NovelToon NovelToon
Si Bungsu

Si Bungsu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Romansa-Teen angst / Tamat
Popularitas:184.5k
Nilai: 5
Nama Author: olip05

Siapapun tidak ada yang suka dengan sikap berpura-pura, mau itu berpura-pura jahat atauberpura-pura baik. Tetapi adakalanya seseorang harus bersikap berpura-pura untuk sebuah kebaikan. Begitupun dengan Andriana yang sering di panggil dengan nama pangilan Riana.

Selama satu tahun setelah kepulangannya dari Inggris Riana harus berpura-pura bersikap seperti Riana biasanya. Itu memang sulit tapi Riana bisa melakukannya tanpa ada orang yang curiga.

Hingga akhirnya satu persatu yang Riana sembunyikan terbongkar, banyak hati yang tersakiti akan hal yang Riana sembunyikan, dan yang lebih tersakiti adalah mantan pacar Riana yang Riana cintai setengah mati.

Aku mencintaimu setengah mati, jika aku bisa menukarkan nyawaku untuk kebahagiaanmu maka aku akan meminta tuhan untuk menukar nyawaku dengan kebahagiaanmu.

aku mencintamu setengah mati, jika dalam kisah Laila dan Majnun, Qays dijuluki Majnun. Maka disini akulah yang di juluki Majnun, karena aku menicntaimu dengan seluruh jiwaku. -Riana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon olip05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Tuh Simpanan

Faisal menepati janjinya, setelah Riana tampil memainkan musik klasik Faisal mengajak Riana untuk jajan sepuasnya. Faisal sengaja datang ke sekolah Riana untuk menggantikan Arun dan Mita yang tidak bisa hadir. Arun ada perjalanan bisnis ke luar negeri ditemani oleh Mita, karena perjalanan bisnis kali ini memakan waktu seminggu, Arun meminta Mita untuk menemaninya. Sedangkan Alfa tidak bisa hadir karena ada jadwal oprasi, lalu Alfi sibuk dengan syuting iklan.

Jadi, hanya Faisal yang bisa hadir dipertunjukan Riana. sebenarnya hari ini Faisal ada rapat penting dengan klien tapi karena semua orang sibuk dengan urusannya, Faisal mengundurkan rapat tersebut agar ia bisa melihat penampilan Riana, ia tidak ingin wanita itu sedih karena tidak ada anggota keluarga yang datang.

Tampilan Riana dan teman-temannya sangat memukau, tidak terlihat ada kesalahan dipenampilan mereka. Setelah mereka selasai bermain. Riuh tepuk tangan menggema di dalam gedung untuk mereka bertiga. Ya, walaupun ada rasa tidak suka dihati Faisal saat melihat Riana bersama dengan Zio di atas panggung, ditambah Zio yang selalu memandangi Riana selama penampilan mereka. Semua itu terlihat jelas oleh Faisal.

“Dari dulu selalu bang Ical yang datang ke acara undangan sekolah, daddy sama mommy selalu sibuk dengan kerjaannya.” Riana menghela napas lesu. Sebelum Faisal pergi ke luar negeri, pria itu selalu hadir ketika Riana tampil di atas panggung, bahkan tak jarang Faisal yang mengambil rapor kenaikan kelas Riana. Begitulah resiko mempunyai orang tua yang super sibuk, memaksa diri Riana untuk mengerti kesibukan mereka.

Faisal merangkul bahu Riana, saat ini mereka berdua sedang duduk dibawah pohon di taman belakang sekolah. Di pangkuan Riana sudah banyak bermacam-macam makanan yang dibelikan Faisal saat tadi di bazar. Selain mengadakan acara Formal, sekolah pun mengadakan bazar, perlombaan, lelang barang yang nanti uangnya akan disumbangkan ke pihak yang membutuhkan dan masih banyak lagi yang lainnya. Selama tiga hari kedepan sekolah Riana akan merayakan ulang tahunnya dengan meriah dan mengundang sekolah dari luar untuk ikut menikmati perayaan ulang tahun sekolah, jadi saat ini sekolah Riana sangat ramai.

“Ayah sama bunda sibuk untuk Riana juga—“

“Iya iya Riana tahu, Riana udah hapal banget sama petuah bang Ical, kata-kata itu terus yang selau diulangi kalau Riana ngeluh kesibukan daddy sama mommy,” sela Riana, karena ia memang sudah hapal apa yang akan dikatakan Faisal.

Faisal terkekeh renyah, mencubit hidung Riana dengan gemas, “Padahal abang udah 5 tahun loh gak ngucapin kata-kata mutiara itu.”

