alana disuntik juga pada akhirnya.

"Sudah-sudah, apa kami bisa menjenguknya Dok?" Tanya Nessa kepada Dokter tersebut, dan dibalas anggukan kepala oleh Dokter itu langsung saja mereka memasuki ruangan bertuliskan VVIP sementara Dokter tersebut langsung pamit undur diri.

"Hai putri bar-bar yang takut disuntik." Ejek Viola masih dengan tawanya, membuat Alana langsung menoleh ke arah mereka semua. Disana terlihat Viola yang tengah melambaikan tangannya sembari tersenyum mengejek.

"Ngejek muluk, lo berdua kok bisa ke sini? gue kan kagak ngundang lo berdua?" Tanya Alana heran.

"Ngundang? lo kira acara ulang tahun, noh si Nessa telepon gue malem-malem bilang kalau Alana kepalanya kejedot batu untung lo kagak mati Al! terus gue telepon si Ben buat jadi sopir pribadi gue, lumayan hemat duit." Cerita Viola panjang.

"Bar-bar amat sih cerita lo!" Ucap Alana mendengkus sebal.

"Eh entar kalau lo mati, kuburan lo mau gue taburin apaan? bawang goreng apa daun bawang hm?" Sungguh pertanyaan yang unfaedah sekali.

"Gue minta kain kafan bekas aja biar dikira mayat lama terus gak dikasih pertanyaan deh." Memang duo bacod ini tak bisa benar sedikit otaknya. Author aja udah capek liatnya.

Ben ingin sekali menjitak dahi mulus Alana namun ia tahan karena dahi Alana masih dibalut perban.

"Lo masih pusing?" Tanya Leo yang sedari tadi menatap dahi Alana.

Alana menoleh ke arah Leo, "Nggak juga sih, anyway makasih ya." Ucap Alana tersenyum manis, membuat Leo ikutan tersenyum

"Ekhm, yang pacaran beda." Goda Ben.

"Kuyy, tinggalin." Ajak Nessa lalu menyeret kedua temannya untuk diajak bicara.

"Apa-apaan sih lo, Nes?" Tanya Viola to the point saat Nessa malah menyeret mereka semua ditaman belakang rumah sakit tempat dirawat sahabat satunya itu.

"Gue ada satu rencana buat bikin Alana sama Abang gue jadian, lo semua pasti mau kan?" Tanya Nessa dengan senyum simriknya.

"Tapi biar gue telepon si Bastian dulu biar lengkap formasi kita." Sambung Nessa lalu mengeluarkan handphonenya.

Ben mengerutkan keningnya bingung, dari mana gadis itu mendapatkan nomor Bastian coba? "Biar gue aja." Ucap Ben.

"Nggak biar gue aja."

"Gue."

"Gue."

"Iya teros aja teros! sampe gue nikah aja gak papa lanjutin!" Kesal Viola bukannya membantu malah jadi berantem, "Sini biar gue aja!"

"Yeh, ganggu lo Vi." Lirih Ben.

Nessa mengerutkan keningnya saat dirasa ada yang jangal, "Kok lo punya nomornya Bastian sih Vi? jangan-jangan lo!" Tuduh Nessa tersenyum amat lebar.

"Eh jangan macem-macem lo ha, udah diem!"

"Ciee."

🌙KASIH RANTING 5🌙

Newyork, 20.00 dicafe XXX.

"Oh, nanti hasilnya tuh gitu ya Cal?" Tanya Alan tanpa mengahlikan arah pandangannya ke Calista sementara Calista tengah menatapnya tanpa berkedip sedikit pun.

Demi apa gue belajar bareng Alan? Batin Calista senang, rasanya ia ingin berteriak jika dirinya tengah senang sekarang membuatnya tanpa sadar melamun menatap Alan.

"Cal? Calista? woyy!" Panggil Alan membuat Calista langsung tersadar dari lamunan absurdnya.

"Iya sayang! eh anu maksudnya samyang! hehe."

"Lo kenapa? ada masalah?"

Apakah ini salah satu bentuk perhatian? apakah gue dinotice! Batin Calista lagi.

Melihat tak ada sahutan Alan pun langsung menutup semua bukunya. Fokus Calista kini terbagi dua entah karena apa? Alan tak mau belajar seperti ini, mending relax dulu kan?

"Bagaimana kalau kita jalan-jalan?" Tanya Alan membuat Calista lagi, dan lagi senang bukan main.

BERSAMBUNG~

CALISTA-CALISTA:V

LIKE, KOMEN, KASIH RANTING 5, VOTE, DAN TAMBAH KAN FAVORIT 👈 JANGAN LUPA 😢

SEE YOU NEXT CHAPTER😉

BABAY~

1
bundha novita
🥰🥰🥰
Onzha Aloych
Luar biasa
Lela Agustin
/Facepalm//Slight//Slight//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Qaisaa Nazarudin
Awan ini anak siapa thor?? anak2 temennya Alana mana?Siapa nama nya?
Qaisaa Nazarudin
Duh beneran ya nama anak2 nya nama yg ada di atas langit semua, Anak siapa sih itu?😂
Qaisaa Nazarudin
Suami takut istri yg bener..
Qaisaa Nazarudin
Makanya bikin anak tuh yg banyak,Biar nikah 2 ada lagi yg lain..😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh Leo gercep mah,Takut kehilangan kedua kalinya ya..👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Waah gercep Bastian langsung ngelamar jadi jadi istri aja, Bukan pacar bukan kekasih lagi..👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Woow malaikat penolong, Pasti babang Leo 😅😜
Qaisaa Nazarudin
Udah 2 tahun berlalu,Ku pikir Alana udah maafin Leo..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Videoin aja baru keren 😂
Qaisaa Nazarudin
Cuiihh Mafia abal abalan,,Berly aja gak mampu ngelawan Agnes,Apa lagi loe..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Gak usah kebanyakan ngomong,Tembak aja, Kelamaan,Ntar kalian tg mati kenak tembak..
Qaisaa Nazarudin
Mau2 nya Clara di BODOHIN ama Zia 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Leo peka dan Alana selalu memakai gelangnya..👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai kamu nyesel nanti ya Leo,Karena membunuh Alana..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok Leo nyerang Alana sih??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Dan sekarang kamu udah tau kan,So sekarang langsung bantuin Leo..👏🏻👏🏻💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
Cari tau penyebabnya Alana Leo kek gitu,Harusnya kamu tau fak mungkin banget Leo bisa berubah dlm hitungan detik,Kalo gak ada pentebabnya,Peka dikit lah,Tuh Nessa adeknya gak skolah alias hilang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!