“Tapi Riana masih hapal, iyih simi bindi sibik intik riini jigi, miriki ingin mimbirikin ying tirbiik intik riini....”

Faisal tertawa keras melihat ekspresi Riana yang begitu menggemaskan, ia mencubit kedua belah pipi Riana dan menggoyangkannya pelan, “Ini adik siapa sih, ngegemesin banget?”

Riana ikut tersenyum melihat Faisal yang tertawa bahagia, “Ini adiknya bang Alfa, bang Alfi dan bang Dri,” balas Riana dan hal itu membuat tawa Faisal perlahan terhenti. Faisal menatap Riana dengan tatapan yang sulit diartikan. Riana yang menyadari perubahan Faisal langsung ikut membalas mencubit kedua pipi Faisal, "Adiknya bang Ical juga,” tambah Riana sambil tersenyum lebar menghilangkan kejanggungan yang hampir melingkupi mereka berdua.

Faisal terkekeh pelan, menurunkan tangannya di pipi Riana, “Abang gak dianggap kakak juga gak apa-apa,” ucap Faisal sambil tersenyum dan kembali memposisikan tubuhnya kedepan.

“Terus mau dianggap apa dong? Om? Kakek? Sepupu? Atau sahabat?” tanya Riana.

Faisal menoleh pada Riana sembari tersenyum penuh arti, “Dianggap kekasih aja, gimana?”

Riana mengerucutkan bibirnya lalu mengusap kasar wajah Faisal dengan telapak tangannya, “Terus kak Maya mau dikemanain? Riana ogah ya jadi simpanannya bang Ical,” ucap Riana pura-pura serius, sekaan mereka benar-benar sedang merencanakan hubungan gelap.

“Enak loh jadi simpanan bang Ical, Riana bakal puas jajan apa aja, mau beli apa aja tinggal beli, pokoknya hidup Riana bakal enak deh,” ucap Faisal semangat, seperti seorang seles menawarkan produk jualannnya.

Riana menekan satu telunjuk dipelipis, pura-pura berpikir mempertimbangkan tawaran Faisal. sedangkan Faisal berusaha menahan tawa melihat ekspresi Riana yang sangat serius, seperti berpikir keras mengambil keputusan.

“Mmm... kalau keuntungannya cuma itu doang, Riana bisa dapetin dari cowok lain. Nuwa sama Arka aja suka jajajin Riana sampai sepuasnya,” balas Riana.

Faisal mengusap mulutnya, masih berusaha menahan tawa. Ia memijit pelipisnya seakan-akan sedang berpikir mencari keutungan lain untuk Riana yang tidak bisa didapatkan dari pria lain. Faisal tersenyum sembari memberi isyarat agar Riana lebih mendekatkan wajahnya pada Faisal.

Riana menuruti, lebih mendekatkan wajahnya pada Faisal lalu Faisal membisikan sesuatu ditelinga Riana, membuat Riana membelalak tidak percaya dengan apa yang baru ia dengar. Ia segera bergeser menjauh dari Faisal lalu memukul paha pria itu dengan keras.

Sedangkan Faisal sudah tertawa keras melihat ekspresi Riana yang terkejut, terlihat sangat lucu seperti anak kecil.

Riana mengerucutkan bibirnya, menatap tajam pada pria yang terlihat begitu bahagia menertawakan dirinya, “Telinga Riana udah ternodai gara-gara ucapan bang Ical, Riana gak mau tahu balikan kesucian telinga Riana.”

Tawa Faisal bertambah keras, lepas dan bebas tanpa beban. Hingga wajah pria itu memerah dan keluar air mata di sudut matanya. “Gimana, mau gak jadi simpanan bang Ical,? Abang jamin Riana akan puas lahir dan batin!” ucap Faisal tersedat-sedat karena tawanya yang belum reda, lalu kembali tertawa dengan keras.

“Bang Ical gila,” ucap Riana ketus, ia membalikan tubuhnya membelakangi Faisal yang masih saja tertawa. Riana mencoba menyembunyikan tubuhnya yang bergetar setelah mendengar apa yang diucapkan Faisal. Ucapan Faisal mengingatkannya kembali pada kejadian setahun yang lalu. Kejadian yang ingin sekali ia lupakan, seperti Faisal yang tidak pernah mengingat kejadian tersebut. Dimana ia harus merelakan putus hubungan dengan Zio, menjebak Zio agar ia bisa memutuskan pria itu.

Faisal menyeka air mata yang keluar dari sudut matanya, lalu mendekat pada Riana. Tubuh Riana sedikit tersentak kaget ketika tangan Faisal merangkul bahunya. “Sini bang Ical suciin lagi telinga Riana,” ucap Faisal masih dengan sisa tawanya. Ia meniup kencang telinga Riana yang bekas bisikannya, sontak membuat Riana mendekatkan kepala kebahu agar telinganya tertutup.

“Geli tahu..” ucap Riana sembari membalikan tubuhnya menghadap Faisal lalu memukul-mukul lengan atas pria itu.

Faisal kembali tertawa keras sembari menahan tangan Riana yang memukulinya, “Iya iya, ampun ampun, ibunda ratu,” ucap Faisal mulai merasakan sakit akibat pukulan Riana.

Riana menghentikan pukulannya dan menatap Faisal kesal.

Faisal mencoba meredakan tawanya. Riana memang terlihat lebih imut ketika sedang kesal tetapi Faisal tidak ingin membuat Riana kesal terlalu lama, ia menarik tubuh Riana masuk kedalam pelukannya dan mengusap punggung wanita itu lembut, “Abang kan Cuma bercanda, jangan kesel kaya gitu dong,” ucap Faisal lembut.

“Ck, itu makanannya berjatuhan ketanah gara-gara bang Ical,” ucap Riana masih mode ketus.

Faisal melirik kebawah, dimana makanan yang tadinya di pangkuan Riana sudah tergeletak di tanah. “Tenang nanti bang Ical beliin lagi, asal Riana mau jadi simpanannya bang Ical,” canda Faisal sembari terkekeh. Dan dibalas dengan sebuah pukulan yang cukup keras oleh Riana dipunggungnya.

Faisal kembali tertawa ringan sembari mengernyit merasakan sakit dipunggungnya. “Makan tuh simpanan,” ucap Riana.

1
Dewi Kecana Sulistyawarni
semoga kelanjutannya dipertemukan dgn Zio
Dewi Kecana Sulistyawarni
semangat thor
syamsul anam
kasihan si zio..knpa riana gk jujur aja sih.
syamsul anam
riana udahlah gk ush ngarepin faizal..balik aja ma zio..dr pd sakit ht.
Kemal Chandra
waktu bc d awal sy g mau lanjut soalnya mengenai sodara sedarah ko bisa gitu g taunya bukan sekandung mereka tu cm ank angkt jd lanjut bc
lip: komentar kaka bikin aku deg-degan hehe, terima kasih sudah lanjut baca
total 1 replies
Kemal Chandra
oh faisal ternyata bukan anak kandung tak kira inces mereka thor
Louisa Janis
Saya tidak mau baca ceritanya other lagi KECEWA dengan cerita ini berharap mereka bisa bersatu dengan Restu orangtuanya tapi di buat Bang Ical meninggal Saya tidak mau membaca cerita yang menyesakkan dan orang jadi NELANGSA
lip: nanti baca cerita keduanya ya, semoga cerita selanjutnya membuat nelangsa kakak terobati... terima kasih sudah membaca sampai selesai
total 1 replies
Louisa Janis
othornya JAHAT kok Faisal di buat meninggal sih perbaharui thor nggak terima saya ikuti terus cerita ini kok begini endingnya 😭😭😭😭😭😭😭😭😭👿👿👿👿👿👿👿👿
Louisa Janis
thor kasihan riana
Louisa Janis
panas dah
Eddi Manullang
up season 2 author.... 👍
lip: oke di tunggu aja ya... terima kasih sudah membaca sampai akhir
total 1 replies
Eddi Manullang
ko w senang ya...si Faisal nya meninggoi.....?
Popi Noviani
lanjutannya dong...
Rianti
yahhh.. dah habis aja ceritanya..😭
maunya ada season 2 Thor..
lip: rencanya si mau bikin season 2-nya. tapi gak tau kapan. ditunggu aja ya hehhee/Smile/
total 1 replies
lip
komenan kalian yang suka nanyain kapan cerita ini lanjut membuat keinginan aku menyelesaikan cerita kembali bangkit/Determined//Determined/ Terima kasih untuk kesetian kalian menunggu kelanjutan cerita ini./Grimace//Grimace/

peluk dari jauh/Whimper//Smile/
Rianti
Luar biasa
Alfiah Maseran Raziqhusna
Kasihan zio.... 😭😭😭
Eddi Manullang
nikmat Thor...❤️🌹
Louisa Janis
yaaaah mau bagaimana lagi Zio nggak mungkin bersama dengan Riana mereka berbeda pasti Arun dan Mita tidak setuju mereka keluarga mafia
Louisa Janis
sehat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!